ZonaMakassar.Com,Makassar – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Sulsel sepanjang 2018 cukup menggembirakan. Secara keseluruhan,

nilai ekspor dari berbagai komoditas mengalami peningkatan 14,06% dari US$1.020,8 juta pada 2017 menjadi US$1.164,35 juta pada 2018. Nikel menjadi komoditas yang paling berkontribusi pada peningkatan ekspor Sulsel.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, menyampaikan aktivitas ekspor nikel yang terus naik memang sangat mempengaruhi peningkatan kinerja ekspor Sulsel secara keseluruhan. Pengiriman nikel ke luar negeri, khususnya Jepang, mengalami peningkatan cukup signifikan. Ekspor nikel secara tahunan meningkat 23,45% dari US$629,73 juta menjadi US$776,9 juta

“Selama ini, nikel memang menjadi komoditas andalan Sulsel untuk ekspor. Setiap bulannya, ekspor nikel selalu yang tertinggi. Dan, untuk Januari-Desember 2018 terjadi peningkatan dibandingkan Januari-Desember 2017, ada peningkatan mencapai 23,45% dari US$629,73 juta menjadi US$776,9 juta,” ucap Akmal, Senin (4/2).

Berdasarkan data BPS, nikel dari Sulsel sangat dominan dalam aktivitas ekspor. Bahkan, saat ekspor nikel menurun pada Desember 2018, tercatat komoditas itu masih yang paling tinggi terkait kinerja ekspor. Periode Desember 2018, ekspor nikel Sulsel tercatat hanya US$64,96 juta atau menurun 7,82% dibandingkan November tahun yang sama sebesar US$70,47 juta.

Akmal mengungkapkan meski mengalami penurunan secara bulanan, tapi bila dibandingkan komoditas lain, nikel masih mencatat kinerja ekspor terbaik. Pada Desember 2018, selain nikel, kata dia, komoditas yang turut berkontribusi yakni biji-bijian berminyak dan tanaman obat, garam belerang dan kapur serta kakao/cokelat. Tapi, nilai ekspornya bahkan tidak sampai US$10 juta.

Masih merujuk data BPS, negara tujuan ekspor terbesar untuk Sulsel masih dipegang oleh Jepang. Dominasi Jepang tidak lepas lantaran Negeri Matahari Terbit itu merupakan negara tujuan pengiriman nikel. Sepanjang 2018, BPS mencatat total nilai ekspor Sulsel ke Jepang menembus US$809,97 juta atau meningkat 21,66% dibandingkan pada 2017 sebesar US$665,77 juta.

Selain Jepang, negara lain sebagai tujuan ekspor berbagai komoditas asal Sulsel, di antaranya yakni Tiongkok, Filipina, Amerika Serikat dan Australia. Masing-masing nilai ekspor dari negara itu sekitar US$176,66 juta; US$27,84 juta; US$27,52 juta dan US$26,09 juta. Dari lima besar negara tujuan favorit, ekspor tertinggi dicatat Filipina sebesar 219,2%, dimana pada tahun sebelumnya hanya US$8,73 juta. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.