Dampingi Appi Kembalikan Formulir, Irfan Darmawan : Appi Paham Budaya Siri’ Na Pacce

Zonamakassar.com, Makassar – Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) kembali akan bertarung sebagai kandidat Calon Wali Kota Makassar 2020 mendatang. Jumat (13/9/2019).

Bahkan kali ini dirinya mulai mempersiapkan kendaraan politiknya, salah satu partai yang dikendarai Appi yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekitar pukul 15 : 30, Munafri Arifuddin (Appi) bersama rombongan mendatangi Kantor DPC (PDIP) di Jln Serigala No 89, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, untuk mengembalikan Formukir Bakal Calon.

Nampak hadir Putra bungsu Politisi Senior Nasran Mone yang juga ketua Garda Rajawali Perindo (GRIND), Irfan Darmawan Nm turut mendampingi Munafri Arifuddin (Appi) saat pengembalian formulir di kantor DPC PDIP Kota Makassar.

Foto : Irfan Darmawan bersama rombongan Munafri Arifuddin di Kantor DPC PDI P Makassar

Saat dikonfirmasi, Irfan Darmawam Nm menyampaikan bahwa kehadirannya mendampingi Munafri Arifuddin (Appi) adalah panggilan hati nurani.

“Bismillah, Saya sudah bertekad untuk memberi dukungan kepada Appi, dengan alasan yang cukup sederhaji, Karena Appi bukan figur pajanji-janji, egois, merasa pintar sendiri.

Ippank Mone Sapaan akrabnya juga mengatakan Appi itu komunikatif dan paham budaya Siri’ Na Pacce bos.

“Asselang ma’ dan Insya Allah beberapa kelompok pemuda akan bergabung bersama-sama untuk memenangkan Appi ditahun 2020” Tutup Pendiri Gerakan Pemuda Peduli Bangsa ini (Gempa). (*)

Munafri Arifuddin Mantapkan Maju Walikota Makassar Lewat PDI Perjuangan

Zonamakassar.com, Makassar – Munafri Arifuddin alias Appi kembali bakal mencoba peruntungannya, bertarung sebagai kandidat Calon Wali Kota Makassar 2020 mendatang. Jumat (13/9/2019).

Kali ini Appi mulai menyiapkan kendaraan politiknya melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Tepat pukul 15 : 30, Munafri Arifuddin (Appi) bersama rombongan mendatangi Kantor DPC (PDIP) di Jln Serigala No 89, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, untuk mengembalikan Formulir Bakal Calon Walikota.

Saat ditanya oleh awak media, siapa pasangan pak Appi nantinya di tahun ini beliau menjawab untuk sementara belum ada karena semua yang mendaftar hanya ingin menjadi Walikota.

“Untuk saat ini kita belum tau, karna saya lihat semuanya mau jadi Walikota, belum ada yang bersedia jadi wakil walikota” Kata Appi usai mengembalikan Formulir Pendaftaran di DPC PDIP, jl serigala Kecamatan Mamajang Kota Makassar.

Lebih lanjut CEO PSM Makassar ini mengatakan bahwa, untuk sementara kita membangun optimisme dulu semuanya mendaftar jadi Walikota.

“Sekarang ini kita bangun optimisme, semuanya mendaftar menjadi Walikota. Nanti tiba saatnya kita berafiliasi bersama untuk menghasilkan pasangan yang punya Visi Misi untuk membangun Makassar,” beber Appi

Saat disinggung hubungan dan komunikasinya bersama Ramdhani Pomanto, dirinya juga menyampaikan kami punya hubungan yang baik bahkan kemarin kami bertemu dan berdiskusi satu sama lain

“Kami punya komunikasi yang baik, bahkan kemarin kami bertemu dan berdikusi satu sama lain. Tapi kan untuk Pilwalkot ini tidak mungkin saya jadi wakilnya ataupun sebaliknya. Kan kemarin 2018 sama – sama bertarung jadi walikota kalau sekarang berpasangan kan aneh. Semua bisa berjalan tapi sekarang kan sama – sama jadi calon walikota,” pungkas Appi.

Sebelumnya Appi juga menjalin komunikasi dengan beberapa calon lainnya, termasuk anggota DPRD tiga periode Nasran Mone.(*)

Gara-gara Mahasiswi Ini, Dekan FKIP Mendadak Telpon Rektor Unismuh

Dekan FKIP Unismuh Makassar, Erwin Akib

Zonamakassar.com, MAKASSAR – Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib langsung bergerak cepat sikapi ada oknum mahasiswinya terlibat kasus narkoba.

Erwin Akib mengaku pasca mendapat informasi tersebut, dirinya langsung menelpon Rektor Unismuh Makassar Rahman Rahim untuk dilakukan Drop Out (DO).

Sekadar diketahui, oknum mahasiswi di kampus ini yang tertangkap bekerja sebagai kurir narkoba.

“Iya, saya sudah telpen rektor supaya segera di DO,” tegas Erwin Akib.

Ia pun tak menyangka jika mahasiswi ini melakukan penyeludupan sabu-sabu. Padahal, pihak kampus telah mengantisipasi adanya kasus seperti ini. “Kalau di kampus, kami kontrol dengan ketat. Mahasiswa diberikan pembinaan secara maksimal, baik melalui mata kuliah maupun pengkaderan. Tapi, tidak ada yang menjamin kegiatan mahasiswa ketika sudah di luar kampus,” ungkapnya.

Erwin menegaskan, pihaknya sudah meminta ketua prodi yang menaungi EM memantau teman kelasnya. Apalagi, berdasarkan informasi yang didapatkan, EM juga merekrut orang-orang terdekatnya. (taq)

Lanjutkan Cita-cita BJ Habibie, Ini Tekad Ilham Akbar Habibie

Zonamakassar.com, Jakarta – Jejak Habibie yang terjun ke dunia politik tidak diikuti dua anaknya, Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Itu berbeda dengan anak-anak mantan presiden RI yang lain. Keluarga Habibie punya alasan tentang itu.

Ilham Akbar Habibie menuturkan, ayahnya bukan politikus, melainkan seorang profesional yang kebetulan punya jabatan publik. ”Bapak orang yang bekerja secara profesional di pemerintahan dan oleh karena itu ada dimensi politik pada pekerjaannya. Tapi, bukan politikus yang kita kenal full time politik,” ujar dia di Taman Makam Pahlawan Kalibata kemarin.

Atas dasar itu, kata Ilham Akbar Habibie, dirinya dan Thareq tidak pernah terjun ke dunia politik dan memilih menjadi profesional. Yang terpenting, sebagaimana ajaran sang ayah, profesi apa pun harus memberikan manfaat. ”Seorang profesional dan itu yang bisa saya kontribusikan untuk bangsa dan negara,” tutur Ilham Akbar Habibie.

Ilham Akbar Habibie menuturkan, hingga beberapa saat sebelum meninggal, Habibie menginginkan apa yang dicita-citakan dan belum diwujudkan bisa diteruskan. ”Harus melanjutkan perjuangan, mengurus hal yang bapak ingin,” ujarnya.

Ada banyak cita-cita Habibie. Namun, menurut Ilham Akbar Habibie, salah satu yang akan dilanjutkan adalah pembuatan pesawat terbang R-80. Dia beralasan, peluncuran N-250 pada 1995 membawa dampak besar bagi perkembangan teknologi di Indonesia. Bahkan, momentum 10 Agustus itu dicatat sebagai Hari Teknologi Nasional.

Momentum tersebut, kata Ilham Akbar Habibie, harus dilanjutkan dan disesuaikan dengan zaman. Dan, R-80 merupakan bentuk modern dari N-250. ”Tentu kita tidak ingin itu seperti museum. Kita harus meneruskan,” tegasnya.

Di luar urusan pesawat, Habibie dikenal sebagai kolektor mobil. Puluhan mobil dan motor terparkir di garasi rumahnya. Jimly Asshiddiqie, mantan asisten Habibie ketika menjabat wakil presiden, mengungkapkan bahwa pria kelahiran Parepare, Sulsel, itu memang menyukai dunia otomotif.

Ada banyak koleksi mobil klasik dan motor gede (moge). ”Jumlahnya nggak tahu pasti. Tapi, banyak di bawah (garasi, Red),” katanya.

Jimly mengaku pernah ditawari untuk menggeber moge kesayangan Habibie. Namun, karena tidak terlalu mengerti dan tidak hobi, dia urung mencoba. ”Saya pernah mau dipinjemin, udah lama. Tapi, saya nggak punya SIM,” kata dia, lantas tersenyum.

Menurut Jimly, ada rencana menjadikan rumah tersebut sebagai museum. Selain kendaraan koleksi, ada ribuan buku di rumah Habibie. ”Jadi, memang beliau niatkan ini rumah akan jadi perpustakaan dan museum sehingga orang bisa pakai. Tentu nanti ada yang mengelola, mungkin Habibie Center,” jelas mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Farah Habibie, cucu Habibie, mengakui hobi koleksi otomotif tersebut. Tapi, sang eyang justru tidak tak begitu mahir mengemudi. ”Eyang is a bad driver,” katanya. (jp)

Di Hadiri 2500 Peserta, Presiden Jokowi Bakal Buka Munas Hipmi XVI

Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia bersama para pengurus HIPMI

Zonamakassar.com, Jakarta – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (BPP HIPMI) bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVI 2019 di Jakarta, Senin (16/09/2019).

Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Munas tersebut akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, dan dipastikan bakal dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Insyaallah, Munas akan dibuka oleh Bapak Presiden Jokowi. Semoga lancar dan tak ada aral melintang. Ini sebuah kehormatan bagi segenap anggota HIPMI, sebab Munas terakhir dipenghujung kepengurusan ini kembali akan dibuka oleh Bapak Presiden,” ucap Bahlil, dikantornya, Kamis, (12/9/2019).

Bahlil juga menjelaskan, Munas bertema “Melanjutkan Peran HIPMI sebagai Lokomotif Pembangunan Ekonomi Berkeadilan”, bakal ramaikan sebanyak 2500 peserta.

Sebanyak 2500 peserta bakal hadir. Dan pada munas nanti ada tiga keputusan besar yang pertama, rekomendasi gagasan HIPMI kepada pemerintah untuk lima tahun kedepan. Terkait pembangunan infrastruktur dan pertambahan ekonomi di indoenesia, serta meningkatkan SDM,” ujarnya.

Selain itu, Munas juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya diantaranya diskusi Business Matching, Forum Dialog Ekonomi dan Bisnis.

Pada diskusi tersebut, HIPMI juga akan menghadirkan sejumlah narasumber yang diantaranya Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (pengusaha sekaligus senior HIPMI), Erick Thohir, Ketua Kadin yang juga senior HIPMI, Rosan P. Roeslani dan Anggota DPR-RI Maruarar Sirait.

Dan pada topik kedua akan membahas “Peluang dan Tantangan Ekonomi di Era Revolusi Industri 4.0”. Sejumlah narasumber akan dihadirkan adalah Raja Sapta Oktohari dan Ketua Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Lanjut Ia mengungkapkan, saat ini terdapat tiga kandidat calon Ketua Umum yakni Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI), Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI), Mardani H Maming (mantan Bupati Tanah Bumbu dan Ketua APKASI).

“Para kandidat ini telah menjalani tahapan-tahapan penjaringan serta persyaratan lainnya sehingga layak untuk bertarung di Pemilihan Nasional Ketua Umum BPP HIPMI periode berikut,” pungkas Bahlil.(*)

Firli Bahuri Sah Jadi Ketua KPK

Zonamakassar.com, Jakarta – Komisi III DPR memilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK. Hal ini telah disepakati dalam musyawarah Komisi III.

“Seluruh perwakilan fraksi-fraksi menyepakati untuk menjabat pimpinan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Ketua adalah saudara Firli Bahuri,” kata Pimpinan rapat Komisi III Azis Syamsudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Sementara itu, wakil ketua diisi empat pimpinan KPK lainnya. Yaitu Lili Pintauli, Nawawi, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata.

Demikian keputusan ini,” ujar Azis.