Gelar MMK, Sekcam Tallo Sebut Bentuk Sinergitas

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kecamatan Tallo, memaparkan Hasil Survei Mawas Diri (SMD) pada kegiatan Musyawarah Masyarakat Kelurahan (MMK) tingkat Puskesmas Kaluku Bodoa di Aula Kantor Camat Tallo, Sabtu (3/8/2019).

Sekretaris Camat (Sekcam) Tallo, Benyamin Budianto Turupadang dalam sambutannya mengajak stakeholder yang hadir untuk menyikapi hasil survei dan merancang peningkatan kualitas kesehatan di masa yang akan datang.

“Perlu dukungan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kaluku Bodoa untuk hal-hal urgent berdasarkan hasil survei mawas diri, agar tercipta sinergi dalam penanganannya,” kata Benyamin.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Clara memaparkan, MMK dilaksanakan untuk membahas permasalahan yang ada di wilayah binaan Puskesmas Kaluku Bodoa selama semester pertama periode Januari hingga Juni 2019.

“Hasil Survei Mawas Diri oleh tokoh masyarakat dan kader yang menjadi dasar penyusunan kegiatan prioritas. Dan rencana tindak lanjut masyarakat di enam Kelurahan binaan Puskesmas Kaluku Bodoa, yakni Kelurahan Kaluku Bodoa, Pannampu, Lembo, Bunga Eja Beru, Suangga, Ujung Pandang Baru,” paparnya.

Kegiatan musyawarah ini dihadiri Kapolsek, Danramil, Para Lurah, Kepala KUA, Ketua TP PKK Kecamatan Tallo, Dinas Sosial, Badan KB, Ketua RW/RT, dan puluhan kader dan warga Kecamatan Tallo.

Camat Biringkanaya Terjung Langsung Kinerja Satgas Kebersihan

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Biringkanaya Andi Syahrum Makkuradde memantau secara langsung kinerja personil Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Biringkanaya dalam menyukseskan program Gerakan Masyarakat (Gema) Sabtu Bersih yang digagas oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb.

Syamruh memantau pembersihan dibeberapa titik di wilayah Kecamatan Biringkanaya oleh Satgas Kebersihan, Sabtu (2/8/2019).

Mantan Kaban Kesbangpol Kota Makassar ini tanpa canggung menyapa satgas kebersihan pagi ini. Hal ini dilakukan untuk memotivasi satgas kebersihan, tidak hanya itu, pria yang tak lepas dari kacamata ini ramah menyapa pengguna jalan.

Menurutnya, jika aksi dari satgas kebersihan rutin dipantau, maka masalah yang ada di lapangan dapat langsung diketahui, sehingga bisa segera diatasi.

“Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk memaksimalkan kinerja dari seluruh petugas kebersihan, diharapkan masyarakat berpartisipasi aktif turut menjaga kebersihan, jangan membuang sampahya di jalan.” Tegasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa setiap Sabtu dilaksanakan program gerakan sabtu bersih yang dicanangkan Pj. Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Setelah memantau kegiatan Sabtu bersih, Andi Sahrum berbaur rehat bareng warga Rw/Rt Kelurahan Laikang Kecamatan Biringkanaya.

Pesan Dinas PU Makassar ke Lurah Sukseskan ODF

Zonamkassar.com, Makassar – Humas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Hamka Darwis menjadi narasumber pada acara Sinergitas Perencanaan Penganggaran Dana Kelurahan untuk Pembangunan Infrastruktur Menuju Open Defecation Free (ODF) di Hotel Aston, tanggal 1 hingga 2 Agustus 2019.

Hamka menjelaskan ODF merupakan kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

Dalam perencanaan penganggaran yang penting diperhatikan yakni bagaimana merencana dengan baik, melaksanakan dengan baik dan mengawasi dengan baik.

“Ada langkah – langkah yang harus diperhatikan. Seperti pada tahap perencanaan, harus direncanakan dengan baik, dilaksanakan dengan baik serta diawasi dengan baik,” lanjut Hamka.

Agar terlaksana sesuai planning, maka sebelum memulai proyek fisik penting untuk mengetahui status lahan (aset) yang akan dibangun, kondisi alam (sumber air), perencanaan teknis (standar bangunan), penganggaran (perencanaan, fisik dan pengawasan), badan pengelola (maintenance), back up administrasi yang akuntabel.

“Tapi yang perlu diingat juga, sebelum melaksanakan pembangunan, harus melakukan asessment untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat akan jenis infrastruktur,” ujarnya.

Hamka berharap penggunaan dana kelurahan dapat mendukung kegiatan sanitasi ODF, dan pertanggungjawabannya tidak berdampak hukum di kemudian hari.

“Semoga apa yang saya paparkan memberi manfaat, dan dana kelurahan dapat mendukung kegiatan sanitasi ODF,” harapnya.

Sekadar informasi, tujuan dari kegiatan yang digelar Bappeda Kota Makassar ini, agar para lurah mengalokasikan anggaran dana kelurahan untuk membangun sarana sanitasi dan Ipal Komunal dalam mencapai 100% ODF.