ZonaMakassar.Com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb mengunjungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar di Jalan Kompleks PDAM Makassar, Selasa (21/5/2019).

Iqbal Suhaeb, menyoroti berbagai fasilitas penunjang yang ada di Dinas Damkar. Beberapa fasilitas penunjang yang perlu ditambah menurut Iqbal salah satunya adalah mobil pemadam. Kata Iqbal, jumlah penduduk Makassar yang kian bertambah, membuat segala sesuatu harus siap siaga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Andi Muh Yasir menyebut jumlah kendaraan yang dimiliki sebanyak 50 unit dan mobil tangga yang dimiliki sekitar 42 meter.

Tidak dipungkiri, kata Andi Muh Yasir, jumlah penduduk Kota Makassar yang berjumlah sekitar 2 juta penduduk idealnya 1 kendaraan berbanding sekitar 8 ribu penduduk.

“Masalahnya adalah Armada pemadam kebakaran itu jangan kita melihat bahwa pemadam itu yang menyemprot, tetapi ada juga muncul mobil dukungan seperti mobil tangki,” katanya.

“Kita juga disini masih banyak membutuhkan peralatan, karena sebenarnya nomenklaturnya dinas pemadam kebakaran yaitu adalah dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan sehingga dalam undang-undang itu disebutkan bahwa Dinas pemadam kebakaran itu adalah ring pertama mendampingi Basarnas daripada organisasi lain sehingga memang seperti kami ini belum mempunyai perahu karet, kami belum mumpuni peralatan penyelaman,” sambungnya yang juga mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar.

Selain itu, ia berharap agar ke depannya para pengembang atau kontraktor, ketika membangun bangunan tinggi, diharapkan menyediakan mobil setinggi 100 meter .

Hal tersebut bukan tanpa alasan, hal ini bertujuan untuk mencegah hal hal buruk, jika sewaktu-waktu dapat terjadi dan juga untuk kepentingan mereka.

“Saya minta kepada seluruh pengelola gedung agar benar-benar menjalankan dan mematuhi sop tentang proteksi kebakaran yang telah disiapkan waktu gedung itu dibuat,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.