Andi Utta Kukuhkan Tim Pemenangan AB-G di Ujung Bulu Bulukumba

Zonamakassar.com, Bulukumba – Bakal Calon Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta, menegaskan kepada para simpatisan dan pendukunganya untuk total memenangkan Harapan Baru di Pilkada 2020 mendatang.

Dalam sambutannya, Andi Utta mengajak timnya agar “Jangan Setengah Hati”. Pasalnya kata dia, jadwal Pilkada Bulukumba sisa beberapa bulan lagi, sehingga kerja-kerja pemenangan harus dimaksimalkan.

Menurut Andi Utta, Tim AB-G sebagai salah satu tim pemenangan Harapan Baru, diharapkan untuk tetap menjaga situasi politik yang aman dan damai. Ia menyebut, meraih kemenangan di Pilkada harus diraih secara santun dan etis.

“Saya harap Tim AB-G menjadi mediator untuk mensosialisasikan Harapan Baru kepada keluarga dan teman. Yang terpenting jangan menjelek-jelekkan tim lain, apalagi kandidat,” kata Andi Utta.

Andi Utta mengaku berterima kasih kepada Tim AB-G Kecamatan Ujungbulu yang telah dikukuhkan. Apalagi, lanjutnya, Tim AB-G melakukan kegiatan olahraga bersepeda atau Gowes.

“Sebenarnya olahraga bersepeda pernah rutin saya lakukan. Tetapi selama beberapa bulan sosialisasi ke masyarakat, sangat jarang lagi bersepeda,” urainya.

Sementara itu, Founder Tim AB-G Amir Bakriyadi mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan kerja-kerja pemenangan secara terstruktur dan terukur, serta memassifkan visi misi pasangan Harapan Baru ke masyarakat.

Ia menyebut, saat ini Tim AB-G sudah terbentuk di dua kecamatan. “Sudah dua kecamatan yang sudah terbentuk dinda, yaitu Tim AB-G Kecamatan Rilau Ale dan Ujungbulu,” singkatnya.

Usai dikukuhkan, Ketua Tim AB-G Ujungbulu Haji Mujahid menjelaskan, struktur tim akan mendindaklanjuti pesan-pesan politik yang mencerahkan dari Andi Muchtar Ali Yusuf.

“Ya kita upayakan bekerja maksimal. Seluruh simpul-simpul Tim AB-G di setiap kelurahan akan bersosialisasi secara santun,” terangnya.(*)

CLAT Demoi Kejati Sulsel Minta Periksa Sekprov Terkait Dugaan Korupsi BPNT

Zonamakassar.com, Makassar – Rabu, 23 September 2020 Massa yang mengatasnamakan Celebes Law And Transparency (CLAT) kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mempertanyakan sejumlah kasus dugaan korupsi yang di tanganinya.

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan aksi yang ke 7 kalinya yang dipimpin oleh saudara Rey Gunawan, S.H. dengan mengangkat isu yang sama yakni kasus dugaan korupsi BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Sulawesi Selatan, PDAM Kota Makassar, DAK Kabupaten Bulukumba dan Enrekang, Perusda Kota Palopo, Politani Pangkep & Pajak PBBKB.

Muh. Irvan Sabang, S.H. Ketua Umum Celebes Law And Transparency menilai “bahwa Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan tidak serius dalam menangani perkara yang saat ini kami kawal, dari sejumlah kasus yang ditangani oleh kejati sulsel tak satupun yang mendapat kepastian hukum, ini seolah-olah ada unsur kesengajaan untuk memperlambat proses penanganananya sehingga kami menduga bahwa oknum dari Kejati Sulsel telah bermain mata dengan pelaku yang diduga terlibat dalam kasus yang saat ini kami kawal,” ucapnya.

Salah satu tuntutan para pengunjuk rasa yaitu Kejati Sulsel diminta untuk memanggil dan memeriksa Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan serta para supplier pada kasus dugaan korupsi atau Mark Up anggaran BPNT di wilayah Sulawesi Selatan.

Menurut pengunjuk rasa dalam pernyataan sikapnya, peran sekprov pada penyaluaran BPNT sebagai kordinator tim yang setiap 3 bulan melakukan evaluasi dan koordinasi terhadap para supplier.

Pihak Kejati Sulsel yang menemui massa aksi yakni Irwan Somba menyatakan “kasus ini sementara dalam proses penyelidikan dan sudah ada juga yang sementara penyidikan percayakan kepada kami, kami akan mengususut tuntas kasus yang saat ini kami tangani jika benar-benar terbukti,” katanya.

Sambung Irvan sabang” semoga apa yang di sampaikan oleh bapak bukan suatu kebohongan yang mencoba meyakinkan kami, dari aksi pertama hingga aksi kami yang ke 7 kalinya mendapat tanggapan yang seperti ini terus, tetapi tidak masalah pada intinya kami akan kawal kasus ini sampai benar-banar ada kepastian hukum” tutupnya.(*)

Sah, Danny-Fatma jadi Kontestan Pilkada Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi ditetapkan sebagai kontestan Pilkada Makassar 2020. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno KPU Makassar di Kantor KPU Makassar, Jalan Perumnas Antang Raya, Rabu (23/9/2020).

Duet Danny-Fatma diusung dua partai dengan jumlah perolehan 11 kursi. Jumlah ini melebihi syarat minimal jalur parpol. Masing-masing Partai NasDem 6 kursi dan Gerindra 5 kursi. Ditambah dukungan Partai Gelora dan PBB.

“Memutuskan dan menetapkan pasangan calon Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai peserta Pilwalkot Makassar tahun 2020,” kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Makassar, Gunawan Mashar saat membacakan hasil penetapan.

Pasangan ADAMA’ sendiri hanya mengutus satu orang Liaison Officer (LO) untuk menerima hasil penetapan paslon. Baik Danny maupun Fatma serta tim relawan dan simpatisannya mematuhi anjuran KPU untuk tidak hadir langsung demi mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Alhamdulillah. Syukur kepada Allah Swt dimana hasil pleno KPU telah menetapkan empat paslon sebagai peserta Pilwalkot Makassar, salah satunya adalah paslon ADAMA’. Sesuai urutan abjad, pasangan Danny-Fatma itu dibacakan di posisi kedua,” kata LO Danny-Fatma, Rizal Azzahad Rahman usai menerima hasil penetapan tersebut.

Pasca penetapan, kata Ichal, sapaan karibnya, pihak Danny-Fatma tetap mengimbau kepada seluruh tim relawan dan simpatisan ADAMA’ untuk mematuhi protokol kesehatan di setiap tahapan. Seperti kepatuhan yang ditunjukkan pada tahapan penetapan paslon kali ini.

“Imbauan kepada tim relawan dan simpatisan ADAMA’ agar selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap tahapan. Sesuai pesan KPU dan Bawaslu, semua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar kita semua saling menjaga,” demikian Ichal.

Usai penetapan tersebut, selanjutnya akan dilakukan pengundian nomor urut di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (24/9/2020). Baik Danny maupun Fatma rencananya akan menghadiri langsung tahapan tersebut sesuai dengan undangan KPU. (*)

Rusdin Abdullah Sebut Fatma Memang Perempuan Tangguh

Zonamakassar.com, Makassar – Kehadiran Fatmawati Rusdi memberi warna di Pilkada Makassar 2020. Mantan anggota DPR RI ini satu-satunya perempuan di panggung kontestasi.

Berduet dengan M Ramdhan Pomanto alias Danny, dukungan pun berdatangan. Salah satunya Rusdin Abdullah, politikus Partai Golkar Sulsel.

Bagi Rudal, sapaan akrab Rusdin Abdullah, Fatma adalah perempuan yang sudah punya pengalaman di pemerintahan dan sosok perempuan tangguh.

Tak cuma itu, Fatma dianggap paham dengan budaya Bugis Makassar. Itu tercermin dengan sikap mappatabe kepada warga saat diputuskan mendampingi Danny Pomanto di Pilkada Makassar.

“Bu Fatma sangat gencar bersilaturahmi kepada masyarakat. Di situ juga saya melihat bahwa Bu Fatma perempuan yang sangat gesit, tidak sungkan-sungkan datang masuk lorong-lorong,” ucap Rusdin Abdullah.

Rusdin Abdullah sesungguhnya sedari dahulu mengikuti rejam jejak Fatmawati. Baik sewaktu mendampingi sang suami Rusdi Masse (RMS) yang menjadi Bupati Sidrap dua periode 2008-2018 maupun saat duduk sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.

“Orangnya supel, pembawaannya baik, rendah hati,” kata Rusdin Abdullah.

Karakter itu pula yang ditunjukkan saat datang menemui masyarakat. “Masyarakat pun memberikan respons yang sangat baik,” tandasnya. (*)

Risfayanti Muin: Program Kota Sakti ala Dilan Atasi Masalah Banjir di Makassar

Zonamakassar.com, Makassar — Anggota DPRD Sulsel, Risfayanti Muin, mengapresiasi program Makassar Kawasan Tanpa Banjir yang dicetuskan pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Program yang dikemas dengan nama Kota Sakti itu diyakini dapat menjadi solusi atas salah satu problematika klasik sejumlah titik di Makassar yakni genangan dan banjir.

Legislator Sulsel dari Dapil II Makassar itu menyampaikan program terbaru paket dengan akronim Dilan tersebut memang sangat inovatif dan progresif. Hal itu membuktikan pasangan doktor dan dokter tersebut memang paling siap dan layak memimpin ibukota provinsi Sulsel dengan sekelumit permasalahannya.

“Kelihatan Dilan paling paham permasalahan perkotaan dan sudah punya solusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan. Seperti masalah banjir yang tiap tahun jadi pekerjaan rumah, lewat program Kota Sakti ada harapan masalah klasik itu teratasi. Makanya, patut kita apresiasi program tersebut,” ucap dia, Rabu (23/9/2020).

Hal lain yang menarik, Risfayanti menyampaikan program Kota Sakti selaras dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Olehnya itu, bila kelak Dilan diamanahkan memimpin Makassar, program tersebut diyakini dapat direalisasikan karena sejalan dengan program provinsi. Bahkan, pemerintah provinsi dan kota akan lebih sinergi mengatasi banjir.

Terlepas dari bagusnya program Kota Sakti, Risfayanti mengingatkan Dilan bahwa upaya menjadikan Makassar bebas banjir mesti dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Untuk itu, sangat penting memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar, semisal tidak membuang sampah sembarangan dan rajin melakukan kerja bakti.

Sebelumnya, Syamsu Rizal alias Deng Ical mulai memperkenalkan program Kota Sakti saat memenuhi undangan silaturahmi dengan warga Tello Baru pada akhir pekan lalu. Pada kesempatan itu, kader tulen Muhammadiyah ini memaparkan sejumlah strategi dalam pencegahan dan penanggulan genang maupun banjir di Kota Daeng.

Mantan Ketua Komisi A DPRD Makassar ini menyebut hal yang mendesak dilakukan adalah revitalisasi drainase secara menyeluruh dan optimalisasi pompa air. “Rata-rata persoalan genangan maupun banjir itu karena drainase yang buntu atau sudah lebih banyak sedimentasinya. Ini semua yang penting menjadi perhatia,” ucapnya.

Dilan juga merancang menghubungkan elemen ruang hijau ke dalam infrastruktur drainase Kota Makassar untuk mitigasi banjir. Deng Ical menyebut pihaknya juga akan mengoptimalkan lahan hijau untuk retensi banjir atau green infrastructure city. Hal itu meliputi pembangunan underground reservoir dan retensi banjir di halaman kantor, kompleks perumahan, area parkir mal dan lainnya.

Deng Ical juga mengakui mengadopsi kebijakan penanganan banjir yang sudah dilakukan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Salah satu contohnya pada titik di depan kantor gubernur yang dikenal sering tergenang.

“Kebijakan Pak Gubernur itu akan kita duplikasi untuk Makassar dengan membangun underground box culvert (waduk di bawah tanah) pada wilayah titik banjir. Termasuk kita akan kerjasama dengan daerah sekitar untuk penghijauan kembali daerah resapan air di bagian hulu,” jelasnya.

Tak kalah inovatif, Dilan merancang dan akan membangun konservasi air dengan sumur resapan maupun sarana pengolahan air lainnya untuk mengurangi genangan di permukaan. Makassar, lanjutnya perlu menerapkan kebijakan zero run off atau nol limpahan dengan meminimalisir pengalihan ke saluran, melainkan diserap ke tanah dengan pembuatan 15.000 titik biopori. (*)