Ilustrasi : iStock

Zonamakassar.com Kerokan menjadi tradisi masyarakat di Indonesia untuk mengatasi sakit seperti tidak enak badan atau masuk angin. Namun beberapa ahli menyebutkan bahwa kerokan tidak bisa mengatasi masuk angin, benarkah?
Praktisi kesehatan dr Dewi Ema Anindia mengatakan hal itu memang benar. Tapi kerokan tidak benar-benar menyembuhkan masuk angin atau penyakit lainnya, melainkan hanya mengurangi gejala dari masuk angin tersebut.
“Gerakan kerokan menimbulkan peradangan lokal yang memicu pelebaran pembuluh darah dan memicu keluarnya morfin alami dari dalam tubuh yang dinamakan endorfin. Endorfin ini lah yang menimbulkan relaksasi pada tubuh dan relaksasi otot,” jelasnya dikutip pada detikcom
Hal senada juga pernah dikatakan oleh Ketua Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD, bahwa terapi murah meriah ini bisa saja melancarkan peredaran darah, bukan mengatasi penyakit, seperti flu.
“Jadi punggung yang sakit karena penimbunan asam laktat bisa diatasi dengan kerokan,” kata Prof Cissy.
Ia berpesan, kalaupun memang ingin mencoba kerokan sebaiknya menggunakan alat kerok khusus agar tidak terasa sakit di punggung.
“Kalau koin juga sakit yah kalo itu,” sarannya.(*)
(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.