ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menunjukkan perhatiannya terhadap kebudayaan dengan akan membuat Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait Hari Kebudayaan dan Bulan Budaya Kota Makassar.

Danny Pomanto mengaku dengan adanya Perwali Kebudayaan bisa menjadi ikatan bagi warga Makassar untuk menjaga budaya. Danny mengaku akan menandatangi Perwali tersebut per tanggal 1 April 2019.

Dengan adanya Perwali tersebut, mewajibkan seluruh warga Makassar mengenakan pakaian adat tradisional di tanggal 1 April. Selain mengenakan pakaian adat, kantor, mal dan restoran hingga bioskop diwajibkan memutar musik dan lagu tradisional.

“Semua mal-mal, restoran ilustrasi musik atau backsoundnya memutar musik tradisional. Kita mengenang budaya bugis, Makassar, mandar toraja kita di 1 April nanti,” ujar Danny.

Danny menegaskan telah mengkonsultasikan terobosannya ini dengan Pemerintah Pusat dan telah menyetujui dan mengapresiasinya.

“Nanti juga anak-anak yang ke sekolah akan kita suruh bawa kue tradisional Bugis Makassar. Ini demi mengenalkan kepada mereka akan kekayaan budayata,” ucapnya.

Menurut Danny, Hari dan Bulan Kebudayaan pertama kali dicanangkan di Indonesia. Olehnya segenap SKPD dan forkopimda Makassar wajib mendukungnya.

“Ini sebuah tantangan yang kemudian dijawab oleh ibu kadis. Saya apresiasi,” kata Danny.

Danny pun menegaskan pentingnya hari kebudayaan dan bulan budaya. Menurutnya di era modern ini hampir tidak ada lagi unsur budaya. Bahkan, sifat dari revolusi industri 4.0 berpotensi menghilangkan budaya Makassar.

“Saya takutnya budaya kita akan ditinggalkan. Pada saat yang sama, dinas kebudayaan menginisiasi kegiatan ini untuk menangkal hal hal yang tidak diinginkan,” terang Danny.

Danny berharap, melalui Hari Kebudayaan dan Bulan Budaya, anak anak milenial utamanya yang masih duduk di bangku SD hingga SMA mengenal betul sejarah hingga unsur budaya baik di Sulawesi Selatan hingga luar Sulsel.

“Budaya itu bukan hanya makanan, pakaian, nyayian tapi budaya adalah seluruh kehidupan di tanah leluhur kita,” kata Danny.

Danny pun menegaskan, di kegiatan nanti akan menampilkan seluruh etnis budaya di Indonesia yang mencakup 34 Provinsi, bukan hanya budaya Sulsel saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.