Hipmi Sulsel Sukses Gelar Silatda, Di Hadiri Caketum BPP dan Senior

Zonamakassar.com, Makassar – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan, menggelar silaturahmi, bersama pengurus dan senior Hipmi di Hotel Claro Makassar. Senin, (15/7/2019) malam.

Silaturahmi Daerah (Silatda) BPD HIPMI Sulawesi Selatan ini, dihadiri sejumlah BPD dari Luar Sulsel Seperti Ketua HIPMI Aceh, Sumba, dan Jambi.

Menurut ketua umum HIPMI Sulsel Herman Heizer, Agenda Silatda menjadi sangat berharga dengan hadirnya para calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan visi dan misinya. Hadir di antaranya caketum Ajib Hamdani dan Mardani H Maming.

“Saya yakin dan percaya bahwa para Caketum yang nantinya akan menakhodai kita, mampu menyelesaikan persoalan tersebut dan insyaallah, kata kesetiakawananlah yang menjadi jembatan untuk saling merangkul dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Selain agenda pemaparan visi dan misi, Caketum BPP Hipmi yang hadir dalam Silatda di berikan cendramata oleh panitia adik dan melakukan prosesi pencabutan badik (senjata tradisional bugis) sebagai simbol mempertahankan harga diri.

Salah Satu Caketum yang hadir, Mardani H Maming menyampaikan keinginannya, untuk ikut berkompetisi sebagai Caketum BPP HIPMI agar membesarkan organisasi tersebut, terutama untuk merangkul pengusaha-pengusaha pemula yang ada di daerah.

Selain Ajib Hamdani dan Mardani H Maming, caketum HIPMI lainnya ialah Bagas Adhadirgha, dan Akbar Himawan Buchari, keduanya tidak sempat hadir karena ada agenda lain.

Adapun senior HIPMI Sulsel yang hadir yakni, Andi Rukman, Ringgo Boy,Yudi Harsono, Yusran Paris, Amir Bakriyadi,Geri Risanto. (*)

Sudah Sertifikatkan 30 Bidang Tanah, Dinas Pertanahan: Tinggal 20 Lagi

ZonaMakassar.com – Selama semester I tahun 2019, Dinas Pertanahan Kota Makassar berhasil mensertifikatkan 30 bidang tanah. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pertanahan Makassar Manai Sofyan.

Ia mengatakan pada tahun 2019, Dinas Pertanahan menargetkan 50 bidang tanah milik pemerintah Kota Makassar diterbitkan sertifikatnya.

Hal ini untuk meningkatkan penataan dan pemanfaatan aset pemerintah kota.

“Tahun lalu sudah ada sekitar 30 bidang tanah yang sudah kami sertifikatkan. Untuk tahun ini kita targetkan minimal 50 bidang tanah,” katanya, Senin (15/7/2019).

Dengan kalkulasi yang matang, Manai sudah siapkan anggaran Rp 200 juta untuk proses administrasi dan pengukuran.

“Bidang tanah yang akan disertifikasi merupakan tanah yang memiliki dokumen lengkap,” terang Manai.

Hingga pertengahan tahun 2019, Manai Sofyan mengaku hampir separuh dari target lahan telah disertifikasi.

Menurutnya, proses sertifikasi tanah sangat bergantung pada kelengkapan dokumen.

Ia menilai cepat atau lambat proses sertifikasi ditentukan berapa dokumen yang masuk dan diproses.

“Persertifikatan itu tergantung berapa yang masuk dan berapa yang di proses, kan ada juga yang kita ajukan, itu tidak diproses karena dokumen-dokumennya tidak lengkap sehingga kita masih perlu menyiapkan dokumennya juga,” terangnya.

Semua tanah pemerintah kota, sambung Manai, yang ada di Kota Makassar ketika dokumennya sudah lengkap, itu bisa langsung diajukan untuk sertifikasi.

Mantan Kepala Bagian Hukum Pemkot Makassar ini mengungkapkan lebih 900 bidang tanah milik Pemkot Makassar, yang telah memiliki sertifikat sebanyak 400 bidang tanah.

“Alhamdulillah bersertifikat,” ucapnya.

Pengamen ini di Pakaikan Jilbab oleh Pemilik Warkop 52

Zonamakassar.com, Makassar – Kejadian menarik pagi ini terlihat di warkop 52 jalan onta no 52 Makassar, Seorang pengamen di beri dan di pasangkan jilbab oleh pemilik warkop, Selasa (16/7/2019).

Nurhalisa Syam (21) seorang gadis yang berpenampilan seperti anak laki-laki umumnya, mencari rejeki dengan mengamen keliling mampir di Warkop 52 dengan beberapa lagu yang lagi hits.

Sekilas pengunjung dan pengelola warkop mengira ucy sapaan akrabnya adalah anak laki-laki.

Spontan pengela Warkop Ibu Reny sempat bertanya langsung ke pengamen. “Saya kira ki laki-laki dek, kau pake jilbab saja biar di tau perempuan”.

Dengan gerak cepat Reny langsung mengambilkan jilbab barunya yang masih terbungkus rapi.

“Ini saya kasih kamu biar dipakai, biar orang tau kamu itu perempuan”.

Reny pun langsung memasangkan jilbab ke kepala Ucy. “Saya tiba-tiba kaget diberi dan langsung dipasangkan sama bu Reny”. Ujar lulusan SMA Nasional ini.