ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memastikan akan mendampingi Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin setelah memajukan surat izin cuti kampanye dirinya sebagai Wali Kota Makassar.

Danny Pomanto akan mendampingi KH Ma’ruf Amin dalam kegiatan Makassar Bersatu, Pengajian dan Silaturrahmi Bersama Cawapres KH Ma’ruf Amin di Celebes Convention Centre (CCC) Makassar, Kamis (21/2/2019) besok. Acara berlangsung pukul 15.30 Wita dengan mengangkat tema “Kami Cinta Ulama”.

Danny Pomanto mengajak seluruh masyarakat yang cinta ulama untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Makassar Bersatu, Pengajian dan Silaturrahmi Bersama Cawapres KH Ma’ruf Amin.

” Saya undang terbuka. Undangan bebas, siapa pecinta ulama silahkan datang, yang benci ulama tidak usah datang. Sederhana,” ujarnya kepada sejumlah wartawan yang menemuinya usai acara diskusi Repnas Sulsel di Black Canyon Cafe, Jalan Hertasning Makassar, Rabu (20/2/2019).

Ia mengaku nanti di acara Makassar Bersatu, Pengajian dan Silaturrahmi Bersama Cawapres KH Ma’ruf Amin dirinya akan menghadirkan 8 ribu relawan Danny Pomanto.

“Kira-kira 8 ribu relawan saya. Kemungkinan bisa membludak, Karena ini dalam rangka konteks pecinta ulama. Siapa yang cinta ulama ayo sama-sama,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Danny Pomanto memastikan dirinya memajukan izin cuti dari hari Jumat ke hari Kamis karena ingin mendampingi Cawapres nomor urut 02 KH Ma’ruf Amin.

Izin sebelumnya berdasarkan surat izin cuti dari Gubernur Sulawesi Selatan no. 151/II/Pem/2019 tanggal 14 Februari 2019 lalu, tentang izin cuti melaksanakan kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif tahun 2019, kepada Wali Kota Makassar atas Nama Ir. H. Moh. Ramdhan Pomanto.

“Sedianya izin cuti kampanye pada 22 Februari 2019 kami pindahkan ke tanggal 21 Februari 2019. Sehingga cuti kampanye pada tanggal 22 Februari 2019 dibatalkan,” kata Danny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.