Korban Banjir Sigi Sulteng Butuh Bantuan

Seorang warga korban banjir bandang tertidur di timbunan lumpur di Desa Bangga, Dolo Selatan, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/4). Foto : Republika.co.id

Zonamakassar.com. Sigi – Korban terdampak banjir dan lumpur di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka membutuhkan bantuan air bersih.

“Susah sekali air bersih di sini. Air sangat kami butuhkan,” ucap Gasim, warga Dusun IV, Desa Bangga, dikutip Republika.co.id, Selasa (30/4/2019).

Adnan, warga Dusun III, Desa Bangga, juga mengaku sulit mendapatkan udara bersih. Ia mengutip, dapat diperoleh di wilayah itu, kotor dan keruh.

“Ada udara jika tanah di gali, namun kotor. Mau atau tidak, seperti disetujui,” kata Adnan.

Menurut pantauan di lapangan, fasilitas pendukung atau penampung udara telah tersedia di lokasi pengungsian, seperti di depan posko ACT. Namun, tandon yang tersedia tidak tersedia di udara.

Selain air, warga juga butuh makanan dan minuman. Bantuan logistik dari relawan, LSM dan pemerintah mulai dialokasikan ke desa tersebut.(*)

Wapres JK Usulkan Makassar Jadi Ibukota Negara, Ini Kata Wali Kota

Zonamakassarcom, Makassar – Wacana pemindahan Ibukota Negara menjadi perhatian Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Pasalnya, saat pembahasan pemindahan Ibukota Negara tersebut, kota Makassar sempat diajukan oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mendukung jika Makassar menjadi salah satu kandidat menjadi Ibukota Negara. Meski mendukung, Danny Pomanto menilai masih ada daerah lain di Sulawesi selatan (Sulsel) yang lebih layak untuk menjadi Ibukota Negara. Daerah yang disebut Danny Pomanto yakni Kabupaten Jeneponto.

Danny yang tak lain juga seorang arsitek, menilai Jeneponto memiliki keunggulan karena berada di ketinggian 60 meter dari permukaan laut. Menurutnya dengan kondisi geologis tersebut, membuat Jeneponto aman jika terjadi tsunami.

“Kalau ada tsunami aman. Selain itu tidak mengorbankan lahan-lahan subur di dekat Makassar. Banyak kriteria masuk di situ. Ini pandangan saya sebagai konsultan,” paparnya, Selasa (30/4/2019).

Sementara terkait tiga provinsi di pulau Kalimantan yang menjadi kandidat kuat calon Ibukota Negara, Danny menyebut Kalimantan memang aman dari bencana alam.

Meski demikian, pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu mempertimbangkan Kalimantan yang sering terjadi kebkaran hutan.

“Kalimantan itu gambut mudah terbakar, kemudian dekat perbatasan. Ibu kota yang baik itu harus aman dari perbatasan. Di sana juga susah air,” pungkasnya.

Diskominfo Makassar Dorong Pelaku Bisnis Daring Inovatif Manfaatkan Teknologi

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Makassar mendorong pelaku usaha untuk menggunakan teknologi dalam menjalankan usaha. Untuk itu, Diskominfo Makassar menggelar kegiatan Bidang Usaha Produktif dengan mengusung tema “Survive di Era Disrupsi”, berlangsung di La’riz Wthree Hotel Makassar, Selasa (30/04/2019).

Kepala Diskominfo kota Makassar Ichwan Jacob mengatakan, pentingnya pengetahuan pelaku usaha terkait revoluasi industri 4.0 yang mengedapankan teknologi.

“Jadi kecepatan kita dalam proses kegiatan ini memberikan peluang bagi teman-teman usaha untuk lebih memanfaatkan bagaimana nanti di era 4.0 ini,” ujarnya.

Ia pun yakin melalui pelatihan yang digelar bisa memberikan edukasi bagi pengusaha-pengusaha untuk mengembangkan usahanya.

“Memang pada hari ini, apa yang kita sajikan adalah orang-orang yang bisa memberikan efek atau edukasi bagi teman-teman yang ada dilingkup pengusaha-pengusaha di bidang IT, di bidang pelaksana operator kegiatan baik itu di lingkup Pemerintah kota maupun di luar,” tambahnya.

Di era 4.0 inilah yang akan menjawab sebuah tantangan bagaimana memanfaatkan lebih efisien terhadap apa yang kita lakukan kedepannya.

“Kita berharap dengan adanya edukasi seperti ini memberikan sosialisasi bagi pengusaha itu percepatan edukasi lebih cepat, sehingga betul-betul dirasakan sosialisasi tidak sekedar hanya menggugurkan kewajiban kita, tapi kami ingin betul-betul ingin memanfaatkan situasi di era 4.0 ini dan bisa disajikan oleh Kominfo yang menjadi leading sector terhadap kegiatan tersebut,”pungkasnya.

Suporter Toddopuli 2 Ikut Rayakan Kemenangan PSM atas Home United di Cibinong

Zonamakassar.Com, Bogor – Lanjutan kompetisi Piala AFC 2019 Grup H antara PSM makassar VS Home United dihadiri ratusan suporter.

Semangat suporter yang menyaksikan laga matchday kelima Piala AFC 2019 patut dipuji.

Berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (30/4/2019), penyelenggara pertandingan mencatat jumlah penonton yang hadir ke stadion hanya 517 orang, dari kapasitas keseluruhan stadion mencapai 30.000 tempat duduk.

Salah satu suporter asal Makassar yang bekerja di ibukotapun tetap antusias menyaksikan laga berlangsung distadion

“Setiap pertandingan PSM di Jakarta atau wilayah jabotabek insya Allah saya sempatkan hadir untuk menonton langsung bersama para suporter GUE PSM” Ungkap Amirullah alias Amirozo

Mantan korlap suporter Maczman Toddopuli 2 ini mengaku senang atas kemenangan tim Juku Eja.

“Semoga PSM bisa ji juara zona ASEAN” Harapnya

Laga PSM vs Home United berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah. Juku Eja, julukan PSM, sempat tertinggal 0-2 lebih dulu.

Pelatih PSM, Darije Kalezic, menilai saat timnya tertinggal, para pendukung tetap memberikan spirit yang membuat para pemainnya semangat mengejar ketertinggalan.

Dengan kemenangan ini, PSM untuk sementara menjadi juara grup H. PSM pun lolos ke babak semifinal. (*)

Hasil Piala AFC, PSM Makassar Menang 3-2 atas Klub Singapura Home United

Zonamakassar.com, Bogor – PSM Makassar menang 3-2 dari Home United dalam lanjutan pertandingan Grup H Piala AFC di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa, 30 April 2019.

Hasil itu membuat tim Juku Eja itu mampu tetap memuncaki klasemen.

Home United lebih dahulu unggul dua gol dalam laga ini. Kedua gol klub asal Singapura itu diborong Hafiz Nor pada menit ke-51 dan 55.

PSM kemudian menyamakan kedudukan lewat dua gol Marc Klok pada menit ke-60 (penalti) dan 78. Keunggulan PSM akhirnya tercipta pada menit ke-87 lewat gol Guy Junior.

Nantinya, juara grup G, H, dan I akan lolos ke semifinal zona ASEAN, bersama satu tim runner-up terbaik.

Persija Jakarta, yang berlaga di Grup G Piala AFC, akan bermain melawan tuan rumah Becamex Bin Dhuang (Vietnam), Rabu besok.

Kemenangan itu membuat PSM mampu tetap memuncaki klasemen. Mereka mengemas nilai 11 dari 5 laga, unggul 3 poin dari Kaya-Iloilo (Filipina).(jul)

Izin Pete-pete Smart Akan Disetujui Kemenhub, Wali Kota Makassar: Alhamdulillah

Zonamakassar.com, Makassar — Program Pete-pete Smart yang diperkenalkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, pada awal 2016 lalu sempat terhenti.

Pasalnya saat itu Pemerintah kota Makassar masih menunggu Surat Kelayakan Rancang Bangun (SKRB) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

Namun, kabar gembira datang saat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan, Sigit Irfansyah beserta rombongan mengunjungi kediaman Wali Kota Makassar melakukan audiensi, Selasa (30/4/2019).

Pada pertemuan tersebut, Sigit membicarakan soal desain Smart Pete-Pete. Dimana konsep dasarnya mengadopsi konsep awal dari Danny Pomanto.

“Jadi kami sisa chassisnya saja kita perbaiki, dan Insya Allah SKRBnya dalam waktu dekat ini segera keluar. Untuk mereknya ada dua opsi tapi kami belum tentukan,” ucap Sigit.

Sementara, Danny sendiri bersyukur atas adanya lampu hijau dari kementrian perhubungan untuk menyetujui program Smart Pete-Pete yang nantinya akan memudahkan masyarakat di Kota Makassar.

“Alhamdulillah, mungkin ini menjadi salah satu kado terbaik di akhir jabatan saya. Setelah beberapa tahun tertunda dan akhirnya sudah bisa dilanjutkan lagi,” ungkap Danny.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kadishub Kota Makassar, Iqbal. Katanya, meskipun tahun ini tidak ada anggaran untuk Smart Pete-Pete namun akhirnya tahun ini disetujui.

“Disetujui dalam waktu dekat ini sebelum masa jabaran pak Wali berakhir, Insya Allah sudah kejar SKRBnya. Kita tahun ini tidak ada anggaran buat Smart Pete-Pete tapi standardisasi sudah kita penuhi dan akhirnya kita mendapat izin dan persetujuan langsung dari kementerian,” pungkasnya.

Semua pihak berharap kelancaran pada program tersebut. Dimana Smart Pete-Pete dilengkapi Wi-Fi, televisi, dan penyejuk udara, dengan kapasitas 12 penumpang duduk, 4 berdiri, dan 1 untuk kursi roda.

Sambut Ramadan, Satpol PP Makassar Akan Rutin Lakukan Razia

ZonaMakassar.Com, Makassar – Memasuki bulan suci Ramadan 1440 H, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Makassar akan memperketat pengawasan terhadap sejumlah pengusaha.

Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud mengatakan pihaknya akan lebih gencar memperketat pengawasan terhadap perusahaan seperti Tempat Hiburan Malam (THM), Hotel, Restoran dan Rumah Makan baik menjelang maupun selama bulan suci ramdhan.

Selain itu, Iman Hud juga mengaku bahwa Satpol PP bersama Dinas Pariwisata akan memberikan imbauan mengenai apa yang harus dilakukan setiap pengusaha selama bulan ramdhan.

Imam Hud Kepala Satpol PP Makassar

“Kita tetap seperti biasa karena ini bukan pertama kalinya kita lakukan, kita akan tetap turun melakukan pengawasan menjelang dan selama Ramadhan. Terutama bagi pengusaha Hotel, THM, Restoran dan Rumah Makan,” kata Iman.

Menurutnya hal tersebut dilakukan agar umat muslim yang berada di Kota Makassar dapat melaksanakan ibadah puasa dengan aman, tertib dan nyaman dilingkungannya masing masing

“Personil akan kita kerahkan untuk melakukan tindakan persuasif serta memberikan imbauan kepada pengusaha. Ini juga dalam rangka memghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Lebih jauh Iman menjelaskan, bahwa hal tersebut juga sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Makassar, sehingga dirinya berharap para pengusaha dapat mamatuhi dan melaksanakan himbauan pemerintah.

“THM dan restoran, harus perharikan imbauan pemerintah khususnya mengenai apa yang harus dilakukan selama bulan ramadan, terutama rumah makan. Tetapi kalau makassar itu dalam empat tahun terakhir sudah memiliki protap sehingga saya rasa tidak ada masalah,” pungkasnya.(jul)

Sambut Ramadan, Dinkes Makassar Ingatkan Masyarakat Waspadai Makanan Berformalin

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin

Zonamakassar.com, Makassar – Bulan Ramadhan tinggal sepekan lagi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar lebih awal mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam memilih jajanan menu buka puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin menuturkan berkaca dengan tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan ramadhan pihaknya kerap menemukan jajanan menu buka yang mengandung zat berbahaya.

“Banyak takjil yang dijual biasanya mengandung zat berbahaya seperti cincau dan sebagainya,untuk itu masyarakat harus pintar melihat menu buka puasa,” ungkap Naisyah, Senin (29/4/2019).

Kata Naisyah sapaan karibnya masyarakat tidak boleh tergiur dengan warna jajanan menu buka puasa, jangan sampai dari warna tersebut mengandung bahan berbahaya.

“Jangan sampai karena murah dan warnanya yang menarik masyarakat tergiur, pada hal jajanan menu buka puasa tersebut belum tentu aman di konsumsi,” ungkap Naisyah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Naisyah, Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerjasama dengan BPOM serta beberapa pihak terkait lainnya.

“Dinas kesehatan bekerjasama dengan BPOM dan instansi terkait akan melakukan pemantauan rutin, selama bulan Ramadhan kita akan ambil sampel-sampel yang dijual,”ulasnya.

Tak hanya, Kata Naisyah, masing-masing Puskesmas di Kota Makassar ambil kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel pula.

“Kami berbagi kewenangan, biasanya Puskesmas juga ambil sampel-sampel tapi periksa di Dinas Kesehatan Kota Makassar,” ujarnya.

Menurut Naisyah adapun dominan menu buka puasa yang kerap mengandung zat berbahaya pada tahun sebelumnya.

“Biasanya cincau itu banyak mengandung bahan pengawet seperti boraks dan zat pewarna untuk campuran-campuran es buah, itu biasa ada yg ditemukan,” ulas Naisyah.(*)

Rakerda Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar inginkan Sinergitas Pusat dan Daerah

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar kembali di gelar ditahun 2019 rakerda tahun ini bertemakan “Meningkatkan Sinergitas Implementasi Program Kerja Pusat dan Daerah Dalam Mewujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang dan Keluarga Berkualitas” Selasa,(30/04/19)

Dalam acara RAKERDA pada kali ini mengundang semua lintas sektor, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, serta penyuluh KB Se Kota Makassar.

Dalam sambutannya Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KBKota Makassar Drs. Muh Ramli, MM bahwa Kegiatan Rapat Kerja daerah Program KB Kota Makassar, adalah kegiatan yang strategis karena merupakan forum evaluasi pelaksanaan program KB tahun lalu, serta sebagai wadah penggalangan kesepakatan bagi segenap pelaksanaan program KB dalam menyusun rencana program secara berjenjang, dengan memberikan gambaran tentang pelaksanaan program KB di Kota Makassar. Serta pedoman bagi pelaksana di lapangan serta instansi terkait guna mencapai keterpaduan dan kebersamaan dalam menyukseskan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keiuarga secara optimal

Bersama Ini Kami sampaikan bahwa pada tahun 2018 yang Ialu Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makasgar ditargetkan sebanyak 46.432 Akseptor KB baru berkat dukungan Mitra Kerja seperti jajaran Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, TNI dan POLRI serta organisasi profesi serta kerja keras Penyuluh KB dilapangan, Dinas Pengendalian Penduduk & KB MakassaR peserta Kb baru yang dicap[ai sebanyak 43.758 Akseptor, atau 94,24 %, capaian ini memberi kontribusi terhadap kesertaan masyarakat berKB secara aktif di Kota Makassar yakni dari 192.984 Pasangan usia subur, yang berKB aktif sebanyak134.476 atau 69,68 % terhadap PUS sebanyak 192.984 atau setiap sepuluh PUS yang ber KB sebanyak 6-7 pasangan.

Disamping itu WaliKota Makassar dalam hal ini diwakili oleh Assisten I Bidang Pemerintahan Kota Makassar Bapak Drs. Aziz Hasan,M,Si menyampaikan bahwa Kita sangat bersyukur bahwa hasil pelaksanaan Program KB oleh Pemerintah Kota Makassar sebagaimana yang dilaporkan oleh Panitia bahwa pada Tahun 2018 yang lalu capaian Program KB Baru mencapai sebanyak 43.758 atau 94,24 % terhadap target sebanyak 46.432 akseptor sehingga Kota Makassar membina akseptor KB aktif dan lestari sebanyak 134.476 akseptor atau 69,68% dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 192.984 Pasangan Usia Subur di Kota Makassar dengan asumsi bahwa diantara 10 PUS sudah terdapat 6-7 peserta KB yang aktif menggunakan alat kontrasepsi.

Sejalan dengan suksesnya Program KB di Kota Makassar setelah dilakukan kajian dampak program KB khususnya terhadap kelahiran tercegah dengan Rumus Standard dari BKKBN Pusat, diperoleh untuk Tahun 2018 sebanyak 26.435 kelahiran dengan asumsi bahwa kalau seandainya bayi-bayi tersebut lahir, maka bisa menempati sama dengan jumlah penduduk 1 (satu) kecamatan di Kota Makassar.

Kondisi yang menggembirakan ini, akan memberikan konsekuensi logis bagi Pemerintah Kota sebagai Ibu Kota Provinsi untuk lebih memacu program yang terkait masalah kependudukan perkotaan melalui Program KB.(*)

Korsupgah KPK Sebut Ada 25 Aset Pemkot Makassar Bermasalah

Zonamakassar.com, Makassar – Selama 3 jam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI berada di ruang kerja wali kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Kehadiran KPK dalam rangka monitoring dan evaluasi terutama menyangkut aset-aset pemkot Makassar yang bermasalah.

Tim koordinasi supervisi dan pencegahan (korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipimpin Koordinator Wilayah VIII Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI, Adliansyah Malik Nasution.

“Kita baru mendengar permasalahan-aset aset yang ada di Makassar. Ada beberapa aset kurang lebih sekitar 25 item aset bermasalah di Kota Makassar,” ujar Adliansyah di kantor Balaikota Makassar, Senin (29/04/2019).

Aset bermasalah tersebut, kata Coki panggilan akrab Adliansyah, berupa aset tanah dan bangunan. Melalui monev tertutup ini, akan dibahas soal langkah taktis dalam menyelesaikannya.

“Itu kita simpulkan ditangani oleh siapa. Nanti akan ditangani oleh kejaksaan sebagai jaksa pengacara negara tetapi ada juga mungkin diminta bantuan BPN (badan pertanahan nasional), khususnya sertifikasi daripada aset,” pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyerahkan sejumlah aset kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Totalnya ada 700 persil. Aset itu berupa fasilitas umum-fasilitas sosial (fasum-fasos) yang sebelumnya dikuasai pihak ketiga.

“(Aset) Yang tidak disetor, yang dikuasai orang. Kemudian yang direbut orang, diduduki orang, dan sengaja dihilangkan orang,” ujar Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, waktu itu.

Penyerahan daftar aset merupakan bentuk rangkaian koordinasi dan supervisi pemerintah dengan lembaga antirasuah. Salah satunya terkait manajemen aset pemerintah daerah.

Daftar aset tersebut akan diteliti KPK untuk dipastikan riwayat dan status kepemilikannya, mengapa aset yang dimaksud bisa digunakan atau dikelola pihak di luar pemerintah.

Aset-aset tersebut sendiri telah dikuasai orang lain sebelum Danny menjabat sebagai wali kota.(jul)