Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb silaturahmi bersama anggota DPRD Kota Makassar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Senin (3/6/2019).

Sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar seperti Farouk M Betta, Erick Horas, Adi Rasyid Ali dan beberapa anggota dewan lainnya tampak hadir.

Ketua DPRD Farouk M Betta dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pj wali kota Makassar yang telah meluangkan waktu silaturahmi dan buka puasa bersama legislator Makassar.

“Terima kasih atas waktunya bapak wali kota dan semoga di akhir masa jabatan kami yang tinggal 3 bulan lagi, kami dapat bersinergi dan membantu dalam perkembangan kota Makassar,” ujar Farouk.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar Iqbal menanggapi dengan membeberkan kondisi Makassar saat ini yang diakuinya sangat membutuhkan campur tangan dari lembaga legislatif.

“Selama kurang lebih sebulan saya menduduki posisi Pj wali kota Makassar, saya telah mengunjungi beberapa tempat yang dikabarkan dalam kondisi yang tidak layak, dan ternyata benar saja ketika meninjau langsung tempat – tempat tersebut memang membutuhkan anggaran dan perhatian khusus,” ungkapnya.

Tempat yang dimaksud Iqbal di antaranya Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Tamangapa, Antang, terminal, dan juga pasar tradisional.

“Kondisi tidak layak pakai ini sangat miris namun harus diakui terkendala oleh anggaran. Namun tidak serta merta bisa dianggarkan begitu saja melalui APBD ataupun APBN karena bukan milik Pemerintah kota Makassar,” lanjut Iqbal.

Olehnya itu, ia berharap anggota DPRD Makassar dapat membantu pemerintah untuk menjadikan lokasi tersebut menjadi aset kota Makassar.

“Saya berharap bantuannya agar bisa berubah menjadi milik Pemkot yang nantinya akan kami aturkan anggaran untuk memperbaiki dan merenovasi segera sehingga bisa berkembang dan bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.