Bone di Landa Kekeringan, Petani Gagal Panen

0
23

Zonamakassar.com, Watampone – Petani di Kabupaten Bone banyak mengeluh. Musim panen tahun ini gagal, hama dan kekeringan menjadi penyebab utamanya.

Kekeringan terjadi mayoritas di Bone Barat. Tepatnya di Kecamatan engo dan Kecamatan Lamuru. Petani pastinya merugi karena musim kemarau ini. Lahan yang seharusnya dialiri air hanya berharap dari aliran sungai dan air hujan.

Salah seorang Petani di Bone, Muse mengaku bahwa panen tahun ini gagal. Kondisi padi rusak dikarenakan hama. “Biasanya kalau tidak ada penyakit saya panen padi sampai 20 karung gabah, tapi tahun ini paling banyak dapat 3 karung karena rusak,” katanya Senin (26/8/2019)

Kata dia, kondisi padi tahun ini lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semua petani di Bone kena kekeringan. Dan otomatis pasti merugi. “Pastinya ini merugi. Kita sudah mengeluarkan biaya banyak mulai tanam hingga pemupukan,” tutur Muse.

Petani lainnya, Rusman juga mengakui kondisi kekeringan ini yang merugikannya. Sebab, kata dia ini akan berdampak panjang jika terus kering, tidak ada aliran air. “Biasanya para petani di Bone tanam kacang setelah panen padi, tapi kalau tanah terus kering kita tidak bisa apa-apa,” akunya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hoktikultura dan Perkebunan (PTPHP) Kabupaten Bone, Sunardi Nurdin menjelaskan, memang sebagian besar para petani di Bone mengalami gagal panen. Itu semua karena pengaruh hama, iklim, dan kadang pengaruh pengolahan tanah. “Gagal panen ini pasti petani merugi,” ucapnya.

Diakuinya, ada hama yang terlalu fanatik dengan itu yang seharusnya itu dipotong lebih dini. “Kita selalu tudang sipulung bahas semua ini. Lebih jelasnya nanti ketemu Kabid saya saja,” bebernya. (gun)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.