Plt Gubernur Sulsel: Jadikan HUT RI Momentum Perkuat Gotong Royong

Zonamakassar.com, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menilai, peringatan HUT Ke-76 RI ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam menangani pandemi Covid-19. Pesan ini disampaikan saat menjadi inspektur upacara Peringatan Kemerdekaan RI, Selasa (17/8/2021).

Upacara berlangsung di pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar. Menurut dia, Upaya bahu-membahu dan bergotong royong bersama dapat dilakukan, pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Di momentum tujuh belasan ini, kita tentu dengan 76 tahun Indonesia merdeka. Ini kita kembali diuji bagaimana persatuan kita dan gotong royong kita bersama untuk tetap selalu sabar menghadapi pandemi Covid-19 ini,” kata Andi Sudirman di Kota Makassar, Sulsel, Selasa pagi.

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 masih dialami masyarakat Indonesia, termasuk di Sulsel. Dia meminta protokol kesehatan tetap dilaksanakan, ditunjang dengan meningkatkan imun serta kesehatan.

“Kita selalu berdoa mudah-mudahan kita dapat keluar dari masa-masa sulit ini,” ujarnya pula.

Adapun formasi paskibra pada pengibaran bendera merah putih kali ini terdiri dari kelompok 17 dan 8. Adapun pembawa peti Nurul Salzabila Ghazali (SMAN 21 Makassar) dan pembawa baki Veby Novelia Putri (SMAN 2 Palopo).

Sedangkan pengerek bendera Muhammad Rizal HS (SMAN 5 Gowa), komandan kelompok (dampo) Ahmad Sabikun Uman (SMAN 3 Bone) dan pembentang Zul Muhalik Ramadhan dari SMAN 5 Makassar.

Mereka melakukan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Sulsel 2021 dari tanggal 1 hingga 19 Agustus 2021.

Pada kesempatan ini, juga melakukan peluncuran bus mobile vaksinator dan ambulans vaksinator keliling, pemberian penghargaan pada tokoh Covid-19, dan pemberian bingkisan pada veteran.

Kunjungi Lokasi Kebakaran di Jalan Muhammad Tahir Makassar, Plt Gubernur Sulsel  Langsung Serahkan Bantuan Logistik

Zonamakassar.com, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran di Kompleks Lepping, Jalan Muhammad Tahir Makassar pada Rabu sore (11/8/2021).

Kedatangan Plt Gubernur untuk melihat langsung lokasi awal terjadinya kebakaran dan mengecek kondisi dari 123 Kepala Keluarga yang menjadi korban kebakaran tersebut.

“Kedatangan kita untuk mengunjungi saudara-saudara kita yang jadi korban dan memberikan bantuan,” katanya.

Plt Gubernur juga menyempatkan untuk mengecek kondisi dapur umum dan memastikan kebutuhan makanan para korban terpenuhi.

Untuk itu, Plt Gubernur berharap Dinas Sosial Provinsi Sulsel dan juga Dinas Sosial Kota Makassar bekerjasama untuk membantu masyarakat korban kebakaran baik untuk pemenuhan makanan sehari-hari dan juga untuk mengelola bantuan.

“Tentu kita mau Pemerintah Kota Makassar kerjasama dengan Pemprov untuk kebutuhan makan. Khususnya untuk malam ini. Saya kira kebutuhan makanan itu yang pertama,” tegasnya.

Di lokasi kebakaran, Plt Gubernur menyempatkan berbincang-bincang dengan beberapa korban dan menanyakan langsung kondisi korban, serta turut membagikan masker kepada warga. Tidak hanya itu, Ia juga meminta kepada warga untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

Bahkan, Plt Gubernur juga menenangkan para korban dan meminta warga yang terdampak untuk tetap bersabar menghadapi cobaan yang menimpa. “Sabar Ki semua. Ini hanya ujian dari Allah Subhana Wa Ta’ala,” ucapnya kepada warga.

Plt Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan logistik dari BPBD Sulawesi Selatan kepada para korban kebakaran.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi para Rabu pagi dan menyebabkan 110 rumah terbakar dan sebanyak 123 Kepala Keluarga menjadi korban atas peristiwa tersebut.(*)

Kemendagri Tunjuk Andi Sudirman Sulaiman Plt Gubernur Sulsel

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi oleh KPK pada Minggu (28/2/2021) dini hari.

Nurdin Abdullah kini ditahan di Rumah Tahanan KPK. Atas tertahannya NA, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun langsung menunjuk Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur untuk mengantisipasi stagnansi roda pemerintahan di Pemprov Sulsel.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik mengatakan, pihaknya perhari ini Minggu (28/2/2021) akan langsung menugaskan Andi Sudirman Sulaiman untuk menggantikan Nurdin Abdullah yang tengah terseret kasus hukum.

“Kalau ditahan, tentunya kita merujuk pada ketentuan pasal 65 uu 23 tahun 2014. Artinya, Kalau ditahan kan beliau tidak bisa melaksanakan tugas-tugasnya, sehingga hari ini kita langsung menugaskan wakil gubernur sebagai pelaksana tugasnya,” jelas Akmal kepada sulsel.poskota.co.id dalam sambungan Telepon, Minggu (28/2/2021).

Menurut Akmal, Wakil Gubernur ASS akan memegang kendali Pemprov Sulsel sampai ada putusan resmi dari pengadilan ihwal kasus yang membelit NA.

“Kalau dia terdakwa dia diberhentikan sementara dulu, kan kta hormati proses hukum. Kalau sudah inkrah baru diberhentikan,” lanjutnya.

Lebih jauh menurut Akmal, berdarkan prosedur yang ada, ASS tidak serta merta bisa ditetapkan sebagai gubernur defenitif bila Nurdin Abdullah inkrah ditetapkan bersalah di pengadilan, melainkan harus melalui proses yang panjang.

“Yah semua ada prosedurnya, pasti nanti DPRD mengusulkan dulu berdasarkan salinan putusan pengadilan, nanti DPRD mengusulkan ke Presiden melalui Menteri,” tutupnya.

Danny – Fatma akan Bangun Mal Pelayanan Publik Demi Kenyamanan Warga Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar merencanakan pembangunan mal pelayanan publik demi kenyamanan dan keamanan warga Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dalam sambutan pidatonya saat Rapat Paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Jumat (26/02/2021).

“Percepatan adalah kata kunci dan sangat membutuhkan teknologi tinggi dan juga gerakan massif sentuhan hati serta dukungan kenyamanan aksesibility yang terkoneksi demi Makassar yang berprestasi, penuh inovasi dan tidak mundur lagi, untuk mencapai kesejahtraan rakyat yang penuh arti. Kami akan segera membangun mal pelayanan publik yang bergengsi,” kata Danny yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Demi mewujudkan rencana tersebut, Ia mengajak kepada semua Partai Politik (Parpol) untuk bersinergi membangun Kota Makassar yang lebih baik lagi.

“Program ini akan mulus untuk dijalani kalau didukung dengan rakyat dan semua fraksi sehati. Bersama NasDem – Gerindra mari kita berkoalisi demi hari ini, hari nanti dan untuk menjaga Makassar dengan prestasi,” tuturnya.

Selain itu, dihadapan para legislator, dirinya menegaskan akan segera memperbaiki tata kelola birokrasi untuk menciptakan pemerintahan bersih.

“Semua inovasi hubungan akan kami aktifkan kembali dan akan secepatnya memperbaiki birokrasi, menegakkan promosi dan demokrasi, membersihkan kolusi dan indikasi korupsi,” tegasnya.

“Memperbaiki program aksi yang bukan solusi, memperkuat program kerakyatan yang menjadi aspirasi, pelayanan publik segera akan kami total benahi, karena inilah visi misi Danny Fatma tentang birokrasi,” tambah Danny.

Sebelumnya Danny – Fatma resmi dilantik oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (26/2/2021) jam 9 pagi.

Hanya 11 Dari 12 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak Sulsel yang Dilantik Gubernur

Zonamakassar.com, Makassar – Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel memastikan pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Pilkada Serentak Tahun 2020 dilakukan secara langsung alias tatap muka, dengan jumlah hadirin terbatas.

Selain itu juga disediakan fasilitas daring atau virtual bagi yang ingin menyaksikan pelantikan.

Dilantik secara langsung adalah bupati dan wakil bupati terpilih dan ketua TP-PKK.

“Ada virtual juga yang di daerah, jadi masing-masing di daerah menunggu. Yang ke sini hanya Bupati, Wakil Bupati, beserta seluruh Ketua Tim Penggerak PKK,” ujarnya, saat ditemui di Hotel Four Points by Sheraton, usai bertemu dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, Senin, 22 Februari 2021.

Nurdin Abdullah menyampaikan, Dirjen Kemendagri telah menyetujui untuk melaksanakan pelantikan secara langsung yang nantinya akan digelar pada 26 Februari mendatang, yang akan digelar di Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumohardjo Makassar.

“Pertemuan bersama Dirjen (Otda) yang diutus oleh Pak Menteri (Mendagri) ke sini. Yang inti saya mau sampaikan bahwa, surat kita untuk pelantikan hybrid itu direstui. Jadi nanti pelantikannya di Makassar, ibu kota provinsi,” ungkapnya.

Pelantikan hybrid adalah pelantikan secara during dan laring dengan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, peserta pelaksanaan pelantikan ini akan dibatasi dengan jumlah 25 orang.

“Pesertanya tidak lebih dari 25 orang, per ruangan. Nanti PKK juga. Tanggal 26 kita pelantikan, pokoknya 25 malam SKnya datang, 26 kita pelantikan,” papar Nurdin.

Adapun sebelas daerah yang kepala daerahnya akan dilantik Bulan Februari ini adalah Kabupaten Gowa, Maros, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Barru, Soppeng, Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur, Bulukumba, Kepulauan Selayar, dan Kota Makassar.

Diketahui, bahwa 12 daerah berpilkada di Sulsel. Satu pasangan kepala daerah lainnya, yakni Bupati-Wakil Bupati Toraja Utara akan dilantik Maret 2021 mendatang, karena masa tugas bupati sebelumnya sampai bulan Maret 2021. (*)

Abd Hayat Pimpin Rapat Persiapan Kerjasama Pemeriksaan Narkoba Mayang Asa

Zonamakassar.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, memimpin rapat persiapan kerjasama pemeriksaan narkoba Mayang Asa RSUD Sayang Rakyat, yang dilaksanakan di ruang rapat kerjanya, Senin, 15 Februari 2021. Rapat ini dihadiri Direktur RSUD Sayang Rakyat Dr Sitti Haeriyah Bohari, Kaban Kesbangpol Pemprov Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan, serta Koordinator Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Dalam kesempatan itu, Abdul Hayat menyampaikan, kasus peredaran narkoba di Sulsel cukup tinggi, bahkan sasarannya masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

Sehingga, harus ada upaya menciptakan remaja yang sehat, cerdas dan bebas narkoba.

“Harus ada sarana dan prasarana yang dimiliki. Dan RSUD Sayang Rakyat bermaksud mengambil peran dalam pemeriksaan narkoba bagi anak usia remaja,” kata Abdul Hayat.

Sementara, Direktur RSUD Sayang Rakyat, Dr Sitti Haeriyah Bohari, mengatakan, kasus pengguna narkoba tahun 2015-2017 semakin meningkat. Dimana, 2015 sebanyak 13.291 kasus, tahun 2016 sebanyak 15.869 kasus, dan tahun 2017 sebanyak 21.961 kasus. Jumlah kasus pengguna narkoba yang akan mendapatkan rehabilitasi, belum sebanding dengan sarana yang ada di Sulsel. BNN Baddoka Makassar yang merupakan sarana rehabilitasi narkoba hanya dapat menampung maksimal 70 pasien.

Untuk itu, lanjut Dr Sitti Haeriyah Bohari, BNN mengajak bekerjasama untuk penyelenggaraan rehabilitasi narkoba bagi masyarakat Sulsel yang dirujuk ke Makassar, dalam hal ini Rumah Sakit Sayang Rakyat.

“Kami juga menindaklanjuti tentang pertemuan lalu, terkait Penguatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (RAN P4GN), untuk pemeriksaan hanya dikhususkan bagi ASN. Tapi tidak disebutkan remaja. Olehnya itu, RSUD Sayang Rakyat ingin mengambil peran untuk memeriksa khusus bagi remaja, dalam hal ini pelajar SMP dan SMA,” terangnya.

Lebih lanjut, Dr Sitti Haeriyah, menegaskan, semua pihak harus turun tangan menciptakan remaja yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Selain itu, RSUD Sayang Rakyat menyiapkan pelayanan pemeriksaan narkoba bagi pelajar SMP yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat atas atau sederajat, dan pelajar SMA yang akan mengikuti ujian akhir.

“Dalam jangka waktu tiga tahun kita bisa mengantisipasi anak didik kita generasi pelanjut bahwa pelajar SMA ini bisa bebas narkoba di lingkup sekolah, diawasi oleh guru dan guru BK. Kemudian diluar sekolah, peran orang tua bisa juga dilibatkan di lingkungan sekitar untuk mencegah narkoba seperti remaja masjid, RT/RW untuk mengawasi anak-anak didik yang memiliki surat bebas narkoba bagi anak SMP masuk SMA. Sehingga pada saat ikut ujian semua bebas narkoba,” urainya.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Muh Jufri, mengatakan, terkait masalah ini, harus dipikirkan dengan matang. Karena sebelumnya ini belum pernah ada. Ini sebagai terobosan, tetapi hal yang perlu juga dipertimbangkan kaitannya dengan kesehatan anak maupun orang tua, supaya tidak terjadi polemik di masyarakat.

“Harus ada regulasi yang mendasari hal itu, dan perlu juga dilakukan sosialisasi terlebih dahulu jika peraturan ini sudah keluar. Bahwa seluruh pelajar yang ingin mengikuti ujian harus memiliki kartu bebas narkoba,” ujarnya. (*)

Lanjutkan Sisa Jabatan Thoriq yang Wafat, Irwan Bachri di Lantik jadi Bupati Luwu Timur

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah melantik Irwan Bachri Syam sebagai bupati Luwu Timur melanjutkan periode 2016-2021. Irwan melanjutkan sisa masa jabatan almarhum Bupati Luwu Timur, Thorig Husler hingga 17 Febuari 2021 mendatang.

Dalam sambutannya, Nurdin Abdullah menyampaikan ucapan selamat kepada Irwan Bachri Syam atas jabatan barunya sebagai orang nomor satu di Luwu Timur. “Berkenan dengan hal ini saya mewakili masyarakat mengucapkan menjalankan tugas dengan baik dan aman. Meskipun cukup singkat karena berakhir sampai tanggal 17 Febuari 2021,” ungkap Nurdin Abdullah, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (11/2/2021).

Pada kesempatan tersebut, Nurdin Abdullah menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas wafatnya almarhum Thoriq Husler. “Kami semua menyampaikan turut berdukacita atas wafatnya almarhum Bupati Luwu Timur bapak Thoriq Husler,” tuturnya.

Nurdin Abdullah memberikan apresiasi dan support kepada bupati Luwu Timur meskipun dalam waktu yang cukup singkat ini.

Seorang Juru Parkir Tewas di Panah Sekelompok Pemuda

Zonamakassar.com, Makassar – Pria bertato tengkorak bersayap, khas salah satu band aliran metal ternama asal Amerika Serikat ini, tewas mengenaskan.

Namanya Ramadhan, 27 tahun. Dia merupakan warga Jalan Tidung III, Makassar, dan beprofesi sebagai tukang parkir.

Maksud hati ingin menegur empat orang pengendara motor bersuara bising, seorang pria di Makassar justru jadi korban.

Dia diserang menggunakan anak panah saat hendak menegur empat pengendara motor bersuara bising, yang melintas di depannya di Jalan Tamalate 1, Minggu (7/2/2021) pukul 07.45 WITA.

“Tidak lama, ada sekelompok pemuda bersepeda motor dan berboncengan, mendatangi korban dan melepaskan anak panah ke arah korban,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriadi Idrus.

Nahas, anak panah itu pun akhirnya tertancap di dada kiri. Tak cukup satu, kawanan pemuda itu juga lagi-lagi melepaskan anak panah ke punggung kiri Ramadhan.

Saat itu pun korban terjatuh dari motornya. Dia meringis kesakitan. Senjata tajam yang terbuat dari paku besi itu membuatnya lemah tak berdaya di atas aspal.

Sementara sekelompok pemuda tadi, kabur meninggalkan korban yang tergeletak di jalan. Beruntung ada warga dan teman korban yang datang membawanya ke rumah sakit.

“Pukul 08.24 WITA, korban dibawa ke RS Grestelina untuk mencabut anak panah itu. Namun tak berselang lama, korban pun meninggal dunia,” tambah Kompol Supriadi.

Aparat kepolisian kini masih meminta keterangan teman korban dan saksi di lokasi kejadian. Sementara pelaku masih dalam pengejaran aparat. (Ishak)

Reses di Desa Bulu Cendrana dan Desa Tana Toro, Syahar Tampung Aspirasi Kelangkaan Pupuk

Zonamakassar.com, Sidrap – Berbagai usulan yang berhasil di serap oleh wakil ketua DPRD Provensi Sulawesi selatan H.Syaharuddin alrif S.ip,di Desa Bulu cendrana dan Desa tana toro, pada kegiatan reses masa sidang kedua Tahun 2021 didahului di Kecamatan Pitu Riawa kabupaten Sidenreng Rappang Provensi Sulawesi Selatan, Kamis (04/02/2021).

Dihari pertama tersebut,wakil ketua DPRD Provensi Sulawesi selatan, tersebut mendapatkan sejumlah aspirasi.Diantaranya, yang paling dominan usulan dari peserta reses yakni kelangkaan pupuk.“Bidang pertanian kami kekurangan pupuk,” ungkap salah satu peserta reses.

Menanggapi hal itu,Syahar mengatakan, hasil reses dihari pertama ini akan kami bahas di tingkat parlemen bersama alat kelengkapan dewan.hal yang paling seksi pada reses saat ini adalah kelangkaan pupuk dan secepatnya kami akan bahas serta tindaklanjuti,” kata politisi Nasdem.,”pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan reses Kepala desa Bulu cendrana Andi Oddang,Kepala Desa Anabannae,BHABINKAMBITNAS,

BHABINSA dan sejumlah tokoh masyarakat di kecamatan Pitu Riawa.

Petik Stroberi Hasil Petani, Gubernur Sulsel Apresiasi Pemkab Bantaeng

Zonamakassar.com, Lahan seluas dua hektare di desa Bonto Tallasa, kecamatan Uluere, kabupaten Bantaeng, disulap menjadi kebun stroberi agrowisata.

Masuk ke kebun ini, pengunjung disajikan dengan pemandangan pepohonan yang rindang dan udara sejuk. Pengunjung dapat dengan bebas memetik hasil panennya. Tempat ini menghasilkan buah stroberi yang berukuran besar dan manis.

Tak hanya memetik, di sini pengunjung juga disediakan fasilitas gazebo dan spot foto yang instagramable karena dilengkapi berbagai atribut berwarna warni. Misalnya payung dan kincir angin kecil.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, Selasa (2/2), juga berkunjung ke tempat ini. Ia memetik dan memanen stroberi pada kebun yang ditanami awal pada enam bulan lalu ini.

“Saya gembira sekali ternyata masyarakat sekarang sudah mengembangkan stroberi yang saya dulu bawa dari Jepang,” kata Nurdin Abdullah.

Ia mengapresiasi Pemerintah Daerah Bantaeng yang terus mengembangkan buah favorit yang banyak dijadikan sebagai berbagai jenis bentuk makanan.

“Alhamdulillah saya mengapresiasi pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai komoditas, termasuk stroberi ini. Dan ini tugas kita sekarang adalah bagaimana kita promosi, supaya lebih banyak pengunjung ke sini,” sebutnya.

Apalagi stroberi tidak ada batasan musim berbuah, sehingga semak cemara atau pohon stroberi dapat dipanen secara bergantian. Di tempat ini, satu pohon menghasilkan 30 buah. Ditanam hingga dapat berbuah dengan masa 1,5 bulan.

Nurdin juga mengapresiasi Pemkab Bantaeng mendorong ekonomi kerakyatan. Ia menilai sesuatu langkah yang baik dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini banyak saudara kita harus dirumahkan dan PHK. Ini adalah peluang yang sangat bagus untuk kita kembali ke desa, untuk mendorong ekonomi desa,” ujarnya.

Nurdin menjelaskan, untuk pengembangan stroberi di Bantaeng, awalnya para petani dibawa studi banding ke Malang (Jawa Timur) di kebun apel dan ke Ciwidey (Jawa Barat).

Dengan melihat potensi kabupaten yang pernah dipimpinnya ini memiliki tiga cluster. Mulai pinggir pantai, dataran rendah sampai dataran tinggi.

“Nah ini cocoknya di dataran tinggi. Saya kira diawali dengan bibit dari Ciwidey terus ada konsultan Jepang kita, mereka bawa bibit Jepang ke sini. Akhirnya, bisa mengembangkan di sini lebih besar dan manis, bedanya itu. Biasanya stroberi itu kecut, ini manis,” jelasnya.

Pemerintah terus mengajak masyarakat untuk mengambangkan stroberi. Jika awalnya pemerintah melalui APBD melakukan pengembangan, sekarang didorong sentra pembudidayaan yang dikelola oleh masyarakat.

“Memang tidak sulit, karena mereka datang studi banding langsung melihat pengelolaan dan pemeliharaannya dan melihat animo pengunjung wisata. Sehingga mereka tertarik. Pemerintah hanya mendorong saja. Saya bersyukur kita datang dan berharap Pak Bupati mengembangkan lebih luas,” imbuhnya.

Selain dikembangkan, mengkonsumsi buah stroberi juga diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat, karena memiliki kandungan vitamin C.

“Ini sangat layak untuk dikembangkan apalagi kalau masyarakat dibudayakan makan ini, karena kandungan vitamin c sangat tinggi. Di masa pandemi, saya kira konsumsi stroberi ini salah satu untuk mencegah kita kena Covid-19, supaya imun kita terus terjaga,” harapnya.

Sedangkan, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengapresiasi inisiasi Nurdin menghadirkan budidaya stroberi di Bantaeng.

Harapannya, selain memiliki nilai ekonomi kesejahteraan bagi petani, juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.

“Pasarannya sampai di Makassar, baik itu di cafe dan warkop yang buat jus stroberi,” ungkapnya. (*)