Tak Banyak Program, Dinas Kearsipan Makassar Ingin Ciptakan Arsip Statis

ZonaMakassar.com – Dinas Kearsipan Kota Makassar menggelar forum Perangkat Daerah sekaligus Sosialisasi Manajemen Arsip Statis Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelurahan, Puskesmas dan Sekolah di Hotel Karebosi Condotel Makassar, Selasa (19/2/2019). Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan arsip statis sebagai memori kolektif dan sumber informasi peradaban Kota Makassar”.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kearsipan Makassar, Sukri Hasanuddin mengatakan, dengan terlaksananya forum ini merupakan upaya pemerintah kota melauli dinas kearsipan dalam menyerap berbagai masukan untuk program kerja kedepannya.

Pihaknya kebanyakan menerima masukan untuk pengelolaan arsip yang lebih baik kedepannya dengan mengacu pada hasil-hasil Musrenbang yang telah terlaksana pagi tadi.

“Kalau kita melihat hasil Musrenbang dari kecamatan se-Kota Makassar, tidak banyak program yang diusulkan rata-rata hanya menyampaikan harapan agar pengelolaan arsip ini lebih baik lagi,” ucap Sukri Hasanuddin.

Selain menggelar Forum bagi Perangkat Daerah, Dinas Kearsipan juga turut mesosialisasikan arsip statis yang menjadi komponen yang cukup penting dalam melaksanakan pengelolaan arsip.

“Arsip statis merupakan bagian terpenting dalam menguatkan pengelolaan arsip yang ada, baik di SKPD maupun di pemerintah kecamatan se-Kota Makassar,” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa pelaksanaan sosialiasi tersebut sangat strategis karena merupakan sosialisasi yang diadakan pertama di tahun 2019 ini.

“Ini sosialisasi tahap awal, dan akan kita lakukan secara estafet agar pengelolaaan arsip di Kota Makassar ini betul-betul berada pada level yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.

Danny Resmi Lepas Tim Softball Piccadilly ke Turnamen Softball Lasinrang Cup Nasional

ZonaMakassar.com – Danny Akan Nonton Langsung Turnamen Softball Lasinrang Cup Nasional

Danny ke Tim Softball Piccadily : Kompak dan Disiplin Kunci Juara

MAKASSAR,—- Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto resmi melepas tim SoftBall Piccadilly Makassar ke turnamen Softball Lasinrang Cup Nasional U23 Tahun 2019, Selasa (19/2/19) di kediaman pribadinya.

Dalam pelepasan tersebut Danny menyemangati para pemain yang akan bermain di lapangan Softball Dusun Cora Desa Padaelo Kecamatan Mattiro Bulu mulai 22 – 28 Februari 2019 mendatang.

“Rasa-rasanya saya mau kembali muda melihat performa dari sisi postur dari sisi persiapan latihan. Alhamdulillah semua sudah siap. Saya insya Allah akan kesana menonton langsung,” ucap Danny.

Danny juga berpesan agar tim tetap kompak dan disiplin. “Ini penyakit tim kadang biasa tidak kompak itu sebenarnya yang membuat kalah. Kuncinya itu kompak dan disiplin,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Racmatullah SIP. M.Si mengatakan jika Kejurnas U23 ini akan diikuti beberapa tim junior dari berbagai daerah, diantaranya DKI Jakarta, Bandung, Lampung, Kendari, Samarinda, Banten, Makassar, Riau, Papua dan Kutai Timur.

Ia pun berharap Kejurnas ini akan menjadi langkah awal untuk peningkatan prestasi olahraga khususnya Softball di Bumi Lasinrang.

Hal ini ditunjang dengan lapangan yang sudah berskala nasional dan sudah digunakan dalam Porda sulsel.

“Kejurnas ini menjadi momentum untuk tim Softball di Bumi Lasinrang, dan kami meminta peran serta seluruh masyarakat untuk mensukseskan Pinrang sebagai tuan rumah yang baik,”pungkasnya. (*)

Gelar Pelatihan Kerajinan, Disdag Makassar Ingin Eceng Gondo Bisa Bernilai Ekonomi

ZonaMakassar.com – Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Makassar ingin mengubah eceng gondok memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat Makassar. Untuk itu, Disdag Makassar menggelar pelatihan kepada warga untuk menjadikan eceng gondok sebagai kerajinan di Hotel Ramedo, Selasa (19/2/2019).

Kepala Disdag Makassar, Nielma Palamba mengaku pelatihan keratin an dilakukan untuk memberdayakan masyarakat melalui kerja produktif dengan memanfaatkan tanaman yang kerap dianggap limbah ini. Dia menyebut, pelatihan ini sudah memasuki tahun kelima. Angkatan sebelumnya, kata Nielma, sudah berproduksi sendiri.

”Potensi eceng gondok punya potensi besar dijadikan kerajinan. Ini sudah tahun kelima,” ungkap Nielma Palamba.

Ia mengaku eceng gondok bisa diolah menjadi tas tempat tisu, kursi, dan souvenir lainnya,” ungkapnya.

Meski kerajinan eceng gondok mulai menggeliat proses produksi dan juga mulai dipasarkan, Nielma Palamba mengaku masih banyak yang perlu disempurnakan.

“Tentu kualitasnya, dan packaging-nya. Juga bentuk kerajinannya mungkin bisa yang unik dan fungsional, dan pastinya berciri khas Kota Makassar,” ujarnya.

Dia menyebut, bahan baku kerajinan ini juga turut menentukan kualitas kerajinan. Meskipun mudah ditemukan di sejumlah wilayah kanal, eceng gondok yang berada di Sungai Jeneberang yang memenuhi kualifikasi.

“Tidak sembarang eceng gondok bisa dipakai, harus yang besar dan panjangnya minimal 60 cm. Berdasarkan keterangan pengrajin, yang paling bagus itu di Jeneberang,” pungkasnya.

Target Kurangi Sampah Plastik, Camat Tamalate Gelar Rakor

ZonaMakassar.com – Camat Tamalate, Fahyuddin Yusuf bertekat mengurangi sampah plastik di wilayah kerjanya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Fahyuddin menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan seluruh Lurah yang ada di Kecamatan Tamalate, Makassar, di kantor Kecamatan Tamalate, jalan Tanjung Bunga Utara, Makassar, Selasa (19/2/2019).

Fahyuddin pun menyampaikan instruksi kepada para lurah untuk mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik sebagai pembungkus kemasan, dan memilah sampah plastiknya.

Ia menganggap sampah plastik hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia khususnya kita di Makassar, pungkasnya.

“Setiap tahun sedikitnya jutaan ton sampah plastik dibuang ke sungai atau kanal dan bermuara di lautan,” ungkap Fahyuddin.

Dari fakta tersebut, negara kita Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia setelah China dengan produksi sampah plastik terbanyak di lautan, lugasnya.

“Semakin banyak sampah plastik di lautan, maka semakin besar ancamannya bagi kelestarian ekosistem di laut kita,” urai Fahyuddin.

Sampah plastik tidak hanya mencemari lautan, tapi juga membahayakan kelangsungan ekosistem makhluk hidup, termasuk hidup kita, karena ikan yang kita konsumsi setiap hari itu banyak yang terkontaminasi, sambungnya.

“Untuk itu, mari kita selamatkan laut Indonesia dan ekosistemnya dengan tidak membuang sampah platik ke kanal dan laut kita.” tegas Fahyuddin.

Ingin Inovasi, Rahman Bando Boyong Kepala SD dan SMP ke Sombere City Gallery

ZonaMakassar.com – Dinas Pendidikan (Disdik) kota Makassar punya cara tersendiri untuk memperlihatkan keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Salah satunya adalah dengan memboyong seluruh Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengunjungi Sombere City Gallery, di menara Balai Kota Makassar lt 2, Selasa (19/2/2019).

Kepala Disdik Makassar, Abd Rahman Bando mengatakan kunjungan yang dilakukan bertujuan untuk menambah wawasan para kepala sekolah atas capaian pembangunan beserta prestasi yang telah diraih Pemkot Makassar dibawah kendali Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto selama hampir 5 tahun ini.

“Terakhir sebagai bahan untuk berkreasi dan berinovasi di sekolahnya masing-masing,” ucap Abd. Rahman Bando.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Litbang mewakili Wali Kota memberikan penjelasan tentang semua yang ada dalam area sombere city gallery. Dijelaskan, Sombere City Gallery dirancang sebagai pusat informasi seputar tata ruang Makassar.

Ruangan ini menjadi pusat informasi urban spatial seperti layaknya di Singapura yakni Urban Redevelopment Authority (URA), yang akan mengatur proses perencanaan perkotaan, dan sistem pengendalian pembangunan yang semakin hari semakin maju.

Sombere City Gallery ini mengontrol dan bertanggungjawab dalam konservasi bangunan bersejarah, dan budaya yang merupakan situs warisan nasional, mengontrol ruang publik, dan bangunan profesional industri serta meningkatkan estetika dalam mengurangi kemacetan di kota Makassar.

Apa Sih Fungsi Edukasi Pers?

Pers? Pers arus utama harus menjadi penyebar utama kebenaran, bukan hoaks.

ZonaMakassar.Com, Makassar — Minat masyarakat menjadikan pers sebagai sumber informasi mulai tergantikan media sosial (medsos). Bahkan, dunia pers seperti ikut terjebak mengikuti narasi dan wacana yang berembus dari medsos, meski informasi yang beredar belum terkonfirmasi kebenarannya.

Apalagi pada tahun politik 2019 ini, kecenderungan pers atau media arus utama terhadap pilihan politik tertentu semakin menghilangkan kepercayaan publik.

Padahal, pers memiliki peran vital dalam melakukan edukasi kepada publik dengan menyebarkan berita akurat dan terjamin kebenarannya sehingga dapat mencerdaskan masyarakat.

Media arus utama harusnya menjadi sumber informasi utama dan menjadi pembanding validitas informasi yang bertebaran di medsos. Bukan malah menjadi corong pihak tertentu, mengobral janji, dan kebohongan demi kepentingan politik mereka.

Karena itu, pers kita harus membenahi diri, bekerja profesional agar bisa kembali berdaya, menjadi sumber berita dan edukasi. Berperan aktif dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian yang betebaran di medsos.

Dengan mendapatkan informasi akurat dan sesuai fakta, masyarakat akan mampu menentukan pilihan politiknya secara mandiri.

Oleh : Tolawati, Kota Makassar

Tampung Aspirasi Masyarakat, Camat Makassar Gencar Silaturahmi

ZonaMakassar.com– Camat Makassar Alamsyah Sahabuddin melayat ke rumah warganya di Kelurahan Bara-barayya Utara yang sedang berduka. Kedatangan Alamsyah didampingi Lurah Bara-barayya Utara.

Alamsyah mengaku awalnya dirinya ingin melakukan silaturahmi dengan warga Bara-Barayya Utara, tetapi saat dirinya mendapatkan informasi tentang adanya warga yang meninggal dunia.

“Tadi sempat melayat atas meninggalnya salah satu warga di kelurahan tersebut,” ujarnya, Selasa (19/2/2019).

Sementara saat bersilaturahmi dengan warga, Alamsyah mengaku hal tersebut dilakukan untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat.

Ia menegaskan akan terus berkeliling untuk melakukan silaturahmi dengan warga, agar pertemuan menjadi budaya di Kecamatan Makassar.

” Kegiatan silaturahmi ini akan terus kami lakukan dan budayakan supaya kami bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat karena sesungguhnya kami adalah pelayan masyarakat,”pungkasnya.

Perseru Serui Memilih Bermain leg 2 Babak 16 Besar Piala Indonesia di Makassar

ZonaMakassar.Com, Makassar – Lanjutan pertandingan 16 Besar Kratindaeng Piala Indonesia antara Perseru Serui VS PSM Makassar akan di gelar besok 20 Februari 2019.

Rencananya pertandingan akan di gelar di satdion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar pukul 16.00 Wita.

Seharusnya besok adalah jatah kandang tim Cendrawasi Jingga Perseru Serui , tetapi memilih bermain di Makassar temoat berlangsungnya leg 1, tetapi karena berbagai pertimbangan dan kendala finansial Perseru Serui maka lebih memilih bermain di Makassar. (19/2/2019)

Hal itu diungkapkan pelatih Perseru Choirul Huda. Menurut Choirul, pemilihan Stadion Andi Mattalatta telah mendapat restu dari PSSI. Ia pun tidak mempermasalahkan kembali bermain di Makassar, meski pada leg pertama sore tadi menelan kekalahan telak 9-0.

“Iya, kami akan bermain di Makassar. Kami juga sudah menerima surat dari PSSI. Saya tetap mengapresiasi manajemen, karena dengan situasi seperti ini tetap memberi motivasi, dan memperkuangkan nasib Perseru,” ungkap Choirul. (js)

Sosialiasi Pelepasan Tanah Ex Gemeente, Deng Ical Apresiasi Dinas Pertanahan Makassar

ZonaMakassar.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pertanahan Kota Makassar menggelar Sosialisasi Tata Cara Pelepasan Tanah Ex Gemeente yang dikelola Pemkot Makassar di Hotel Horizon, Rabu (19/02/2019).

Sosialisasi ini digelar agar peserta dapat mengetahui secara pasti aturan dan cara yang harus ditempuh agar masyarakat dapat memiliki kepastian hukum atas kepemilihan hak tanah.

Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal mengungkapkan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan khususnya Dinas Pertanahan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terkait pertanahan di kota Makassar.

Menurut Deng Ical sapaan akrabnya, tanah Ex Gemeente merupakan tanah milik Indonesia yang pernah dikuasai oleh Pemerintah Hindia Belanda, kemudian beralih statusnya menjadi Tanah Negara yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Makassar, namun hingga saat ini masih banyak yang dikuasai warga masyarakat secara turun temurun.

“Untuk itulah Pemerintah Kota Makassar mengambil kebijakan tentang Pelepasan Hak atas Tanah yang dikuasai Pemerintah Kotamadya Daerah Tk. II Ujung Pandang, kepada Penduduk / Masyarakat yang mendudukinya dengan mendapat pembayaran ganti rugi,” kata Deng Ical.

Melalui sosialisasi, diharapkan seluruh aparat dapat memahami prosedur yang harus dilalui, dengan mempedomani aturan yang berlaku, agar tidak menimbulkan kerugian bagi pemerintah kota Makassar, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan berkontribusi bagi pembangunan kota Makassar.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Nurdin SH, MH, mengungkapkan hal senada bahwa tujuan sosialisasi yang dihadiri oleh perwakilan tiga kecamatan yakni Kecamatan Mariso, Panakukang, dan Tamalate ini dapat lebih mengetahui tata cara pelepasan tanah ex gemeente yang dikelolah oleh pemerintah kota Makassar.

“Peserta sosialisasi bukan hanya dari pihak pemerintah, tetapi juga dari tokoh masyarakat, dan juga jajaran RT RW,” ujarnya.

Besok ! Repnas Sulsel Adakan Diskusi Bersama Milenial

Pengurus Repnas Sulsel rapat pemantapan acara Milenial Bersatu Selasa Pagi (19/2/2019)

ZonaMakassar.Com, Makassar – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) dan Kita Satu Sulsel Relawan Milenial untuk Jokowi-Ma`ruf Amin akan menggelar acara diskusi bertema ” Word Youth” Milenial Bersatu Untuk Indonesia Satu!. Di Black Canyon Coffee Jalan Hertasning Makassar, 20 Februari 2019 pukul 11.00 Wita.

Saat di temui awak media di rapat pemantapan di salah satu kedai kopi ketua pelaksana Dr. Fadly Ananda mengungkapan Repnas Sulsel dan Kita Satu Sulsel akan melaksanakan diskusi milenial dan menghadirkan para narasumber milenial dari Makassar dan nasional. Selasa (19/2/2019).

Dr. Fadli ananda mengatakan ” acara bincang pintar kaum milenial ini tujuannya untuk mengajak kaum milenial untuk dapat menggunakan hak pilihnya dan menyatukan dukungan milenial Sulawesi Selatan untuk Jokowi Amin Indonesia Satu.

Rencana yang menjadi narasumber dalam acara ini antara lain Presiden Maclaren Indonesia Ahmad Sahroni, Walikota Makassar Danny Pomanto,ketua Hipmi Sulsel Herman Heizer, Pilot Wanita Athira Fanira, Dr.Fadli Ananda ketua Sulsel Satu, Bendahara Jokowi Centre Sulsel Sidiq Pradipta, Selebgram Laras Syerinita, dan penyanyi Tenty Kamal.

Sementara sekum Repnas Sulsel Dedy Irfan menambahkan “dalam rangkaian acara besok, kita akan adakan pelepasan Bus Repnas Sulsel secara simbolis oleh ketua kita Herman Heizer, bus ini akan keliling 24 Kabupaten kota se Sulawesi Selatan untuk menyapa kaum millenial di daerah”.

Bus Repnas Jelajah Nusantara yang bergambarkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo Ma’ruf Amin ini akan mensosialisasikan keberhasilan-keberhasilan pembangunan era Joko Widodo khususnya sektor infrastruktur & ekonomi di Indonesia Timur.

“Saya mengajak serta semua millenial muda , yg belum menentukan pilihan untuk bergabung untuk Indonesia Maju” Pungkasnya. (Js)