Camat Mariso Ingatkan Warganya Buang Sampah Pada Tempatnya

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Mariso, Harun Rani mengatakan jika saat ini ia menginginkan kebersihan dapat terjaga dengan baik meski biasanya ada oknum masyarakat yang membuang sampahnya di sembarang tempat.

“Kita wajib mengimbau warga agar tetap menjaga kebersihan di lingkungan,” jelas Harun Rani, Rabu (7/8/2019).

Menurut dia, satgas yang mengerjakan tugasnya telah optimal setiap pagi dan malam. Alhasil, kebersihan di Kecamatan Mariso terjaga. Seperti jika adanya event besar, pastinya sampah terlihat berserakan. Tapi satgas bergerak cepat mengangkatnya.

“Itu berkat kekompakan kami. Terima kasih buat lurah, pengawas, satgas, penyapu, dan lain-lainnya,” katanya.

GMTD Serahkan Tiga Unit Damkar, Iqbal Suhaeb: Kemitraan Terus Dibina

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menghadiri peresmian Pos Komando Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar yang ditandai dengan penandatangan prasasti di Markas Komando Security PT GMTD Tbk, Jln. Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu (7/8/2019).

Asosiated Direktur PT GMTD Tbk Eka Firman dalam sambutannya mengatakan selama 21 tahun berkiprah membangun Makassar, PT GMTD telah banyak membawa perubahan bagi kota ini.

“Kami mendapat banyak dukungan dari Pemerintah Kota Makassar. Apalagi PT GMTD telah menyerahkan Jalan Metro Tanjung Bunga sampai jalan menuju Barombong ke Pemerintah Kota Makassar,” ucapnya.

Eka berharap peran Pemkot Makassar terhadap pembangunan GMTD semakin bertambah besar dengan adanya peresmian Pos Damkar yang dilengkapi dengan tiga unit mobil Damkar.

“Tentunya dengan adanya Pos Damkar dengan tambahan tiga unit Damkar mudah-mudahan dapat digunakan selamanya untuk mendukung rasa kenyamanan warga Tanjung Bunga dan Tamalate agar dapat hidup tenang,” harapnya.

Iqbal Suhaeb dalam sambutannya mengapresiasi PT GMTD Tbk dengan diserahkannya Jalan Metro Tanjung Bunga dan stadion Barombong kepada Pemkot Makassar.

“Tentunya ini akan lebih meningkatkan kemitraan yang sudah terbina selama 21 tahun. Apalagi keberadaan Damkar sangat dibutuhkan terutama saat musim kemarau. Adanya mobil Damkar ini bisa meningkatkan performa petugas Damkar di lapangan,” jelasnya.

Iqbal Suhaeb juga berharap di usia ke-21 tahun, PT GMTD Tbk dapat lebih maju lagi.

“Semoga GMTD Makassar dirindukan orang-orang sebagai pengembang tempat wisata di kota Makassar yang banyak melahirkan ide-ide kreatif bagi pengembangan wisata dalam kota,” harap Iqbal Suhaeb.

Dinas Pertanahan Jelaskan Aturan Pemanfaatan Tanah Negara

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pertanahan Makassar menggelar sosialisasi penataan dan pemanfaatan tanah negara di Hotel Grand Himawan, Jalan Pengayoman, Makassar, Senin (6/8/2018).

Dalam kegiatan sosialisasi, Dinas Pertanahan Makassar mengundang warga dari pihak kecamatan di empat wilayah, yakni Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, dan Panakkukang.

Kepala Bidang II Penanganan Masalah Tanah dan Pengamanan Fisik, Mansyur mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan sosialisi ini agar aparatur pemerintah khususnya lingkup kecamatan lebih memahami tentang prosedur administrasi pertanahan sesuai undang-undang 30 tahun 2014.

Termasuk lanjutnya, pemahaman tentang penataan dan pemanfaatan tanah negara yang diatur dalam UUPA 5/1960.

“Ini juga bagian dari sosialisasi fasum-fasos yang akan disampaikan ke warga. Jangan sampai mereka (warga) tidak tahu soal lahan fasum fasos kemudian melakukan transaksi, makanya kita undang penjabat termasuk dari lurah. Jangan sampai ke depan terjadi sengketa jadi masalah, makanya disosialisasi menyangkut bidang tanahnya,” katanya.

“Termasuk sosialisasi tanah yang ditinggal pemilik (warisan Belanda) itu namanya tanah negara dikuasai pemerintah. Nah ini ada sebagian diberikan ke masyarakat untuk sewa dan ganti rugi, itu namanya tanah SK Mente (SK Menteri),” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, pihak penyelanggara kegiatan mendatangkan narasumber yang berasal dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar, akademisi Kampus Unismuh dan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Makassar.

Kepala Seksi Penanganan Masalah, Kasymir menambahkan, kegiatan sosialisasi ini lebih menekankan tentang proses ganti rugi atau sewa menyewa atas lahan SK mente yang dikuasai masyarakat hingga puluhan tahun.

“Tanah Ex-Gemente itu adalah tanah yang dikuasai baik pemeritah kota baik warisan Belanda yang sekian lama ditempati masyarakat terdaftar di kementerian. Status tanah ini bisa dilakukan ganti rugi dan sewa,” jelasnya.

Untuk itu, setelah kegiatan sosialisasi ini berlangsung, para peserta diharap kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, pihaknya telah mengantongi data lengkap terkait tanah negara atau kah tanah SK mente untuk ditindak lanjuti di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Tindak lanjutnya adalah ganti rugi. Kalau masyarakat tidak punya dokumen mereka minta seporadik dari kelurahan, bahwa tanah itu dikuasai masyarakat dari tahun sekian, diusulkanlah untuk ganti ruginya,” terang Kasymir.

“Kan sudah ada data terdaftar di pemkot melalui SK menteri, di kecamatan ini yang namanya tanah SK mente, ada nomor persilnya. Jadi pada saat masyarakat mau mengurus sertifikat pasti diketahui oleh BPN untuk klarifikasi apakah harus ganti rugi, kalau dia terdaftar sebagai tanah SK Mente atas SK menteri itu harus sewa dan ganti rugi, kalau tidak tedaftar itu dilakukan klarifikasi bahwa dia menguasai tanah sekian tahun,” pungkasnya.

Tak Ingin Kehilangan Aset, Dinas Pertanahan Makassar Beri Pemahanan ke Lurah

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pertanahan kota Makassar kembali menggelar sosialisasi dan pemanfaatan tanah negara atau Ex-Gementee di Hotel Continent, Jalan Adhyaksa Makassar, Rabu (7/8/2019).

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar Andi Badi Sommeng menuturkan kegiatan ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para lurah dan juga sebagai langkah awal dalam penyelamatan aset daerah.

Sosialisasi yang khusus diperuntukkan untuk para lurah se kota Makassar ini ingin memberikan pemahaman dan juga informasi mengenai kondisi pertanahan di Makassar dan bagaimana menata tanah yang menjadi aset pemerintah kota agar dapat di manfaatkan sesuai peruntukannya.

“Kegiatan ini tujuan utamanya sebagai media informasi kepada lurah di Makassar mengenai tata cara dan penataan aset daerah dan juga akan di bahas mengenai langkah penyelamatan tanah yang masuk dalam aset daerah pemerintah kota Makassar,ungkap Andi Badi.

Ia pun menambahkan saat ini dinas pertanahan kota Makassar secara bertahap akan melakukan penyertifikatan lahan yang masuk dalam aset daerah pemerintah kota Makassar agar tidak ada lagi klaim dari pihak lainnya.

“Dinas pertanahan kota Makassar secara bertahap akan membuatkan sertifikat untuk tanah yang sudah masuk dalam data aset daerah pemerintah Kota Makassar. Di awali dengan pembuatan papan bicara, pematokan, pemagaran, dan selanjutnya sertifikat. Selain itu,akan di tempatkan pula petugas penjaga untuk menjaga aset daerah ini”,tambahnya.

Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar yang hadir membuka sosialisasi ini memaparkan kondisi pertanahan di Kota Makassar memang perlu di perhatikan lebih baik lagi, terlepas dari nilai jual yang cukup tinggi, juga masih maraknya oknum nakal.

“Perlu pemahaman seperti ini untuk para lurah yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat di lapangan. Saya pun berharap dengan sosialisasi ini bisa meminimalisir adanya perebutan lahan yang tidak semestinya dan perlu di buatkan aturan tegas untuk itu. Aset daerah pemerintah kota Makassar harus di jaga dan di peruntukkan sesuai keperluannya”,pungkas Ansar.

Tak Ingin Kehilangan Aset, Dinas Pertanahan Makassar Beri Pemahanan ke Lurah

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pertanahan kota Makassar kembali menggelar sosialisasi dan pemanfaatan tanah negara atau Ex-Gementee di Hotel Continent, Jalan Adhyaksa Makassar, Rabu (7/8/2019).

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar Andi Badi Sommeng menuturkan kegiatan ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para lurah dan juga sebagai langkah awal dalam penyelamatan aset daerah.

Sosialisasi yang khusus diperuntukkan untuk para lurah se kota Makassar ini ingin memberikan pemahaman dan juga informasi mengenai kondisi pertanahan di Makassar dan bagaimana menata tanah yang menjadi aset pemerintah kota agar dapat di manfaatkan sesuai peruntukannya.

“Kegiatan ini tujuan utamanya sebagai media informasi kepada lurah di Makassar mengenai tata cara dan penataan aset daerah dan juga akan di bahas mengenai langkah penyelamatan tanah yang masuk dalam aset daerah pemerintah kota Makassar,ungkap Andi Badi.

Ia pun menambahkan saat ini dinas pertanahan kota Makassar secara bertahap akan melakukan penyertifikatan lahan yang masuk dalam aset daerah pemerintah kota Makassar agar tidak ada lagi klaim dari pihak lainnya.

“Dinas pertanahan kota Makassar secara bertahap akan membuatkan sertifikat untuk tanah yang sudah masuk dalam data aset daerah pemerintah Kota Makassar. Di awali dengan pembuatan papan bicara, pematokan, pemagaran, dan selanjutnya sertifikat. Selain itu,akan di tempatkan pula petugas penjaga untuk menjaga aset daerah ini”,tambahnya.

Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar yang hadir membuka sosialisasi ini memaparkan kondisi pertanahan di Kota Makassar memang perlu di perhatikan lebih baik lagi, terlepas dari nilai jual yang cukup tinggi, juga masih maraknya oknum nakal.

“Perlu pemahaman seperti ini untuk para lurah yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat di lapangan. Saya pun berharap dengan sosialisasi ini bisa meminimalisir adanya perebutan lahan yang tidak semestinya dan perlu di buatkan aturan tegas untuk itu. Aset daerah pemerintah kota Makassar harus di jaga dan di peruntukkan sesuai keperluannya”,pungkas Ansar.

Iqbal Suhaeb Tinjau Pelayan Kantor Camat Panakkukang dan Mamajang

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb meninjau langsung pelayanaan di dua kantor camat yakni Panakkukang dan Mamajang usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di kantor Balai Kota Makassar.

Iqbal yang tiba di kantor Kecamatan Panakkukang disambut Camat Panakukang Tahir Rasyid. Iqbal langsung memasuki ruang pelayanan di ruang depan kantor kecamatan seraya bercakap – cakap dengan warga yang sementara menunggu giliran mengurus administrasi kependudukannya di kantor camat.

Saat memasuki ruang pelayanan KTP, Iqbal menanyakan kepada staff kendala apa saja yang dihadapi saat melayani warga mengurus administrasi kependudukan.

“Tidak ada kendala yang berarti untuk pelayanan KTP semuanya lancar, hanya saja kalau blangko KTP habis kita berikan surat keterangan sementara, begitupun kalau jaringan sementara off line,” kata staf Kecamatan Panakukang.

Mini War Room yang berada di ruang tengah kantor kecamatan tidak luput dari pantauan Pj Wali Kota Iqbal. Demikian pula dengan ruang PPAT dan ruang bermain anak beserta ruang laktasi Balita yang dikhususkan bagi ibu menyusui.

“Untuk ruang laktasi perlu dipasangkan papan pemberitahuan jika sedang digunakan ibu – ibu bila menyusui anaknya,” ucap Iqbal saat memasuki ruangan tersebut.

Demikian pula saat Iqbal meninjau Kantor Kecamatan Mamajang, Pj wali kota yang didampingi Sekcam Mamajang Andi Akbar juga memantau ruangan pelayanan publik yang berada di kantor Kecamatan Mamajang.

Pastikan Kesehatan Hewan Qurban, Iqbal Suhaeb Tinjau Langsung Pemeriksaan

Zonamakassar.com, Makassar – Jelang Idul Adha, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb bersama Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar melakukan pengecekan langsung kesehatan ratusan hewan kurban di Jalan Ramang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (6/8/2019).

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban bertujuan untuk mengetahui masalah kesehatan (ante mortem) sebelum dilakukan pemotongan dan sesudah pemotongan.

Ada 250 hewan kurban sapi yang telah diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan yang berasal dari kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Bosowa beserta beberapa tim Ikatan Dokter Hewan Indonesia.

“Semuanya sehat, kita sudah lakukan pengambilan sampel darah di hari Sabtu lalu, dan hasilnya sudah keluar dengan status negatif penyakit antraks. Ini yang penting karena penyakit yang paling bahaya adalah antraks,” ucap Hapitresya, Tim Laboratorium Kedokteran Hewan Unhas.

Menurutnya, hewan kurban yang berada di Biringkanaya, khususnya di Jalan Ramang ini layak disembelih dan dikonsumsi masyarakat. Hal itu dibuktikan juga melalui beberapa pemeriksaan selain sampel darah seperti pemeriksaan gigi dan fisik dari gigi bisa menunjukkan usia dari hewan tersebut.

“Kami periksa semua sudah siap disembelih. Rerata umurnya 2 tahun ke atas dan secara Islam semua hewan ini sudah bisa dijadikan hewan kurban. Fisiknya juga bebas luka,” jelasnya.

Sementara, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb juga menilai sapi tersebut layak dikonsumsi.

“Alhamdulillah, sapi di sini kelihatan sehat dan bugar. Matanya bersih dan fisiknya tidak ada yang terluka. Saya juga terima kasih kepada tim dokter yang bekerja keras seminggu ini untuk memastikan hewan-hewan kurban kita sehat dan layak,” katanya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat yang memiliki sapi kurban agar tetap memegang kartu kesehatan hewan kurbannya masing – masing. Dan menunjukkan kartu tersebut kepada petugas DP2 saat akan mengambil hewan kurbannya.

Diketahui, pemilik dari 250 ekor sapi yang ada di lokasi pemeriksaan bukan hanya milik warga sekitar namun berasal dari daerah lain di Sulawesi Selatan.

Camat Tallo Minta Sekcam Cek 76 Unit Armada Fukuda

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Tallo, Zainal A Takko memberi instruksi kepada Sekretaris Camat Tallo, Benyamin B Turupadang, S.Stp,.M.Si untuk melakukan pengecekan 76 unit Armada Pengangkut Sampah Fukuda di halaman kantor Kecamatan Tallo, Jln. Arif Rahman Hakim, No 54 Makassar, Senin (5/8/2019).

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi peningkatan pelayanan kebersihan di Kecamatan Tallo.

Sekcam Benyamin B Turupadang, mengecek kelayakan kendaraan Fukuda yang digunakan untuk melakukan penjemputan sampah di wilayah kelurahan se-Kecamatan Tallo.

“Kami merasa pelayanan kebersihan yang ada di wilayah Kecamatan Tallo, perlu dimaksimalkan. Kondisi kendaraan rata-rata masih normal, hanya beberapa bagian kendaraannya sudah rusak dan tidak berfungsi, untuk perbaikan dan penggantian bagian yang rusak segera kita ajukan penggantinya,” ungkapnya.

Kata Sekcam Benyamin B Turupadang, dengan jumlah armada yang ada di Kecamatan Tallo dapat memaksimalkan pelayanan ke masyarakat.

Bersepeda, Ungkapan Kesyukuran Iqbal Suhaeb PSM Raih Juara

Zonamakassar.com, Makassar – Ada cara unik tersendiri yang dilakukan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dalam merayakan kemenangan PSM Makassar, usai menonton langsung pertandingannya di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8/2019) malam.

Ia bersama beberapa kepala OPD bersepeda malam hari mengelilingi Kota Makassar.

“Ini cara saya untuk bersyukur atas kemenangan PSM dan bagaimana saya mencintai bumi ini dengan mengurangi asap kendaraan. Makanya saya bersepeda bersama rombongan Pemerintah Kota Makassar,” kata Iqbal.

Ia start dari Rujab Wali Kota Makassar lanjut ke arah Arief Rate, Jalan Sultan Hasanuddin, ke Jalan Pattimura lalu ke Jalan Penghibur dan kembali ke Rujab Wali Kota Makassar.

Di sepanjang jalan, Iqbal menyapa masyarakat yang masih larut dalam euforia kemenangan. Iqbal pun disambut baik. Ia sangat senang dikarenakan kemenangan ini sudah dinantinya sejak 19 tahun lamanya.

Pertandingan yang memakan waktu 90 + 5 menit ini membuat PSM berhasil mencetak gol 2-0 atas Persija.

Atas keunggulan 2-0 di leg ke dua, PSM unggul agregat atas Persija yang sebelumnya menang 1-0 di leg pertama Final Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Unggul agregat 2-1, PSM Makassar menjadi Juara Piala Indonesia 2018.