Walikota Nilai 2 Proyek Nurdin Abdullah di Makassar Langgar Tata Ruang

Zonamakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto kembali menyoroti 2 megaproyek yang digagas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah di Makassar. Danny menilai 2 megaproyek, yakni pembangunan Stadion Mattoanging dan pembangunan Gedung Twin Tower di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), melanggar dan harus dihentikan.

“Ide desain Twin Tower, ide desain Stadion (Mattoanging) itu bagus, tapi tempatnya yang salah. Maka kalau ide itu mau digunakan, silakan cari tempat yang pas tata ruangnya,” kata Danny kepada wartawan di Makassar, Rabu (3/3/2021).

Danny menegaskan 2 megaproyek yang digagas Nurdin Abdullah itu melanggar aturan tata ruang yang ada di Kota Makassar. Dia tidak terima jika aturan tata ruang harus dilanggar demi sebuah proyek pembangunan yang besar.

“Apa gunanya kita bikin tata ruang kalau untuk dilanggar, itu contoh yang kurang bagus. Masa kalau pelanggaran tata ruang orang kecil ditindaki terus kita suka-suka dengan tata ruang (kalau untuk pembangunan besar),” ujarnya.

Menurut Danny, jika Pemprov Sulsel hendak membangun kawasan olahraga, lokasi pembangunannya secara aturan tata ruang harus berada di wilayah Barombong.

“Jadi seperti Stadion (Mattoanging) itu idenya bagus, desainnya bagus, tempatnya yang salah. Kalau tempat olahraga itu (tata ruangnya) di Barombong,” tegasnya.

“Atau siapa tahu Stadion Barombong (yang terhenti pembangunannya) itu tidak mau (dibangun), silakan bangun 2 stadion di situ. Pertama di dunia 2 stadion bersampingan,” lanjutnya.

Danny juga menyoroti pembangunan Gedung Twin Tower di kawasan CPI yang belum memiliki IMB. Untuk itu, Danny sudah mengirim teguran ke pekerja proyek agar pekerjaan pembangunan dihentikan.

“Saya sudah kasih teguran kemarin, sudah teguran meminta ada IMB atau tidak, kalau tidak ada stop pekerjaan,” tuturnya.

Danny Pomanto Temui Pj Wali Kota Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan “Danny”Pomanto dan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin bertemu di Kantor Balai Kota, Senin (15/2/2021).

Pertemuan menjadi sorotan publik. Pasalnya, selama ini diketahui jika hubungan antara Danny Pomanto dan Rudy Djamaluddin kurang harmonis.

Menurut Danny Pomanto, dirinya bersama beberapa koleganya menyambangi Pj Wali Kota sebagai bentuk silaturahmi serta melakukan koordinasi tentang bagaimana program-program pemerintah yang akan dijalankan kedepan usai dilantik nantinya.

Danny mengaku, jika Pj Wali Kota mengundangnya untuk datang bertemu ia selalu siap kapan pun. Hal itu dibuktikan pada hari ini. Bahkan, Danny juga menyampaikan salam hangat untuk Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Yah ini juga silaturahmi, dari dulu kan saya bilang kalau Pak Pj undang saya pasti datang. Saya juga tadi bilang ke beliau tolong sampaikan salam saya ke Pak Gubernur,” jelas Danny usai bertemu dengan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

Ia menambahkan, dirinya juga selalu ingat pepatah dan budaya dari orang tua dulu bahwa adat Bugis-Makassar (Sulsel) itu Sipakatau, Siapakainge’ dan Sipakalebbi.

“Kita ini di Makassar sudah diwariskan budaya saling menghargai, Sipakatau, Sipakainge’ dan Sipakalebbi, itu yang merekatkan kita semua, dan hari ini kita praktekkan ajaran itu. kan aman semua mesi dulu ada masalah tapi semua selesai dan aman semua,” katanya.

Sedangkan terkait dengan prihal proses lelang jabatan yang akan dilakukan Pj Wali Kota Makassar, hal itu kata dia, memang wewenang dan otoritas Pj Wali Kota untuk melakukan lelang jabatan. Hanya saja ia menyarankan dan berharap agar proses lelang diselesaikan setelah pelantikan wali kota dan wakil wali kota nanti.

“Saya sampaikan inikan kebijakan PJ untuk melelang kita harus hargai itu karena memang otoritasi beliau. Kami hanya berharap karena kami yang pake nanti, maka saya yang memutuskan saat kami sudah dilantik. Artinya beliau yang proses saya yang pilih, kan Cincai tak ada masalah lagi,” jelasnya.

Bahkan, Danny mengutarakan, setelah dirinya dilantik, tidak menutup kemungkinan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Rudy Djamaluddin yang akan kembali menjadi Kadis PUPR di Pemprov Sulsel.

“Pasti kami tetap koordinasi, beliau ini kan (Rudi Djamaluddin) adalah kadis PUPR di Pemprov, kita ini butuh koordinasi soal infrastruktur, jadi kami pasti minta tolong ke beliau dan saya yakin beliau pasti tolong karena beliau pernah pimpin Kota Makassar,” jelasnya. (*)

Pj Walikota Copot Kadis Pariwisata Makassar, Alasan Kinerja Tak Maksimal

Zonamakassar.com, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menonjobkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid. Alasannya terkait kinerja yang tak maksimal.

Keputusan itu dikeluarkan melalui surat keputusan (SK) Wali Kota Nomor: 862/362/BKPSDMD/II/2021 tentang Pemberhentian Sementara Saudari Rusmayani Majid dari Jabatan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Dalam SK tersebut, alasan pemberhentian sementara terkait hasil monitoring dan evaluasi kinerja dari pimpinan Dinas Pariwisata Kota Makassar. Dinilai kurang maksimal dalam menjalankan program.

Sehingga, akan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inspektorat Kota Makassar. Selama masa pemeriksaan, jabatan Rusmayani Majid diberhentikan.

SK tersebut ditandatangani Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin tertanggal 2 Februari 2021. Sementara, Rusmayani Majid baru menerima SK tersebut pada Kamis 4 Februari, pagi tadi.

“Tadi pagi saya dibawakan SK-nya,” kata dia kepada FAJAR.(isman)

Pemkot Makassar Lanjutkan Pembatasan Jam Malam Hingga Pukul 22.00 Wita

Zonamakassar.com, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tetap memberlakukan pembatasan jam malam untuk seluruh pelaku usaha, dari warkop, kafe, restoran, hingga mal. Pelaku usaha sudah harus menutup usahanya pukul 22.00 Wita.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 443.01/11/S.Edar/Kesbangpol/I/2021 yang diteken Rudy Djamaluddin di Makassar, Selasa (12/1/2021).

Surat edaran tersebut dibuat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tanggal 06 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 dan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Humum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Fasilitas umum, operasional mal, kafe, restoran, dan rumah makan, warkop, dan game center serta kegiatan berkumpul/mengumpulkan orang diizinkan sampai jam 22.00 Wita,” tegas Rudy dalam surat edarannya.

Pembatasan jam operasional hingga pukul 22.00 Wita bagi para pelaku usaha ini mulai berlaku hari ini (12/1) hingga 15 hari ke depan, atau hingga 26 Januari mendatang.

Selain itu, selama beroperasi sebelum pukul 22.00 Wita, para pelaku usaha diingatkan untuk selalu menegakkan dan mewajibkan pengunjung menjalankan protokol kesehatan. Jajaran lurah, camat, hingga Satgas COVID-19 Makassar diminta untuk menegakkan aturan protokol kesehatan dan surat edaran pembatasan jam malam yang telah diteken.

“Surat edaran ini disampaikan untuk dilaksanakan oleh para pelaku usaha dan organisasi masyarakat. Untuk menjadi perhatian bahwa melanggar surat edaran ini dapat diberi sanksi administrasi maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rudy di akhir surat edarannya.

Pj Walikota Makassar : Pancasila Mempersatukan Kita Menghadapi Pandemi

Zonamakassar.com, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menegaskan Pancasila wajib untuk dipertahankan sebagai ideologi bangsa Indonesia karena telah terbukti berhasil menyatukan seluruh perbedaan ditengah masyarakat Indonesia. Hal itu di sampaikan Prof Rudy kepada wartawan usai mengikuti upacara peringatan Kesaktian Pancasila secara daring yang di pimpin oleh Presiden RI Joko Widodo, di Baruga Anging Mamiri, Kamis (1/10/2020).

“Pancasila itu merupakan rumusan dari pendiri bangsa kita yang sudah final. Itu harga mati untuk kita pertahankan” ujarnya.

Menurutnya, momentum peringatan hari kesaktian Pancasila adalah ruang untuk memperkuat spirit Pancasila di hati nurani bangsa indoenesia.

“Pancasila itu spirit kita dalam menggerakkan pembangunan yang berkeadilan. Termasuk di era pandemi saat ini. Kesaktian Pancasila harus kita gelorakan dalam memenangkan pertarungan menghadapi pandemi Covid-19, khususnya untuk menyatukan persaudaraan dalam gerak bersama menerapkan protokol kesehatan”lanjutnya.

Selain Prof Rudy, dalam upacara daring tersebut terlihat hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Kota Makassar, Sittiara, serta Kadis Perhubungan, Mario Said.

Sementara itu di waktu yang sama, Presiden RI Joko Widodo Bertindak selaku inspektur peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Turunkan Satgas Kebersihan Bersihkan CPI, Camat Mariso: Ini Tanggungjawab Kami

Zonamakassar.com, Makassar – Kondisi Centre Point of Indonesia (CPI) yang banyak sampah ternyata menjadi perhatian bagi Camat Mariso, Harun Rani. Banyaknya sampah tersebut membuat Camat Mariso mengerahkan puluhan Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan untuk membersihkan CPI, Minggu (20/10/2019).

Harun menegaskan kebersihan di CPI merupakan tanggung jawab dirinya sebagai kepala yang memimpin Kecamatan Mariso.

“Kami ingin melihat pantai bersih jadi diperintahkan Satgas. Bahkan ada pula pengawas yang memantau kinerja mereka,” urainya.

Bahkan, Harun turun langsung memantau proses pembersihan dan pengangkutan sampah yang nantinya akan dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Manggala, Makassar.

Semangat satgas tak kendor, sebab Camat Mariso tidak ingin wilayahnya kotor karena adanya sampah berserahkan.

Pacu Pertumbuhan Makassar, Iqbal Suhaeb Diberi Penghargaan

Zonamakassar.com, Makassar – Kemajuan pesat kota Makassar, mengatarkan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menerima penghargaan sang pemimpin kategori kebijakan publik dari okezone.com, di Grand Ball Room, hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).

Iqbal dinilai sebagai kepala daerah yang berhasil dalam mengelola dan menggarap potensi daerah sehingga memacu pertumbuhan dan kemajuan berbagai sektor pembangunan di Makassar.

“Alhamdulillah. Makassar kembali mendapatkan apresiasi. Tentunya, penghargaan ini semakin memacu semangat pemerintah kota Makassar untuk bekerja semakin baik dalam melayani masyarakat,” ucap Iqbal.

Pemimpin Redaksi Okezone.com Angelina Donna mengatakan penghargaan yang diberikan meliputi kategori sektor pariwisata, pelayanan publik, kebijakan publik, sosial dan budaya, tata kelola pemerintahan, investasi dan ekonomi kreatif.

“Kepala daerah ini telah bekerja keras dalam membangun sehingga membuahkan hasil yang berguna untuk kemajuan masyarakat di daerahnya,” kata Donna.

Sebanyak 18 kepala daerah yang mendapat apresiasi terdiri atas 8 bupati, 5 wali kota, dan 5 gubernur. Mereka diapresiasi atas kinerjanya dalam berbagai kategori.

Penghargaan Sang Pemimpin diterima Kepala Inspektorat Makassar Zaenal Ibrahim mewakili penjabat wali kota Makassar. Apresiasi ini diberikan oleh portal berita okezone.com yang tergabung dalam MNC Digital Indonesia (MDI).

Berikut 18 kepala daerah penerima penghargaan:

Bupati:

1. Paulus Soliwoa – Bupati Ngada (Pariwisata).

2. Agus Ambo Djiwa – Bupati Pasangkayu (Investasi).

3. Benny Laos – Bupati Pulau Morotai (Pelayanan Publik).

4. Frederikus Gebze – Bupati Merauke (Pelayanan Publik).

5. Ni Putu Eka Wiryastuti -Bupati Tabanan (Sosial & Budaya).

6. Matius Awoitauw – Bupati Jayapura (Sosial & Budaya).

7. Abdullah Azwar Anas – Bupati Banyuwangi (Pariwisata).

8. Anne Ratna Mustika – Bupati Purwakarta (Tata Kola Pemerintahan).

Wali Kota:

1. Hendrar Prihadi – Wali Kota Semarang (Pariwisata).

2. Muhammad Iqbal Samad Suhaeb – Wali Kota Makassar (Kebijakan Publik).

3. Marten Taha – Wali Kota Gorontalo (Pelayanan Publik).

4. Mohammad Idris – Wali Kota Depok (Pelayanan Publik).

5. Sutiaji – Wali Kota Malang (Ekonomi Kreatif).

Gubernur:

1. Anies Rasyid Baswedan – Gubernur DKI Jakarta (Kebijakan Publik)

2. Wahidin Halim – Gubernur Banten (Pariwisata).

3. Mochamad Ridwan Kamil – Gubernur Jawa Barat (Kebijakan Publik).

4. Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur (Pelayanan Publik).

5. Ganjar Pranowo – Gubernur Jawa Tengah (Pariwisata).

Dinas PU Makassar Akan Bangun Infrastruktur Hijau di Biringkanayya

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar siap melaksanakan program Revitalising Informal Settlements and their Enviroment (RISE). Untuk merealisasikan program RISE, Pemkot Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan sejumlah lahan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Air dan Drainase Dinas PU Makassar, Fuad Azis mengatakan rencana pembangunan melalui program RISE ini berada lahan yang sudah dibebaskan oleh PT. Summarecon dan telah menjadi milik Pemkot Makassar. Dari enam titik yang disasar, hanya ada dua lokasi yang diprioritaskan.

“Kita punya infrastruktur itu ada rawa buatan secamam retensi, jalanan, saluran drainase. Lebar nya itu 3,5 meter. Kalau di dua lokasi ada 572 meter bujur sangkar, khusus perbatasan antara Caddika. Sementara lahan di Untia seluas 1270 meter persegi,” sambungnya,” katanya di Balai Kota Makassar, Kamis 17 Oktober 2019.

Ia mengaku Dinas PU Makassar sedang melakukan inventarisir sejumlah lahan milik Pemkot Makassar yang nantinya akan dimanfaatkan untuk program RISE.

” Kita sudah bentuk tim untuk inventarisir,” ujarnya.

Sedikitnya ada enam lokasi yang ditarget menjadi lokasi pembangunan infrastruktur berupa saluran drainase dan kolam retensi.

Sekda Makassar Minta TPID Jaga Inflasi

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen menjaga harga baham pangan agar Inflasi terkendali.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Makassar rapat bersaa Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Sipakellebbi Lt.2, Balai Kota, Rabu (16/10/2019).

Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar Muh. Ansar melihat perlunya ada upaya serius pemerintah terintegrasi dalam menangani persoalan inflasi. Utamanya mengantisipasi permainan tengkulak menjelang hari-hari besar.

Pemkot Makassar sendiri telah melakukan berbagai upaya, termasuk dengan menyiapkan mobil pengendali inflasi. Mobil ini akan bergerak menstabilkan harga pasar. Di mana terjadi lonjakan harga komoditi maka pemerintah langsung mengerahkan beberapa truk pengendali inflansi ini yang akan langsung menyasar pasar membawa barang-barang yang mengalami lonjakan harga.

“Mohon Pak Kadis (Kadis Perdagangan Makassar) melakukan koordinasi setiap saat utamanya menjelang hari-hari besar, seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan sebagainya. Permintaan atau demand di kota Makassar sangat tinggi, utamanya hari-hari tersebut. Siapa tahu ada yang coba mau main-main,” tegasnya.

Karena itu pula, mantan Kadis PU Makassar ini menekankan pentingnya kerja sama antar pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

“Nanti diteliti komoditi mana yang mempengaruhi kota Makassar, bisa bekerjasama dengan pemerintah kabupaten kota lainnya di Sulsel, untuk memastikan ketersediaannya. Begitu pun sebaliknya,” pungkas Ansar.

Karena itulah peran pemerintah harus senantiasa hadir untuk memastikan nilai inflasi maupun deflasi yang ideal, agar tidak terpaut terlalu rendah atau pun melambung tinggi.

Raih Top 45 Inovasi Pelayanan publik, Iqbal Suhaeb: Tantangan Pemkot di Masa Depan

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam satu hari ini berhasil meraih dua penghargaan dari pemerintah pusat. Sebelumnya Pemkot Makassar mendapatkan penghargaan Implementasi SIPD dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kali ini, Pemkot Makassar juga mendapatkan penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2019 dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb di Istana Wapres RI, Selasa (15/10/2019).

Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 ini terdiri dari 8 kementerian dengan 9 inovasi, 4 lembaga sebanyak 4 inovasi, 5 provinsi dengan 5 inovasi, 16 kabupaten dengan 17 inovasi, 9 kota sebanyak 9 inovasi, dan 1 BUMN dengan 1 inovasi.

“Banyak kemajuan yang dilakukan pemerintah daerah untuk berinovasi dalam kerangka melakukan efisiensi dan efektifitas di bidang pelayanan publik,” kata Menteri PANRB RI Syafruddin.

Kompetisi inovasi pelayanan publik merupakan perwujudan gerakan One Agency One Innovation yang dimotori Kementerian PANRB RI. Kompetisi yang bisa diikuti oleh seluruh instansi pemerintah ini diselenggarakan sebagai pembinaan inovasi pelayanan publik dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

Tujuannya adalah pemberdayaan, pembelajaran, dan pengembangan untuk menyebarluaskan ide kreatif, gagasan, dan terobosan pelayanan publik di Indonesia guna percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wapres JK dalam sambutannya mengatakan, inovasi merupakan keniscayaan bagi pemerintah daerah dalam menjawab dinamika yang berkembang.

“Sehingga daerah sedapat mungkin membuat terobosan positif dalam menjawab perkembangan tersebut dengan membuat dan menciptakan inovasi,” ujarnya.

sementara itu, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan apresiasi dan penilaian positif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Pemkot Makassar.

“Sekaligus penghargaan ini merupakan tantangan untuk menciptakan inovasi lebih berkualitas di masa yang akan datang,” ucapnya.

Kepala Balitbang Makassar Nielma Palamba mengatakan Labinov Beken merupakan upaya Balitbang Kota Makasar untuk membantu OPD dalam membuat, mengkaji, input data serta melakukan supervisi, monitoring dan bimbingan teknis dalam mengaplikasikan sebuah inovasi.

“Labinov Beken juga berfungsi sebagai inkubator inovasi,” sebutnya.