Bupati Sambas Inginkan Daerahnya Lumbung Beras Kalimantan

0
64

ZonaMakassar.Com, Sambas – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat membuka Temu Teknis Penyuluh Pertanian Se-Kabupaten Sambas, mengatakan kepada seluruh penyuluh pertanian bahwa Sambas adalah salah satu lumbung padi bagi Kalimantan Barat.

Oleh karenanya, ia memandang peran dari pada penyuluh pertanian sangat strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sambas.

“Kabupaten Sambas adalah lumbung padi terbesar di Kalimantan Barat. Untuk itu peran dari para Penyuluh Pertanian ini menjadi sangat sangat strategis, untuk mencapai kemandirian pangan khususnya Kabupaten Sambas,” ujarnya, Rabu (6/3/2019).

Untuk itu, ia meminta kepada para penyuluh pertanian agar menggunakan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya untuk pertanian Kabupaten Sambas.

“Oleh karenanya saya berpesan kepada semuanya agar bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan apa tugas dan fungsi anda sebagai Penyuluh Pertanian. Khususnya untuk semangkin mencerdaskan masyarakat petani kita, semakin memberikan edukasi arahan pendampingan,” jelasnya.

Atbah menambahkan, selain memberikan edukasi. Para penyuluh juga diharapkan menyampaikan informasi-informasi mengenai kemajuan pertanian.

Itu di perlukan, untuk memotivasi agar petani bisa meningkatkan produktivitasnya. Tidak hanya itu, dengan demikian para petani juga bisa meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Sambas.

“Terus berkomunikasi dengan para petani dengan sebaik-baiknya agar kerja-kerja kita bisa diterima dengan baik oleh mereka. Sehingga masyarakat petani kita semakin meningkat kualitas mereka dan punya keahlian. Tidak hanya itu keahlian teknologi juga diharapkan bisa diserap oleh masyarakat petani,” ungkapnya.

Dikatakan Atbah, itu menjadi penting untuk memajukan pertanian dan Perekonomian Masyarakat Sambas. Karena mengingat Sambas sebagai daerah perbatasan, bukan tidak mungkin kran ekspor bisa di buka melalui perbatasan Sambas.

Oleh karenanya, kesiapan dunia pertanian dan petani-petani Sambas penting untuk ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menjawab tantangan zaman.

Dalam waktu dekat regulasi tentang ekspor-impor dari Kementerian Perdagangan sudah akan rampung dan ini berarti ada komoditi-komoditi pertanian dan perkebunan yang harus kita ekspor, ekspor dan ekspor ke negara tetangga,” tegas Atbah.

“Untuk itu peran mereka (petani dan penyuluh-Red) menjadi sangat sangat strategis untuk terus mendorong para petani meningkatkan hasil pertanian dan meningkatkan kualitas. Ketika kita bicara ekspor berarti kita bicara tentang kualitas ekspor komoditi yang kita miliki hari ini,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.