International Council for Small Business (ICSB) Sulsel menggelar forum diskusi “Trend UMKM Tahun 2019”. Diskusi berlangsung di KUKM Center, Jalan AP Pettarani, Selasa 22 Januari 2019.

Melalui sambutannya, Kepala Diskop UKM Sulsel, Abd Malik Faisal, mengatakan, hadirnya ICSB di Sulsel diharapkan memberi warna baru dalam pemberdayaan UMKM dan menjadi mitra strategis pemerintah.

ICSB adalah organisasi yang memperjuangkan UMKM di PBB sejak beberapa tahun lalu.

Organsasi ini telah berdiri sejak 1955 di George Washington University. Kini ICSB sudah hadir di 85 negara, termasuk Indonesia.

Keberadaan ICSB ini ditopang oleh empat pilar, yaitu akademisi, peneliti, praktisi bisnis, dan pembuat kebijakan yang visinya adalah mengembangkan UMKM dan menumbuhkan semangat kewirausahaan ke seluruh dunia.

Sementara itu, President ICSB Sulsel, Prof Muhammad Asdar, menyampaikan, forum diskusi ini digelar untuk merespons dokumen “ICSB Top MSME Trends For 2019” yang dikeluarkan kantor pusat International for Small Business (ICSB) di New York, Amerika Serikat.

“Forum diskusi memberikan masukan dan rekomendasi untuk memberikan perspektif yang lebih kaya dan tajam sesuai dengan konteks lokal terkait perkembangan global dunia UMKM dan kewirausahaan,” katanya.

Diskusi dihadiri perwakilan dinas/OPD yang membidangi koperasi dan UMKM, akademisi, peneliti, pengusaha dan praktisi UMKM.

Selain Kepala Diskop UKM Sulsel, hadir juga dalam forum diskusi ini Sekum Apindo Sulsel, Yusran B Hernald, Koord Konsultan PLUT, Bahrul Ulum, dan Ketua ABDSI Sulsel, Salman Sahmad.

Tampak pula sejumlah akademisi antara lain Dr Anas Iswanto, Dr Tajuddin Parenta, Dr Firman Menne, Dr Darma Aryani, dan sejumlah pengusaha. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.