Gol Tunggal Antoni Putro, Kalteng Putra Sukses Tundukkan PSM Makassar

ZonaMakassar.Com,Magelang -Penampilan apik Kiper Kalteng Putra, Dimas Galih berhasil mengantarkan Kalteng Putra mengalahkan PSM Makassar dengan skor 1-0 di laga perdana Grup C Piala Presiden 2019 di Stadion Dr. Moch. Soebroto, Magelang, Rabu (6/3/2019).

Kemenangan Kalteng Putra disumbangkan Antoni Putro Nugroho pada menit ke-62. Dengan kemenangan ini Kalteng Putra untuk sementara berada di puncak klasemen Grup C Piala Presiden.

Pada babak pertama, Kalteng Putra dan PSM Makassar sama-sama bermain terbuka. Sejumlah peluang pun diciptakan oleh kedua tim, termasuk peluang Rizky Pellu yang mampu digagalkan oleh Dimas Galih.

Hingga babak pertama selesai, skor 0-0 menutup laga untuk sementara.

Pada babak kedua, Kalteng Putra menaikkan daya serangnya untuk dapat mengalahkan PSM Makassar. Anak asuh Gomes de Oliveira ini langsung tancap gas, dan menciptakan banyak peluang. Sayang tidak menciptakan gol.

Tak tinggal diam, PSM Makassar juga menciptakan sejumlah peluang. Pada menit ke-56 umpan dari Ferdinand Sinaga, tendangan Zulham Zamrun dapat ditepis Dimas Galih. Bola sempat terlepas, tapi refleks penjaga gawang Kalteng Putra ini berhasil menepis kedua kalinya.

Pada menit ke-62, Kalteng Putra berhasil merubah skor, berkat tendangan melengkung Antoni Putro Nugroho yang membuat Rivky Mokodompit hanya berdiri melihat bola masuk ke gawangnya. Skor menjadi 0-1.

Tertinggal 1 gol, Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic merubah strategi permainan dengan memasukkan 5 pemain yakni M Arfan, Hendra Wijaya, Guy Junior, Bayu Gatra, Rasyid Bakri masing-masing menggantikan Hasim Kipuw, Taufik Hidayat, Ferdinand Sinaga, Wiljan Pluim, Rahmat.

Alih-alih menambah daya serangnya, Kalteng Putra yang lebih dominan menyerang pertahanan Juku Eja, di menit ke-75 tendangan kapten Laskar Isen Mulang, I Gede Sukadana masih tipis disamping kanan Rivky Mokodompit.

Penjaga gawang Kalteng Putra, Dimas Galih menjadi tembok yang sangat susah untuk ditembus, beberapa tendangan Pasukan Ramang berhasi ditepis. Salah satunya di menit ke-88, tendangan Guy Junior masih bisa diselamatkan.

Hingga tambahan waktu 4 menit, anak asuh Darije Kalezic ini tidak dapat menciptakan gol balasan. Skor akhir 0-1 untuk kemenangan Kalteng Putra.

Bantimurung Objek Wisata Tertua di Sulsel

Foto: Bantimurung sekitar 100 tahun lalu

ZonaMakassar.Com, Makassar – Objek wisata Bantimurung di SulSel begitu populer di kalangan traveler. Kumpulan foto lawas membuktikan, kalau Bantimurung telah dikenal 100 tahun lalu.

Tak banyak yang tahu, kalau objek wisata Alam Bantimurung yang ada di Maros, Sulawesi Selatan, merupakan objek wisata tertua di Sulawesi Selatan. Di hari Kamis (21/2/2019), objek wisata Bantimurung ini telah berumur 1 abad.

Objek wisata alam yang dikenal sebagai ‘Kingdom Of Butterfly’ ini, ditetapkan dalam lembar negara pemerintah Hindia Belanda nomor 90 tertanggal 21 Februari 1919 sebagai monumen alam atau ‘Natuurmonument Bantimoeroeng Waterval.’ Luasnya mencakup 10 hektare.

Usai itu, Air Terjun Bantimurung semakin menjadi primadona dan menjadi objek wisata yang digandrungi oleh wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Tak hanya itu, sejumlah ilmuwan juga rela datang jauh-jauh untuk menelisik lebih jauh kupu-kupu yang mendiami wilayah itu.

“21 Februari tepat 100 tahun usia objek wisata alam Bantimurung. Memang banyak orang yang tidak mengetahui ini. Objek wisata ini paling tua di Sulsel,” kata Kepala Dinas Pariwisata Maros, Ferdiansyah.

Pencetusan itu dipelopori oleh seorang ahli entomologi Belanda, Marinus Cornelius Piepers bersama beberapa ilmuwan lainnya yang bersurat ke pendiri Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda, Sijfert Hendrik Kooders tahun 1915. Surat itu menyebutkan ada ribuan jenis kupu-kupu yang tidak ada di tempat lain dan disayangkan jika punah.

“Perlindungan itu dilatarbelakangi oleh adanya beberapa wilayah yang memiliki nilai ilmiah atau estetika yang khas. Pemerintah Belanda menetapkannya dengan istilah ‘Natuurmonument’ monumen alam atau cagar alam untuk istilah saat ini,” lanjutnya.

Pencetusan Bantimurung sebagai cagar alam, bahkan ditulis oleh koran Belanda: De Preanger-bode edisi 4 Maret 1919 atas siaran pers Sijfert Hendrik Kooders, hingga diketahui secara luas oleh dunia internasional. Hal itulah yang menempatkan Belanda menjadi negara dengan capaian tertinggi konservasi monumen alam, ketimbang Amerika, Jerman, Swiss dan beberapa negara kala itu.

Foto: Dahulu tak sedikit orang asing yang singgah ke sini (istimewa)

Melalui surat keputusan Menteri Pertanian Nomor 237/Kpts/Um/3/1981, tertanggal 30 Maret 1981. Status Cagar Alam Bantimurung seluas 18 Hektar berubah menjadi taman wisata, hingga akhirnya berubah status menjadi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) di tahun 2004.

Tak hanya pelestarian alam, habitat kupu-kupu yang menjadi ikon Taman Nasional ini, juga terus dilakukan. Mulai dari indentifikasi kupu-kupu, penangkaran hingga monitoring populasi, serta pelibatan masyarakat dalam upaya itu.

Bantimurung sekarang

“Saat ini taman nasional telah berhasil mengidentifikasi kupu-kupu sebanyak 247 jenis kupu-kupu. Sebanyak 25 jenis di antaranya telah berhasil dikembangbiakkan secara rutin di sanctuary kupu-kupu,” kata Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Yusak Mangetan.

Sayangnya, objek wisata yang telah mendunia sejak 1 abad silam itu, dinilai tak lagi ‘ramah’ pada wisatawan mancanegara. Tiket masuk untuk turis asing sebesar Rp 250 ribu perorang dinilai sangat memberatkan. Objek wisata alam ini pun sepi dari pengunjung mancanegara. (**)

Siapkan 15 Motor Ambulance, Pemkot Makassar Ingin Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

ZonaMakassar.Com, Makassar -Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali membuat inovasi di bidang kesehatan dengan mengadakan 15 unit motor ambulance. Pengadaan 15 motor ambulance tersebut untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di lorong.

Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Husni Mubarak mengatakan, motor ambulans itu sementara diproduksi oleh salah satu perusahaan otomotif di Bandung.

“Kami lagi tinjau unitnya di Bandung. Insya Allah bulan depan sudah selesai semua. Nanti setiap kecamatan mendapatkan satu unit, ” ungkapnya.

Untuk pengadaan 15 unit motor ambulance tersebut, Pemkot Makassar menyiapkan anggaran sebesari Rp 1,3 miliar dengan rincian Rp 90 juta per unitnya.

Husni menambahkan, seluruh unit nantinya ditempatkan di Puskesmas-puskesmas yang ada di tiap kecamatan. Sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di lorong-lorong bisa lebih maksimal.

“Biasanya kan kalau mobil itu sangat susah kita jangkau. Apalagi kalau di pulau-pulau itu, kasihan. Itu salah satu tujuannya dihadirkan motor ambulans lorong ini,”pungkasnya.

Wadah Edukasi Warga Tata Lorong , SSL 2019 Bagi CCTV

ZonaMakassar.Com, Makassar – Ajang Sombere’ and Smart City (SSL) 2019 menjadi wadah bagi warga kota Makassar untuk menata lorong dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Event ini juga menyiapkan hadiah yang cukup menggiurkan, yakni Closed Circuit Television (CCTV) yang nantinya akan menjadi aset lorong yang terpilih sebagai pemenang di setiap zona.

“Ada dua belas unit kamera CCTV sudah kami siapkan untuk pemenang. Setiap pemenang zona akan mendapatkan empat unit kamera CCTV yang nantinya akan terpasang di setiap lorong yang menjadi pemenang” ujar Branch Manager PT Satriakarya Adiyuda Cabang Makassar, Eddy Sanyoto saat menjadi salah satu tim juri pada sesi penilaian di salah satu lorong di kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, rabu (6/3/2019).

Selain dua belas unit kamera CCTV, produsen cat merek EMCO yang menjadi sponsor SSL 2019 ini juga menyumbangkan sekitar 4,5 Ton cat EMCO kepada seluruh lorong yang menjadi peserta, baik yang berlaga pada tahap pertama maupun yang lolos Grand Final di tahap kedua.

“Tentu saja kami merasa senang menjadibagian dari proses perubahan yang di lakukan warga kota Makassar. Kami salah satu saksi yang melihat semangat warga dari lorong ke lorong yang bahu membahu bersama aparat pemerintah mempercantik lorong” lanjut Eddy Sanyoto.

Sementara itu, Ketua SSL 2019, DR. Sakkapati pada penilaian kali ini secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Lurah Gunungsari, Bahrul Alamsyah yang dianggapnya telah memperlihatkan kinerja yang baik dalam memotivasi warganya membenahi lorong, kendati baru beberapa bulan bekerja sebagai lurah.

“Hanya satu kata untuk bapak lurah Gunungsari, “MANTUL” (mantap betul)”ujar Sakkapati melalui pengeras suara yang di sambut aplaus warga gunungsari yang hadir.

Terkait sejumlah hadiah yang disiapkan panitia, Sakkapati menyampaikan bahwa itu hanya sebatas trigger saja bagi warga untuk lebih termotivasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

“Esensi dari kegiatan ini yakni lahirnya budaya bersih di tengah warga. Sehingga kelak, budaya bersih menjadi identitas lokal yang tertanam secara turun temurun di setiap generasi” lanjutnya.

Dari penilaian yang dilakukan di kelurahan gunungsari, sejumlah poin yang dianggap menonjol yakni hadirnya Bank Sampah Unit Cokonuri yang memperlihatkan berbagai kerajinan warga lorong yang kompetitif serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat, baik itu RT/RW, ibu-ibu majelis taklim, pengurus PKK kelurahan, termasuk komunitas warga lainnya.

Dalam penilaian ini, hadir Sekertaris camat Rappocini, Fandy Wiranto, serta tim penilai DR. Harun Ar Rasyid dan Kepala Seksi Penyiaran dan Kemitraan Media, Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Hamzah yang juga bertindak selaku tim penilai SSL 2019.

Air Asia Rute Makassar – Kuala Lumpur Resmi Terbang Tiap Hari

ZonaMakassar.Com, Maros – Warga yang ingin ke Malaysia sudah bisa berangkat kapan saja. Pasalnya, maskapai AirAsia telah meluncurkan penerbangan setiap hari rute Makassar- Kuala Lumpur, Malaysia.

Sebelumnya, maskapai AirAsia hanya terbang tiga kali sepekan. Penambahan penerbangan tersebut dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan kepada warga.

Penambahan penerbangan tersebut ditandai dengan acara inagurasi yang dilaksanakan di Gate 7 Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (3/1/2019).

Inagurasi dihadiri oleh Otoritas Bandara Wilayah V, Imigrasi Makassar, Bea dan cukai Makassar, serta disaksikan oleh penumpang AirAsia

General Manajer Angkasa Pura I, Wahyudi apresiasi AirAsia atas penambahan rute penerbangan ke Malaysia. Untuk sampai ke Malaysia membutuhkan waktu sekira tiga jam.

“Semoga AirAsia juga bisa membuka penerbangan ke negara lain. Terus tingkatkan pelayanan dan berikan yang terbaik kepada pengguna jasa,” katanya. yang dikutip tribuntimur.com

Sementara pimpinan AirAsia area Makassar, Mahiza Aditya Rachman apresiasi komunitas bandara yang telah mendukung penambahan penerbangan tersebut.

Dia berharap, kedepan AirAsia bisa menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dengan semua pihak, khususnya bandara.

“Warga Sulawesi Selatan sudah bisa terbang ke Malaysia setiap hari. Kami akan terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan,” katanya.

Penerbabgan diresmikan secara simbolis dengan pemotongan tumpeng dan pita yang dilakukan oleh pihak bandara, maskapai dan calon penumpang.

Adapun jadwal penerbangan Air Asia dari Makassar ke Kuala Lumpur, yakni pukl 17.30 wita untuk hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Kemudian pukul 11.20 wita untuk penerbangan hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Air Asia Putuskan Kerjasama Dengan Traveloka

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Manajemen airasia akhirnya memutuskan menarik seluruh penjualan tiketnya dari agen travel daring atau online travel agent Traveloka, sejak Senin (4/3/2019).

Keputusan tersebut resmi diambil manajemen airasia setelah dalam dua minggu terakhir, penjualan tiket mereka terus timbul-tenggelam di OTA yang juga merupakan salah satu unicorn (start up dengan kapitalisasi di atas 1 miliar dollar AS).

Tak tanggung-tanggung, penarikan penjualan tiket tak hanya berlaku untuk airasia Indonesia saja, tetapi juga seluruh tiket grup airasia yang meliputi lima negara lain seperti Malaysia, India, Jepang, Thailand, dan Filipina.

Direktur Utana AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan pun menyebutkan, pemutusan hubungan kerja sama ini berlaku secara permanen.

“Suspend ini bersifat permanen. Soal nanti kami membuka pintu kerja sama, itu kami win-win (solution) sama-sama sehat, sama-sama positif, berkembang sama-sama, besar sama-sama. Jangan karena salah satu merasa paling hebat terus bisa semau-maunya,” ujar Dendy di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Masih Berstatus Pelajar SMP, Dua Sejoli Ini Menikah di Parepare

ZonaMakassar.Com, Parepare – Muhammad Asnur dan Diva Almagfira Ramadani duduk berdampingan di pelaminan pada Minggu (3/3). Diva tersenyum lebar hingga tampak barisan giginya yang rapih. Sementara Asnur, meski terlihat sedikit malu-malu, namun kebahagiaan memancar jelas dari kedua matanya.

Sekiltas tak ada yang janggal dari kedua mempelai tersebut kecuali wajah mereka yang masih begitu muda. Ya, Muhammad Asnur masih berusia 15 tahun sementara Diva Almagfira Ramadani 14 tahun. Keduanya bahkan masih tercatat sebagai pelajar kelas 3 SMP. Bisa dibilang keduanya masih di bawah umur untuk melangsungkan pernikahan.

Meski begitu resepsi pernikahan mereka berlangsung meriah di Lainungan, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang berbatasan dengan Kota Parepare yang menjadi kota kelahiran mantan Presiden BJ Habibie. Kedua mempelai yang merupakan warga Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, dinikahkan secara adat Bugis.

1. Sempat ditolak Pengadilan Agama Parepare

Pernikahan kedua bocah yang dimabuk asmara ini digelar di Sidrap, kampung halaman orang tua Diva, karena Pengadilan Agama Parepare dan Kantor Urusan Agama Bacukiki menolak menikahkan mereka. Kedua orang tua Asnur juga telah mendapat surat penolakan secara resmi dari Pengadilan Agama Parepare.

“Keduanya dinikahkan karena sudah saling suka dan tidak mau dipisahkan, daripada mereka berzinah lebih baik mereka dinikahkan, meskipun sempat ditolak di KUA dan Pengadilan Agama Parepare,” ujar Nurdiana, ibunda Asnur pada wartawan, Selasa (5/3).

2. Pasangan bocah ini berpacaran sejak tiga tahun lalu

Tali asmara kedua bocah yang masih tergolong bawah umur ini mulai terjalin sejak 3 tahun lalu, saat Diva masih duduk di bangku kelas 6 SD dan Asnur duduk di bangku kelas 1 SMP. Diva mengenal Asnur yang tinggal tidak jauh dari rumah neneknya setelah dicomblangi salah satu kawannya. Diva sendiri tinggal di rumah neneknya di Bacukiki, karena kedua orang tua kandungnya merantau ke Malaysia.

3. Pasangan bocah ini sempat berniat kawin lari

Masih Berstatus Pelajar SMP, Dua Sejoli Ini Menikah di Parepare IDN Times/Sukma Shakti

Sebelum pernikahan keduanya terjadi, Ibunda Asnur mengakui anaknya pernah meminta izin untuk menikahi kekasihnya. Karena keduanya dianggap masih belum dewasa, orang tua Asnur tidak mengizinkannya.

Penolakan orang tuanya membuat Asnur kecewa dan berbuat nekat dengan membawa kabur kekasihnya untuk kawin lari, atau dalam budaya Bugis dikenal dengan istilah Silariang.

Keduanya bahkan sempat tinggal bersama di salah satu rumah kos, yang tidak jauh dari Polsek Soreang, Parepare. Setelah keluarga kedua pihak membujuknya akhirnya keduanya kembali ke rumah masing-masing untuk melanjutkan hubungan asmaranya ke pelaminan.

4. Kasus pernikahan dini di Sulsel masih kerap terjadi

Kasus pernikahan dini di Parepare yang melibatkan anak bawah umur ini bukan kali pertama terjadi di Sulsel. Sebelumnya, pernikahan dini juga terjadi di Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, akhir Agustus 2018 lalu, bocah pria bernama Reski yang masih berusia 13 tahun mempersunting kekasihnya Sarmila yang sudah menginjak usia 17 tahun. Keduanya diizinkan menikah oleh kedua orang tuanya meskipun KUA Uluere menolak mendaftarkan pernikahan mereka.

Lalu pada Mei 2018, dua pasangan bawah umur, ST (14) dan RS (16) juga menikah di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Data Kantor Pengadilan Agama Maros diketahui ada 22 pasangan bawah umur yang terdata melakukan pernikahan.

Di tahun sebelumnya lagi, Juli 2017, di Kabupaten Bulukumba, dua pasangan belum remaja, Awal Rahman (14) dan Awalia Mar’a (14) juga melangsungkan pernikahan secara adat khas Makassar.

Reuni Akbar SMP Negeri 13 Makassar Akan di Gelar Akhir Maret

ZonaMakassar.Com, Makassar – Panitia Reuni Akbar Alumni SMP Negeri 13 menggelar rapat pemantapan di Lakopi Hertasning Makassar, (05/03/2019) kemarin.

Rapat pemantapan sekaligus evaluasi mengenai persiapan reuni akbar yang berlangsung santai di hadiri beberapa alumni yang juga panitia reuni akbar SMP Negeri yang beralamat di tamalate 6 Makassar ini.

Diketahui jumlah angkatan yang akan bereuni ini ada 31, dari alumnintahun 1984 hingga 2015.

Ketua Panitia Azrijal SH, dalam keterangan persnya ke media mengatakan dalam rapat ini membahas terkait persiapan keikutsertaan alumni untuk menyukseskan kegiatan reuni akbar yang sempat tertunda 2 kali dalam 10 tahun terakhir

“Kami juga membahas pemantapan persiapan serta keikutsertaan alumni pada reuni akbar yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2019 di hotel Max One Makassar memdatang, ”paparnya.

Lanjut loly sapaan akrabnya “reuni akbar pernah tertunda sampai 2 kali, makanya sekarang waktu yang tepat untuk melaksanakannya”.

Direuni akbar SMP negeri 13 ini rencana nya dingelar tanggal 31 Maret 2019 bertempat di Hotel Maxone Makassar. (js)

Status “Andi Arief” Ditentukan Dalam Waktu 3 × 24 Jam

ZonaMakassar.Com, Jakarta -Wasekjend Partai Demokrat Andi Arief masih menerima pemeriksaan terkait kasus narkoba yang menimpahnya.(05/03/2019).

Polisi membeberkan jika akan menetapkan status Pencetus Ungkapan “Jendral Kardus” 3 × 24 jam.

“Yang menarik adalah terperangkap karena penyidik punya waktu 3 × 24 jam untuk mengumpulkan,” kata Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Brigjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Senin (4/3/2019) .Dikutip Dari Detik.Com

Andi Arief sendiri diamankan disebuah Hotel di wilayah Jakarta Barat sekitar pukul 18.30, Minggu 03/03.

“Benar bahwa ada di kamar ini adalah Saudara AA. Beberapa yang menggunakan barbuk, alat bantu untuk menggunakan narkoba sudah kami sita, ”kata Iqbal di Mabes Polri.

Andi Arief sudah menyetujui tes urin dan dinyatakan positif menggunakan sabu. Saat ini (**)

LAJ Korwil Kampus Yakin Juku Eja Raih Kemenangan Perdana Piala Presiden.

ZonaMakassar.Com, Makassar – Gelaran piala presiden telah di mulai dan hari ini akan berlaga team dari Grup C yang memperebutkan PSM makassar Vs Kalteng Putra yang akan berlangsung pada pukul 16.30.WITA (06/03/2019)

‌Pertempuran PSM VS Kalteng Putra sempat terjadi di beberapa bulan yang lalu dalam lanjutan piala indonesia babak 32 besar. Trend positif asuhan coach darije yang mengalahkan Kalteng putra dalam ajang piala Indonesia. Pada pertemuan sebelumnya Juku eja berhasi meraih poin setelah menekuk tuan rumah 1-2 di kandang kalteng putra, dan lanjut leg ke 2 di mattoanging bergasil di menangkan oleh juku eja dengan skor 0-1.

‌Salah satu kelompok suporter PSM Makassar yang panglima nya Daeng Uki yakni LASKAR AYAM JANTAN Korwil KAMPUS memberikan optimisme bagi PSM makassar untuk mengamankan 3 point di laga perdana Grup C.

‌”Kami yakin, semua suporter PSM makassar akan yakin 100% tim kebanggaan berhasil memetik kemenangan di laga perdana” Ujar Muh.Yusran atau lebih sering disapa dengan “Uccank” Selaku Ketua LAJ Korwil Kampus.

‌PSM sendiri memiliki jadwal begitu padat selain ajang pramusim ini (Piala Presiden) PSM akan menghadapi LAO TOYOTA FC dalam lanjutan AFC CUP.

‌Setelah PSM harus puas berbagi angka dengan Home United di laga perdana AFC beberapa waktu lalu, Pasukan ramang harus memaksimalkan pertandingan kedua untuk mengamankan 3 point agar kans melaju ke fase selanjutnya kian terbuka lebar.

‌Saat di mintai prediksi skor pada pertandingan nanti ia tak ingin banyak bicara hanya saja harapan agar menang dan mengamankan 3 point. “untuk prediksi skor saya tidak bisa menebak tapi saya yakin 3 point akan kita peroleh” lanjutnya.