Menaker: Koperasi Karyawan Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

0
51

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja. Hal tersebut menurutnya bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan pokok pekerja,” ujar Menaker Hanif, dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2019).

Hal tersebut ia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini, jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

“Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya. Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat,” ucap Hanif.

detikfinance

Home Fokus Infrastruktur Ekonomi Bisnis Finansial Properti Energi Industri Perencanaan Keuangan SolusiUKM Konsultasi Market Research Bursa Valas Moneter Foto Infografis Market Watch Wawancara Video Fintech Loker

Home / Berita Ekonomi Bisnis / Detail

Sabtu, 09 Mar 2019 21:00 WIB

Menaker: Kopkar Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Nabilla Putri – detikFinance

Foto: Kemnaker

Foto: Kemnaker

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja. Hal tersebut menurutnya bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik melalui aktivitas simpan pinjam dan mengelola kebutuhan pokok pekerja,” ujar Menaker Hanif, dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2019).

Hal tersebut ia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini, jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

“Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya. Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat,” ucap Hanif.

Baca juga: Pekerja & Pengusaha Diminta Sinergi Cegah Diskriminasi di Tempat Kerja

Hanif yang kala itu didampingi Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah dan Direktur Kelembagaan dan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Aswansyah, menyambut positif Kopkar PT Muara Tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan simpan pinjam dan konsumsi bulanan secara rutin bagi 3.500 karyawannya.

“Kopkar ini bisa menjadi salah satu contoh ke depan agar pekerja di berbagai perusahaan dan pabrik bisa bersama-sama berkoperasi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan,” ujarnya.

Hanif juga menambahkan tour akbar sebagai salah satu ekspresi, sekaligus bentuk perwujudan dari pentingnya koperasi di kalangan pekerja.

“Di Ancol, pekerja bisa ber-refreshing, keluar dari rutinitas pabrik, menikmati hal-hal baru sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Ini suatu perkembangan menarik. Koperasinya bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Tour Akbar juga dihadiri oleh Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal.

Senada dengan Hanif, Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji mengatakan koperasi merupakan solusi bagi peningkatan ekonomi karyawan atau pekerja. Termasuk ketika pekerja membutuhkan pembiayaan, bisa memanfaatkan koperasi karyawannya.

“Jangan sampai terkena dampak rentenir ya. Banyak yang macet. Pinjamnya Rp 500 ribu diteleponnya berkali-kali. Mendingan pinjam di koperasi saja,” pungkasnya. (**)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.