Rakyatnya Tandu Jenazah Puluhan Km, Ini Kata Bupati Luwu Utara

0
42

ZonaMakassar.Com,Makassar – Jenazah warga Rampi, Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang ditandu puluhan kilometer menjadi viral. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengakui ini bukan kali pertama jenazah harus ditandu puluhan kilometer menuju Rampi.

“Ini kejadian bukan pertama kali. Kita ketahui kejadian yang sudah kesekian kali,” kata Indah saat ditemui wartawan di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (13/2/2019).

Dia mengatakan, jauhnya jarak dan belum bagusnya akses jalan menuju ke Rampi menajdi kendala utama jenazah mengapa harus ditandu puluhan kilometer. Dia berharap akses pesawat menuju Rampi lewat bandara perintis dapat ditingkatkan, khususnya pada akses pengiriman kargo.

“Awal tahun pesawat belum subsidi kemudian kalau kargo belum ada karena belum selesai lelang. Sehingga kita berharap ada percepatan,” ungkapnya.

“Ini kan jadi keprihatinan bersama. Kami berharap ada sinergi ada Pemda, pemerintah provinsi, dan pusat. Pusat kemarin minta percepatan tender kargo,” sambungnya.

Derngan dibukanya pengiriman kargo, Indah berharap pengiriman jenazah menuju Rampi tidak menjadi sangat mahal. Perlu diketahui, untuk mengirim jenazah ke Rampi, keluarga jenazah harus merogoh kocek seebsar Rp 50 juta.

“Sehingga masyarakat tidak membutuhkan biaya yang terlalu mahal. Kemarin 50 juta itu nonsubsidi. Kalau kargo jauh lebih murah,” kata dia.

Untuk perbaikan jalan menuju Rampi, lanjut Indah, desain pembangunannya baru akan selesai pada tahun ini. Hal inilah yang menyebabkan dirinya mendorong segera dipercepat perbaikan sarana transportasi udara ke daerah itu.

“Kalau Rampi ini masih di desain. Goksunya tahun ini masih desain,” kata Indah. (fiq/asp)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.