Digantikan Boy William, Daniel Mananta Ucapkan Perpisahan dengan Indonesian Idol di Instagram

Zonamakassar.com, Makassar – Presenter Daniel Mananta belakangan ini memang ramai menjadi buah bibir publik.

Bukan tanpa alasan, hal itu karena sang presenter dikabarkan tak lagi memandu acara ajang kompetisi menyanyi, Indonesian Idol.

Bahkan, posisinya sebagai host telah diganti oleh presenter Boy William.

Mengetahui hal itu, sontak saja netizen langsung heboh mengingat sang presenter telah 1 dekade lebih menjadi host Indonesian Idol.

Membenarkan kabar tersebut, baru-baru ini Daniel pun menuliskan kalimat perpisahan yang sangat menyentuh.

Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagramnya @vjdaniel pada Senin (16/11/2020).

Dalam unggahan itu, Daniel tampak memposting banyak foto saat dirinya menjadi host Indonesian Idol.

Bahkan, ia juga menampilkan foto-foto lawasnya saat bersama para peserta dan juri ajang kompetisi tersebut.

Bersamaan dengan hal itu, Daniel pun mengawali kalimat perpisahannya dengan ucapan rasa syukur.

“Saya sangat bersyukur mempunyai kenangan sangat indah yang tidak mungkin dilupakan selama 1 dekade lebih menjadi pemandu acara Indonesian Idol.

Saya merasa terhormat, karena selama ini telah dipercaya oleh RCTI dan Fremantle untuk menjadi bagian penting dari Indonesian Idol sebagai host dan keluarga besarnya hingga sampai waktunya saya undur diri dari panggung megah ini,” tulis pria berusia 39 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Daniel pun menyampaikan ucapan perpisahan yang menyentuh sekaligus mengharukan.

Tak lupa, ia juga memberikan semangat kepada Indonesian Idol.

“Setelah ini pasti saya akan sangat merindukan kebersamaan dengan kalian semua. Sukses terus Indonesian Idol!

Kita semua harus bertumbuh. Setiap pertumbuhan pasti ada perubahan. Setiap perubahan membuat kita semakin kuat.

Healthy things grow. Growing things change. And change is always uncomfortable in the beginning, but it’ll make you STRONGER!

(Hal-hal yang sehat tumbuh. Hal-hal yang tumbuh berubah. Dan perubahan selalu tidak nyaman pada awalnya, tetapi itu akan membuat Anda LEBIH KUAT)” tutupnya.

Punya Channel YouTube Dul Jaelani Ngaku Bukan YouTuber

(Instagram/ duljelani)

Zonamakassar.com, Makassar – Platform YouTube belakangan ini ramai dihiasi oleh artis-artis televisi. Mereka beramai-ramai membangun kanal YouTube sendiri, tak terkecuali juga Dul Jaelani dan keluarganya.

Namun rupanya di dalam lubuk hati Dul Jaelani, sebenarnya ia tidak merasa cocok ketika harus banyak memperlihatkan aktivitasnya di YouTube. Ia merasa YouTube dan vlogging bukanlah passionnya.

Dul Jaelani mengaku belum tertarik untuk serius menekuni bidang sebagai konten kreator. Tapi setidaknya, YouTube bisa menjadi ruang untuk mempromosikan karya-karya barunya di bidang musik.

“Gue kan sebenarnya bukan anak YouTube, passion-nya bukan di situ,” ungkap Dul Jaelani di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, dikutip liputan6.com Selasa (8/9/2020).

Ditambah lagi, saat ini setiap musisi dituntut harus bisa tetap kreatif di tengah pandemi Corona Covid-19. YouTube rupanya bisa menjadi salah satu jalan untuk mengasah kreativitas setiap musisi.

Di samping itu, YouTube juga bisa menghasilkan pundi-pundi di saat tawaran manggung terhambat pandemi Corona.

“Gue masuk YouTube karena, ‘oke sekarang jamannya YouTube dan orang mau lihat kita di YouTube’, jadi mau nggak mau harus disesuaikan, bikin something sosial, ini (efek) Covid sih,” sambungnya.

Tak hanya membangun kanal YouTube pribadi, Dul Jaelani belakangan ini juga aktif muncul di project bersama dua kakaknya, Al dan El yang memiliki kanal YouTube khusus mereka bertiga bernama ALELDUL FAM TV. Terciptanya kanal YouTube tersebut tak lepas dari ide sang ibunda, Maia Estianty.

“Itu bareng-bareng (Al dan El), cuma kepala proyeknya Bunda, (ide) si El tuh suka ngasih banyak,” tutup Dul Jaelani.

Dikabarkan Berpacaran, Lania Fira: Siapa yang Enggak Mau Dijodohin Sama Kak Ariel

Zonamakassar.com, Makassar — Gosip bahwa dirinya kini dekat bahkan pacaran dengan Ariel NOAH mendapat tanggapan dari aktris cantik Lania Fira. Dia mengaku tidak masalah digosipkan. Bahkan, Lania Fira merasa senang dengan kabar tersebut.

“Senang, siapa yang enggak mau dijodohin sama Kak Ariel, tapi kami teman aja,” kata Lania Fira di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/12).

Meski demikian, pemain film Rasuk 2 itu blak-blakan bahwa dirinya dan Ariel NOAH hanya sebatas teman.

Dia mengakui kenal Ariel sejak beberapa bulan lalu. Saat itu Lania Fira menjadi model video klip untuk lagu terbaru NOAH.

“Aku sama Kak Ariel cuma teman. Kenal sejak jadi model video klip empat bulan lalu,” bebernya.

Meski hanya sebagai teman, Lania Fira secara blak-blakan memuji kepribadian Ariel NOAH. Menurutnya, pelantun Yang Terdalam itu sangat baik dan mudah berteman.

“Kenyataannya emang dia baik banget, friendly. Kami ngebahas band-band gitu aja, obrolan teman,” tutup Lania Fira. (JPNN)

Pacu Pertumbuhan Makassar, Iqbal Suhaeb Diberi Penghargaan

Zonamakassar.com, Makassar – Kemajuan pesat kota Makassar, mengatarkan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menerima penghargaan sang pemimpin kategori kebijakan publik dari okezone.com, di Grand Ball Room, hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).

Iqbal dinilai sebagai kepala daerah yang berhasil dalam mengelola dan menggarap potensi daerah sehingga memacu pertumbuhan dan kemajuan berbagai sektor pembangunan di Makassar.

“Alhamdulillah. Makassar kembali mendapatkan apresiasi. Tentunya, penghargaan ini semakin memacu semangat pemerintah kota Makassar untuk bekerja semakin baik dalam melayani masyarakat,” ucap Iqbal.

Pemimpin Redaksi Okezone.com Angelina Donna mengatakan penghargaan yang diberikan meliputi kategori sektor pariwisata, pelayanan publik, kebijakan publik, sosial dan budaya, tata kelola pemerintahan, investasi dan ekonomi kreatif.

“Kepala daerah ini telah bekerja keras dalam membangun sehingga membuahkan hasil yang berguna untuk kemajuan masyarakat di daerahnya,” kata Donna.

Sebanyak 18 kepala daerah yang mendapat apresiasi terdiri atas 8 bupati, 5 wali kota, dan 5 gubernur. Mereka diapresiasi atas kinerjanya dalam berbagai kategori.

Penghargaan Sang Pemimpin diterima Kepala Inspektorat Makassar Zaenal Ibrahim mewakili penjabat wali kota Makassar. Apresiasi ini diberikan oleh portal berita okezone.com yang tergabung dalam MNC Digital Indonesia (MDI).

Berikut 18 kepala daerah penerima penghargaan:

Bupati:

1. Paulus Soliwoa – Bupati Ngada (Pariwisata).

2. Agus Ambo Djiwa – Bupati Pasangkayu (Investasi).

3. Benny Laos – Bupati Pulau Morotai (Pelayanan Publik).

4. Frederikus Gebze – Bupati Merauke (Pelayanan Publik).

5. Ni Putu Eka Wiryastuti -Bupati Tabanan (Sosial & Budaya).

6. Matius Awoitauw – Bupati Jayapura (Sosial & Budaya).

7. Abdullah Azwar Anas – Bupati Banyuwangi (Pariwisata).

8. Anne Ratna Mustika – Bupati Purwakarta (Tata Kola Pemerintahan).

Wali Kota:

1. Hendrar Prihadi – Wali Kota Semarang (Pariwisata).

2. Muhammad Iqbal Samad Suhaeb – Wali Kota Makassar (Kebijakan Publik).

3. Marten Taha – Wali Kota Gorontalo (Pelayanan Publik).

4. Mohammad Idris – Wali Kota Depok (Pelayanan Publik).

5. Sutiaji – Wali Kota Malang (Ekonomi Kreatif).

Gubernur:

1. Anies Rasyid Baswedan – Gubernur DKI Jakarta (Kebijakan Publik)

2. Wahidin Halim – Gubernur Banten (Pariwisata).

3. Mochamad Ridwan Kamil – Gubernur Jawa Barat (Kebijakan Publik).

4. Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur (Pelayanan Publik).

5. Ganjar Pranowo – Gubernur Jawa Tengah (Pariwisata).

Pembukaan F8, Danny Pomanto Sebut Peran Besar Kemenpar

Zonamakassar.com, Makassar – Makassar International Eight Festival and Forum atau lebih dikenal F8 akhirnya terselenggara di Centre Point of Indonesia (CPI), Jumat (11/10/2019). Meski tanpa dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi selatan (Sulsel), panitia pelaksana tetap berhasil menggelar event yang digagas oleh mantan Wali Kota Makassar M Ramdhan Pomanto.

Danny Pomanto sebagai inisiator event FC, mengaku bersyukur bisa kembali melaksanakan F8 tahun 2019, meski harus pindah tempat dari Anjungan Pantai Losari ke CPI. Danny mengaku terlaksananya F8 tak lepas dari dukungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

” Kemenpar benar-benar memberikan dukungan penuh sehingga terselenggaranya F8 ini,” ujarnya dalam sambutan.

Danny berharap Kemenpar tetap memasukkan agenda F8 dalam event Kemenpar tahun 2020. Apalagi konsep yang dilakukan ditempat yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau masih dikasih kesempatan, kita akan buat F8 jauh lebih baik dari hari ini bahkan jauh lebih meriah dari tahun depan,” ungkapnya.

Sementara, Staf Ahli CoE Kemenpar RI Tazbir menilai pelaksanaan F8 sangat spektakuler. Bahkan, kata Tazbir, pelaksanaan F8 memiliki view terbaik untuk pelaksanaan event pariwisata.

“Banyak event di Indonesia, tapi F8 view terbaik. Tahun depan kalau diadakan bagusnya backdropnya dihilangkan biar tamu menghadap laut terus kapalnya dikasi lampu biar keliatan, ini tempatnya bagus dan ini sangat cocok untuk dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Ia mengaku banyak nilai-nilai kreativitas dalam pelaksanaan F8.

“Event inilah pertama muncul Writer Festival di Indonesia Timur, ini adalah proses kreatif yang begitu sangat luar biasa, dan itu akan kita launching besok,” ujarnya.

Gala Dinner Perawat Tutup Celebes Nursing Update 2019

Zonamakassar.com, Makassar – Celebes Nursing Update (CNU) 2019 yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Sulawesi Selatan yang berlangsung 6-7 September 2019 di Hotel Dalton Makassar ditutup dengan Gala Dinner perawat.

Kegiatan gala dinner ini dihadiri 18 Badan Kelengkapan PPNI, Ketua DPW Provinsi PPNI Se- Sulawesi, 24 Ketua DPD Kota/ Kabupaten PPNI Se-Sulawesi Selatan, Kampus Keperawatan, Praktik Mandiri Keperawatan, Kepala Balai Rehabillitasi BNN Baddoka Makassar dan Perawat perwakilan Rumah Sakit Se- Sulawesi Selatan serta perwakilan mahasiswa keperawatan Se Kota Makassar.

” Kegiatan CNU 209 ini kami berharap bisa menyatukan potensi yang ada didalam keperawatan dan menjadi kekuatan dalam memajukan keperawatan di Indonesia pada umumnya dan lebih khusus di Sulawesi selatan serta akan dijadikan event tahunan DPW PPNI Sulawesi Selatan”, ujar Abd. Rakhmat Ketua DPW PPNI Sulsel dalam sambutannya .

Dalam Gala Dinner CNU 2019 dimulai dengan pementasan seni dan diakhiri dengan Parade Badan Kelengkapan PPNI Se- Sukses serta pernyataan dukungan 24 DPD PPNI Se- Sulawesi Selatan untuk mensukseskan Musyawarah Nasional PPNI.

Pindah Tempat, F8 tak Lagi Digelar di Losari

Zonamakassar.com, Makassar – Gelaran Makassar Eight Festival and Forum (F8) dipastikan akan tetap digelar tahun ini. Meski demikian, untuk tempat dipastikan tidak lagi akan digelar di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Pemindahaan tempat F8 diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT. Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan saat jumpa pers di Warung Upnormal Jalan Bontolempangan Makassar, Senin (2/9/2019).

“ Kita sudah dapat informasi dari Pemkot Makassar, kalau kita tidak bisa menggunakan Anjungan Pantai Losari untuk gelaran F8 tahun ini,” ujarnya kepada awak media.

Meski demikian, kata Wawan sapaan akrabnya, Pemkot Makassar sudah menyiapkan tempat lain untuk menyelenggarakan F8, yakni di Lapangan Hertasning Makassar.

“Kita lega sudah mendapatkan kepastian lokasi acaranya dari Pemkot Makassar. Karena kita sudah ditanya-tanya oleh peserta dari sejumlah negara dan juga sponsor,” beber dia.

“Mungkin kami kecewa, tapi juga sekaligus lega. Setelah hampir satu bulan menunggu akhirnya kita dapat kepastian bahwa Losari tidak bisa digunakan sebagai lokasi kegiatan,” imbuhnya.

Wawan mengaku F8 Makassar yang sudah digelar tiga tahun terakhir sudah diidentikkan dengan Pantai Losari. Apalagi F8 Makassar dikenal sebagai The Biggest Waterfront Festival atau festival tepi laut terbesar.

“Kami sangat menghargai keputusan Pemkot termasuk usulannya yakni F8 digelar di Lapangan Hertasning. Tapi, F8 itu dikenal sebagai Festival Waterfront, jadi memang kami siapkan opsi lain yang berada di wilayah pesisir atau tepi laut,” ujar Wawan.

Wawan mengungkapkan opsi tempat lain yang bisa digunakan yakni Centre Point of Indonesia (CPI) yang bersebelahan dengan Anjungan Pantai Losari Makassar. Wawan mengaku untuk tanggal pasti gelaran F8 Makassar akan digelar pada 11-13 Oktober 2019.

“Yang jelas lokasinya nanti di wilayah pesisir atau tepi laut. Ada dua yang kami sasar, jadi mengenai kepastian akan segera kami infokan,” kata dia.

Wawan menegaskan Jika pada tahun sebelumnya konten F8 yakni Fashion, Food and Fruit, Fiction Writers and Fonts, Folks, Fusion Music, Flora and Fauna, Film dan Fine Art tersebar di sepanjang Anjungan Pantai Losari dengan panjang 1,7 km, maka pada tahun ini seluruh konten dikonsepkan berada dalam satu lokasi.

“Pemindahan ini tidak akan berdampak terhadap konten, memang pada tahun ini kita pusatkan di satu lokasi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya tersebar di sepanjang 1,7 km,” kata dia.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada beberapa daerah yang telah melakukan konfirmasi ulang terkait kehadirannya di event F8 tahun ini. Beberapa di antaranya Kabupaten Solok, Jakarta, Maluku Ambon, dan Yogyakarta.

“Kalau untuk negara seperti Jepang, India, Belgia dan Australia juga telah konfirmasi soal kehadirannya kepada kami melalui kedutaan besarnya masing-masing” tutupnya.

Pj Walikota Iqbal Suhaeb Jadi Peserta Pertama, Kadispora Makasssar: Wadah Lahirnya Atlet Baru

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makasssar M Iqbal Suhaeb menjadi peserta pertama gelar Run Makassar Half Marathon yang nantinya akan digelar pada 3 November 2019 mendatang.

Kepesertaan Iqbal Suhaeb disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makasssar, Achmad Hendra Hakamuddin saat Grand Launching di Mal Nipah Makassar, Minggu (1/9/2019).

Achmad Hendra berharap agar kegiatan yang sempat vakum ini bisa kembali diterima oleh warga Makassar hingga nantinya melahirkan atlet lari.

“Momentum run makassar half marathon ini bisa menjadi wadah lahirnya atlet baru di kota Makassar. Selain itu juga bisa memperkenalkan wisata yang ada di sini,” ungkap Kadispora.

Sementara itu, Iqbal Suhaeb yang didaulat untuk mendaftar paling pertama dalam event ini mengaku akan terus mendukung dan memberikan ruang bagi atlet-atlet berprestasi utamanya di bidang lari.

“Kegiatan ini bisa dijadikan ajang berkumpulnya para pelari dari seluruh daerah. Bisa juga melahirkan atlet baru. Jadi nantinya akan ada regenerasi yang dibina bersama-sama,” harap Iqbal.

Event dengan total hadiah yang disiapkan panitia sebesar Rp 447juta ini menargetkan peserta bukan hanya dari kota Makassar melainkan seluruh Indonesia.

Disambut Barongsai di Pesta Rakyat, Sekda Makassar Sebut Kecamatan Wajo Terbaik

Zonamakassar.com, Makassar – Kecamatan Wajo punya cara tersendiri memeriahkan malam pesta rakyat HUT ke-74 RI, Minggu (26/8/2019) malam.

Pesta rakyat yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar, Muh Ansar dan juga anggota DPRD Makassar Yunus HJ disambut dengan tarian Barongsai.

Adanya penyambutan tarian Barongsai membedakan dibandingkan Kecamatan lainnya saat menggelar pesta rakyat.

Sekda Makassar Muh Ansar pun memberikan apresiasinya atas terselenggarannya malam puncak HUT ke 74 RI di kecamatan tersebut. Baginya, peringatan kemerdekaan ini sekaligus yang paling meriah di Makassar.

“Acara di sini saya kira yang terbaik di Makassar,” puji Ansar.

Kegiatan berlangsung dengan penuh suka cita dan antusias tinggi warga Wajo di Pelataran Barat New Makassar Mall (Pasar Sentral) Minggu (25/8).

Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Makassar Yunus Hj, mantan anggota DPRD Makassar Haeruddin Hafied, Ketua Walubi Yongris Lao, dan Camat Makassar Ansar Kalam.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Yongris Lao menceritakan kecamatan Wajo sebagaimana peta yang dibuat tahun 1840 adalah pusat pertama kota Makassar. Saat itu Wajo memang sudah menampakkan diri sebagai wilayah multi etnis dan ras. Ada ras Belanda, Cina, Ende, Melayu, Arab, dan Butun.

“Jadi memang ditempat ini adalah kota niaga tempat yang nyaman berdagang dan berbisnis. Sudah merupakan daerah yang sangat ramah terhadap berbagai ragam budaya,” katanya.

Karena itu lanjutnya, daerah tersebut bisa menjadi percontohan sebagai tempat yang sangat menghargai keberagaman. Sehingga cita-cita kemerdekaan Indonesia bisa terwujud dan dinikmati seluruh warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan etnik dari tempat tersebut.

Apresiasi Event Indonesia Marketers Festival, Iqbal Suhaeb: Manfaatkan Secara Efektif

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengapresiasi pelaksanaan Indonesia Marketers Festival 2019. Apalagi, Makassar menjadi tuan rumah event roadshow marketing terbesar di Indonesia di Ballroom Sandeq Hotel Claro Makassar, Kamis (1/8/2019).

Event yang memfokuskan edukasi ilmu pemasaran ini mendapat respon yang cukup baik dari warga Makassar. Bukan hanya itu, Indonesia Marketers Festival ini juga mencoba menyentuh sektor perdagangan di lingkup pemerintah setempat.

Hal ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya peningkatan pendapatan dengan memanfaatkan berbagai lini sebagai media pemasaran. Presien World Marketing Association, Hermawan Kartajaya mengatakan banyak potensi besar yang dimiliki kota Makassar.

“Banyak pelaku usaha yang sebenarnya punya potensi tapi tidak paham dalam hal promo. Ada pula usaha yang bisa mendapatkan pendapatan lebih tapi tidak terkonsep dengan baik. Hal inilah yang mendorong kami hadir sebagai fasilitator ilmu di Kota Makassar,” ungkapnya.

Sementara itu, Iqbal Suhaeb mengaku mendukung dan berterima kasih karena mampu menjadi partner nyata untuk pertumbuhan usaha di kota Makassar.

“Pemkot Makassar berharap event seperti ini rutin diadakan agar bisa memancing para pelaku usaha yang kendor dalam hal promosi bisa sadar akan peluang yang segera harus dimanfaatkan secara efektif,” pungkas Iqbal.

Dalam event ini diserahkan pula beberapa penghargaan untuk pelaku industri dan juga instansi yang turut membantu dalam perkembangan usaha. Untuk Kota Makassar kategori Public Service of the Year berhasil diraih Dinas Pekerjaan Umum.