Di Hadiri 2500 Peserta, Presiden Jokowi Bakal Buka Munas Hipmi XVI

Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia bersama para pengurus HIPMI

Zonamakassar.com, Jakarta – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (BPP HIPMI) bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVI 2019 di Jakarta, Senin (16/09/2019).

Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Munas tersebut akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, dan dipastikan bakal dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Insyaallah, Munas akan dibuka oleh Bapak Presiden Jokowi. Semoga lancar dan tak ada aral melintang. Ini sebuah kehormatan bagi segenap anggota HIPMI, sebab Munas terakhir dipenghujung kepengurusan ini kembali akan dibuka oleh Bapak Presiden,” ucap Bahlil, dikantornya, Kamis, (12/9/2019).

Bahlil juga menjelaskan, Munas bertema “Melanjutkan Peran HIPMI sebagai Lokomotif Pembangunan Ekonomi Berkeadilan”, bakal ramaikan sebanyak 2500 peserta.

Sebanyak 2500 peserta bakal hadir. Dan pada munas nanti ada tiga keputusan besar yang pertama, rekomendasi gagasan HIPMI kepada pemerintah untuk lima tahun kedepan. Terkait pembangunan infrastruktur dan pertambahan ekonomi di indoenesia, serta meningkatkan SDM,” ujarnya.

Selain itu, Munas juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya diantaranya diskusi Business Matching, Forum Dialog Ekonomi dan Bisnis.

Pada diskusi tersebut, HIPMI juga akan menghadirkan sejumlah narasumber yang diantaranya Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (pengusaha sekaligus senior HIPMI), Erick Thohir, Ketua Kadin yang juga senior HIPMI, Rosan P. Roeslani dan Anggota DPR-RI Maruarar Sirait.

Dan pada topik kedua akan membahas “Peluang dan Tantangan Ekonomi di Era Revolusi Industri 4.0”. Sejumlah narasumber akan dihadirkan adalah Raja Sapta Oktohari dan Ketua Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Lanjut Ia mengungkapkan, saat ini terdapat tiga kandidat calon Ketua Umum yakni Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI), Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI), Mardani H Maming (mantan Bupati Tanah Bumbu dan Ketua APKASI).

“Para kandidat ini telah menjalani tahapan-tahapan penjaringan serta persyaratan lainnya sehingga layak untuk bertarung di Pemilihan Nasional Ketua Umum BPP HIPMI periode berikut,” pungkas Bahlil.(*)

Jelang Munas Hipmi, Mardani dapat Dukungan 10 BPD

Foto : Mardani H Maming menggunakan pasappu (ikat kepala) merah di acara silatda Hipmi Sulsel di Makassar (15/7). (dok:istimewa)

Zonamakassar.com, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVI, semakin dekat. Para calon Ketua Umum (Caketum) pun semakin gencar melakukan pendekatan-pendekatan terhadap anggota HIPMI.

Mardani H. Maming Caketum BPP HIPMI optimis akan bisa memimpin HIPMI karena adanya tambahan dukungan dari 10 Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI. Hal ini semakin memperkuat barisan BPD yang mendukung calon ketua umum nomor 4 ini.

10 Ketua Umum BPD HIPMI merasa Mardani Maming merupakan figur yang paling pas dan memiliki visi membangun HIPMI dari daerah seperti BPD HIPMI Aceh dengan Ketua Umum Rizky Syahputra, Bali dengan Ketua Umum I Gusti Nyoman Darmaputra, Gorontalo dengan Ketua Umum Rio Nurdin, Jambi dengan Ketua Umum Al haafizhussayuty, Kepulauan Riau dengan Ketua Umum Huzeir Zul, Sumatra Barat dengan Ketua Umum Iqra Chissa, Bangka Belitung dengan Ketua Umum Sandy Indra, NTT dengan Ketua Umum Reynold Arthur Ivan Lay, Sulawesi Barat dengan Ketua Umum Jufri mahmud, dan Banten dengan Ketua Umum A. Dedi Muhdi.

“Ya saya sangat mengapresiasi dukungan dari BPD HIPMI yang langsung sudah mendeklarasikan diri. Ini aspirasi bersama untuk bagaimana para pengusaha muda solid bergerak untuk pertumbuhan ekonomi nasional, konsolidasi untuk membantu pemerintah di bidang perekonomian. Insyaallah ini kita akan lakukan yang terbaik untuk HIPMI ke depan,” kata Mardani dalam keterangan tertulis, Rabu (4/9/2019).

Mardani juga menambahkan kalau dirinya ingin keberadaan HIPMI bisa dirasakan lebih oleh anggota HIPMI dan menjadi garda terdepan untuk mendorong sentra-sentra usaha baru.

“Kita ini kan perkumpulan pengusaha muda salah satu penggerak perekonomian bangsa, harapannya nanti kedepan terjadi kolaborasi yang intensif antara HIPMI dan pemerintah agar bisa memajukan perekonomian bangsa,” ujar Mardani.

CEO PT Batu Licin Enam Sembilan Group dan PT Maming Enam Sembilan ini juga menegaskan sudah mendapatkan dukungan yang cukup banyak dari BPD. Jika ia memimpin HIPMI 2019-2022, ia akan menjaga amanah ini dengan bekerja sebaik mungkin.

“Kita jaga marwah HIPMI, kita akan semaksimal mungkin membawa manfaat untuk para anggota dan pengurus,” tutup Mardani yang juga Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI ini.(*)

Prof Marsuki: Pemindahan Ibukota, Pengusaha Sulsel Bidik Kaltim

Zonamakassar.com, Makassar — Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) akan menggerakkan ekonomi. Pengusaha asal Sulsel pun segera berinvestasi di Kaltim. Sejumlah sektor akan terkerek naik di Kalimantan Timur. Mulai dari konstruksi, logistik bangunan, industri aneka jenis, hingga restoran, hotel, dan pariwisata.
Pakar ekonomi Prof Marsuki DEA mengatakan, pemindahan ibu kota akan berimplikasi positif terhadap pulau di sekitarnya. Khususnya Sulsel. Kondisi ini, harus dilihat baik-baik. Karena itu, baik pemerintah maupun kalangan swasta, harus berupaya menjadi mitra bagi ibu kota.
Khususnya, dalam proses pembangunan: jangka pendek, menengah, maupun panjang. “Pemindahan ini sangat positif untuk Sulsel ke depan,” kata Marsuki yang juga Rektor Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar ini, Selasa, 27 Agustus.

Prof.Dr.H Marsuki, DEA.,Ph.D

Migrasi Massal
Apabila pemerintah dan swasta mampu menjadi mitra, maka Sulsel, bisa menjadi daerah penyedia lapangan kerja, kebutuhan bahan bangunan fisik, serta penyangga persediaan bahan makanan. Juga, hiburan, dan tempat tinggal yang cukup lengkap.
“Dalam jangka pendek saja, kalau telah (pemindahan) terealisasi (disetujui DPR) akan berefek terhadap beberapa indikator makro ekonomi Sulsel,” urainya.
Indikator makro yang dimaksud adalah bisa membuat pertumbuhan ekonomi Sulsel lebih terdongkrak. Penurunan pengangguran, kemiskinan, termasuk perbaikan kualitas hidup masyarakat secara umum.
Akan tetapi, dari sisi positif itu, efek negatif juga diprediksi tetap ada. Tidak bisa dihindari. Misalnya saja, terjadinya migrasi penduduk dari Sulsel ke provinsi lainnya secara massal.
Sebab, ibu kota baru bisa menjadi bagian penampungan tenaga kerja, yang tidak terkontrol. “Kalau itu terjadi, justru meningkatkan pengangguran dan peningkatan penduduk miskin,” paparnya.
Karena itu, ia berharap pemangku kepentingan sejak dini mengantisipasi dampak negatif yang akan berpotensi muncul ini. “Jangan menunggu ada persoalan, baru dipikirkan. Belajar dari kondisi di DKI Jakarta saat ini,” tutupnya.
Volume Dagang
Ekonom Unhas, Syarkawi Rauf, menilai kala ibu kota pindah ke Kaltim, secara ekonomi akan mendorong pertumbuhan di Sulsel. “Karena Kaltim dan Sulsel itu punya hubungan dagang yang kuat. Kalau pindah, volume perdagangan pun bakal ikut naik,” katanya.
Hanya saja, menurutnya, tetap perlu dilihat secara komprehensif. Artinya, dalam kondisi pemindahan ini yang pindah adalah pusat pemerintahan. Bukan pusat bisnisnya.
Ia melihat pusat bisnis yang sejauh ini ada di Jakarta, tidak serta merta akan langsung ikut pindah. Berkaca dengan negara lain, yakni Korsel yang memindah ibu kotanya ke pinggiran Seoul.
“Di sana masih sepi khusus pemerintahan saja. Pusat bisnis tetap di Seoul,” paparnya.
Dalam hal ini, perlu waktu untuk mengikuti ke mana pusat pemerintahan berada nantinya. Karena pada prinsipnya, pusat bisnis akan selalu ikut kemana pun pusat pemerintahan.
“Ya, meskipun pusat pemerintahan selalu jadi daya tarik untuk mendongkrak bisnis,” kuncinya.
Prospek Bisnis
Sementara itu, Sekretaris Apindo Sulsel, Yusran IB Hernald melihat pemindahan ibu kota negara menjadi pendorong bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke wilayah itu.
Tidak heran, para pelaku usaha mulai mengintip celah potensi investasi di daerah itu. “Teman-teman mulai mengarahkan perbincangan apa yang bisa jadi bidikan ke sana,” bebernya.
Pada tahapannya, pembangunan sarana dan prasarana pendukung pemerintahan bisa menjadi salah satu corong pelaku usaha bisa masuk untuk mengerjakan konstruksinya. “Makanya semoga jangan hanya BUMN yang dilibatkan. Swasta juga perlu,” harapnya.
Seperti segi Infrastruktur pendukung, yakni transportasi yang diharapkannya. Meski pemerintah mengadakan transportasi umum, ruang bagi swasta untuk masuk harus ada.
“Sebab transportasi umum tidak bisa 24 jam, kalau swasta bisa berinovasi dengan menghadirkan pelayanan prima,” terangnya. Sejauh ini, komoditas seperti beras dan buah-buahan dari Sulsel sudah banyak yang ke Kaltim. Hal itu terjadi sebelum menjadi ibu kota negara yang baru. Usai ditetapkan, bisa dipastikan pengiriman barang juga akan meningkat.
Selain itu, beberapa sektor yang mulai dilirik pengusaha dari Sulsel adalah bersinergi untuk membangun kebutuhan energi. Seperti listrik.
Mengapa? Ke depan, di daerah itu pastinya akan membutuhkan pasokan energi listrik yang tidak sedikit saat telah menjadi pusat pemerintahan.
“Sektor mikro juga menggeliat di sana. Khususnya bisnis kuliner. Karena di sana ke depannya makin ramai, jadi menarik membuat bisnis sektor tersebut,” pungkasnya.
Hotel-Hiburan
Para pelaku usaha restoran dan hotel juga mulai mencari ruang investasi. Menurut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, banyak ruang investasi di sektor perhotelan.
Kehadiran hotel juga menjadi syarat untuk ibu kota itu sendiri. Makanya investasi sudah dimulai. Sebab, pada 2024 resmi dipindahkan.
“Kami di sektor perhotelan sudah memperkirakan kapan momen masuk yang pas. Soal potensi, saya yakin akan banyak yang melirik ke sana (bangun hotel),” yakinnya.
Bagaimana dengan ekspansi? Pria yang juga CEO Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) itu mengaku belum membahas langkah tersebut.”Pastinya jadi pertimbangan. Yang jelas, Kaltim itu punya prospek bagus untuk bangun hotel,” nilainya.
Tantangan ASN
Bagaimana dengan ASN yang menolak ke ibu kota baru? Menteri PAN-RB, Syafrudin mengklaim ASN tidak khawatir untuk pindah dari Jakarta ke Kalimantan.
“ASN dan aparatur negara apapun, terutama aparatur hukum, TNI, Polri, dan sipil negara, itu sudah kontrak dengan negaranya,” terangnya di kantor Wapres, kemarin. “Yang dipindah itu ASN di lembaga dan kementerian. Bukan yang bertugas di DKI (Jakarta),” sambung mantan Wakapolri itu. (jpg-tam)

Jelang Munas Hipmi, Akbar Himawan Kuliah Umum di STIE Amkop Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Calon Ketua Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Akbar Himawan Buchari melakukan melakukan road to munas di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekomoni STIE Amkop Makassar.

Kegiatan yang mengangkat tema public lecture on entrepreneurship “menjadi pengusaha menjadi piliham tepat saat krisis” itu berlangsung tanggal 02 Juni mendatang.

Bagi calon ketua HIPMI wijib memberikan kuliah umum di Kampus. Hal tersebut sebagai salah satu syarat bagi calon ketua yang ikut mencalonkan sebagai ketua HIPMI.

Kampus STIE AMKOP Makassar dipilih oleh Akbar Buchari membawakan materi kuliah umum , atas pertimbangan rekomendasi dari ketua HIPMI Sulawesi Selatan Herman Haizar, dimana kampus yang dipimpin oleh Bachtiar Mandatuang itu merupakan salah satu kampus STIE terbaik se Sulawesi berdasarkan pemerinkatan kemenristekdikti 2018.

“Saya rekomndesarikan kampus STIE Amkop karena kampus ini saya lihat makin berkembang dan salah satu kampus bisnis top di Sulawesi,” kata Ketua HIPMI Sulsel Herman Heizer, Rabu, (26/6/2019).

Pada usia yang terbilang muda 31 Tahun, Akbar telah mengelola bisnis di berbagai bidang, di antaranya sebagai pimpinan perusahaan otobus (PO) Kurnia dengan armada sekitar 250 unit bus. Ia juga melakukan pengembangan bisnis ke bidang perkebunan kelapa sawit dan properti.

Akbar juga dipercaya sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Peng­u­saha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatra Utara setelah terpilih dalam Musda XV HIPMI Su­matera Utara, dan saat ini Akbar terpilih sebagai anggota DPR-RI.

“Kehadiran Akbar Buchari ini diharapkan memberikan motivasi kepada mahasiswa STIE Amkop, agar lahir entrepreneurship muda,” kata Ketua STIE Amkop Makassar Bachtiar Maddatuang.(*)

MNC Bank Relokasi kantor di Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – PT Bank MNC International Tbk atau MNC Bank terus berupaya meningkatkan kinerja bisnisnya melalui penguatan layanan. Salah satu yang menjadi fokus MNC Bank tahun 2019 ini di Sulsel adalah penyaluran kredit yang menyasar sektor usaha kecil dan menengah (UKM) atau Small Medium Enterprise (SME).

Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan mengatakan bahwa pihaknya optimis hadirnya layanan kredit SME ini akan mendorong dan memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan kredit MNC Bank.

“Selama ini memang fokus kita belum ke SME, dan baru tahun ini mau fokus ke pengembangan SME dan sebelumnya lebih fokus ke komersial dan korporasi dan untuk konsumer bisnis lebih fokus ke kartu kredit tapi kita belum fokus ke pemberian kredit untuk mendukung sektor usaha dan baru mulai tahun ini mau kita kembangkan lebih jauh,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Melihat potensi dan pertumbuhan bisnis di kota Makassar yang sangat pesat, Mahdan berharap tahun 2019 ini dapat menyalurkan kredit senilai Rp50 miliar dari posisi awal di tahun 2018 yang hanya mencapai Rp15 miliar saja di Sulsel.

Mahdan juga berharap hadirnya berbagai layanan funding baik tabungan, giro dan deposito di MNC Bank dapat mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari Rp31 miliar di tahun 2018 menjadi Rp60 miliar tahun 2019 ini.

Apalagi kontribusi Kantor Cabang MNC Bank Makassar terhadap nasional masih sangat rendah. Tercatat MNC Bank membukukan DPK senilai Rp8,5 triliun dan menyalurkan kredit senilai Rp7,5 triliun di tahun 2018 lalu.

“Kontribusi Makassar memang masih agak kecil kalau kita lihat secara nasional. Tapi potensinya masih sangat besar. Tentu dengan relokasi cabang ini, jumlah pegawai kita tambah dan memberikan kenyamanan kepada nasabah dan memberikan layanan yang baik dan prima, usaha kita untuk berkontribusi positif bisa dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, menurut Mahdan potensi Makassar juga dapat terlihat dari kinerja perbankan di kota ini dimana pada tahun 2016 tercatat DPK di Kota Makassar sebanyak Rp 55,8 triliun, pada 2017 berhasil menghimpun Rp 57,8 triliun.

Begitupun di sisi penyaluran kredit, dimana pada 2016 tercatat Rp 68,3 triliun, pada 2017 berhasil mencapai Rp 72,6 triliun. Hal tersebut semakin mendorong MNC Bank untuk mengembangkan bisnis di kota Makassar.

Dalam kesempatan ini, MNC Bank melakukan relokasi kantor cabang yang berlokasi di Gedung Ratulangi Point Jalan Ratulangi. Direktur MNC Bank Rita Montagna berharap dengan relokasi ini, MNC Bank dapat memperluas jangkauan dan portofolio nasabah. Kota Makassar memiliki potensi untuk semakin memajukan perekonomian nasional.

“Kami optimis dengan relokasi ini, kami dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan semakin memajukan ekonomi Sulsel dan Indonesia. Dengan penetrasi yang difokuskan kepada segmen ritel dan consumer, MNC Bank juga tengah menyiapkan berbagai inovasi produk dan layanan unggulan berbasis teknologi,” tandasnya.

Lion Air Masuk Lima Maskapai Pembawa Penumpang Terbanyak ke Singapura

Zonamakassarcom, Jakarta – Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID), Malindo Air (kode penerbangan OD), Thai Lion Air (kode penerbangan SL) member of Lion Air Group mengumumkan telah menerima anugerah sebagai 5 maskapai teratas yang berkontribusi besar membawa penumpang paling banyak (Top 5 Airlines and Airline Groups by Passenger Carriage) dalam acara Penghargaan Bandar Udara Internasional Changi ke-14 (14th Changi Airline Awards).

Lion Air Group mengoperasikan 15 layanan penerbangan harian (regular flight) ke Bandar Udara Changi dan telah mengangkut sekitar 1,4 juta penumpang pada 2018. Lion Air Group merupakan maskapai yang mengoperasikan lebih dari 100 keberangkatan menuju Changi setiap minggu.

“Pergerakan tersebut melayani dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK): Lion Air enam kali sehari dan Batik Air tiga penerbangan harian; Thai Lion Air tiga penerbangan per hari dari Bandar Udara Internasional Don Mueang, Bangkok, Thailand (DMK) serta Malindo Air memiliki empat penerbangan setiap hari dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL),” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Ajang Changi Airline Awards 2019 diserahkan langsung Changi Airport Group (CAG) Chief Executive Officer (CEO), Mr. Lee Seow Hiang kepada Managing Director Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi di Singapura.

Lion Air Group mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Changi Airport dan menyampaikan selamat kepada seluruh kru pesawat, tim operasional serta karyawan/ karyawati Lion Air Group berkat kerjasama yang baik dan kerja keras dalam mewujudkan kelancaran penerbangan.

Penghargaan membanggakan ini merupakan ketiga kali yang diterima Lion Air Group. Pada 2017 dan 2018 Lion Air Group telah memperoleh award serupa sejalan pengembangan empat perusahaan yaitu Lion Air, Batik Air dari Indonesia; Malindo Air dari Malaysia dan Thai Lion Air dari Thailand.

Selama ini negara berciri khas patung singa ini dikenal sebagai negara berposisi strategis di jalur lalu lintas bisnis utama dunia dan salah satu negara persinggahan (transit) penerbangan internasional. Kehadiran Lion Air Group di Singapura untuk menjawab tingginya permintaan perjalanan udara selama ini serta sekaligus mempertegas kesungguhan Lion Air Group dalam memperluas konektivitas regional

Tujuan utama lebih memberikan kualitas penerbangan, tersedianya pilihan jadwal yang disesuaikan kebutuhan travelers serta dapat melakukan ekspansi dengan menambah rute baru menambah frekuensi terbang. Dengan bertambahnya kapasitas, Lion Air Group optimis dapat mendukung dalam meningkatkan investasi pada sektor ekonomi dan pariwisata di Singapura dengan Indonesia, Malaysia dan Thailand

Sumber : Sindonewscom

Menaker: Koperasi Karyawan Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja. Hal tersebut menurutnya bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan pokok pekerja,” ujar Menaker Hanif, dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2019).

Hal tersebut ia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini, jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

“Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya. Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat,” ucap Hanif.

detikfinance

Home Fokus Infrastruktur Ekonomi Bisnis Finansial Properti Energi Industri Perencanaan Keuangan SolusiUKM Konsultasi Market Research Bursa Valas Moneter Foto Infografis Market Watch Wawancara Video Fintech Loker

Home / Berita Ekonomi Bisnis / Detail

Sabtu, 09 Mar 2019 21:00 WIB

Menaker: Kopkar Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Nabilla Putri – detikFinance

Foto: Kemnaker

Foto: Kemnaker

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja. Hal tersebut menurutnya bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan pokok pekerja,” ujar Menaker Hanif, dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2019).

Hal tersebut ia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini, jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

“Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya. Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat,” ucap Hanif.

Baca juga: Pekerja & Pengusaha Diminta Sinergi Cegah Diskriminasi di Tempat Kerja

Hanif yang kala itu didampingi Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah dan Direktur Kelembagaan dan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Aswansyah, menyambut positif Kopkar PT Muara Tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan simpan pinjam dan konsumsi bulanan secara rutin bagi 3.500 karyawannya.

“Kopkar ini bisa menjadi salah satu contoh ke depan agar pekerja di berbagai perusahaan dan pabrik bisa bersama-sama berkoperasi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan,” ujarnya.

Hanif juga menambahkan tour akbar sebagai salah satu ekspresi, sekaligus bentuk perwujudan dari pentingnya koperasi di kalangan pekerja.

“Di Ancol, pekerja bisa ber-refreshing, keluar dari rutinitas pabrik, menikmati hal-hal baru sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Ini suatu perkembangan menarik. Koperasinya bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Tour Akbar juga dihadiri oleh Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal.

Senada dengan Hanif, Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji mengatakan koperasi merupakan solusi bagi peningkatan ekonomi karyawan atau pekerja. Termasuk ketika pekerja membutuhkan pembiayaan, bisa memanfaatkan koperasi karyawannya.

“Jangan sampai terkena dampak rentenir ya. Banyak yang macet. Pinjamnya Rp 500 ribu diteleponnya berkali-kali. Mendingan pinjam di koperasi saja,” pungkasnya. (**)

Harga Tiket Pesawat di Nilai Sulit Turun

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Tarif tiket penerbangan dipercaya bakal sulit turun meski harga bahan bakar pesawat atau avtur mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan maskapai masih mengoreksi kinerja keuangan yang memburuk dua tahun terakhir.

Pengamat Penerbangan Arista menilai sejumlah maskapai tidak mungkin mengembalikan tarif tiket penerbangan ke harga batas bawah. Menurunkan harga tiket pesawat saat ini sama dengan bunuh diri.

“Enggak mungkin kembali ke tarif batas bawah. Itu sama saja bunuh diri karena banyak maskapai cenderung bangkrut,” ujar Arista di kutip Medcom.id di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.

Menurutnya maskapai bakal terus bermain dalam kisaran harga menengah hingga batas atas. Terbukti saat low season pada Januari hingga Maret, kenaikan harga tiket pesawat di sejumlah rute domestik masih terpaut 130 persen.

“Walau low season maskapai LCC, Lion Grup, AirAsia juga tidak menurunkan, main di level menengah,” imbuh dia.

Arista pun memberikan sejumlah tips untuk menyiasati harga tiket yang mahal. Penumpang disarankan memesan tiket di luar jam-jam favorit dan pada hari kerja.

“Tips saya ya ambil jam yang tidak favorit memang agak repot tapi kita harus bangun pagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Penerbangan Alvin Lie menilai faktor eksternal berupa harga avtur, biaya sewa fasilitas bandara hingga biaya layanan navigasi bukanlah satu-satunya biang kerok atas naiknya harga tiket pesawat. Masih ada sisi internal maskapai berupa leasing, administrasi dan marketing serta utilitas pesawat yang perlu dikaji.

“Sisi internal airlines juga harus dikaji untuk pemangkasan biaya atau efisiensi,” kata Alvin

Alvin menduga keputusan maskapai menetapkan harga tiket pada batas atas lantaran tingginya biaya operasi pesawat. Hal ini dikarenakan pertumbuhan jumlah armada pesawat melampaui pertumbuhan jumlah penumpang. Faktor itu menyebabkan utilitas pesawat mengalami penurunan sehingga berujung pada kenaikan biaya operasi.

“Ada maskapai yang agresif menambah armada dan saat ini cukup banyak pesawatnya yang diparkir atau tidak dioperasikan. Namun biaya sewa, biaya pendanaan, biaya perawatan tetap terus berjalan. Utilitas rendah tapi fixed cost tetap jalan,” ungkap Alvin.

Berdasarkan harga tiket yang terpampang di aplikasi penyedia jasa penjualan tiket transportasi pekan ini, tarif maskapai berbiaya murah atau low-cost carrier (LCC) masih berada di rentang kenaikan 80-100 persen untuk semua rute gemuk.

Contohnya, tarif rute Jakarta-Surabaya masih berada di harga Rp800 ribu-Rp1,3 juta, rute Jakarta-Yogyakarta masih di harga Rp600 ribu, rute Jakarta-Padang rata-rata Rp1,2 juta. Begitu pula dengan rute Jakarta-Medan turun rata-rata hanya 20 persen mejadi Rp1,3 juta. Rute Jakarta-Batam dan Jakarta-Pekanbaru hanya juga turun 20 persen tapi masih berada di rentang Rp900 ribu sampai Rp1,1 juta, sedangkan rute Jakarta-Aceh masih mahal di angka Rp1,7 juta.

Adapun PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga jual avtur per 16 Februari 2019. Pertamina sendiri menyediakan bahan bakar avtur ini di 67 bandara yang tersebar di Indonesia.

Mengutip laman Pertamina Aviation, harga avtur di Bandara Soetta turun dari Rp8.210 per liter menjadi Rp7.960 per liter. Selanjutnya, di Bandara Internasional Kualanamu, sebelumnya avtur dijual Rp9.320 per liter. Setelah diturunkan harganya kini menjadi Rp9.170 per liter.(**)

Pangkas Pajak UMKM Ketua Hipmi Sulsel Apresiasi Presiden Joko Widodo

ZonaMakassar. Com, Makassar – Di sela-sela dialog Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) yang di gelar di Caffe Black Canyon Jl Hertasning kota makasaar Pada Rabu 20 Februari turut di hadiri pula ketua Hipmi Sulsel,Herman Heizer. Rabu (20/2/2019)

Ketua Umum Badan Pengusaha Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel, Herman Heizer Memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo atas kebijakannya untuk memangkas pajak penghasilan (PPh) Untuk pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 1 persen menjadi 0,1 persen.

Herman Heizer, selaku ketua Hipmi sulsel saat di tanya mengatakan ini adalah kebijakan yang sangat menguntungkan buat pelaku UMKM.

“Ini adalah kebijakan yang bagus karna bagaimana kita menumbuhkan pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia, karna Maju dan tidak suatu bangsa di tentukan bagaimana salah satunya adalah melihat kekuatan-kekuatan pelaku usaha nasionalnya”.

Herman juga menambahkan Inilah adalah istimulan yang bagus

“untuk tidak membebani pelaku UMKM dengan pajak yang begitu besar,tidak ada alasan bagi kita sebagai pengusaha mudah untuk bisa bersaing karna jika kita tidak mampu menumbuhkan hal itu maka kita akan tergeser dan menjadi penonton di negri sendiri”.

Selain itu saat di singgung terkait peluang Jokowi di Pilpres nanti ia mengatakan berikan satu kesempatan lagi

“Selama ini kita melihat suatu kemajuan yang luar biasa bagi bangsa ini mulai dari infrastruktur sampai perekonomian, sudah sepatutnya kita berikan kesempatan lagi buat pak jokowi untuk memimpin bangsa ini dengan semangat kerakyatan Pak jokowi komitmen untuk kemajuan bangsa. (*)