Ilustrasi


Zonamakassar.com, Bali – Masyarakat Kabupaten Jembrana kini dihebohkan dengan beredarnya foto syur seorang oknum bidan yang bertugas di Puskesmas di Kecamatan Pekutatan Jembrana yang beredar luas di media sosial facebook.

Foto syur yang buat viral oleh oknum bidan tersebut berisi konten memasukkan sebatang mentimun ke lubang Vaginanya. Pasca foto syur yang berdar tersebut membuat prihatin sejumlah kalangan di jembrana. Dari informasi yang beredar, senin (10/6) foto bugil oknum bidan yang diunggah tersebut, sebanyak 3 foto.

Ketiga foto yang sudah disceenshot dalam mesenger konon diunggah oleh sang lelaki yang tiada lain kekasihnya. Dari tiga foto yang membuat geger masyarakat tersebut satu foto memegang puting susu sebelah kiri dengan posisi bersandar di tembok yang diduga kamarnya dengan berisi earphone di kedua telinganya.

Satu foto lagi dengan posisi yang sama namun memegang Mrs V. Foto yang paling membuat heboh yakni Mrs V yang dimasukan mentimun.

Seorang bidan kini harus menanggung malu lantaran melakukan tindakan asusila melalui media sosial.

Bidannya mengaku bersalah, mengaku itu dilakukan saat video call dengan pacarnya,” ucap Yogie, Minggu (16/6/2019).

Yogie menyebut, polisi juga akan memeriksa sang pacar dan memastikan kronologi tersebarnya video tersebut di media sosial Facebook.

Polisi akan memastikan apakah akun yang dipakai menyebarkan video dan foto milik sang pacar atau akun orang lain.

Diduga bahwa unggahan itu dilakukan oleh kekasih atau selingkuhannya.

Tangkapan layar itu diduga diambil ketika sepasang kekasih tersebut sedang terhubung lewat video WhatsApp call.

Belakangan juga berkembang isu persoalan permintaan uang hingga Rp 30 juta, supaya foto itu tidak beredar luas di masyarakat.

Salah seorang warga Pekutatan, yang enggan disebut namanya, mengaku bahwa video bidan itu bikin warga heboh dan jadi perbincangan di warung kopi.

Diduga video tersebut disebarkan oleh sang lelaki yang merupakan selingkuhannya.

“Kabarnya sih soal duit. Si pacar minta Rp 30 juta diberi Rp 10 juta, kurang Rp 20 juta. Terus gimana gak tahu nyebar. Ramedi sini. Sudah jadi obrolan warung kopi lah,” kata Yogie.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.