Tinggal Nego, Liga 1 Bakal Dapat Sponsor Utama

ZonaMakassar.Com, Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendapatkan sponsor baru untuk menggulirkan Liga 1 2019. Kedua belah pihak tinggal menyepakati nominalnya.

Liga 1 direncanakan mulai 8 Mei 2019. PT LIB menjamin kompetisi itu bakal diputar setelah mereka mendapatkan sponsor.

Direktur Utama sementara PT LIB, Dirk Soplanit, memastikan liga bergulir dengan sponsor baru. Tapi, dia belum bersedia membocorkannya.

“Untuk sponsor kami juga sudah dapat, semoga target kami itu tercapai. Tapi, yang jelas, sponsor yang sudah bersedia melibatkan diri itu sudah siap semoga tidak ada hambatan yang berarti. Tapi sudah ada jaminan kompetisi ini akan berjalan dengan baik nanti,” ujar Dirk saat dihubungi pewarta, Rabu (27/3/2019).

Pada kompetisi tahun lalu, Gojek sempat menjadi sponsor utama Liga 1. Tapi Dirk masih merahasiakan siapa saja sponsor Liga 1 musim depan.

“Ada yang sudah tidak lagikan. Tapi saya kira nantilah kalau sudah semuanya lengkap mungkin baru kami bisa publikasikan. Tapi sampai dengan saat ini masih ada beberapa dalam tahap negosiasi, tapi sudah ada lampu hijau. Barangkali untuk enaknya kami belum bisa publikasikan dulu,” dia menambahkan. (*)

Pengendalian Penduduk, DP2KB Beri Konseling KB ke Pasangan Subur

(Plt) Kepala DP2K Makassar Andi Zulkifly Nanda

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP2KB) Makassar memberikan konseling KB bagi pasangan usia subur di Hotel Grand Popular, Makassar, Rabu (27/3/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP2K Makassar Andi Zulkifly Nanda mengatakan pentingnya konselung bagi pasangan usia subur. Hal tersebut agar program pengendalian penduduk di kota Makassar bisa berjalan dengan baik.

“Kita tidak hanya mengatasi masalah urbanisasi. Tapi kita fokus di program bagaimana mengendalikan penduduk dan bagaimana masyarakat mengerti pentingnya merencanakan keluarga demi mencapai kualitas keluarga,” ujarnya.

Ia mengaku jika hal tersebut tidak dilakukan DP2KB Makassar maka bisa saja lahir sekira 25 ribu bayi di kota Makassar.

“Bisa dibayangkan andaikata 25 ribu bayi ini. Itu sama dengan membuat 1 kecamatan atau kelurahan baru. Belum lagi ditinjau dari pengeluaran pemerintah Kota Makassar dan subsidi yang ditanggung pemerintah, baik dari segi sosial, ekonomi,”pungkasnya.(*)

Diskominfo Makassar Bahas Integrasi Data Bersama OPD

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar terus memassifkan proses integrasi data dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Kota Makassar. Hal ini dilakukan demi memudahkan proses pengambilan keputusan berbasis data di semua bidang layanan publik di kota Makassar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ichwan Jacub mengatakan bahwa tahun ini pemerintah kota Makassar fokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk membangun layanan berbasis teknologi di seluruh bidang layanan.

“Tahun ini tahun infrastruktur di kota Makassar. Kita berharap big data kita tuntas tahun ini, termasuk integrasi seluruh aplikasi layanan yang ada di setiap OPD” ujar Ichwan Jacub saat membuka acara Penguatan Sumber Daya komunikasi Publik dan Penyediaan Akses Informasi yang di gelar di Digital Valley Makassar, Rabu (27/3/2019).

Kegiatan yang bertema Integrasi dan Kolaborasi Digital Government di Era Connectivity ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Pemerintah Kota Makassar.

Kepala Bidang Aplikasi Telematika, Dinas Kominfo Makassar, Denny Hidayat saat tampil berbicara selaku narasumber mengatakan bahwa saat ini dunia memasuki era konektivitas yang menjadikan seluruh komunitas saling terhubung.

“Kita sedang melaju ke masa depan dimana setiap komunitas dunia berupaya untuk saling terhubung. Konektifitas membawa implikasi kesejahteraan dan kemakmuran. Termasuk jika kita ingin membangun digital government, proses digitalisasi data menjadi sebuah keharusan” ujar Denny Hidayat.

Pemkot Makassar menurut Denny Hidayat tengah intens melakukan proses integrasi layanan ke dalam satu platform yang dikendalikan di Makassar War Room.

Sementara itu, Ade Ismar Gobel, selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, mengajak seluruh OPD untuk massif menciptakan konten dan narasi capaian pembangunan yang selama ini di lakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.

“Salah satu faktor penting dalam pencapaian target program pembangunan yang dilaksanakan, yakni memperkuat komunikasi pemerintah, khusus nya sumber daya kehumasan di setiap OPD” ujar Ade Ismar Gobel.(*)

Gandeng Kepolisian, Dinas PU Makassar Ingin Proses Tender Diawasi Ketat

ZonaMakassar.Com – Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar kembali menjadi prakarsa pada kegiatan SKPD Pemkot Makassar. Kali ini, PU memprakarasi kegiatan pembinaan jasa kontruksi dan penyusunan pengadaan barang dan jasa.

“Untuk memperbaharui regulasi yang baru, maka Peraturan Presiden No.16/2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah kita sosialisasikan hari ini ke semua SKPD Pemkot Makassar,” kata Humas Dinas PU Makassar Hamka di Hotel Horison Ultima Makassar, Rabu (27/3/2019)

Menurut Hamka, diundangnya seluruh perwakilan SKPD dimana dihadiri oleh PPTK, Bagian Kuangan, dan kepala Dinas di forum diskusi perencanaan pengadaan barang jasa pemerintah tersebut harapannya agar proses tender ke depan berjalan akuntable dan transparan.

“Karena sebagaian besar masalah pada dinas terkait cenderung pada lemahanya perencanaan proses tender barang dan jasa, sehingga kerap menjadi temuan pemeriksa,” ujar Hamka.

Sementara, Asisten II Pemkot Makassar, Bidang Ekonomi Sosial dan Pembangunan, Irwan Bangsawan, mengemukakan, untuk mempersiapkan SDM yang handal di lingkup Pemkot Makassar, dalam hal pengelolaan anggaran umum, maka dibutuhkan adanya sinergitas dan perencanaan ya g matang.

“Dengan secara khusus menyusun pengadaan barang dan jasa sesuai kaidah yang berlaku,” imbuhnya.

Mantan Kadisnaker Makassar ini juga mengingatkan agar proses tender tidak dilakukan dengan asal-asalan, karena akibatnya bisa bermuara hukum.

“Hari ini kita boleh teledor, hal sekecil apapun harus betul-betul diperhatikan secara detail, apalagi kita sudah diawasi oleh berbagai institusi hukum termasuk bagian Reskrim Polda Sulsel,” terangnya.

Olehnya, dengan kegiatan Dinas PU tersebut, dapat memberi pemahaman dan memberi materi, bagaimana membangun kontrak kerjasama dengan rekanan sesuai regulasi yang berlaku.

20 Event Pariwisata Dispar Makassar Selama 2019, Target Tingkatkan Kunjungan Wisawatan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) kota Makassar terus berusaha meningkatkan jumlah wisatawan untuk datang berkunjung di kota Makassar. Untuk menarik wisatawan datang ke Makassar, pada tahun 2019 ini Dispar Makassar menargetkan kunjungan wisatawan berkisar 7 juta orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispar Makassar, Kamelia Thamrin Tantu mengatakan tahun ini, Dispar Makassar menyiapkan 20 event pariwasata Makassar. Dari 20 event tersebut tiga even telah dilaksanakan yakni Festival Musik Taman (16-17 Februari), Pasar Seni Wisata Makassar (2 Maret)

dan Festival Bahari (17 Maret).

” 20 event pariwisata ini untuk mengenalkan destinasi wisata yang ada di kota Makassar. Kami juga berharap event-event ini bisa membantu industri pariwisata untuk membuat paket wisata ke kota Makassar,” paparnya.

Meski sudah menyusun 20 event pariwisata, Dispar Makassar tetap akan mengandalkan event F8 Makassar. Apalagi, event F8 Makassar sudah masuk dalam 10 kalender resmi Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Ia berharap dengan adanya event pariwisata ini target 7,8 juta wisatawan nusantara dan 111.720 wisatawan mancanegara ke Makassar.

“Target itu mengalami peningkatan dibandingkan capaian tahun lalu yakni sebesar 5,4 juta wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara sebesar 105 ribu,” sebutnya.

Berikut Calendar Of Event Makassar 2019 :

1. Festival Musik Taman (16-17 Februari)

2. Pasar Seni Wisata Makassar (2 Maret)

3. Festival Bahari (17 Maret)

4. Pekan Produk Kreatif (1-2 April)

5. Celebes Beauty Fashion Week (3-7 April)

6. Makassar Culinary Night 1 (13 April)

7. Tradisional Food Vaganza (27-28 April)

8. Makassar Travel Fair (21-23 Juni)

9. Pekan Film Makassar (24-30 Juni)

10. Makassar Culinary 2 (13 Juli)

11. Jambore Fotografi Nasional (20-21 Juli)

12. Festival Losari (27-28 Juli).

13. Festival Layang-Layang (10-11 Agustus)

14. Pesta Komunitas Kreatif Makassar (24-25 Agustus(

15. Makassar International Eight Festival and Forum (6-8 September)

16. Festival Jazz Fort Rotterdam (21-22 September)

17. Makassar Tradisional Games Festival (26-27 Oktober)

18. Makassar Culinary 3 (2 November)

19. Makassar Expo (6-10 November)

20. Festival Seni Pertunjukan (9 November)

Kampung KB Jadi Lokasi Pelayanan Center, Zulkifly Nanda: Target 100 Akseptor Baru

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Makassar menggelar pelayanan KB Akseptor di Kampung KB Nusa Indah, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu (27/3/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP2KB Makassar, Andi Zulkifly Nanda mengaku saat ini DP2KB Makassar menjadikan kampung KB sebagai pelayanan KB center di kota Makassar.

“Setiap kampung KB kita targetkan 100 akseptor KB baru,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu calon akseptor center, Rindi (18) mengatakan baru kali ini dirinya berniat untuk ikut menjadi akseptor KB

“Sebelumnya saya sudah memiliki 2 orang anak, tapi anak pertama meninggal dunia dan anak kedua saya masih berumur 3 bulan. Saya memutuskan untuk memasang kontrasepsi implan,” sebutny.

Ia mengaku memasang kontrasepsi implan aga tumbuh kembang anaknya bisa baik.

2019, Bapenda Makassar Target BPHTB Capai Rp 120 M

ZonaMakassar.Com,Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar meningkatkan target pemasukan dari Pembebasan Pajak Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 120 miliar pada tahun 2019.

Kepala Bapenda Makassar, Irwan R Adnan menjelaskan pada tahun 2019 ini, Bapenda Makassar menargetkan pendapatan dari BPHTB sebesar Rp 330 miliar. Target ini mengalami kenaikkan sebesar Rp 120 miliar dari realisasi BPHTB pada tahun lalu yang mencapai RP 210 miliar.

“Oleh karena itu, pemkot harus memiliki strategi yang baik dalam pengelolaannya terutama pengelolaan BPHTB,” ujarnya saat sosialisasi kepatuhan wajib pajak daerah di Hotel Asyra Makassar, Selasa (26/3/2019).

Ia menegaskan, Makassar memiliki potensi yang sangat besar untuk memungut sendiri BPHTB. Diharapkan dapat mempermudah pemungutan BPHTB karena daerah sendiri yang mengetahui potensi dan kepentingan pembiayaan rumah tangganya.

“Dengan dialihkannya BPHTB dari pajak pusat menjadi pajak daerah, Bapenda Makassar dituntut untuk lebih menggali potensi BPHTB dengan skala penerimaan dari realisasi di tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Semnetara itu, Asisten Bidang Ekonomi, Andi Irwan Bangsawan mengatakan, BPHTB merupakan sebuah persoalan tiap tahunnya bagi Pemkot Makassar. Pasalnya, BPHTB sangat diharapkan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Olehnya, menurut Irwan, Pemkot perlu menselaraskan antara kebijakan, kewajiban dan hak-hak warga.

“Ke depan harus ada penetapan zonasi wilayah untuk jumlah besaran penetapan BPHTB,” kata Irwan Bangsawan.

Irwan Bangswan menjelaskan, makin bertambahnya jumlah penduduk di Makassar, maka akan semakin memiliki pengaruh positif terhadap permintaan atas tanah dan bangunan. Terutama, atas peralihan hak atas tanah dan hak atas bangunan.