PDAM Makassar Antisipasi Kemarau, Buka Jalur Pipa Baru dari Bendungan Bili-bili

ZonaMakassar.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menggelar Rapat Kerja yang diselenggarakan di Hotel Claro Makassar, Jumat (1/2/2019).

Direktur PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo mengatakan bahwa PDAM Makassar akan merumuskan satu program bersama.

“Agar perencanaannya dari awal sudah bisa disatukan sehingga rapat anggaran di Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019 bisa maksimal. Sehingga kinerja PDAM Makassar itu bisa lebih meningkat,” ucap Haris.

Selain itu, PDAM Makassar akan mencoba menerapkan Good Corporate Governance (GCG), salah satunya yaitu beberapa atribut dan kelengkapannya yang berkaitan dengan management.

Ia menambahkan, PDAM juga akan meluncurkan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk kemudahan melakukan pembayaran atas kerjasama dengan pihak grab Indonesia.

“Hal itu untuk memperlancar pelayanan kita kepada masyarakat khususnya dalam pembayaran airnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, PDAM juga sudah memprogres kedepannya untuk akurating pada instalasi yang ada di Antang.

“Jadi instalasi Antang kan kurang lebih 100 liter per detik. Jadi kita akan upgrade untuk pelayanan Antang,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya akan menyuntik dari instalasi Somba Opu untuk masuk ke jalur Antang.

“Sehingga daerah Hertasning, Manggala, Antang itu bisa kita. Nah sekarang sudah terbuka, jadi masyarakat yang mau berlangganan air, bisa langsung datang ke wilayah 3 kita atau di tempat terdekat sebelum jatah air itu habis,” jelasnya.

Ia mengaku telah membuat strategi sebelum memasuki musim kemarau. Pihaknya sudah membuka jalur pipa baru dari bendungan bili-bili masuk ke instalasi PDAM yang di Antang.

“Jadi nanti Antang itu dilayani oleh 2 instalasi, pertama instalasi Sombaopu yang ada di Gowa dan instalasi yang ada di Antang, itu untuk mengcover di antang,” ungkapnya.

Selain itu, untuk mengcover Utara, Timur Kota akan dibuat perencanaan untuk tender yang akan dilaksanakan tahun ini.

“Tapi pemanfaatannya itu mungkin di tahun 2020 atau 2021, karena masih ada pembangunan,” pungkasnya.

More To Explore