Dapat Laporan Warga Tak Keluar Rumah Dalam Seminggu, Polsek Panakkukang Temukan Lansia Meninggal Dunia

Zonamakassar.com, Makassar – Warga di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, digegerkan dengan kondisi dua orang lansia yang tinggal di sebuah rumah di Jalan Boulevard, Sabtu (30/1/2021).

Pasalnya, di rumah tersebut satu lansia bernama Joice ditemukan telah meninggal dan adiknya Alice (70) dalam kondisi kritis.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, terungkapnya kondisi dua lansia tersebut setelah warga curiga dengan bau menyengat dari dalam rumah.

Selain itu, warga juga tidak melihat mereka keluar rumah sejak seminggu terakhir.

Khawatir terjadi sesuatu, salah seorang warga yang juga saksi lalu berusaha memeriksanya dengan memanggil penghuni rumah.

Namun, karena panggilannya tidak ada respons dan pintu rumah terkunci lalu warga tersebut berinisiatif menghubungi Bhabinkamtibmas setempat.

“Saksi pergi ke tempat yang dimaksud, namun pemilik rumah tidak menjawab saat dipanggil dan kondisi rumah dalam keadaan terkunci sehingga saksi menghubungi Bhabinkamtibmas dan Polsek Panakkukang,” kata Halim saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Sabtu sore.

Mendapat laporan itu, petugas kepolisian dibantu warga setempat kemudian mendobrak rumah itu.

Sontak mereka terkejut ketika mendapati dua lansia itu sudah dalam kondisi yang mengenaskan.

Sebab, satu lansia ditemukan kondisinya kritis dan satu lagi sudah meninggal dunia.

“Korban Joice yang meninggal ditemukan di dalam rumah dalam posisi duduk di antara dua lemari dengan menggunakan baju hitam,” kata Halim.

Untuk menyelidiki penyebab kematian korban, polisi saat ini masih melakukan pendalaman penyelidikan.

Gempa M 6,2 di Majene, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

Zonamakassar.com, Mamuju – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,2 di Majene juga berdampak ke ibu kota Sulbar di Mamuju. Kantor Gubernur Sulbar ambruk akibat musibah ini.

“Betul info yang kami dapatkan kantor Gubernur rusak berat,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Raditya Jati, dikutip detikcom Jumat, (15/1/2021).

Raditya juga mengatakan saat ini aliran listrik masih padam. “Sementara masih mati listrik,” ujar Raditya.

Berdasarkan foto yang beredar, gedung Gubernur Sulbar pasca gempa tampak ambruk tak tersisa. Puing-puing gedung tampak berserakan.

Diketahui Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa M 6,2 di Majene terjadi pukul 02.28 WITA Jumat (15/1/2021).

Lokasi gempa ada di koordinat 2,98 Lintang Selatan dan 118,94 Bujur Timur. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Gempa dirasakan Modified Mercalli Intensity (MMI) IV-V di Majene, III MMI di Palu dan II MII Makasar.(*)

Hilang Kontak, Kemenhub Sedang Investigasi Sriwijaya Air Rute Jakarta – Pontianak

Zonamakassar.com, Makassar – Salah satu armada pesawat rute Jakarta-Pontianak dari maskapai Sriwijaya Air dikabarkan hilang kontak. Hingga kini Kementerian Perhubungan masih melakukan investigasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan KNKT. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di Jakarta, Sabtu (9/1/2021).

Adita membenarkan telah terjadi lost contact pada pesawat udara Sriwijaya Air dengan call sign SJY 182. Terakhir kontak pukul 14.40 WIB.

“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Adita.

Dihubungi terpisah Senior Manager Corporate Communiction Sriwijaya Air, Theodora Erika juga membenarkan pesawatnya hilang kontak. Investigasi juga sedang dilakukan pihaknya dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak,” ujar Theodora dikutip detikcom.

“Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” lanjutnya.

Bentrok Polisi dan Pendukung Rizieq, 6 Orang Tewas

Zonamakassar.com, Jakarta – Aparat polisi terlibat bentrok dengan para pendukung pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kawasan Cikampek, Senin (7/12/2020). Sebanyak 6 orang tewas dalam bentrok ini.

“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10. 00 WIB,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Fadil menyebut massa yang menyerang petugas adalah massa yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq. Massa berada dalam sebuah kendaraan.

“Ketika anggota mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Rizieq petugas dipepet kemudian diserang menggunakan senjata api,” kata Fadil.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS. Meninggal dunia sebanyak 6 orang,”tambahnya

Terpisah, Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar dikutip cnnindonesia.com mengatakan bahwa rombongan kendaraan yang membawa pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan keluarganya sempat dihadang dan ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) di suatu ruas jalan Tol di Jakarta, Senin (6/12) subuh tadi.

“Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS [Imam Besar Habib Rizieq Shihab] dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB,” kata Aziz dilansir CNNIndonesia.com, Senin (7/12/2020).

Aziz menjelaskan kronologi kejadian tersebut bermula saat Rizieq bersama keluarganya hendak menuju acara pengajian subuh khusus keluarga inti di wilayah yang tak disebutkan namanya pada Senin (7/12) dini hari.

Dalam perjalanan menuju lokasi, rombongan Rizieq tiba-tiba dihadang oleh orang tak dikenal. Ia menduga orang-orang tersebut merupakan bagian dari operasi penguntitan untuk mencelakakan Rizieq.

“Para preman OTK yg bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga,” kata Aziz.

Gempa Bulukumba Berkekuatan 4.8 SR

Zonamakassar.com, Bulukumba – Gempa hari ini mengguncang kawasan Bulukumba dan sekitarnya pada 10:33:51 WIB, Rabu, 2 Desember 2020. Data BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 4.8 SR.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa Bulukumba tersebut berada pada titik koordinat 5.72 LS 120.67 BT.

Dilansir dari BMKG, pusat gempa berada di laut, 60 km Tenggara Bulukumba. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Bulukumba mewaspadai potensi gempa susulan.

Diserang OTK, Seorang Massa Aksi Tolak HRS Kena Busur

Zonamakassar.com, Makassar – Seorang massa aksi menolak Habib Rizieq Syihab di Makassar menjadi korban karena kena busur panah. Insiden ini terjadi ketika massa aksi itu diserang oleh orang tidak dikenal (OTK).

“Ada korban yang terkena busur. Iya 1 orang pengunjuk rasa,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat di kutip dari detik.com, Rabu (2/12/2020).

Ibrahim mengatakan insiden pembubaran yang dialami massa aksi tolak HRS di Makassar, Selasa (1/12/2020) kemarin sebagai aksi penyerangan. Polisi akan menyelidiki kasus ini.

“Ini merupakan penyerangan. Jadi akan kita proses,” tegas Ibrahim.

FPI Sulawesi Selatan (Sulsel) angkat bicara terkait aksi tolak Habib Rizieq Shihab (HRS) di Kota Makassar yang diserang orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (1/12) sore kemarin. FPI Sulsel menuding aksi itu dilakukan massa bayaran.

“Saya kurang jelas karena saya juga baru dapat dari media informasinya (soal aksi tolak HRS diserang OTK). Saya sendiri belum tahu, karena saya sendiri baru dapat informasi jelang magrib, tadi kegiatan seperti itu dan siapa membubarkan belum terlalu jelas,” ujar Sekretaris DPD FPI Sulsel Agus Salim Syam, Selasa (1/12/2020).

Meski belum mengetahui kelompok OTK yang menyerang aksi penolakan HRS tersebut, Agus menyayangkan adanya aksi tersebut. Agus mengaku bingung atas aksi tersebut.

“Saya bingung, maksudnya kenapa? Beliau (HRS) tidak pernah merugikan negara, tidak pernah korupsi, justru banyak koruptor yang merusak ini negara diterima dengan senang hati, justru yang mau memperbaiki negara ditolak. Ini kan akal sehatnya tidak berjalan orang yang seperti ini. Saya menyayangkan seperti ini, apalagi kalau aksi ini aksi bayaran,” jelas Agus.

Agus menilai polisi harusnya sudah mengetahui siapa massa aksi yang menolak HRS tersebut. Lebih lanjut, Agus enggan mengomentari lebih jauh terkait kericuhan akibat serangan OTK dalam aksi tersebut.

“Intinya seperti itu (FPI belum tahu) karena memang kami tidak pernah melakukan koordinasi seperti itu. Ya inilah, masyarakat cinta kepada Habib, sementara ada sekelompok orang entah dari mana, planet dari mana tiba-tiba mengatakan menolak dan segala macam,” imbuhnya.

(eva/eva)

Kominfo Usut Viral Video Seks ‘Mirip Gisel’, Akan Di-take Down

Zonamakassar.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menelusuri konten video seks viral yang oleh warganet disebut dengan deskripsi ‘Mirip Gisel’ yang beredar di media sosial. Kominfo juga akan berkoordinasi dengan platform media sosial untuk menghapus video yang beredar tersebut.

“Kominfo sedang melakukan penelusuran dan pendalaman terkait video tersebut,” kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, saat dihubungi, dikutip detik.com, Sabtu (7/11/2020).

Dedy mengatakan pihak Kominfo saat ini juga tengah berkoordinasi dengan platform media sosial terkait konten tersebut. Kominfo juga meminta agar video terkait dihapus dari platform media sosial.

“Paralel kami berkoordinasi dengan platform digital terkait untuk dapat men-take down konten-konten yang dimaksud,” ucap Dedy.

Dalam video yang beredar, terlihat perempuan yang disebut mirip dengan Gisel tengah melakukan hubungan badan dengan seorang pria.

Hubungan badan itu terjadi di salah satu ruangan dengan televisi yang masih menyala. Ada tirai cokelat yang juga terlihat dalam ruangan tersebut.

Sejauh ini, Gisel belum memberikan klarifikasi atas video tersebut.

Pada akhir 2019, video seks mirip Gisel juga viral di media sosial. Kala itu, Gisel menempuh jalur hukum setelah video adegan syur tersebar di media sosial.

Gisel merasa dirugikan karena dituding mirip sebagai pemeran wanita di video syur itu.

“Kami sudah resmi melaporkan beberapa oknum baik pemilik media sosial IG, Twitter, FB dan ada beberapa grup WA, website, link. Semuanya sudah kami laporkan,” kata pengacara Gisel, Sandy Arifin, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Mobil Truk Terjungkal di Sinjai

Zonamakassar.com, Sinjai – Salah satu mobil truk muatan sirtu dengan nomor kendaraan DD 8638 HD terjungkal masuk keselokan di Salutinggi dusun Cakkelembang, Desa Turungan Baji, Kamis (5/11/2020).

Sang sopir bernama Madi (38) dalam keadaan selamat ia merupakan salah satu sopir mobil proyek pengerjaan jalan hotmix Laiya-Arabika.

Menurut saksi mata yang berada pada saat kejadian Illo Islam (20) menuturkan terkait kronologi kejadian langsung kepada awak media.

“Kronologi kecelakaan bermula ketika mobil berpapasan dengan mobil lain yang membawa aspal di jalan tanjakan dan menikung mengakibatkan mobil dari arah bawah berhenti dan mundur masuk ke selokan, hal ini juga diperparah akibat jalan sempit hanya sekitar 3,5 meter ditambah tidak adanya bahu jalan,” tuturnya.

Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Informasi terakhir yang dihimpun, saat ini mobil sudah berhasil di evakuasi secara manual.

GP Nasdem Kecam Oknum Pembakar Mobil Ambulance

Zonamakassar.com, Makassar – Aksi penolakan UU Umnibus Law Cipta Kerja, masih terus berlangsung di Makassar, hal ini dibuktikan dengan aksi Unjuk Rasa yang berlangsung di depan kampus UNM Makassar berujung anarkis, Kamis (22/10/2020) malam.

Akibatnya salah satu mobil ambulance milik partai Nasdem Makassar hangus terbakar, yang berada di depan kampus UNM Makassar.

Bahkan kampus UNM juga mengalami kerusakan dari amuk massa.

Dengan insiden tersebut Garda pemuda Nasdem Sulsel (GP Nasdem) mengecam kejadian yg terjadi di Kantor Nasdem, sehingga terjadi pembakaran unit ambulans DPD Nasdem Makassar.

Ketua GP Nasdem Sulsel Andi Troy Martino mengatakan mobil ambulance yang dipakai untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Penrusakan kendaraan dan kantor partai serta penjarahan yang terjadi kami sangat sesalkan dan terjadinya kecolongan sehingga insiden ini teejadi.” Ujarnya

Troy mengharapkan bapak kapolda sulsel dan aparat penegak hukum lainnya untuk segera menindak tegas pelaku demonstrasi yang anarkis dan menangkap provokatornya, agar terhindar bentrok dan insiden susulan.

“Kader Garda pemuda Nasdem dan masyarakat merasa kecewa akibat ulah oknum ataupun massa yang tidak bertanggung jawab merusak ketertiban, keamanan, fasilitas umum dan pribadi, kami berharap bapak Kapolda Sulsel bisa mengatasi hal tersebut”. Tegasnya.

Kader GP Nasdem lainnya Jul Sandy menambahkan bahwa GP Nasdem sangat mendukung penyampaian pendapat yang tertib, damai dan humanis apalagi membawa kepentingan orang banyak.

“Kalo demo Ki yang santun jangan anarkis seperti ini” pungkas Jul. (*)

Hati-hati, La Nina Ancam Pantai Barat Sulawesi Selatan

Zonamakassar.com, Makassar – Pulau Sulawesi, khususnya Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah yang dilanda La Nina. Badai yang berasal dari fenomena atmosfer global ini menyebabkan penambahan curah hujan yang cukup tinggi.

Kepala Stasiun Klimatologi Kabupaten Maros, Hartanto menyebutkan bahwa wilayah pantai barat Provinsi Sulawesi Selatan harus waspada dalam menghadapi La Nina. Wilayah itu meliputi Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kota Parepare dan Kabupaten Pinrang.

“Januari merupakan puncak musim hujan di wilayah pantai Barat Sulsel. Sedangkan di wilayah Timur masuk puncak musim hujan pada Maret,” kata Hartanto, Kamis (15/10/2020).

Terpisah, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) IV Makassar, Rizky Yuda menyebutkan bahwa La Nina di Sulawesi Selatan akan berlangsung dengan kategori ringan hingga sedang.

“La Nina saat ini sudah berlangsung di Sulawesi. Efek dari La Nina ini adalah penambahan massa uap air di wilayah Indonesia. Artinya, hujan lebih banyak dari normalnya,” kata Rizky saat dikonfirmasi terpisah.

Meski berlangsung dalam kategori ringan hingga sedang Rizky mengingatkan agar pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada. Pasalnya, La Nina bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi.

“Kita mesti tetap waspada, karena potensi bencana hidrometeorologi tetap ada. Seperti banjir bandang dan tanah longsor,” paparnya.

Berdasarkan prakiraan tim dari BMKG IV Makassar, La Nina di Sulawesi Selatan akan berlangsung hingga Maret 2021. Puncaknya, kata dia, diperkirakan akan terjadi pada bulan Desember 2020 mendatang.

“Sampai Maret tahun depan, puncaknya itu di Desember,” sebutnya.

Demi mengantisipasi dampak yang diakibatkan La Nina, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi.

“Persiapan yang dilakukan BPBD, mulai dari potensi sumber daya manusia, peralatan seperti perahu karet, hingga logistik,” kata Kepala BPBD Kota Makassar, Rusli saat dikonfirmasi terpisah.

Dia menyebutkan bahwa pihaknya menyiapkan enam perahu karet untuk mengevakuasi warga, tenda pengungsian hingga logistik untuk pengungsi nantinya.

“Semuanya sudah siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ucapnya.

Rusli menyebutkan untuk menghadapi La Nina, ia pun meminta penambahan personel untuk BPBD Kota Makassar. Penambahan personel itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Personel bertambah 20 orang. Jadi jumlahnya sekarang 80 orang. Secara umum, baik ASN maupun kontrak 110 orang, siap diterjunkan setiap saat,” sebut Rusli.

Rusli menambahkan, adapun kecamatan yang perlu diantisipasi karena kerap menjadi langganan banjir yakni Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Rappocini, dan Panakkukang.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk antisipasi pohon tumbang,” imbuhnya.