Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah terpaan pandemi Covid 19. Bus gratis dari Bandara Sultan Hasanuddin ke pusat kota kini diwacanakan.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, hal itu sebagai upaya Pemkot menggeliatkan sektor ekonomi dengan menyisir penumpang yang sedang transit di bandara.

“Kita siapkan bus gratis, kita siapkan juga shuttle bus dari bandara. Jadi orang-orang yang transit, yang banyak yang tidur karena tunggu pesawat, ini kan potensi,” ungkapnya, Jumat (11/12/2020).

Dengan begitu, kata Rudy peluang produk UMKM untuk dilirik wisatawan bisa meningkat. Upaya itu juga bisa membantu pendapatan dari restoran bahkan hotel.

“Kita siapkan bus dari bandara kemudian rencananya ujungnya di Benteng Rotterdam. Jadi kalau mereka mau jalan-jalan, boleh. Mau beli kuliner, boleh. Maka hiduplah UMKM kita, hiduplah restoran kita,”ucapnya.

“Lebih bagus lagi kalau mereka berpikir mau tinggal di Makassar beberapa hari lagi berarti hidup lagi hotel,” tambahnya.

Langkah kecil tersebut, diyakini Rudy bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar. Apalagi jika dikelola dengan baik dan benar.

“Ini adalah langkah-langkah kecil tetapi kalau dikelola dengan baik dan benar akan bisa menjadi pendorong ekonomi Kota Makassar,” jelasnya.

Lebih jauh, Rudy menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan angkasa pura mengenai ide tersebut. Sisa menunggu kesiapan tindak lanjut. Apalagi bus sudah disiapkan dari Dinas Perhubungan (Dishub).

“Saya sudah menyurat ke Angkasa Pura untuk bantu diberikan space untuk promosi pariwisata Makassar. Kalau space sudah ada, busnya sudah siap. Busnya dari Dishub yang memang dari bandara ke kota kan itu ada sekarang. Yang Damri itu yang kita pakai,”papar Rudy.

Rudy menyebut, Pemkot akan bekerjasama sama dengan Pemrov Sulsel mengenai ide ini.

“Iya, kerjasama dengan provinsi. Kita harus sinergi. Tidak bisa kita bangun kota ini kalau merasa Makassar mampu semua, tidak mungkin. Harus sinergi dengan provinsi,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.