Antisipasi Pelanggaran, KPU Makassar Bimtek 17 Petugas TPS

ZonaMakassar.Com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi sejumlah petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan kembali menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) atau pencoblosan ulang.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan pihaknya menggelar Bimtek untuk petugas TPS yang akan menggelar pencoblosan ulang.

” Tadi pagi kami sudah menggelar Bimtek untuk KPPS yang akan melakukan PSU di 17 TPS. Bimtek ini untuk mengkoordinasi sekaligus mematangkan pengetahuan KPPS mengenai pemungutan dan penghitungan suara,” paparnya, Rabu (25/4/2019).

Ia menjelaskan Bimtek digelar khususnya mengenai pemilih yang dibolehkan masuk memilih di TPS.

“Untuk logistik, seperti surat suara, kotak suara, bilik suara, dan formulir-formulir kelengkapan TPS, sekarang sudah diajukan dan disiapkan. Sementara untuk C6 dan DPT akan mulai didistribusikan malam ini ke KPPS,” pungkasnya.

RMS Siap Pecat Kader Nasdem yang Curang di Pileg

ZonaMakassar.Com,Makassar – Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS) geram hingga siap melakukan pemecetan terhadap kader ataupun Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem yang berbuat curang pada pelaksanaan Pemilu 2019. Penyataan tegas dari mantan Bupati Sidrap itu dikeluarkan karena adanya indikasi tindakan tidak etis dan tindakan kriminal seperti upaya untuk mengubah perolehan suara di Sulawesi Selatan.

“Saya peringatkan, Kalau ada caleg Nasdem ketahuan dan ada buktinya menggeser atau merekayasa suara orang, baik dari partai lain maupun di internal Nasdem, maka saya sebagai Ketua Nasdem Sulsel pastikan saya pecat dari kader,” tegas Rusdi Masse, (22/4/2019).

RMS mengungkapkan bahwa pihak KPU dalam proses perhitungan banyak diitervensi oleh para saksi dan pihak tertentu dari berbagai partai politik yang laporannya masuk di DPW Nasdem Sulawesi Selatan.

“Ini demi kemurnian hasil demokrasi rakyat dan demi nama baik Nasdem, makanya saya peringatkan Caleg Nasdem untuk tidak melakukan upaya-upaya menggeser suara caleg, baik dari partai lain maupun internal Nasdem,” ujar RMS.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Andi Troy Martino (ATM), Andi Pallilingi menuturkan jika timnya telah melakukan penelusuran terkait penggelembungan suara pasca pemilu.

“Sudah ada buktinya, contoh kecilnya banyak C1 yang telah tersilang namun kembali diberi angka suara, juga ada beberapa yang jumlah suara tidak sesuai,” ujar Andi Lili sapaan akrabnya.

Diketahui jika Andi Troy Martino merupakan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi dari Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) V Bulukumba-Sinjai dengan nomer urut 2.

Lanjutnya, terkait kasus pelanggaran ini, tim dari Andi Troy Martino tidak pandang bulu, baik itu dari internal partai maupun lintas partai dan akan melaporkan temuan tersebut ke DPW Partai Nasdem Sulsel dan Bawaslu.

“Perintah dari Rusdi Masse saya kira jelas, tidak ada pandang bulu soal pelanggaran pemilu ini, baik itu dari internal nasdem sendiri maupun dari partai lain, ini menyangkut nama baik nasdem, kita akan laporkan temuan dari tim,” pungkasnya.

Danny Pomanto Tegaskan Akan Kembali Gelar Mutasi

ZonaMakassar.com – Meski masa jabatan tinggal beberapa hari lagi, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan akan kembali melakukan mutasi dan pelantikan untuk pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Danny Pomanto mengatakan pelantikan 34 pejabat yang digelar kemarin menimbulkan kekosongan di sejumlah jabatan, khususnya untuk Kepala Bidang. Selain itu, sejumlah pejabat eselon III juga sudah banyak memasuki masa pensiun.

“Kira-kira ini ada 80-an yang kosong hari ini,” sebutnya kepada sejumlah wartawan yang menemuinya, Rabu (25/4/2019).

Terkait sorotan terhadap dirinya yang tetap menggelar mutasi, Danny berdalih tak ingin memberi pekerjaan rumah kepada calon Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar.

” Tentu ada orang yang bertanya, kenapa saya melantik ini, Kenapa tidak dikasih Pj saja. Kalau saya kasih ke Pj dan dia tidak memahami secara keseluruhan, saya kasih dia situasi sulit. Jangan kasih beliau (Pj Wali Kota) beban,” ungkapnya.

Danny pun mengungkapkan akan kembali melakukan mutasi sebanyak dua kali sebelum masa jabatan dirinya berakhir.

” Habis itu tahap tiga lagi. (Jabatan) Kepala Sekolah, Seklur (Sekreatris Lurah). Pokoknya (mutasi) sebelum saya selesai (menjabat),” pungkasnya.

Kembangkan Destinasi Wisata, Dispar Makassar Bentuk Kelompok Sadar Wisata

ZonaMakassar.com – Dinas Pariwisata Kota Makassar mengelar Koordinasi Pembangunan Kemitraan Pariwisata “Kelompok Sadar Wisata” (POKDARWIS). Kegiatan ini sebagai upaya pengembangan destinasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu mengatakan acara koordinasu pembangunan dan pemgembangaan kemitraan destinasi wisata khususnya dalam kelembagaan kelompok sadar wisata.

“Pembangunan kepatiwisataan di Kota Makassar sebagaimana halanya pada pembangunan disektor lainya. Pada hakekatnya melibatkan peran stakholder dari seluruh pemangku kepentingan yang ada dan saling terkait. Pemangku kepentingan itu meliputi 3 yakti Pemerintah, swasta dab masyarakat dengan segenap peran dan fungsinya,” kata Kamalia di Hotel Same Makassar, Rabu (24/4/2019).

Memi sapaan akrabnya berharap pemangku kepentingan dapat saling mencapai mewujudkan tujuan dan sasaran yang disepakati. Dalam rangka meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwistaan.

“Maka melalui kegiatan koordinasu pembangunan dan kemitraab yang kita laksanakan pada hari ini dapat menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan tumah melalui perwujudan nilai sapta pesona bagi tumbuhdan perkembangan kepariwisataan di daerah dan mamfaatnta bagi pembangunan daerag maupun kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Dispar Makassar, Andi Karunrung mengatakan destinasi pariwisata di Kota Makassar harus dikembangkan. Ia berharap pembentukan kelompok ini punya peran aktif dan mengembangkan kepariwisataan demi terwujudnya Makassar sebagai kota dunia.

“Menjaga destinasi wisata jadi artinya bagaimana bisa dikembangkan destinasi itukan itu yang ada. Jadi kita kembangkan semua ini jadi awal sebelum kita mencari kelompok-kelompok yang lain, jadi bentuk harapan masyarakat yang punya peranan untuk membangun kembali kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara pembangunan itu,” terangnya.

Kegiatan inipun dihadiri ratusan masyarakat dan pemateri diantaranya Bappeda Makassar dan sektor kepariwisataan di Provinsi Sulsel.