KSB DPW Garda Pemuda Nasdem Sulsel Diskusi Persiapan RAPIMWIL

ZonaMakassar.Com, Makassar – DPW Garda Pemuda Nasdem akan melaksanakan Rapat Pimpinan Wilayah ( RAPIMWIL) , hal ini disampaikan langsung oleh ketua wilayah GP Nasdem Sulsel Andi Troy Martino kepada saat coffee morning di salah satu kedai kopi di Makassar bersama KSB dan pengurus harian DPW GP nasdem Sulsel, Kamis (7/2/2019).

Andi Troy mengatakan “Melanjuti hasil Rapimnas dan untuk konsolidasi peran pemuda nasdem dan rekonsoliasi beserta pendataan anggota jelang pemilu maka kami dari wilayah akan mengadakan rapimwil dalam bulan ini dengan menghadirkan pemateri untuk pembekalan kepada kader se sulawesi selatan” ujarnya kepada ZonaMakassar.Com.

Di tempat yang sama Sekum wilayah GP Nasdem Sulsel Andi Rudy Mappatiti menegaskan “Kita akan melanjutkan hasil Rampinas 12 -13 Januari 2019 kepada seluruh DPD termasuk 5 Resolusi Garda Pemuda Nasdem untuk berkomitmen serta mengambil peran aktif pada pemenangan Partai Nasdem menuju 3 besar pada pimilihan umum April 2019”.

Pertemuan ini juga di hadiri wabendum Jul Sandy dan pengurus Andi Rapiuddin (*)

Taruna ATKP Makassar Tewas Dianiaya Senior

ZonaMakassar.Com, Makassar –Nyawa Aldama Putra Pangkolan tak tertolong. Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Sulawesi Selatan ini tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya pada Minggu (3/2/2019) malam. Diduga kuat korban tewas karena penganiayaan.

Polisi bergerak cepat untuk menyelidiki penyebab meninggalnya Aldama, sejumlah saksi diperiksa, mulai dari Pihak kampus hingga para senior Aldama. Benar saja, Polisi memastikan bahwa satu orang senior Aldama ternyata telah menganiaya pemuda 19 tahun hingga meregang nyawa.

Korban meninggal dunia akibat dianiayai oleh seniornya, Muhammad Rusdi alias Rusdi (21) yang merupakan angakatan kedua di ATKP Makassar,” ucap Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (5/2/2019) sore.

Rusdi menganiaya Aldama karena juniornya itu melakukan pelanggaran disiplin. Aldama kedapatan masuk kampus menggunakan sepeda motor tapi tidak menggunakan helm.

Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menetapkan satu orang tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah hasil otopsi korban keluar dan pemeriksaan saksi-saksi juga telah dilakukan, maka untuk sementara satu orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, pelaku penganiayaan yang ditetapkan menjadi tersangka berinisial MR (21). Tersangka adalah kakak tingkat atau senior dari korban taruna tingkat pertama Almada Putra Pangkolan (19). Namun begitu, Kepolisian Resor Kota Besar Makassar mengatakan bahwa

Sehari sebelum meninggal dianiaya seniornya, taruna tingkat pertama Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP), Aldama Putra Pangkolan (19) mendapat telepon dari seniornya.

Bahkan, korban sempat disuruh ke daerah Antang, namun dilarang oleh orang tuanya.

Hal tersebut diungkapkan ayah korban, Pelda Daniel Pongkala yang merupakan anggota TNI AU ketika dikonfirmasi di rumah duka di Kompleks Leo Wattimena AURI, Sultan Hasanuddin, Rabu (6/2/2019).

Jenazah taruna ATKP Aldama Putra Pangkolan disemayamkan di rumah duka di kompleks AURI Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (6/2/2019). (KOMPAS.com/HENDRA CIPTO)

Menurut Daniel, dirinya sempat emosi melihat anaknya tertekan saat menerima telepon dari seniornya.

“Saya ditelepon jam sebelas malam. Awalnya cuma diberi tahu kalau anak saya jatuh. Saya langsung ke Rumah Sakit, di perjalanan saya pikir mungkin jatuhnya parah sampai harus masuk Rumah Sakit,” kata Daniel di rumah duka, Jalan Leo Wattimna, Kompleks TNI AU, Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros.

Setibanya di Rumah Sakit Sayang Rakyat, Daniel langsung dipeluk oleh pengasuh ATKP Makassar yang meneleponnya tadi. Pengasuh itu memberitahukan kalau Aldama telah tiada setelah terjatuh di kamar mandi.

“Saya pun langsung menuju ke kamar jenazah untuk melihat anak saya,” ucap Daniel.

Saat melihat jenazah putra tunggalnya itu, Daniel merasa janggal. Ia ragu kalau anaknya meninggal karena terjatuh dari kamar mandi setelah melihat ada banyak luka memar di tubuh anaknya itu. Dugaan penganiayaan menguat. (*)

Ekspor Nikel Sulsel Tembus US$776 Juta , Naik 23 %

ZonaMakassar.Com,Makassar – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Sulsel sepanjang 2018 cukup menggembirakan. Secara keseluruhan,

nilai ekspor dari berbagai komoditas mengalami peningkatan 14,06% dari US$1.020,8 juta pada 2017 menjadi US$1.164,35 juta pada 2018. Nikel menjadi komoditas yang paling berkontribusi pada peningkatan ekspor Sulsel.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, menyampaikan aktivitas ekspor nikel yang terus naik memang sangat mempengaruhi peningkatan kinerja ekspor Sulsel secara keseluruhan. Pengiriman nikel ke luar negeri, khususnya Jepang, mengalami peningkatan cukup signifikan. Ekspor nikel secara tahunan meningkat 23,45% dari US$629,73 juta menjadi US$776,9 juta

“Selama ini, nikel memang menjadi komoditas andalan Sulsel untuk ekspor. Setiap bulannya, ekspor nikel selalu yang tertinggi. Dan, untuk Januari-Desember 2018 terjadi peningkatan dibandingkan Januari-Desember 2017, ada peningkatan mencapai 23,45% dari US$629,73 juta menjadi US$776,9 juta,” ucap Akmal, Senin (4/2).

Berdasarkan data BPS, nikel dari Sulsel sangat dominan dalam aktivitas ekspor. Bahkan, saat ekspor nikel menurun pada Desember 2018, tercatat komoditas itu masih yang paling tinggi terkait kinerja ekspor. Periode Desember 2018, ekspor nikel Sulsel tercatat hanya US$64,96 juta atau menurun 7,82% dibandingkan November tahun yang sama sebesar US$70,47 juta.

Akmal mengungkapkan meski mengalami penurunan secara bulanan, tapi bila dibandingkan komoditas lain, nikel masih mencatat kinerja ekspor terbaik. Pada Desember 2018, selain nikel, kata dia, komoditas yang turut berkontribusi yakni biji-bijian berminyak dan tanaman obat, garam belerang dan kapur serta kakao/cokelat. Tapi, nilai ekspornya bahkan tidak sampai US$10 juta.

Masih merujuk data BPS, negara tujuan ekspor terbesar untuk Sulsel masih dipegang oleh Jepang. Dominasi Jepang tidak lepas lantaran Negeri Matahari Terbit itu merupakan negara tujuan pengiriman nikel. Sepanjang 2018, BPS mencatat total nilai ekspor Sulsel ke Jepang menembus US$809,97 juta atau meningkat 21,66% dibandingkan pada 2017 sebesar US$665,77 juta.

Selain Jepang, negara lain sebagai tujuan ekspor berbagai komoditas asal Sulsel, di antaranya yakni Tiongkok, Filipina, Amerika Serikat dan Australia. Masing-masing nilai ekspor dari negara itu sekitar US$176,66 juta; US$27,84 juta; US$27,52 juta dan US$26,09 juta. Dari lima besar negara tujuan favorit, ekspor tertinggi dicatat Filipina sebesar 219,2%, dimana pada tahun sebelumnya hanya US$8,73 juta. (*)

Petani Di Pangkep Tewas Tersambar Petir

ZonaMakassar.Com, Pangkep – Kamaruddin(55) yang juga warga kelurahan Anrong Appaka, Pangkep, Sulsel ini ditemukan dua warga setempat saat hendak ke Sawahnya.

Dua warga yang mau ke sawah melihat korban ini sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Di tubuhnya terlihat luka bakar, dugaan sementara tersambar petir karena dari pagi memang hujan disertai petir,” kata Kapolsek Pangkajene AKP Slamet Budi Hari, Senin (4/2/2019).

Warga yang menemukan pun membawa jenazah korban yang di temukan tergeletak di pematang sawah.

“Kami sudah meminta tim medis memeriksa luka korban. Jadi memang terlihat luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Kami juga sudah memintai keterangan saksi yang melihat pertama,” lanjut Slamet.

Rencananya, almarhum disemayamkan setelah anak-anaknya tiba sore ini.

“Beliau ini dikenal sangat baik. Selain petani, ia tukang azan di masjid. Kemungkinan sore ini akan dimakamkan, menunggu anaknya dari Morowali dulu,” pungkasnya.(*)

Paus Seberat 1 Ton Tersangkut di Jaring Nelayan Sinjai

ZonaMakassar.Com, Sinjai – Warga nelayan Pasi Labingkung, sekitar 4 mil dari daratan Kec. Mare, Kab. Bone dikejutkan dengan penemuan seekor Paus, Selasa (5/2/2019).

Paus yang berukuran panjang 5 meter, lebar 1 meter, dengan bobot diperkirakan di atas 1 Ton tersebut, ditemukan seorang nelayan, Sadar bin Retti (35), warga Talibunging, Kel. Lappa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai.

Paus tersebut ditemukan dalam keadaan mati setelah sebelumnya tersangkut di jaring yang dipasang sang nelayan.

Telah menemukab seekor ikan jenis paus, panjang sekitar 5 meter, lebar 1 meter, berat diperkirakan di atas 1 ton, dalam keadaan mati.

Dengan menggunakan 4 perahu nelayan yang menarik secara bersamaan, bangkai Paus tersebut kemudian dibawa ke tepi muara sungai Larearea dan melaporkannya ke personil Sat Polairud Resort Sinjai yang sedang memperbaiki Speedboat di Lingkungan Larearea.

Karena di Kab. Sinjai tidak ada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), petugas yang dilapori kemudian mengkoordinasikan temuan tersebut kepada Dinas Perikanan Kab. Sinjai untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Saat ini bangkai Paus masih berada di Lingkungan Larearea Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, menjadi tontonan warga setempat.

(junaid ramadhan)

RMS Siap Dorong Program Nasional Bidang Pertanian di Pinrang

ZonaMakassar.Com, PINRANG – Dalam Kampanye dan Sosialisasi pertemuan tatap muka Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI, DPRD Provinsi di Jampue, Kecamatan Lanrisang, Pinrang.

Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan, H Rusdi Masse Mappasessu, Sabtu (2/2/2019), opitmis jika partai Nasdem akan menjadi pemenang, baik di Pileg dan Pilpres mendatang.

Iapun berjanji, akan mendorong Program pertanian masuk di Kabupaten Pinrang jika terpilih sebagai anggota DPR RI.

“Pinrang ini merupakan daerah pertanian. Jadi Program Nasional di bidang pertanian akan kita usahakan masuk di Pinrang,” kata RMS.

“Untuk itu, mari kita dukung Partai Nasdem baik di Pileg maupun di Pilpres mendatang, ini untuk kesejahteraan masyarakat Pinrang khususnya di Kecamatan Lanrisang,” tandasnya. (*)

GP Nasdem Sulteng Belanja Untuk Korban Banjir Sulsel

ZonaMakassar.Com, Makassar – Bencana Banjir Bandang dan longsor yang menimpa beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan di penghujung januari 2019 cukup mendapat rasa prihatin dari masyarakat Indonesia.

Hal ini tidak lepas dari perhatian DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah yang mengirim kader partai untuk membelanjakan korban banjir di Sulsel.(2/2/2019)

“Saya di perintahkan langsung Ketua Dewan Wilayah Nasdem Aristan S.Pt untuk belanja keperluan dapur, alat mandi dan sembako untuk dikirim langsung ke para korban bencana” ungkap Sekum Garda Pemuda Nasdem Arman, SH saat membeli di Swalayan Baji Pamai Makassar.

Arman yang di dampingi WaBendum Garda Pemuda menambahkan “dana yang kami kumpulkan dari pengurus Partai Nasdem Sulteng semoga bermanfaat bagi saudara-saudara kami di Sulsel”

Seperti yang terjadi musibah banjir bandang di Sulawesi Selatan terjadi di Gowa, Jeneponto Makassar dan Maros. (Js)

Teller Bank BRI Pencuri Uang Nasabah Sudah Ditangkap

ZonaMakassar.Com, Makassar-Ditreskrimsus Polda Sulsel merilis kasus pencurian uang para nasabah Bank BRI, di Polda Sulsel, Rabu (30/1/2019) sore.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengungkapkan, kasus pencurian uang para nasabah Bank BRI terjadi di BRI Toddopuli, Panakkukang.

“Kasus ini ada satu pegawai teller BRI Toddopuli cabang Panakkukang kami amankan, atas nama Rika,” kata Kombes Dicky saat memimpin rilis di Mapolda.

Adalah Rika alias Rika Dwi Merdekawati (28) warga Jl Kompleks Anggrek Bulan, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Gowa ditangkap tim Polda Sulsel.

Kata Dicky, Rika ditangkap berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor LPB / 27 / 1 / 2019 / SPKT / 17 Januari 2019, pelapor dari BRI Toddopili cabang Panakkukang.

“Berdasarkan laporan tersebit pelaku ini sudah mengambil uang nasabah BRI dari bulan April 2018. Jadi sudah beberapa bulan ini pelaku beraksi,” jelas Dicky. (*)

*sumber:tribuntimur.com

Politisi Asal Sulsel Jadi Ketua DPRD Kota Tarakan

ZonaMakassar, Tarakan – Kota Tarakan adalah kota yang harus dipulau kecil di Provinsi termuda di Indonesia Kalimantan Utara, Kota ini memiliki wilayah yang luas 250,80 km² sesuai data Badan Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kota Tarakan berpenduduk banyak 253,026 orang ini memerlukan ketua DPRD asal Sulawesi Selatan.

Salman Aradeng yang lahir di Soppeng 29 September 1976 adalah turunan dari keluarga Bugis Sulawesi Selatan.

“Ayah dari Wajo, mama dari Soppeng” begitu keterangan SA melalui pesan WA. Bendahara KKSS di Tarakan Kalimantan Utara ini menyelesaikan pendidikan SD di Soppeng, kemudian menyelesaikan di Tsanawiah ponpes As’adiyah setingkat SMP di Wajo, dan setingkat SMA di pondok pesantren Gombara Makassar.

Terpilih menjadi Ketua DPRD Tarakan, pasti menjadi kebanggan khusus untuk SA. Salman Aradeng yang ditunjuk sebagai ketua DPRD Tarakan, mengantikan posisi koleganya Sabar Santoso pada maret 2017.

Politisi yang juga sebagai Bendahara PAN Kalimantan utara ini kembali bersaing maju sebagai caleg DPRD Kota Tarakan di dapil Tarakan Barat. (*)