ZonaMakassar.com – Pekan Olahraga Kota (PORKOT) VII kota Makassar resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (22/4/2019).

Dalam PORKOT VII ini, setidaknya 1.596 atlet se kota Makassar bertarung di 19 Cabang Olahraga (Cabor) dan memperebutkan 480 medali emas, perak dan perunggu.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan Olahraga menjadi ajang pemersatu bangsa, apalagi Indonesia baru melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang menguras perhatian masyarakat.

“Olahraga menjadi sangat penting, terlebih baru saja menyelesaikan agenda penting nasional yaitu Pemilu. Porkot bisa menjadi relaksasi bagi warga untuk kembali mempersatukan masyarakat,” ujarnya saat membuka PORKOT VII Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (22/4/2019).

Sementara untuk atlet dan official, Danny Pomanto menyampaikan agar atlet bisa menunjukkan prestasinya di ajang olahraga, khususnya PORKOT. Pasalnya, melalui PORKOT menjadi ajang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuannya.

“Porkot merupakan ajang atlet kecamatan utk menunjukkan prestasinya dalam olahraga. Porkot harus bisa memperbaiki seluruh prestasi kita,” sebutnya.

Ia pun berharap dari ajang PORKOT ini, muncul atlet-atlet muda baru yang nanti bisa mewakili Makassar di tingkat Provinsi, Nasional, bahkan Internasional.

“Olahraga harus mampu menghasilkan bibit berprestasi di masa depan. Pesan kepada seluruh atlet, prestasi mutlak, persahabatan abadi,” tegasnya.

Sementara Ketua Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI) Makassar H Agar Jaya mengatakan Porkot merupakan ajang olahraga yang digelar setiap 4 tahun sekali. Porkot merupakan program untuk pembinaan prestasi atlet kota Makassar.

“Porkot akan dilaksanakan 5 hari. Porkot bertujuan mencari dan menemukan bibit atlet muda dan pemula untuk dibina agar bisa mewakili Makassar di setiap event olahraga dan untuk regenerasi atlet,” paparnya

Ia menjelaskan Porkot diikuti 1.596 atlet se kota Makassar bertarung di 19 Cabang Olahraga (Cabor) dan memperebutkan 480 medali emas, perak dan perunggu.

” Atlet peraih medali nantinya akan mendapatkan uang pembinaan. Dimana 1 medali emas mendapatkan Rp 3 juta setiap medali, perak Rp 2,5 juta, perunggu Rp 2 juta,” ungkapnya.

KONI Makassar pun mengungkapkan menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk pembinaan para atlet yang bertanding di PORKOT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.