Gubernur Sulsel Perkenalkan “Green Highland” Barru

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah memberikan sambutan pada peringatan Hari Jadi ke-59 Kabupaten Barru di Barru, Rabu (20/2). (Foto istimewa)

ZonaMakassar.Com, Barru – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah memperkenalkan “Green Highland” yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Barru, Sulsel.

“Green Highland ini menawarkan pemandangan eksotis dengan padang rumput yang luas,” kata Nurdin yang menghadiri Hari Jadi Kabupaten Barru, Rabu.

Dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (dpl), menurut Nurdin, Green Highland yang berlokasi di Lappa Loana Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja itu

Selain keindahan pemandangan alam, tempat itu juga dilengkapi wahana `flying fox` sepanjang 2.770 meter dan gazebo serta kawasan wisata ini juga sering dijadikan sebagai lokasi `camping ground, mountain bike, dan uno stone`.

Menurut gubernur, keberadaan sejumlah fasilitas itu memberikan pilihan bagi wisatawan untuk datang dan menikmati keindahan objek wisata itu. “Sebuah daerah yang cukup sejuk, banyak potensi yang bisa dikembangkan,” kata Nurdin.

Untuk mendukung pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur terus digenjot, di antaranya Pelabuhan Garongkong yang dapat menjadi jantung percepatan pembangunan, apalagi posisi Barru sebagai wilayah perlintasan akan mendukung pariwisata dan dunia usaha.

“Inilah salah satu alasan meletakkan rest area di Kabupaten Barru karena sepanjang 84 Km kawasan pantai Barru juga cantik. Untuk itu dunia usaha didorong untuk membangun di Barru agar di daerah ini bisa muncul usahawan-usahawan baru,” harap Nurdin.

Di hadapan warga Barru, Nurdin mengakui dirinya memiliki kedekatan dengan daerah ini. “Jujur saya ini KKN di daerah Wiringtasi, saya punya hutang budi untuk Kabupaten Barru dan kebetulan kakek laki-laki dari ibu saya orang Nepo, Barru,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.

Sementara itu Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan kekayaan potensi alam yang ada di Kabupaten Barru dapat menjadi daerah terkemuka di Sulsel.

Suardi menambahkan dengan semangat “Yasseberrui” akan menghadirkan pembangunan yang luar biasa dan karya yang baik yang untuk menjadi warisan kepada generasi yang akan datang. “Melalui peringatan hari jadi Kabupaten Barru ini, kita membangun formula dengan memperhatikan nilai kekinian tanpa melupakan masa lalu,” sebut Suardi.

Ia juga mengapresiasi penunjukkan Kabupaten Barru sebagai lokasi pembangunan rest area dan pembangunan jalan poros Takkalasi-Soppeng yang telah lama ditetapkan sebagai jalan provinsi Sulsel. “Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengalokasian berbagai bantuan di Barru,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Suardi memaparkan program dan capaian hasil pembangunan di Barru, di antaranya pendapatan perkapita sebesar Rp34,47 juta pada tahun 2017 menjadi Rp37,14 per kapita tahun 2018, sementara indeks pembangunan manusia meningkat dari 69,56 tahun 2017 menjadi 69,73 tahun 2018.(*)

Kontribusi Gaya Hidup Kekinian Terhadap Peningkatan Sampah

Ilustrasi: Dengan memggunakan tas kain dapat mengurasi sampah kantong plastik

ZonaMakassar.Com. Makassar – Tanpa disadari, perilaku kita telah menghasilkan “gunungan” sampah di rumah. Salah satu penyebabnya boleh jadi adalah gaya hidup konsumtif, seperti belanja busana fast fashion, memesan makanan via ojek daring, atau membeli kosmetik di toko daring yang belakangan ini menjadi bagian dari keseharian kita.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2016 yang diolah Lokadata mencatat ada 22,8 ribu ton sampah rumah tangga di 30 kota besar di Indonesia dalam setahun. Jumlah tersebut dapat bertambah bila kita tidak mengubah gaya hidup.

Dampaknya tak hanya sampah menumpuk, juga mencemari lingkungan (tanah, air, dan udara) yang dapat berakibat merugikan generasi selanjutnya.

Dimulai dari diri sendiri, Anda bisa berkontribusi besar dalam menekan jumlah sampah dengan mengaplikasikan prinsip 3R atau reuse, reduce, dan recycle.

Pertama, pilah sampah. Sampah makanan adalah salah satu masalah terbesar di tempat pembuangan sampah (TPS). Tak hanya di TPS, tapi di tempat sampah di rumah pun demikian. Ketika sampah makanan, mereka akan memproduksi gas metana atau gas rumah kaca yang menyebabkan temperatur bumi meningkat.

Untuk menghindarinya, kita bisa memilah sampah menjadi tiga kategori. Siapkan tiga tempat sampah untuk sampah anorganik (plastik, kaleng), sampah organik (sisa makanan, tisu, kertas), dan bahan berbahaya (elektronik, baterai, oli, peralatan mandi, dan parfum).

Khusus sampah organik, kita dapat membuatnya secara sederhana dan hasilnya dijadikan pupuk tanaman. Misalnya dengan teknik pengomposan Takakura.

Takakura merupakan salah satu sistem pengolahan sampah organik yang menggunakan keranjang plastik berlubang. Untuk membuat kompos ala Takakura, sediakan keranjang Takakura (yang banyak dijual di toko daring) atau keranjang cucian berventilasi, kardus bekas, gabah sekam, kompos jadi, dan sampah organik (sisa sayur, daun kering, dan kulit buah potong menjadi bagian yang kecil untuk mempermudah proses pengomposan).

Siapkan keranjang, lalu lapisi keranjang bagian dalam dengan kardus. Kemudian isi dengan bantal sekam, kompos jadi, sampah organik, dan bantal sekam. Sebelum menutup keranjang, lapisi tutup dengan kain berpori. Proses selanjutnya, kita aduk isi keranjang setiap hari dan tunggu proses pembusukan selama tiga-empat hari. Hasilnya, kita bisa menggunakannya untuk media tanam.

Kedua, gunakan barang ramah lingkungan. Saat ini, barang atau produk ramah lingkungan banyak dijual di sekitar kita. Mulai dari perlengkapan mandi, tempat makan, sedotan, hingga busana.

Produksi (dan efek yang ditimbulkan setelah digunakan) barang-barang tersebut lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan barang reguler.

Dalam praktiknya, kita bisa minum tanpa sedotan atau menggunakan sedotan stainless steel yang bisa digunakan berkali-kali. Sedangkan untuk urusan pembersih di rumah, Anda dapat membuat detergen atau cairan pembersih lantai dari bahan-bahan yang ada (cuka, jeruk lemon, air atau baking soda, minyak kayu putih, dan air).

Ketiga, minimalisasi plastik. Jika memiliki tas (plastik, kain spunbond) hasil dari belanja, sebaiknya simpan dan manfaatkan untuk hal lain. Kita dapat menggunakannya sebagai wadah belanja berikutnya atau tempat sampah.

Usahakan untuk membawa kontainer makan, tumbler, dan tas kain ke manapun Anda pergi. Langkah kecil ini bisa sangat berdampak untuk mengurangi penggunaan plastik dalam keseharian.

Bayangkan, jika semua orang di kantor Anda melakukan hal demikian, berapa banyak sampah plastik yang bisa dikurangi. Itu baru di satu kantor. Jika menular ke kantor atau komunitas lain, pasti akan lebih besar lagi dampaknya.

Bukan tidak mungkin predikat Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia bisa dicopot jika kebiasaan tersebut bisa dilakukan secara konsisten.

Keempat, beli barang sustainable (berkelanjutan). Produk sustainable untuk kebutuhan sehari-hari di antaranya sabun, sampo, detergen, hingga bumbu-bumbu dasar dan bahan makanan pokok.

Penggunaan produk sustainable juga berlaku dalam konsumsi listrik di rumah. Pilih lampu LED atau bohlam CFL yang tahan lama daripada lampu pijar. Jangan lupa untuk mematikan lampu atau barang elektronik ketika malam atau tidak digunakan.

Tak ada salahnya mengubah gaya hidup untuk hidup lingkungan yang bersih dan rumah minim sampah.(*)

Teknologi Bisa Selamatkan Bahasa Daerah Terancam Punah

ZonaMakassar.Com,Jakarta — Perusahaan pengembang pemrosesan suara (speech processing) Bahasa Kita menyebut teknologi bisa menjadi alat konservasi bagi bahasa daerah yang terancam punah.

CEO Bahasa Kita Oskar Riandi mengatakan teknologi bahasa, suara, dan kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi juru selamat bagi bahasa daerah yang terancam punah. Kepunahan disebabkan penutur bahasa tersebut sudah tiada dan tidak ada generasi penerus yang bisa bertutur bahasa daerah tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan kami bisa juga melakukan konservasi bahasa. Dari 700 sekian puluh bahasa di Indonesia sekian adalah bahasa yang akan punah. dengan teknologi bahasa, suara dan artifisial intelijen sebetulnya itu bisa dikonservasi bahasa yang punah,” kata Oscar di Hotel Akmani, Jakart, Kamis (21/2/2019)

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) sebelumnya mencatat setidaknya ada 668 bahasa daerah yang tersebar di Indonesia.

Penelitian sebelumnya, Indonesia disebut memiliki sekitar 714 bahasa daerah. Akan tetapi perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan teknik pendataan.

Oskar mengatakan konservasi tidak hanya berlaku bagi flora dan fauna, tapi juga bahasa. Teknologi bagi Oskar bisa menciptakan voice interface untuk mendukung konservasi bahasa.

“Ke depan meskipun bahasa itu sudah punah, kita bisa merestorasi. Misalnya saya bilang selamat pagi, mesin berbunyinya wilujeng enjing,” tutur Oskar.

Oskar mengatakan pihaknya saat ini tengah bekerja untuk membuat mesin yang mampu mengajarkan bahasa daerah. Selain bahasa daerah, bahasa asing juga sedang dikerjakan oleh Bahasa Kita

“Kami sekarang sedang mengerjakan bahasa daerah yang besar dulu, Jawa dan Sunda. Kami juga ada bahasa Arab dan tentu ada bahasa Inggris. Jadi engineering kami ke depan bisa sekian bahasa,” kata Oskar.

Bahasa Kita adalah perusahaan pengembang yang bergerak di bidang pemrosesan suara seperti sistem pengenal bicara otomatis (automatic speech recognition), mesin penterjemah (machine translation), pensintesa teks ke ucapan (text to speech).

Salah satu produk Bahasa Kita yang alat transkrip suara ke teks. Alat ini dinamakan Notula Lisan. Notula Lisan berhasil unjuk gigi saat debat Pilpres pertama pada pertengahan Januari lalu. Notula Lisan sukses merangkum debat secara lengkap.

Notula Lisan sukses mentranskrip dari pembukaan oleh moderator, adu pandangan oleh kedua calon terkait tema hukum, HAM, dan korupsi.(*)

Arab Saudi Bantah Putra Mahkota Bakal Beli Manchester United

ZonaMakassar.Com, Riyadh – Menteri media Arab Saudi pada Senin mengatakan bahwa putra mahkota tidak berencana membeli klub sepak bola Liga Utama Inggris, Manchester United.

Pihaknya membantah laporan tersebut dengan mengatakan bahwa pertemuan dengan lembaga kekayaan Saudi hanya mengenai sponsor.

Laporan bahwa Mohammed Bin Salman berniat memboyong klub tersebut “sepenuhnya tidak benar” tulis Menteri Turki Turki al-Shabanah di akun media sosial Twitter.

Dia bereaksi terhadap laporan bahwa putra mahkota berupaya membujuk keluarga Glazer untuk menyerahan kendali klub tersebut.

Manchester United menggelar pertemuan dengan PIF Saudi guna membahas peluang sponsor,” ujar Said. Menurutnya, tidak ada kesepakatan yang dicapai.

Pada Minggu, surat kabar Inggris the Sun menyebutkan bahwa putra mahkota sedang dalam tawaran pengambilalihan senilai 4,9 juta dolar AS untuk salah satu klub sepak bola paling ternama tersebut.

Tawaran pertama diajukan pada Oktober tetapi buntut dari kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi di kedutaan besar kerajaan tersebut di Istanbul berpotensi mengagalkan tawaran, demikian laporan the Sun.

Badan Pariwisata Paris Bidik Wisatawan Asia Tenggara

ZonaMakassar.Com, Jakarta –

Asean dinilai masih menjadi pasar potensial dari sisi pariwisata. Khususnya Indonesia, dengan jumlah populasi yang besar menjadi daya tarik Badan Pariwisata Wilayah Paris dan sekitarnya (Paris Region Tourism Board) dengan mengadakan pameran bertajuk “Visit Paris Region Asean Roadshow” di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Sebelum di Jakarta, Bangkok dan Singapura turut menjadi persinggahan.

“Asia Tenggara merupakan satu kawasan yang paling dinamis di dunia. Pertumbuhan yang kuat dari pembangunan ekonomi dan populasinya yang mencapai 636 juta penduduk menjadikannya pasar utama bagi tujuan wilayah Paris,” kata Managing Director Paris Region, Christophe Decloux dalam konferensi pers.

Christopher mengatakan, pada 2017 sekitar 420.000 turis dari Asean datang ke wilayah Paris. Para pengunjung ini menghasilkan 358 juta euro dari pendapatan wisatawan. Beberapa tempat wisata favorit, di antaranya Menara Eiffel, Museum Louvre, dan Kastil Versailles yang megah.

“Kami melakukan perjalanan dan bertemu dengan mitra-mitra lokal yang ada di Indonesia, Bangkok, dan Singapura dengan tujuan mendorong wisatawan untuk mengunjungi dan terus mengunjungi Paris,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, sejumlah langkah nyata pun telah dilakukan pihaknya untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Paris, di antaranya dengan membuka pusat informasi pariwisata di bandara-bandara di mana para wisatawan akan disambut dan dilayani dengan bahasa ibu masing-masing. Selain itu, telah dibentuk Tourism Volunteer dengan melibatkan 600 mahasiswa jurusan bahasa dan pariwisata.

Langkah terbaru yang dilakukan Badan Pariwisata Paris adalah meluncurkan kartu Paris Region Pass yang memudahkan mobilitas wisatawan. Cukup dengan satu kartu, wisatawan dapat mengakses beragam moda transportasi di dalam kota Paris dan sekitarnya, keliling Paris dengan bus wisata Hop-on/Hop-Off, susur Sungai Seine dengan kapal sekaligus akses memasuki 60 museum yang tersebar di Paris dan sekitarnya.

“Kartu akses tanpa batas ini akan terus dikembangkan dengan penambahan beragam fasilitas dan pelayanan demi kemudahan wisatawan,” pungkasnya.

Calon Bintara Asal Jeneponto di Tipu Hingga 250 Juta

Kuasa Hukum Andi Ifal Anwar saat konfrensi pers di warkop sami Makassar (21/2/2019)

ZonaMakassar.Com, Makassar – Keberuntungan menjadi anggota polisi malah membuat Zulkifli, warga Desa Datara, Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto, kehilangan uang jutaan.(21/2/2019)

Zulkifli dijanjikan akan diuruskan untuk masuk mendaftar Bintara Polri oleh pria inisial H yang diterima sebagai kabar. Bukannya menjadi anggota Korps Bhayangkara, korban terbalik kehilangan uang Rp250 juta.

“Klien kami mengirimkan uang tunai dengan jumlah total 250 juta. Tiga orang, 100 juta lalu 120 juta dan terakhir 30 juta,” kata Andi Ifal Anwar, pengacara korban di warkop Sami Makassar.

Kuasa hukum M. Rizal, Andi Ifal menjelaskan, korban mempercayai H lantaran mengaku mengaku kenal dengan petinggi-petinggi di Polda Sulsel.

“Kepada korban mengaku ini kenal dengan petinggi Polda. Pelaku mengaku kenal dengan Dansat Brimob,” tambahnya.

Merasa tertipu, korban langsung melapor ke Polres Jeneponto. “Sudah dua kali (korban) diundang untuk dimintai keterangan,” bebernya.

Sementara itu, ayah korban, M Rizal mengatakan, ia pertama kali diperkenalkan dengan pemain pada akhir tahun 2016 di salah satu warkop di Makassar. Saat itu, berhasil mendukung bisa membantu meloloskan tantangan masuk Bintara.

“Dia berjanji ka bisa na jadikan polisi anak ku. Pada saat itu aku sudah ketasi dengan orang yang katanya sudah berhasil dikasi lolos,” ungkap Rizal.

Merasa tertipu, korban langsung melapor ke Polres Jeneponto.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Andi Ifal mengaku pihaknya telah melaporkan hal tersebut di Polres Jeneponto karena merasa menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh pelaku.

“Klien kami telah melapor ke Polres Jeneponto dan telah dua kali dipanggil untuk dimintai keterangan. Tapi sejauh ini tidak pernah menghadiri panggilan penyidik,” jelas Ifal.(*)

Dinsos Makassar Bantah Tudingan Pendamping PKH Diarahkan Dukung Salah Satu Capres

ZonaMakassar.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Iskandar Lewa membantah beredarnya tudingan terkait pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang diarahkan ke salah satu calon presiden (capres).

Iskandar mengaku berdasarkan hasil penelusurannya di lapangan, ternyata hal itu hanyalah isu yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada bukti yang ditemukan di lapangan terkait informasi dan laporan Pendamping PKH terlibat mendukung Capres atau Caleg tertentu, khususnya di Kecamatan Rappocini.

“Ini tentu isu yang sangat pronsipil bagi kami sehingga saya bersama kordinator PKH kota turun langsung mengklarifikasi hal tersebut. Saya juga didampingi lurah, minta ditunjukkan siapa orangnya, di mana tempatnya. Ternyata tidak ditemukan sehingga saya berkesimpulan hal itu adalah hoax,” katanya, Kamis (21/2/2019).

Jauh hari, mantan Kabag BPM ini mengaku telah mengingatkan dengan memberi warning kepada pendamping PKH. Jika ada yang terlibat politik praktis maka akan diberi sanksi tegas.

“Kita bisa berhentikan pendamping PKH yang coba main-main politik. Apalagi aturan terbaru dari Kementerian Sosial sudah ada bahwa jika ditemukan kita bisa mengambil tindakan tegas berupa pemecatan,” jelasnya.

Hal ini termaktub dalam keterangan resmi kementerian sosial RI di www.kemsos.go.id. Pendamping PKH sama sekali tidak dibenarkan terlibat dalam kegiatan politik praktis. Hal ini juga berlaku pada Pendamping Jaminan Sosial.

Ada pun prosedur pemecatan dapat ditempuh dengan mekanisme, jika adanya bukti yang diterima berdasarkan laporan masyarakat. Lalu dilaporkan kepada Kementerian untuk selanjutnya dilakukan verifikasi faktual di lapangan. Kemudian pihak kementerian melakukan pemberhentian melalui dewan komisi atau dewan kehormatan Program Keluarga Harapan.

Peresmian Kanrerong Diundur ; Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

ZonaMakassar.com – Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 1 Maret nanti di Makassar membuat Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menunda peresmian pusat Pedagang Kaki Lima (PKL) Karerong ri Karebosi.

Danny Pomanto mengaku awalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadwalkan akan meresmikan Kanrerong ri Karebosi pada 28 Februari nanti. Tetapi setelah mendapatkan informasi tentang rencana kedatangan Presiden Jokowi pada 1 Maret nanti, dirinya menunda meresmikan Kanrerong ri Karebosi pada 28 Februari.

” Pak Jokowi mau datang ke Makassar di tanggal 1 Maret. Jadi sebaiknya tanggal itu (1 Maret) saja kita resmikan (Kanrerong),” ujarnya saat ditemui di kantor Balai Kota Makassar, Kamis (21/2/2019).

Ia berharap dimundurkannya peresmian Kanrerong diharapkan Presiden Jokowi bisa datang dan melihat langsung pusat PKL di kota Makassar.

“Siapa tahu beliau (Presiden Jokowi) bisa diajak ke Kanrerong,” harapnya.

Untuk itu, dirinya berharap sejumlah pedagang yang sudah menempati Kanrerong ri Karebosi bisa tetap berjualan hingga kedatangan Presiden Jokowi.

“Saya tidak mau ada yang tutup, saya tidak mau ada yang belum buka, harus semua buka. Jangan setengah-setengah,” pungkasnya.

Pemkab Klaten,Takjub Penataan Lorong di Kecamatan Tamalate

ZonaMakassar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah (Jateng) melakukan studi banding ke kantor Kecamatan Tamalate, Jalan Danau Tanjung Bunga Utara, Makassar, Kamis (21/2/2019).

Kedatangan Pemkab Klaten disambut langsung Sekretaris Camat (Sekcam) Tamalate Muh Darwin Syar. Sementara pimpinan rombongan Pemkab Klateng yakni Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Pemkab Klaten, Hari Boediono.

Kabag Pemerintahan kabupaten Klaten Hari Boediono, memuji sistem penataan lorong, serta sistem pengelolaan persampahan yang ada di kota Makassar, khususnya dikecamatan Tamalate.

“Saya takjub dengan penataan lorong yang melibatkan unsur masyarakat tanpa membebani anggaran dari pemerintah. Saya juga takjub dengan sistem pengelolaan persampahan yang ada kecamatan Tamalate, dan di kota Makassar pada umumnya,” aku Hari Boediono.

Hari juga mengungkap sebab pemerintah kabupaten Klaten melakukan studi banding ke kota Makassar, dan memilih kecamatan Tamalate sebagai lokasi kunjungannya bersama rombongan.

Menurutnya, pengemplementasian gotong royong yang sebenarnya itu terjadi di Sulawesi selatan, khususnya di kota Makassar.

“Kami banyak melihat dan membaca berita di media online maupun elektronik tentang semangat gotong royong masyarakat di kota Makassar, nanti kami akan banyak belajar dari sini,” lugas Hari.

Rencanaya, rombongan pemerintah kabupaten Klaten provinsi Jawa Tengah, hari ini akan mengunjungi perpustakaan lorong yang ada di kelurahan Parang Tambung, dan beberapa lorong yang ada di wilayah kecamatan Tamalate.

Dishub Makassar Sudah Angkut 94 Orang “Pak Ogah”

ZonaMakassar.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar terus melakukan menertibkan keberadaan Pak Ogah di sejumlah belokan jalan atau U Turn. Hingga 20 Februari, Dishub Makassar sudah mengangkut 94 orang Pak Ogah yang beroperasi di U Turn jalan protokol kota Makassar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Makassar, Muh Iqbal Asnan menyebutkan peneriban terhadap Pak Ogah untuk mengurangi kemacetan yang disebabkan oleh Pak Ogah. 

Iqbal merinci, pada Januari 2019 setidaknya Dishub Makassar sudah mengamankan 53 orang Pak Ogah. 

“Kalau di bulan Februari sampai tanggal 20 sudah 41 orang. Jadi total penertiban Pak Ogah selama 2 Januari sampai 20 Februari 2019 ada 94 orang,” kata Iqbal Asnan dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Iqbal Asnan mengatakan, mereka ditertibkan di sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi Pak Ogah kerap beroperasi.

“Pak Ogah ini terjaring sejak sepanjang jalan Sultan Alauddin, Hertasning, Veteran, Urip Sumiharjo dan Perintis Kemerdekaan,” ujarnya.

Setelah dijaring, mereka dibawa ke Kantor Dishub Makassar untuk dibina dan menandatangani surat pernyataan. Tujuannya, agar tidak lagi melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.