Kuasa Hukum Andi Ifal Anwar saat konfrensi pers di warkop sami Makassar (21/2/2019)

ZonaMakassar.Com, Makassar – Keberuntungan menjadi anggota polisi malah membuat Zulkifli, warga Desa Datara, Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto, kehilangan uang jutaan.(21/2/2019)

Zulkifli dijanjikan akan diuruskan untuk masuk mendaftar Bintara Polri oleh pria inisial H yang diterima sebagai kabar. Bukannya menjadi anggota Korps Bhayangkara, korban terbalik kehilangan uang Rp250 juta.

“Klien kami mengirimkan uang tunai dengan jumlah total 250 juta. Tiga orang, 100 juta lalu 120 juta dan terakhir 30 juta,” kata Andi Ifal Anwar, pengacara korban di warkop Sami Makassar.

Kuasa hukum M. Rizal, Andi Ifal menjelaskan, korban mempercayai H lantaran mengaku mengaku kenal dengan petinggi-petinggi di Polda Sulsel.

“Kepada korban mengaku ini kenal dengan petinggi Polda. Pelaku mengaku kenal dengan Dansat Brimob,” tambahnya.

Merasa tertipu, korban langsung melapor ke Polres Jeneponto. “Sudah dua kali (korban) diundang untuk dimintai keterangan,” bebernya.

Sementara itu, ayah korban, M Rizal mengatakan, ia pertama kali diperkenalkan dengan pemain pada akhir tahun 2016 di salah satu warkop di Makassar. Saat itu, berhasil mendukung bisa membantu meloloskan tantangan masuk Bintara.

“Dia berjanji ka bisa na jadikan polisi anak ku. Pada saat itu aku sudah ketasi dengan orang yang katanya sudah berhasil dikasi lolos,” ungkap Rizal.

Merasa tertipu, korban langsung melapor ke Polres Jeneponto.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Andi Ifal mengaku pihaknya telah melaporkan hal tersebut di Polres Jeneponto karena merasa menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh pelaku.

“Klien kami telah melapor ke Polres Jeneponto dan telah dua kali dipanggil untuk dimintai keterangan. Tapi sejauh ini tidak pernah menghadiri panggilan penyidik,” jelas Ifal.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.