Zonamakassar.com, Makassar – Triwulan II tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) menargetkan perampungan proses tender pada Juli mendatang.

Kepala BLPBJ Setda Kota Makassar, Muh. Fuad Azis mengatakan tercatat ada beberapa SKPD yang belum memasukkan paket tender kegiatannya via aplikasi tender.

Hingga saat ini Fuad menyebutkan ada 309 paket tender yang telah masuk via aplikasi pratender, di mana menurut identifikasi BLPBJ dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) seharusnya ada 495 paket tender.

“Sementara kami rekap. Karena di SiRUP yang kita ambil, tender yang harusnya 495 paket. Tapi yang masuk pratender baru 309. Jadi masih ada 180-an harus dimasukkan. Itu akan jadi penilaian pimpinan,” ungkapnya, Sabtu (25/5/2019).

Bagi SKPD yang belum memasukkan paket tender atau rencana umum pengadaannya, harus menyurat langsung ke Wali Kota Makassar. Pasalnya, kata Fuad, sistem aplikasi pratender susah ditutup sejak tanggal 15 Maret berdasarkan instruksi pimpinan.

“Karena pada 15 Maret, BLPB menutup aplikasi pratender. Ada beberapa SKPD pasca penutupan aplikasi itu sudah melakukan persuratan permohonan ke pak wali kota dan sudah ditindaklanjuti,” papar dia.

“Pj wali kota sudah mengintruksikan kepada kami menbuat list SKPD yang belum masuk pratender dan akan dilaporkan khusus ke pj wali kota. Sehingga SKPD bisa langsung menindaklanjuti. Karena ini persoalan monitoring dan evaluasi,” tambah Fuad.

Dia menargetkan, seluruh proses tender lingkup Pemkot Makassar bisa rampung pada Juli mendatang. “495 paket tender proyek ditarget rampung Juli,” tegas Fuad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.