ZonaMakassar.Com, Makassar – Menemukan tanaman padi di tengah kota Makassar sepertinya hal yang sangat sulit. Namun ternyata hal ini masih dapat temui di Jalan Mamoa Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate.

Sepetak sawah dapat ditemui di tengah-tengah pemukiman padat warga, menjadikannya sebuah pemandangan yang cukup unik. Sawah milik H Rasyid, telah dikelolah oleh Dg Ngunjung selama lebih dari 10 tahun.

“Sekitar 10 tahun saya garap, dengan panen sekali setahun,” ujar Dg Ngunjung kepada Wakil Walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, yang menyempatkan diri menikmati suasana panen di sawah dg. Ngunjung.

Untuk penanaman hingga panen, dg ngunjung tidak merasa kerepotan,

“Kita tanam disaat musim hujan di bulan 11, dan alhamdulillah hari ini kita panen dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota,” ujarnya haru dan bangga.

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengapresiasi atas langkah yang telah dilakukan Dg Ngunjung selama 10 tahun terakhir. Deng Ical sapaan akrabnya pun menyempatkan menyabit langsung padi yang siap panen, hingga memisahkan gabah dari batangnya. Gabah dipisahkan dari merang atau padi dengan cara dipukul-pukul.

“Di desa biasanya tanam padi menggunakan traktor, panen pun menggunakan mesin panen, tapi disini dari proses penanaman hingga panen masih sangat tradisional dengan cara dipukul-pukul,” ujar Deng Ical sambil memperagakan cara memisahkan gabah dari batangnya.

“Proses ini terbilang langkah, dan sangat baik jika dilestarikan agar anak-anak dapat melihat secara langsung, bukan hanya sebatas kisah dongeng bagi mereka,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.