Samsat Mappanyukki Jaring 102 Kendaraan Tak Bayar Pajak

ZonaMakassar.Com, Makassar – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Sulawesi Selatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Unit Satlantas Polrestabes Makassar, dan Jasa Raharja Makassar kembali menggelar penertiban pajak kendaraan di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Senin (01/04/2019), pukul 09.00-12.00.

Pada kendaraan razia pajak kendaraan (PKB) ini menjaring 102 unit yang tidak membayar pajak tepat waktu kendaraan roda dua sebanyak 18 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 84 unit.

Kepala UPT Makassar I Selatan Harmin Hamid mengatakan dalam operasi ini petugas kepolisian menilang 10 unit kendaraan karena beberapa sebab lain STNK telah mati dan menggunakan plat yang tidak sesuai dengan standar samsat.

“Petugas menilang 10 unit kendaraan yang dikeluarkan dan menyita 30 pasang plat kendaraan yang tidak sesuai dengan plat standar yang dikeluarkan samsat,” katanya.

Ia menambahkan, petugas kepolisian juga mengangkat satu unit kendaraan roda empat yang membantah.

Saat penertiban, sebanyak 23 unit pemilik kendaraan memilih membayar pajak kendaraan di samsat keliling yang menyertai operasi penertiban dengan pemasukan pajak kendaraan ke kas daerah sebesar Rp 45.435.340. Dari 23 unit kendaraan yang membayar sebanyak 22 unit kendaraan roda empat dan satu unit kendaraan roda dua.

Sementara kendaraan lain yang belum membayar PKB segera membayar pajak kendaraannya di samsat terdekat dengan persetujuan surat perjanjian. (*)

Keren ! Sekarang Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Indomaret Loh

Photo Bapenda Sulsel : Peresmian pembayaran PKB di Indomaret Boulevard


ZonaMakassar.Com – Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel semakin memanjakan wajib pajak di Sulsel. Mulai Senin 11 Maret 2019, masyarakat Sulsel dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di seluruh Indomaret di Sulsel yang jumlahnya lebih dari 500 unit.

Peresmian pembayaran PKB di Indomaret ini digelar dengan penekanan tombol oleh Asisten Bidang Pemerintahan Salim AR bersama Plt Kepala Bapenda Sulsel Denny Irawan, Dirlantas Polda Sulsel yang diwakili  Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP Ferdiansyah, Kepala Cabang Sulawesi Selatan Jasa Raharja Jahja Joel Lami, Direktur Pemasaran Bank Sulsel  Rosmala Arifin, dan Deputi Branch Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Santoro Sigit.

Salim yang mewakili Gubernur Sulsel mengatakan, pajak daerah merupakan sumber pembiayaan utama pembangunan di Sulsel. Pada tahun 2019 pajak daerah, termasuk PKB, ditargetkan sebesar Rp 3,6 triliun lebih atau 89 persen dari total pendapatana sli daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 4,133 triliun lebih.

“Dari seluruh jenis pajak, PKB memberi kontribusi terbesar dengan jumlah Rp 1,278 triliun lebih atau 35 persen dari total pajak daerah,” kata Salim.

Plt Kepala Bapenda Sulsel Denny Irawan mengatakan, pembayaran PKB di Indomaret ini melengkapi layanan unggulan yang dibuat Bapenda Sulsel untuk memudahkan masyarakat Sulsel membayar pajak kendaraan antara lain samsat link, gerai samsat, e-payment, samsat keliling, drive thru, delivery order, melalui ATM, EDC, mobile banking, dan masih banyak lagi.

Denny menambahkan, pembayaran PKB tidak saja berhenti pada Indomaret namun akan dikembangkan ke minimarket lainnya yang tersebar di Sulsel.

“Wajib pajak harus mendownload aplikasi e-samsat di playstore atau app store untuk mendapatkan kode tranksaksi sebelum ke Indomaret,” kata Denny melalui pesan WA Kamis (04/04/2019).

Ia menjelaskan, aplikasi e-samsat Sulsel dapat diunduh di play store dan app store. Lalu masukan data yang diminta seperti nomor kendaraan, NIK, email, nomor HP, dan nomor rangka untuk mendapatkan kode bayar.

Kode bayar inilah yang dibawa ke Indomaret untuk melakukan PKB. Selanjutnya masyarakat diberi waktu dua minggu ke samsat terdekat untuk mendapatkan notice pajak dan pengesahan STNK.

Deputi Branch Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Santoro Sigit mengatakan launching pembayaran PKB Sulsel di Indomaret ini adalah yang kedua setelah Jawa Barat.

Peluncuran ini juga dihadiri Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra, kepala bidang, serta Kepala UPT Bapenda Sulsel dari sejumlah daerah.

“Kami berharap pembayaran PKB melalui Indomaret ini dapat memudahkan masyarakat Sulsel karena Indomaret hadir di seluruh wilayah Sulsel yang jumlahnya lebih dari 500 gerai,” kata Santoro.

Pembayaran pajak melalui Indomaret ini digagas oleh Asisten Administrasi Pemprov Sulsel Tautoto TR yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Bapenda Sulsel.(*)

Doa Sekda Makassar di Peringatan Isra’ Miraj di Polda Sulsel

ZonaMakassar.Com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar Muh Anshar memenuhi undangan Polda Sulsel di peringatan Isra’ Miraj di Mapolda Sulsel, Kamis (4/4/2019).

Dalam Tema pada Dzikir dan Istighosah adalah Dengan Tertanamnya Nilai nilai Ibadah Kita Tingkatkan Prestasi dan Inovasi Dalam Pengabdian Terbaik Menuju Polri Yang Promoter Siap Mengamanan Pemilu 2019 Guna Berlangsungnya Pembangunan Nasional.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar ini mengatakan zikir dan istighosah diselenggarakan Polda Sulsel diikuti seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah baik Propinsi Sulsel beserta Pemkot Makassar dalam rangka menyongsong Pemilu Aman tahun 2019.

“Seluruh jajaran Forkopimda Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar hadir mengikuti Dzikir dan Istighosah bersama sama mendoakan agar pada Pemilu bulan April tahun ini dapat berjalan secara lancar, aman, dan damai,” ujarnya.

Undangan yang hadir pada acara ini berasal dari unsur TNI, Polri, tokoh agama, tokoh Masyarakat, beserta keluarga Besar Polda Sulawesi Selatan.(*)

DPMPTSP Makassar Gali Potensi Investasi di Kecamatan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Makassar terus membuat gebrakan untuk meningkatkan investasi di kota Makassar. Salah satu cara yang dilakukan DPM-PTSP Makassar yakni dengan membuat peta potensi investasi yang ada di Kecamatan di kota Makassar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPM-PTSP Kota Makassar Firman Hamid Pagarra menyatakan mulai mengembangkan potensi-potensi unggulan yang ada di Kecamatan.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Makassar ini menyebut, ke depan, akan membuat peta potensi investasi yang digunakan untuk memiliki data base (basis data) tentang investasi yang ada di kota Makassar.

“Jadi setiap kecamatan memiliki keunggulannya masing-masing,” tegasnya, Kamis (4/4/2019).

Hal ini, kata dia, untuk memberi pemahaman dan kiat-kiat terhadap pelaku usaha ekonomi kreatif. Selain itu, bertujuan menambah pengetahuan tentang potensi unggulan daerah dan informasi investasi di kota Makassar.

“Agar mampu meningkatkan kesejahteraan bagi kota Makassar,” paparnya.

Dia juga menambahkan bahwa di Kota Makassar sudah memiliki top 10 Investment yang tersebar di beberapa kecamatan yang bisa digabungkan dengan potensi yang ada di daerah masing-masing.

“Ini akan menjadi sangat baik,” tutupnya.

Meriah HUT Pegadaian, Wakil Wali Kota Makassar: BUMN yang Selalu Support Pemkot

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dalam rangka memperingati HUT ke 118, PT Pegadaian (Persero) menggelar donor darah di Aula Kanwil VI Makassar, Jl Pelita Raya, Kamis (4/4/2019), dengan mengusung tema “Everyone Could Be A Hero Be a donor”.

Wakil Wali Kota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, yang juga ketua PMI Kota Makassar, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PT Pegadaian yang telah memberikan support kepada PMI Kota Makassar dan juga kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Untuk PT Pegadaian, telah kami daftarkan sebagai BUMN dengan program-program inovasi, karena kemitraan Pemerintah kota Makassar menggandeng BUMN salah satunya PT pegadaian, yang telah memberikan support yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, hal yang menurut Deng Ical patut diapresiasi dikarenakan tidak semua perusahaaan menunjukkan selebrasinya dengan menggelar kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

Dikesempatan yang sama pula, Deng Ical pun menyempatkan berbagi kisah seputar kegiatan PMI Kota Makassar terkait donor darah, khususnya terkait adanya biaya yang dibebankan bagi pasien saat membutuhkan darah.

“Banyak yang bertanya, mengapa kalau kita donor darah, gratis, tapi saat membutuhkan harus bayar?. Hal ini dikarenakan Darah yang telah didonorkan oleh para pendonor, tidak serta merta diberikan kepada pasien yang membutuhkan,” lanjut Deng Ical.

Darah yang telah didonorkan harus dikelola terlebih dahulu untuk memastikan darah yang akan ditransfusi aman dan terbebas dari bibit penyakit khususnya hepatitis A, hepatitis B, Hepatitis C, virus AIDS, dan malaria.

“Proses inilah yang membutuhkan dana yang tidak sedikit, satu kantong darah membutuhkan biaya diantara 450 ribu hingga 3 juta rupiah perkantong, namun PMI hanya membebankan kepada pasien sekitar 335 ribu per kantong darah,” tutur Deng Ical.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI kota Makassar membutuhkan anggaran sekitar 28 miliar pertahunnya, dengan proyeksi pendapatan hanya 12 miliar.

“Menjadi tugas pengurus, untuk mencarikan sumber dana sekitar 16 miliar untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” lanjut Deng Ical.

Dikesempatan yang sama, Deng Ical pun Memberikan penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonor lebih dari 10 kali dan 25 kali.(*)

MotoGP: Marc Marquez Terkejut Valentino Rossi Ajak Bersalaman

Screenshot Twitter @MotoGP


ZonaMakassar.Com, Makassar -Valentino Rossi dan Marc Marquez berjabat tangan usai balapan MotoGP Argentina, Senin (1/4/2019) dini hari WITA.

Marquez pun mengaku tidak menyangka akan diajak bersalaman dengan Rossi.

Aksi yang tertangkap kamera tersebut dan diunggah di akun Twitter MotoGP itu mendapat reaksi positif dari para penggemar balap.

Setahun lalu, Rossi dan Marquez terlibat perseteruan sengit di MotoGP Argentina. Saat itu, Baby Alien melakukan manuver yang menyebabkan Rossi terjatuh. The Doctor akhirnya tak bisa melanjutkan balapan. 

Setelah balapan, Marquez mendatangi garasi Yamaha. Dia ingin meminta maaf kepada Rossi. Namun, saat itu dia diusir sebelum bisa berjumpa Rossi. 

Rossi bahkan menyebut Marquez sebagai rider berbahaya, berusaha merusak citra MotoGP dan meminta maaf hanya untuk publikasi. Marquez kembali menawarkan jabat tangan di Misano pada September 2018, namun kembali ditolak oleh Rossi.

Setelah sederet momen ketegangan tersebut, jabat tangan Rossi dan Marquez di podium Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan lalu itu jelas membuat banyak pihak terkejut, tak terkecuali Marquez.

Tak Punya Masalah

Marquez sudah berkali-kali menyatakan ingin berdamai dengan Rossi, yang justru merupakan idolanya sejak anak-anak. Dia mengaku senang bisa bersalaman dengan Rossi, serta menegaskan tak pernah sakit hati permintaan maafnya tahun lalu yang ditolak mentah-mentah.

“Saya tak pernah punya masalah dengannya. Toh saya sudah mengulurkan tangan padanya di Misano. Saya juga menawarkan jabat tangan setahun lalu di sini, ketika ‘apa yang terjadi’, karena saya tahu itu kesalahan saya,” urai Baby Alien. 

“Ia memberikan selamat pada saya, dan tanpa masalah apa pun, saya menerima jabat tangannya,” imbuh dia.

Pembalap yang mengoleksi tujuh gelar juara dunia tersebut juga menyatakan hubungannya dengan Rossi sekadar profesional. Di sisi lain, dia juga tak memungkiri adanya rivalitas, namun tak ingin membawanya ke luar lintasan.

“Video itu bagus,” ujar Marquez sembari tertawa. “Bila mendapatkan ucapan selamat, berarti seseorang telah melakukan sesuatu yang serius, dan saat ini, situasi dengan Vale sangat baik, semuanya tenang. Jelas ada rivalitas, tapi itu hanya di lintasan,” imbuh pembalap berusia 26 tahun ini.

Sumber: Bola.com

Rossi Sebut Marquez dan Dovizioso Favorit Juara MotoGP 2019

ZonaMakassar.Com, Makassar – Valentino Rossi lagi-lagi membuktikan dirinya belum habis, meskipun sudah berusia 40 tahun. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut dinilai masih berpeluang dalam persaingan menuju juara dunia MotoGP 2019. 

The Doctor menempati peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2019, dengan raihan 31 poin dari dua seri. Dia terpaut 14 poin dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang menguasai puncak klasemen. 

Posisi kedua ditempati pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang mengoleksi 41 poin atau unggul 10 angka atas Rossi. Dovi menjuarai seri pembuka di Qatar, kemudian naik podium ketiga di Argentina

Saat disinggung tentang kans merebut gelar juara dunia ke-10 pada musim ini, Rossi pilih merendah. Dia mengaku cukup senang menghuni peringkat ketiga klasemen sementara. Menurutnya, Marquez dan Dovizioso merupakan favorit juara musim ini. 

“Gelas saya masih setengah penuh. Saya senang berada di peringkat ketiga klasemen, di belakang dua favorit juara. Saya harus memikirkan balapan demi balapan. Kami bekerja keras, tapi tantangannya masih sulit. Marquez dan Dovizioso masih jadi favorit,” kata Valentino Rossi, seperti dilansir GP One, Selasa (2/4/2019). 

Pada balapan MotoGP Argentina, Rossi menunjukkan masih bertaji di usia senja bagi seorang pembalap. Start dari posisi keempat, Rossi terus bersaing di rombongan kedua, di belakang Marquez yang melesat tanpa lawan. 

Hampir sepanjang balapan, dia terlibat duel seru kontra Dovizioso untuk memperebutkan posisi kedua. Pertarungan tersebut akhirnya dimenangi Valentino Rossi  yang menyalip Dovizioso di lap terakhir. 

Margin Besar dengan Marquez

Namun, Rossi harus mengakui kalah jauh dari Baby Alien. Pembalap Spanyol itu melintas garis finis jauh di depan para rivalnya. 

Marquez bahkan unggul hampir 10 detik atas Rossi. The Doctor tak lepas dari perhatian Rossi. Dia mengakui Marquez benar-benar mustahil didekati pada balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo tersebut. 

“Kami harus berusaha bertarung dan berharap mendekati Marc (tapi tak bisa). Tentuu, saya lebih senang jarak tiga detik, ketimbang 10 detik…setidaknya saya masih bisa melihatnya,” kata Rossi sembari tertawa. (Yms)

Pemprov Sulsel Ingin Revitalisasi Stadion Mattoangin, Bos PSM : Kami Siap

ZonaMakassar.Com, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan belum juga menyelesaikan pembangunan Stadion Barombong.

Kini Pemprov dibawa kepemimpinan Nurdin Abdullah selaku Gubernur pun mencanangkan revitalisasi Stadion Mattoangin.

Langkah ini sebagai respon terhadap adanya titik terang kepemilikan kawasan Mattoangin yang diklaim kini milik Pemprov Sulsel.

Proses revitalisasi pun rencananya akan berlangsung di tahun 2019 dengan melakukan sterilisasi hingga pembongkaran bangunan Stadion.

Kemudian di 2020 mendatang, Pemprov Sulsel menyebut akan memulai pembangunan. Anggarannya pun akan masuk dalam APBD 2020 yang disebut Nurdin Abdullah telah mendapat lampu hijau dari DPRD Sulsel.

Untuk proses pembangunan Pemprov Sulsel rencananya akan melakukan sayembara dalam hal bentuk bangunan.

Hingga menyebut akan memikirkan proses pengelolaan kepada pihak yang dianggap layak dan berkeinginan.

Sejauh ini diketahui Stadion Mattoangin dan seluruh kompleks bangunannya berada di bawah pengelolaan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).

Pihak YOSS kemudian menyewakan Stadion Mattoangin kepada manajemen PSM Makassar yang menggunakan Stadion sebagai Homebase di kompetisi Liga 1.

Keinginan Pemprov untuk memugar Mattoangin dan mencari pengelola baru pun disambut baik manajemen PSM. Tim tertua Indonesia itu sedari dulu merasa kesulitan terkait dengan fasilitas stadion.

CEO PSM, Munafri Arifuddin, pun secara terang-terangan siap mengikuti sayembara. Bahkan pihaknya kini telah menyiapkan proposal pengelolaan hingga siap membangun Stadion baru.

“Kita menunggu kapan waktunya ini dikembalikan ke Pemerintah Provinsi secara resmi kalau sudah ada dan seperti apa Pemerintah mau bekerjasamakan ini apakah dalam bentuk sayembara dan sebagainya kami siap untuk mengikuti,” ujarnya, dikutip dari tribuntimur.com, Selasa (02/04/2019).

Appi sapaan Munafri menambahkan bahwa ia menginginkan pengelolaan secara menyeluruh. Bukan hanya sekedar bangunan Stadion tetapi fasilitas penunjang lainnya di area Kompleks Stadion yang terletak di Jl Cendrawasih itu.

“Sembari ini dibongkar (Mattoangin) kami ingin juga pada saat ini kami mengajukan untuk mengelola kawasannya secara total, bahkan membangun stadion baru kami siap. Ada dong (maket), sistem perencanaan secara kawasan sudah ada bahwa akan ada nanti detailnya itu akan kita tawarkan ke Pemerintah,” ungkapnya.(*)

Aksi Seorang Bule Mengatur Arus lalu lintas di Makassar

Foto: Bule atur lalu lintas di Makassar (Screenshot Instagram @makassar_info)

ZonaMakassar.Com, Makassar – Aksi seorang bule mengatur arus lalu lintas yang macet viral di media sosial. Kejadian tersebut disebuti terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Aksi bule tersebut diketahui melalui sebuah video yang diunggah akun @makassar_info pada Sabtu (29/3/2019). Bule tersebut mengatur lalu lintas di Jalan Andi Pettarani dan Hertasning Makassar.

“Mohon untuk dinas terkait untuk turut andil mengatasi kemacetan ini,” tulis pemilik akun seperti yang dilihat Zonamakassar.com, Minggu (31/3/2019).

Si bule terlihat mengenakan kaos berwarna abu-abu, celana pendek berwarna hitam. Dia juga mengenakan kacamata dan topi.

Bahkan, bule itu sempat bolak-balik untuk menertibkan beberapa kendaraan mobil dan motor yang sudah terlanjur terjebak di kemacetan. Dalam video tersebut beberapa pengendara terlihat mengikuti arahan sang bule untuk bersabar dan tertib.

Aksi bule tersebut mendapat tanggapan beragam dari netizen. Seperti misalnya tanggapan dari akun @r.amalhya.

“Saya sebagai warga Makassar merasa sangat malu,” tulisnya.

“Tidak malu semua gaeesss orang luar lebih peduli ketertiban dari pada kita yang punya kampung,” kata akun @twentysixp_makassar.

Ada juga netizen yang mengapresiasi aksi dadakan si bule. Video bule mengatur lalu lintas di Makassar ini sudah dilihat lebih dari 95.000 orang.

“Respect,” ujar akun @ahmadtaufiq_12.

“Kamu kelas mister,” tulis @nanda_hendriawan dengan menambahkan emoticon jempol.

https://www.instagram.com/makassar__info/?utm_source=ig_embed&ig_mid=XKHEGwAAAAFLleMQEu16EI-fvrje

Air Tanah Semakin Menyusut, Dinas PU Makassar: Perlu Pengelolaan Baik

Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis


ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar memberikan pemahaman sarana dan prasarana air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala.

Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memberi pemahaman terkait pengelolaan air.

Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi masalah terkait ketersediaan air bersih yang dihadapi warga sebagai rangkaian kegiatan perencanaan.

“Di wilayah ini sudah masuk program Pamsimas melalui sumur bor dengan kedalaman 180 m. Kualitasnya cukup baik, namun debit air tidak mencukupi kebutuhan warga,” kata Hamka.

Diketahui, di wilayah yang berdekatan dengan TPA Tamangapa ini telah berjalan program Pamsimas. Sejak 2017 telah tersedia pipa induk. Namun, belum tersedia pipa penyambungan ke rumah warga.

“Warga telah membuat surat permohonan penyambungan jaringan di PDAM, namun sampai saat ini belum ditindaklanjuti,” ujarnya.

Maka dari itu, Dinas PU Makassar bakal berkoordinasi dengan PDAM untuk pemasangan jaringan pipa sambungan rumah agar dapat menjangkau rumah warga.