ZonaMakassar.Com,Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar meningkatkan target pemasukan dari Pembebasan Pajak Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 120 miliar pada tahun 2019.

Kepala Bapenda Makassar, Irwan R Adnan menjelaskan pada tahun 2019 ini, Bapenda Makassar menargetkan pendapatan dari BPHTB sebesar Rp 330 miliar. Target ini mengalami kenaikkan sebesar Rp 120 miliar dari realisasi BPHTB pada tahun lalu yang mencapai RP 210 miliar.

“Oleh karena itu, pemkot harus memiliki strategi yang baik dalam pengelolaannya terutama pengelolaan BPHTB,” ujarnya saat sosialisasi kepatuhan wajib pajak daerah di Hotel Asyra Makassar, Selasa (26/3/2019).

Ia menegaskan, Makassar memiliki potensi yang sangat besar untuk memungut sendiri BPHTB. Diharapkan dapat mempermudah pemungutan BPHTB karena daerah sendiri yang mengetahui potensi dan kepentingan pembiayaan rumah tangganya.

“Dengan dialihkannya BPHTB dari pajak pusat menjadi pajak daerah, Bapenda Makassar dituntut untuk lebih menggali potensi BPHTB dengan skala penerimaan dari realisasi di tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Semnetara itu, Asisten Bidang Ekonomi, Andi Irwan Bangsawan mengatakan, BPHTB merupakan sebuah persoalan tiap tahunnya bagi Pemkot Makassar. Pasalnya, BPHTB sangat diharapkan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Olehnya, menurut Irwan, Pemkot perlu menselaraskan antara kebijakan, kewajiban dan hak-hak warga.

“Ke depan harus ada penetapan zonasi wilayah untuk jumlah besaran penetapan BPHTB,” kata Irwan Bangsawan.

Irwan Bangswan menjelaskan, makin bertambahnya jumlah penduduk di Makassar, maka akan semakin memiliki pengaruh positif terhadap permintaan atas tanah dan bangunan. Terutama, atas peralihan hak atas tanah dan hak atas bangunan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.