Kecamatan Tamalanrea Tegur PKL yang Berjualan di Trotoar

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, Makassar memberikan pemahaman kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar atau Daerah Milik Jalan (Damija).

Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Tamalanrea, Miriam Novita Mappasanda mengaku sebelumnya pemerintah Kecamatan Tamalarea telah melakukan peneguran terhadap sejumlah PKL yang berjualan di Damija dan juga Fasum-Fasos sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Setelah diberikan teguran, sejumlah PKL tersebut mendatangi pos Satpol PP Kecamatan Tamalanrea untuk mendapatkan penjelasan. Novita mengatakan pihaknya ingin lebih dahulu memberikan pemahaman kepada PKL untuk tidak berjualan di Damija sebelum dilakukan penertiban.

“Kami akan terus melakukan pengawasan sesuai prosedur yang berlaku, agar tata kota khususnya di kecamatan Tamalanrea bisa nampak indah dipandang,” ucap Miriam Novita.

“Dengan melakukan sentuh hati kita berharap antara Pemerintah kecamatan dan masyarakat dapat saling bersinergi. Kami berharap PKL tetap mengikuti rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh pemerntah sehingga semuanya dapat berjalan sesuai koridornya masing-masing,” pungkasnya.

Iqbal Suhaeb: Sebarkan Virus Kebaikan ke Anak-anak

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal S Suhaeb menghadiri acara halalbihalal Forum Pecinta AL-Quran, PW Muslimat NU Sulsel dan PKK Kota Makassar, di Baruga Anging Mamiri, Rabu (19/6/2019).

Iqbal yang didampingi Pj Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal mengatakan halalbihalal ini merupakan salah satu cara menjalin silatuhrahmi antara ratusan pecinta Alqur’an, PW Muslimat NU Sulsel dan TP PKK Kota Makassar.

“Alhamdulillah, pertemuan ini membuat tali silatuhrahmi kembali terjalin dan terjaga dengan baik. Mari sama-sama kita membangun Kota Makassar yang qur’ani serta menyebarkan Islam yang ramah, ke seluruh sudut Kota Makassar,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, Iqbal mengajak para hadirin untuk memiliki visi menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, rahmatan lil ‘alamin dan moderat.

“Apalagi zaman sekarang sebagian anak-anak ini sudah jarang memegang Alqur’an tetapi lebih banyak pegang handphone. Nah, saya harap lewat Forum Pecinta Alquran agar dapat menyebarkan virus-virus kebaikannya mulai dari anak sendiri dan diri sendiri,” ungkapnya.

Sementara, Murni menambahkan hikmah halalbiihalal ini sebagai salah satu cara untuk mengajak orang terdekat agar menjadikan nilai-nilai Alqur’an sebagai petunjuk.

“Banyak hikmah yang harus kita petik dalam pertemuan sore ini. Semoga berkah dan bisa diamalkan kepada diri sendiri, suami dan anak cucu,” pungkasnya.

Iqbal Suhaeb Terima Proposal Anggaran Bawaslu Makassar untuk Pilkada Serentak

Zonamakassar.com, Makassar – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang, berbagai persiapan mulai dilakukan. Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb pun sudah menerima proposal pengajuan anggaran dana hibah dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar.

“Kami sudah menerima proposalnya, dan memang sudah prosedurnya 12 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada kita sudah harus siap – siap. Rencananya September tahun 2020 Pilkadanya dilaksanakan serentak,” ucap Iqbal usai ditemui Bawaslu Kota Makassar, di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (19/6/2019)

Selain menerima proposal, Iqbal juga membahas mengenai pelbagai persiapan Pilkada serta potensi masalah Pemilu di sejumlah daerah.

“Saya liat masalahnya itu kurang bagusnya sistem pembagian TPS. Karena masih banyak masyarakat yang bingung TPSnya di mana, dan juga di undangan pemilih tidak ada alamat lengkap TPS,” katanya.

Olehnya, itu Iqbal pun akan lebih memperhatikan fungsi dan peran camat, lurah hingga RT/RW-nya. Sementara, Ketua Bawaslu Nursari mengungkapkan jikalau perkiraan kebutuhan anggaran untuk Pilkada serentak di tahun 2020 mendatang mencapai Rp 20 Miliar.

“Meningkat dari Pilkada 2018 tahun lalu. Untuk tahap persiapan kita minta 1/3 dari total anggaran dulu,” sebutnya.

Hal itu dikarenakan adanya item – item tambahan yang akan dilakukan seperti penambahan 300 TPS dari sebelumnya 2.670 TPS di tahun 2018 lalu. Selain itu, anggaran belanja tersebut bakal digunakan juga untuk membiayai pengawasan pada setiap tahapan Pilkada, terutama membayar tenaga pengawas ad-hoc.

15 Camat di Makassar Fokus Bersihkan Kanal dari Sampah

Zonamakassar.com, Makassar – Kanal jadi fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Hampir sebulan lebih, camat di kota Makassar mengerahkan sumber daya yang ada untuk membersihkan kanal di wilayahnya masing – masing.

Camat Panakkukang Andi Pangerang mengatakan sudah sebulan ia mengerahkan 30 Satgas drainase untuk membersihkan dua kanal yang ada di wilayahnya yaitu kanal Sinrijala, dan kanal Pampang.

Sementara itu, Camat Tamalate Fahyuddin juga menurunkan pasukannya untuk membersihkan empat kanal yang ada di wilayahnya yakni kanal Pabaeng – baeng, kanal Jongayya, kanal Balang Baru, dan kanal Maccini Sombala.

“Banyak sedimentasi yang kami temukan baik di bagian tengah ataupun pinggir kanal. Kami akan kordinasi dengan Dinas PU dan Pompengan untuk meminta bantuan pengerukan karena memang sudah terjadi pendangkalan,” terang Camat Fahyuddin saat dihubungi via selular (19/6/2019).

Genangan sampah juga banyak ditemukan Fahyuddin, utamanya di kanal Pabaeng – baeng. Oleh Satgas drainase, sampah itu dikumpulkan lalu diangkut agar tidak mengotori kanal.

Upaya edukasi juga dilakukan Camat Fahyuddin dengan memasang spanduk di ruas kanal Pabaeng – baeng bertuliskan “Sayangi Kanal ta. Stop Buang Sampah di Kanal”. Ia juga menggagas terbentuknya Komunitas Peduli Kanal yang akan diluncurkan bulan depan.

Aksi bersih – bersih kanal dilakukan hampir merata di seluruh kecamatan di kota Makassar. Camat Mariso Juliaman juga menerjunkan Satgas drainase untuk membersihkan dua saluran drainase utama di kecamatannya yaitu kanal Jongayya yang terletak di jalan Nuri Baru sampai dengan jalan Metro Tanjung Bunga. Kanal ini berbatasan wilayah dengan kecamatan Tamalate.

Ada juga Kanal Sambung Jawa atau Bunga Eja yang melintas di jalan Hati Murni, kelurahan Tamarunang, dan jalan Bunga Eja, kelurahan Bontorannu.

Kecamatan Mariso juga memiliki kanal penghubung yaitu kanal Metro Tanjung Bunga, kelurahan Kunjung Mae, dan kanal Lette, di perbatasan kelirahan Lette dan kelurahan Mariso, tembus ke jalan Metro Tanjung Bunga, serta kanal Rajawali sampai dengan jalan Cendrawasih, kelurahan Panambungan.

“Pembersihan kanal kami lakukan sudah hampir sebulan sesuai instruksi bapak wali kota,” kata Camat Juliaman.

Sejak dilantik sebagai Pj Wali Kota Makassar pada 13 Mei lalu, M Iqbal S Suhaeb rajin turun ke lapangan memantau langsung progres pembersihan kanal yang dilakukan aparat kecamatan dan kelurahan.

Kunjungan pertama dilakukan Iqbal pada 29 Mei lalu, tepat 16 hari pasca ia dilantik. Iqbal memantau pembersihan kanal Pabaeng – baeng oleh Satgas kebersihan dan drainase.

Saat itu, Iqbal mengingatkan agar warga tidak lagi membuang sampah di kanal yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Tepat 10 hari kemudian, pada (8/06), Iqbal mengunjungi kanal di Tanjung Bunga (kanal Jongayya), kanal Patompo, dan kanal Pa’baeng-baeng. Keesokan harinya (9/06), Iqbal mengulangi pantauannya ke kanal Jongayya dan Sambung Jawa.

“Setelah berkeliling beberapa waktu lalu, ada dua persoalan yang umum kita jumpai di kanal dalam kota yaitu masalah sedimentasi dan genangan sampah. Ini sudah kami instruksikan ke camat dan lurah agar segera mengerahkan pasukan untuk membersihkan dan kordinasi dengan pihak terkait untuk pengerukan tanah (sedimentasi),” kata Iqbal.

Ia berharap persoalan kebersihan kanal bisa tuntas dikerjakan dalam bulan Juni, dan Iqbal menghimbau warga agar bisa bersama pemerintah menjaga kebersihan kanal.