Plt Gubernur Sulsel: Jadikan HUT RI Momentum Perkuat Gotong Royong

Zonamakassar.com, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menilai, peringatan HUT Ke-76 RI ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam menangani pandemi Covid-19. Pesan ini disampaikan saat menjadi inspektur upacara Peringatan Kemerdekaan RI, Selasa (17/8/2021).

Upacara berlangsung di pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar. Menurut dia, Upaya bahu-membahu dan bergotong royong bersama dapat dilakukan, pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Di momentum tujuh belasan ini, kita tentu dengan 76 tahun Indonesia merdeka. Ini kita kembali diuji bagaimana persatuan kita dan gotong royong kita bersama untuk tetap selalu sabar menghadapi pandemi Covid-19 ini,” kata Andi Sudirman di Kota Makassar, Sulsel, Selasa pagi.

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 masih dialami masyarakat Indonesia, termasuk di Sulsel. Dia meminta protokol kesehatan tetap dilaksanakan, ditunjang dengan meningkatkan imun serta kesehatan.

“Kita selalu berdoa mudah-mudahan kita dapat keluar dari masa-masa sulit ini,” ujarnya pula.

Adapun formasi paskibra pada pengibaran bendera merah putih kali ini terdiri dari kelompok 17 dan 8. Adapun pembawa peti Nurul Salzabila Ghazali (SMAN 21 Makassar) dan pembawa baki Veby Novelia Putri (SMAN 2 Palopo).

Sedangkan pengerek bendera Muhammad Rizal HS (SMAN 5 Gowa), komandan kelompok (dampo) Ahmad Sabikun Uman (SMAN 3 Bone) dan pembentang Zul Muhalik Ramadhan dari SMAN 5 Makassar.

Mereka melakukan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Sulsel 2021 dari tanggal 1 hingga 19 Agustus 2021.

Pada kesempatan ini, juga melakukan peluncuran bus mobile vaksinator dan ambulans vaksinator keliling, pemberian penghargaan pada tokoh Covid-19, dan pemberian bingkisan pada veteran.

Kunjungi Lokasi Kebakaran di Jalan Muhammad Tahir Makassar, Plt Gubernur Sulsel  Langsung Serahkan Bantuan Logistik

Zonamakassar.com, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran di Kompleks Lepping, Jalan Muhammad Tahir Makassar pada Rabu sore (11/8/2021).

Kedatangan Plt Gubernur untuk melihat langsung lokasi awal terjadinya kebakaran dan mengecek kondisi dari 123 Kepala Keluarga yang menjadi korban kebakaran tersebut.

“Kedatangan kita untuk mengunjungi saudara-saudara kita yang jadi korban dan memberikan bantuan,” katanya.

Plt Gubernur juga menyempatkan untuk mengecek kondisi dapur umum dan memastikan kebutuhan makanan para korban terpenuhi.

Untuk itu, Plt Gubernur berharap Dinas Sosial Provinsi Sulsel dan juga Dinas Sosial Kota Makassar bekerjasama untuk membantu masyarakat korban kebakaran baik untuk pemenuhan makanan sehari-hari dan juga untuk mengelola bantuan.

“Tentu kita mau Pemerintah Kota Makassar kerjasama dengan Pemprov untuk kebutuhan makan. Khususnya untuk malam ini. Saya kira kebutuhan makanan itu yang pertama,” tegasnya.

Di lokasi kebakaran, Plt Gubernur menyempatkan berbincang-bincang dengan beberapa korban dan menanyakan langsung kondisi korban, serta turut membagikan masker kepada warga. Tidak hanya itu, Ia juga meminta kepada warga untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

Bahkan, Plt Gubernur juga menenangkan para korban dan meminta warga yang terdampak untuk tetap bersabar menghadapi cobaan yang menimpa. “Sabar Ki semua. Ini hanya ujian dari Allah Subhana Wa Ta’ala,” ucapnya kepada warga.

Plt Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan logistik dari BPBD Sulawesi Selatan kepada para korban kebakaran.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi para Rabu pagi dan menyebabkan 110 rumah terbakar dan sebanyak 123 Kepala Keluarga menjadi korban atas peristiwa tersebut.(*)

Abd Hayat Pimpin Rapat Persiapan Kerjasama Pemeriksaan Narkoba Mayang Asa

Zonamakassar.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, memimpin rapat persiapan kerjasama pemeriksaan narkoba Mayang Asa RSUD Sayang Rakyat, yang dilaksanakan di ruang rapat kerjanya, Senin, 15 Februari 2021. Rapat ini dihadiri Direktur RSUD Sayang Rakyat Dr Sitti Haeriyah Bohari, Kaban Kesbangpol Pemprov Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan, serta Koordinator Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Dalam kesempatan itu, Abdul Hayat menyampaikan, kasus peredaran narkoba di Sulsel cukup tinggi, bahkan sasarannya masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

Sehingga, harus ada upaya menciptakan remaja yang sehat, cerdas dan bebas narkoba.

“Harus ada sarana dan prasarana yang dimiliki. Dan RSUD Sayang Rakyat bermaksud mengambil peran dalam pemeriksaan narkoba bagi anak usia remaja,” kata Abdul Hayat.

Sementara, Direktur RSUD Sayang Rakyat, Dr Sitti Haeriyah Bohari, mengatakan, kasus pengguna narkoba tahun 2015-2017 semakin meningkat. Dimana, 2015 sebanyak 13.291 kasus, tahun 2016 sebanyak 15.869 kasus, dan tahun 2017 sebanyak 21.961 kasus. Jumlah kasus pengguna narkoba yang akan mendapatkan rehabilitasi, belum sebanding dengan sarana yang ada di Sulsel. BNN Baddoka Makassar yang merupakan sarana rehabilitasi narkoba hanya dapat menampung maksimal 70 pasien.

Untuk itu, lanjut Dr Sitti Haeriyah Bohari, BNN mengajak bekerjasama untuk penyelenggaraan rehabilitasi narkoba bagi masyarakat Sulsel yang dirujuk ke Makassar, dalam hal ini Rumah Sakit Sayang Rakyat.

“Kami juga menindaklanjuti tentang pertemuan lalu, terkait Penguatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (RAN P4GN), untuk pemeriksaan hanya dikhususkan bagi ASN. Tapi tidak disebutkan remaja. Olehnya itu, RSUD Sayang Rakyat ingin mengambil peran untuk memeriksa khusus bagi remaja, dalam hal ini pelajar SMP dan SMA,” terangnya.

Lebih lanjut, Dr Sitti Haeriyah, menegaskan, semua pihak harus turun tangan menciptakan remaja yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Selain itu, RSUD Sayang Rakyat menyiapkan pelayanan pemeriksaan narkoba bagi pelajar SMP yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat atas atau sederajat, dan pelajar SMA yang akan mengikuti ujian akhir.

“Dalam jangka waktu tiga tahun kita bisa mengantisipasi anak didik kita generasi pelanjut bahwa pelajar SMA ini bisa bebas narkoba di lingkup sekolah, diawasi oleh guru dan guru BK. Kemudian diluar sekolah, peran orang tua bisa juga dilibatkan di lingkungan sekitar untuk mencegah narkoba seperti remaja masjid, RT/RW untuk mengawasi anak-anak didik yang memiliki surat bebas narkoba bagi anak SMP masuk SMA. Sehingga pada saat ikut ujian semua bebas narkoba,” urainya.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Muh Jufri, mengatakan, terkait masalah ini, harus dipikirkan dengan matang. Karena sebelumnya ini belum pernah ada. Ini sebagai terobosan, tetapi hal yang perlu juga dipertimbangkan kaitannya dengan kesehatan anak maupun orang tua, supaya tidak terjadi polemik di masyarakat.

“Harus ada regulasi yang mendasari hal itu, dan perlu juga dilakukan sosialisasi terlebih dahulu jika peraturan ini sudah keluar. Bahwa seluruh pelajar yang ingin mengikuti ujian harus memiliki kartu bebas narkoba,” ujarnya. (*)

Petik Stroberi Hasil Petani, Gubernur Sulsel Apresiasi Pemkab Bantaeng

Zonamakassar.com, Lahan seluas dua hektare di desa Bonto Tallasa, kecamatan Uluere, kabupaten Bantaeng, disulap menjadi kebun stroberi agrowisata.

Masuk ke kebun ini, pengunjung disajikan dengan pemandangan pepohonan yang rindang dan udara sejuk. Pengunjung dapat dengan bebas memetik hasil panennya. Tempat ini menghasilkan buah stroberi yang berukuran besar dan manis.

Tak hanya memetik, di sini pengunjung juga disediakan fasilitas gazebo dan spot foto yang instagramable karena dilengkapi berbagai atribut berwarna warni. Misalnya payung dan kincir angin kecil.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, Selasa (2/2), juga berkunjung ke tempat ini. Ia memetik dan memanen stroberi pada kebun yang ditanami awal pada enam bulan lalu ini.

“Saya gembira sekali ternyata masyarakat sekarang sudah mengembangkan stroberi yang saya dulu bawa dari Jepang,” kata Nurdin Abdullah.

Ia mengapresiasi Pemerintah Daerah Bantaeng yang terus mengembangkan buah favorit yang banyak dijadikan sebagai berbagai jenis bentuk makanan.

“Alhamdulillah saya mengapresiasi pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai komoditas, termasuk stroberi ini. Dan ini tugas kita sekarang adalah bagaimana kita promosi, supaya lebih banyak pengunjung ke sini,” sebutnya.

Apalagi stroberi tidak ada batasan musim berbuah, sehingga semak cemara atau pohon stroberi dapat dipanen secara bergantian. Di tempat ini, satu pohon menghasilkan 30 buah. Ditanam hingga dapat berbuah dengan masa 1,5 bulan.

Nurdin juga mengapresiasi Pemkab Bantaeng mendorong ekonomi kerakyatan. Ia menilai sesuatu langkah yang baik dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini banyak saudara kita harus dirumahkan dan PHK. Ini adalah peluang yang sangat bagus untuk kita kembali ke desa, untuk mendorong ekonomi desa,” ujarnya.

Nurdin menjelaskan, untuk pengembangan stroberi di Bantaeng, awalnya para petani dibawa studi banding ke Malang (Jawa Timur) di kebun apel dan ke Ciwidey (Jawa Barat).

Dengan melihat potensi kabupaten yang pernah dipimpinnya ini memiliki tiga cluster. Mulai pinggir pantai, dataran rendah sampai dataran tinggi.

“Nah ini cocoknya di dataran tinggi. Saya kira diawali dengan bibit dari Ciwidey terus ada konsultan Jepang kita, mereka bawa bibit Jepang ke sini. Akhirnya, bisa mengembangkan di sini lebih besar dan manis, bedanya itu. Biasanya stroberi itu kecut, ini manis,” jelasnya.

Pemerintah terus mengajak masyarakat untuk mengambangkan stroberi. Jika awalnya pemerintah melalui APBD melakukan pengembangan, sekarang didorong sentra pembudidayaan yang dikelola oleh masyarakat.

“Memang tidak sulit, karena mereka datang studi banding langsung melihat pengelolaan dan pemeliharaannya dan melihat animo pengunjung wisata. Sehingga mereka tertarik. Pemerintah hanya mendorong saja. Saya bersyukur kita datang dan berharap Pak Bupati mengembangkan lebih luas,” imbuhnya.

Selain dikembangkan, mengkonsumsi buah stroberi juga diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat, karena memiliki kandungan vitamin C.

“Ini sangat layak untuk dikembangkan apalagi kalau masyarakat dibudayakan makan ini, karena kandungan vitamin c sangat tinggi. Di masa pandemi, saya kira konsumsi stroberi ini salah satu untuk mencegah kita kena Covid-19, supaya imun kita terus terjaga,” harapnya.

Sedangkan, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengapresiasi inisiasi Nurdin menghadirkan budidaya stroberi di Bantaeng.

Harapannya, selain memiliki nilai ekonomi kesejahteraan bagi petani, juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.

“Pasarannya sampai di Makassar, baik itu di cafe dan warkop yang buat jus stroberi,” ungkapnya. (*)

Gubernur Resmikan Kapal Penumpang Takabonerate

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meresmikan peluncuran Kapal penumpang Takabonerate, yang merupakan hasil rakitan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) di kantor PT IKI jalan Galangan Kapal Makassar, Rabu (4/11/2020).

Penamaan kapal Bonerate, kata Gubernur Nurdin Abdullah diambil dari sebuah nama pulau terindah di Sulsel tepatnya di kepulauan selayar yakni pulau Takabonerate.

Kapal penumpang ini nantinya melayani rute pelabuhan Bira Bulukumba, Pelabuhan Pamatata Selayar, kell Laying Ferry Ro-Ro- 500GT Wakatobi, Kell Laying Kapal Patroli KPLP Kelas III.

Peluncuran KMP Takabonerate ini sekaligus sebagai rangkaian HUT PT IKI yang ke-43. (rls).

Bupati Luwu Dampingi Gubernur Sulsel Peresmian Pencanangan Kawasan Siaga Bencana di Lutim

Zonamakassar.com, Luwu – Bupati Luwu H Basmin Mattayang, bersama Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas dan Pjs Bupati Luwu Utara, Iqbal Suhaeb mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, H Nurdin Abdullah saat melakukan peresmian pencanangan Kawasan Siaga Bencana yang ditandai dengan pemukulan kentongan di Lapangan Sepakbola Desa Kertoraharjo Kecamatan Tomonu Timur Kabupaten Luwu Timur, Kamis (22/10/2020)

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Direktorat Perlindungan Sosial Bencana Alam Kementerian Sosial, Iyan Kusmadiana.

Ada dua desa yang dijadikan kawasan siaga bencana (KSB), yakni Desa Kertoraharjo Kecamatan Tomoni Timur dan Desa Burau kecamatan Burau.

Dalam Sambutannya, H Nurdin Abdullah meminta kepada Bupati dan Walikota Se Luwu Raya untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari bencana yang terjadi di Luwu Utara.

“Mencermati kejadian banjir bandang di Luwu Utara, banjir bercampur pasir. Fenomena ini perlu dicermati karena meski air sudah surut namun menyisakan endapan pasir yang jumlahnya sangat banyak”, kata H Nurdin Abdullah.

Menurutnya, akibat konservasi yang tidak berfungsi dengan baik, ditambah lagi dengan curah hujan yang diatas normal, menyebabkan banyaknya titik longsor karena struktur tanah yang kurang baik.

“Tuhan telah menciptakan bumi ini dengan sangat sempurna, maka jaga dan peliharalah agar alam ini bersahabat dengan kita”, lanjut H Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Direktorat Perlindungan Sosial Bencana Alam Kementerian Sosial, Iyan Kusmadiana menerangkan bahwa pembentukan Kawasan Siaga Bencana bertujuan memberikan pemahaman serta perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana.

“Pemahaman dan perlindungan bagi masyarakat terhadap ancaman dan resiko bencana dilakukan dengan mengadakan kegiatan pelatihan tanggap darurat berbasis masyarakat, diantaranya dengan melakukan pemetaan SDA, SDM dan infrastruktur sebagai pendukung dalam menghadapi dan mengatasi bencana”, kata Iyan Kusmadiana.

Kegiatan Pencanangan KSB ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan Kerja Gubernur Sulsel, H Nurdin Abdullah selama tiga hari di Kabupaten Luwu Timur. (*)

Wagub Sulsel Launching Mobil Uji Tanah PT Petrokimia Gresik

Zonamakassar.com, Makassar–PT Petrokimia Gresik meluncurkan inovasi bidang pertanian, yakni mobil uji tanah yang bermanfaat untuk menguji tingkat kesuburan tanah, sehingga bisa mempermudah petani dalam memberikan pemupukan di setiap bidang tanah.

Sebelum melaunching, Wagub Sulsel menerima Vice Presiden Penjualan Retail PT Petrokimia Gresik , Muhammad Ihwan F, di Kantor Gubernur Sulsel.

Ia hadir bersama jajaran pimpinan PT Petrokimia Gresik Indonesia perwakilan Sulawesi.

Vice Presiden PT penjualan retail Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan F, Rabu (2/9/2020), mengatakan, mobil uji tanah merupakan sarana informasi bagi petani di Indonesia, sekaligus bagian dari pelayanan pelanggan, sehingga petani akan mudah memberikan pupuk di setiap tanah yang diuji.

“Selama ini, petani merasa kesulitan dalam memilih jenis pupuk yang akan digunakan, dengan hadirnya mobil ini diharapkan mempermudah permasalahan itu,” ucapnya.

Wagub Sulsel mengapresiasi Inovasi PT. Petrokimia Gresik tersebut, dengan harapan, masalah yang dihadapi para petani bisa teratasi dengan hadirnya mobil uji tanah.

“Saya dengar inovasinya dan saya tertarik. Saya mewakili masyarakat dan petani, dan dengan inovasi ini, banyak masyarakat atau petani khususnya yang membutuhkan,” imbuh Andi Sudirman Sulaiman.

“Inovasi ini kita apresiasi, dengan begini mereka lebih tepat untuk menentukan kebutuhan petani. Mobil ini berfungsi sebagai alat tes, sebelum melakukan proses pertanian, termasuk sawah dan perkebunan dapat di tes dulu. Bisa langsung dites ditempat. Mobil ini bisa menjangkau bahkan ribuan lokasi, sehingga bisa bergerak kemana saja di daerah yang membutuhkan,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Wagub Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan keluhan dan masalah para masyarakat dan petani mengenai pupuk. Terdapat daerah di Sulsel yang diketahui kondisi petani sangat sulit mendapatkan pupuk karena mahal. Solusi itu dipertanyakan Wagub Sulsel kepada PT Petrokimia Gresik.

“Baik penambak dan pertani sama, harus ada solusi yang menguntungkan bagi para petani kedepannya. Apalagi kondisi saat ini, dimana mereka menghadapi kondisi pandemi,” lanjutnya.

Wagub Sulsel secara simbolis melepas mobil uji tanah. Sebelumnya, ia meninjau langsung mobil tersebut. Didampingi Vice Presiden PT Petrokimia Gresik, Wagub Sulsel diperkenalkan alat-alat perangkat uji tanah. (*)

Gubernur Sulsel Imbau Kegiatan yang Sifatnya Massal Ditunda

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah telah mengimbau, termasuk kepada pemerintah daerah agar kegiatan yang sifatnya melibatkan orang banyak atau massal untuk ditunda.
Ini terkait Pandemi Virus Covid 19 (Corona) yang telah masuk di Indonesia membuat Sulsel mulai bersiap dan waspada.
“Kami juga telah mengimbau seluruh kegiatan yang bersifat nasional dan internasional, itu juga sudah kita sampaikan untuk ditunda,” kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu, 14 Maret 2020.
Lanjut, Nurdin dengan antisipasi terkait virus corona, hal ini dapat dimengerti oleh masyarakat termasuk para pelaksana kegiatan acara.
Untuk Hari Budaya tanggal 1 April mendatang, Gubernur juga telah meminta Wali Kota Makassar untuk melakukan penundaan.
“Alhamdulillah atas pengertian semua, sudah ada kepastian untuk menunda kegiatan. Termasuk Hari Kebudayaan yang akan mendatangkan orang juga kita juga tunda, hampir semua kegiatan kita tunda. Ini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” sebutnya.
Pintu masuk arus manusia juga di pantau seperti bandara dan pelabuhan. Demikian juga dengan kegiatan domestik di Sulsel.
Nurdin juga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh yang akan melakukan pertemuan besar. Nurdin mencontohkan, Konvensi Nasional Pendeta Gereja Toraja Se-Indonesia Dihelat di Asrama Haji Sudiang, yang dilaksanakan pada tanggal 17-20 Maret 2020 mendatang juga ditunda.
“Termasuk Ketua Sinode Gereja Toraja. Kebetulan tanggal 17 ada pertemuan nasional di sini Persatuan Gereja Toraja seluruh Indonesia akan bertemu. Tadi beliau menyampaikan siap menunda dan sudah diumumkan,” sebutmya.
Salah satu kegiatan yang melibatkan tamu dari luar negeri yakni Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang akan dilaksanakan Minggu 20-22 Maret 2020. Diperkirakan akan dihadiri dari 48 negara juga minta untuk ditunda.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Bupati Gowa supaya juga kita tunda. Karena itu akan mendatangkan 48 negara. Ini sangat rawan,” jelasnya.
Nurdin juga sebelumnya meminta agar wisuda yang akan dilaksanakan di Unhas besok, 16 Maret dipercepat tanpa ada jabat tangan. Kemudian hari ini keluar keputusan dari Unhas untuk ditunda.
“Kita tunggu sampai waktu yang baik,” pungkasnya.(*)

Hadiri Pengukuhan DPC Gapeksindo Se- Sulsel, Wagub: Jadikan Kami Pemrov Wasit yang Baik

Zonamakassar.com, Makassar – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (DPC Gapeksindo) Se- Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung di Hotel Mercure Makassar, Sabtu (01/02/2020).
Dengan mengangkat tema ‘Mewujudkan Organisasi Jasa Konstruksi Yang Berenergi Menuju Asosiasi Yang Mandiri, Berdaya Pikat, Dan Visioner’.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan Talk Show yang bertema ‘Sinkronisasi Regulasi Lembaga Jasa Keuangan Terhadap Para Pelaku Jasa Konstruksi’, dan pemateri berasal dari Jamkrindo Syariah, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyempatkan hadir dalam acara pengukuhan dan pelantikan malam tadi (1/2), menerima masukan terkait roda pemerintahan dalam hal pelaksanaan jasa konstruksi, dispute konstruksi hingga ancaman pidana di atas persoalan perdata kontraktual kerja.
Dalam sambutannya Wagub berpesan “Kami hanya memesankan kontraktor dengan kerja kerja profesional, terus memberi masukan yang sifatnya membangun sebuah sistem berkeadilan serta menjadikan kami Pemprov sebagai wasit yang baik. Mari sama sama kita menuju Pemprov yang lebih baik lagi”, Sabtu malam (1/2/2020)
Andi Sudirman menambahkan “Saya sangat setuju apabila nantinya ada forum komunikasi lintas asiosiasi kontruksi, saya rasa kontraktor niatnya bagus punya untung hasil kerja bagus, itu bisa kita adakan nantinya”.

Sementara itu ketua DPD Gapeksindo Sulsel Andi Troy Martino mempunyai harapan Gapeksindo akan besar di Sulawesi Selatan dengan adanya penandatanganan fakta integritas.
“Harapan kami kepada pengurus yang baru di kukuhkan mempunyai energi baru untuk memajukan Gapeksindo di daerah masing-masing dengan salah satunya menambah keanggotaan dan tetap bersinergi dengan pemerintah setempat.” Ungkap Ketua Garda Pemuda Nasdem Sulsel ini.(*)

Iqbal Suhaeb Harap KPK Bantu Pemerintah Pencegahan Korupsi

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) akhir tahun 2019, di Four Point by Sheraton, Makassar, Rabu (23/10/2019).

Kegiatan rutin ini dihadiri langsung Gubernur dan Wagub Sulsel, Kapolda Sulsel, Kejati Sulselbar, Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah VIII Sulawesi, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Inspektorat Setda Provinsi Sulsel.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal mengatakan Rakorwasda ini sebuah bentuk kerja sama antara KPK, Pemprov Sulsel dengan Kejati Sulselbar.

“Kita lihat dari tema ini bertujuan mencegah korupsi. KPK hingga saat ini sangat konsen dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Saya sebagai kepala daerah harus mendukung tujuan yang baik itu dengan menggaungkan transparansi di setiap SKPD,” ucapnya.

Kegiatan ini juga dinilai sebagai tolak ukur keseriusan dalam melakukan pencegahan korupsi di setiap daerah Sulsel khususnya Kota Makassar.

Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang berhasil membuat Rakorwasda yang diikuti seluruh kepala daerah se-Sulsel.

“Alhamdulillah hari ini dalam rangka melakukan Rakorwasda. Pertama saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pemerintah kabupaten kota se-Sulsel dan saya ucapkan terimakasih kepada Korsupgah KPK,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya.

Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan sebuah program adalah adanya keterlibatan seluruh pihak yang membuktikan jika seluruh stakeholder di Sulsel serius menjalankan program pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Kalau Gubernur bikin acara tidak sepenuh ini, tapi kalau KPK melakukan kegiatan pasti penuh. Kenapa bisa penuh karena kita sudah merasakan manfaatnya,” jelas mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.