Bupati Wajo Turut Jemput Jenazah IYL di Jakarta

0
64

Zonamakassar.com, Jakarta, Jenazah almarhum Ichsan Yasin Limpo (IYL) bersama keluarga sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Rabu sore (31/7/2019) sekira pukul 16:45 WIB.

Tampak keluarga besar Yasin Limpo dan kolega turut menjemput di terminal kedatangan. Diantaranya, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum DPP Nasdem, Surya Paloh, Menteri Pertanian Amran Sulaiman serta beberapa Anggota DPR RI

Bupati Wajo Amran Mahmud juga turut hadir menjemput diterminal kedatangan, dirinya mengatakan sangat kehilangan sosok IYL, Pejuang pendidikan dan kemanusiaan Sulawesi selatan

“Atas nama pemerintah wajo dan keluarga besar PMI Kabupaten Wajo sangat merasa kehilangan sosok pejuang pendidikan dan kemanusiaan Sulawesi selatan” ucap suami Hj.Sitti Maryam ini

Saat Istri mendiang IYL, Novita Madonza Amu nampak tak kuasa menahan air matanya saat menjabat tangan para kolega kolega IYL yang datang menjemputnya. Begitupun anak almarhum, diantaranya Sadli Nurjaffia Ichsan dan Adnan Purichta Ichsan.

Syahrul Yasin Limpo turut mengucapkan terima kasih kepada sahabat, kolega yang telah banyak mendukung IYL, IYL terakhir menyampaikan kepadanya bahwa semua ini adalah kehendaknya.

“Saya tak akan kalah dengan kanker, tapi toh kalau saya harus hilang, ini hanya ajal saja yang harus selesai” ungkap syl meniru ucapan IYL

Amran Mahmud menyampaikan belasungkawa langsung kepada Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan putra dari IYL

“Kami juga turut kehilangan pak IYL, kita berdoa bersama agar beliau tenang disisi-Nya dan keluarga besar tabah hadapi ini semua” ucapnya

Diperkirakan, jenazah IYL tiba di Kota Makassar pada pukul 20:30 WITA. “Insyaallah tiba di Makassar jam 08.30 malam. Mohon doanya. Semoga dilancarkan,” demikian Thita.

IYL menghembuskan nafas terakhirnya di salah satu rumah sakit di Tokyo, Jepang pada Selasa (30/7/2019) pukul 07:30 waktu setempat.

Mantan bupati Gowa dua periode itu berjuang melawan penyakit kanker paruparu, kurang lebih selama empat bulan. Sebelum dirawat di Jepang, pelopor pendidikan gratis itu dirawat di Singapura.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.