Partai Bulan Bintang Makassar Satukan Dukungan Menangkan Danny-Fatma

Zonamakassar.com, Makassar – Pengurus dan organisasi sayap Partai Bulan Bintang (PBB) Makassar merapatkan barisan jelang pencoblosan di Pilkada Makassar. Mereka menyatukan komitmen untuk mengantar pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) memimpin Kota Makassar.

Partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu menggelar konsolidasi DPC PBB Kota Makassar bersama PAC dan sayap partai di Jalan Faisal Raya, Sabtu (14/11/2020).

“Hari ini kita konsolidasi untuk lebih menguatkan dan menyatukan kekuatan. Kalau kemarin sebatas sosialisasi, sekarang momennya mempertegas komitmen konstituen untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 Danny- Fatma,” kata Aris Asnawi, Sekretaris Bappilu PBB Sulsel.

Aris tidak ingin mengumbar cara-cara PBB dalam memenangkan ADAMA’ (akronim Danny-Fatma). Yang jelas, kata dia, seluruh mesin partai akan bergerak sepenuhnya di seluruh lapisan masyarakat demi memenangkan pencoblosan nanti.

“Perjuangan itu masing-masing ada taktik dan strateginya. Kalau PBB, cepat dan senyap. Kita istiqamah perjuangkan Danny-Fatma. Insya Allah menang,” tutur Aris.

Aris juga mengungkapkan, PBB tidak asal-asalan dalam mendukung kandidat. Dirinya pun membeberkan alasan hingga PBB mantap ingin memenangkan Danny-Fatma. Menurutnya, ADAMA’ adalah solusi untuk pembangunan Kota Makassar.

“Pak Danny sudah wali kota satu periode tentu sangat paham dengan konsep pembangunan. Sementara Bu Fatma 10 tahun Ketua TP PKK dan Bunda PAUD di Sidrap. Persoalan perempuan dan anak, Bu Fatma tentu sudah sangat paham,” urainya.

Dalam konsolidasi ini, deretan sayap partai PBB hadir. Di antaranya Pemuda Bulan Bintang, Wanita Muslimah, dan Brigade Muslimah. Seluruhnya akan turun bergerak menggalang dukungan.

“Insya Allah kita solid. Satu tujuan, kita menang. Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh kader. Mari bersungguh-sungguh, bersama-sama, memenangkan Danny-Fatma. Buktikan ketika PBB menjatuhkan pilihan, akan konsisten kepada kandidat yang didukung,” ucap Aris. (jir)

Ustad Ije Ajak Dai Muda dan Generasi Milenial Berpolitik Santun Kampanyekan ‘ADAMA’

Zonamakassar.com, Makassar – H. Muhammad Iqbal Djalil, Lc.,Mantan anggota DPRD Kota Makassar dua periode mengapresiasi kehadiran kalangan da’i muda yang tergabung dalam da’i milienial Makassar, dan komunitas generasi milenial, di kubu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

Menurut Ustaz Ije, sapaan mantan ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bantaeng itu, bergabungnya para generasi muda tersebut tentu menjadi angin segar akan keberlangsungan politik yang sehat ke depannya.

“Sejak dini, mereka sudah mulai belajar dan terjun ke dunia politik. Ini bahagian dari proses pembelajaran politik. Apalagi mereka berada di kubu Pak Danny dan Ibu Fatma, yang saya juga menjadi bahagian di dalamnya,” ujar sosok politsi keummatan itu, Jumat (13/11/2020).

Ustaz Ije memandang bahwa sampai sekarang ini kubu Danny-Fatma masih tetap konsisten memperlihatkan cara berpolitik yang elegan dan jauh dari kesan politik kotor.

“Itu yang saya rasakan, sehingga bagi anak-anakku dan adik-adikku yang ingin belajar politik, mari sama-sama kita bergerak dan berjuang, dan tentu harapannya adalah memenangkan Danny-Fatma menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar,” tutur ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan itu.

Ije Squad sendiri, sebuah komunitas yang diinisasi Ustaz Ije, komunitas generasi milenial berada di dalamnya, juga termasuk sejumlah aktivis muda Islam dari beragam ormas Islam di Makassar.

Dalam setiap pemaparannya, Ustaz Ije menekankan kepada para relawan Ije Squad, yang dalam beberapa pekan terakhir turut mendampingi Danny blusukan, agar tidak melakukan cara-cara kotor dalam berpolitik, penekanannya lebih kepada politik yang santun dan terhormat.

“Insya Allah, karena kita ingin memenangkan Danny-Fatma dengan cara yang terhormat. Tentu kemenangan ini bukan hanya kemenangan di mata manusia, tetapi juga di mata Allah Subhanahu wa Ta’ala,” terang Ustaz Ije.

(Irfan)

Tim Hukum ADAMA’ Adukan Sekcam Ujung Tanah dan Dirut PD Terminal ke Bawaslu

Tim hukum paslon Danny-Fatma saat mendatangi kantor Bawaslu Makassar mengadukan Sekcam Ujung Tanah dan Dirut PD Terminal Makassar, Jumat (6/11/2020).


Zonamakassar.com, Makassar – Tim hukum pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi (Danny – Fatma) melaporkan Sekretaris Camat (Sekcam) Ujung Tanah Andi Syaiful ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) kota Makassar, Jumat (6/11/2020).

Tak hanya Sekcam Ujung Tanah, tim hukum paslon Danny – Fatma juga melaporkan Direktur Utama PD Terminal Makassar Raya, Arsoni.

Tim Hukum paslon dengan tagline ADAMA’

mendatangi Kantor Bawaslu Kota Makasar pukul 11:00, untuk menyampaikan klarifikasi dan laporan.

Adapun pokok laporan ke Bawaslu Kota Makassar yakni mempertanyakan

sejauh mana progress penelusuran keterlibatan Sekcam Ujung Tanah dalam membantu salah satu paslon di Pilwali Makassar.

“Kami juga mempertanyakan soal keterlibatan Arsoni (Dirut PD Terminal) ketika mengkampanyekan paslon nomor urut tiga Syamsu Rizal MI – dr Fadli Ananda,” ujar Ahmad Rianto.

Menurut Ahmad Rianto, keterlibatan keduanya didukung bukti rekaman suara yang mengarahkan pemilih agar mendukung salah satu Paslon.

“Kami berharap Bawaslu dapat melakukan pekerjaan serius karena berkaitan dengan netralitas ASN. Saya kira apa yang dilakukan Sekcam bisa jadi atas instruksi atasan,” jelasnya.

Kedatangan Ahmad Rianto bersama

Adnan Buyung Azis dan Abdul Azis diterima staf Bawaslu bidang Penindakan Aswan, karena para komisioner Bawaslu lagi ke Jakarta untuk menghadiri debat paslon wali kota.

Garda Pemuda Nasdem Sulsel Kampanyekan Fatmawati Rusdi di Toddopuli Panakkukang

Zonamakassar.com, Makassar – Garda Pemuda Nasdem Sulawesi Selatan mengajak Fatmawati Rusdi calon wakil walikota Makassar yang berpasangan dengan Muh Ramdhan Pomanto untuk bersilaturahmi dengan warga Jalan Toddopuli 2 Kelurahan Pandang kecamatan Panakkukang, Kamis (22/10/2020).

Dalam kunjungannya Fatma sapaan akrab Fatmawati Rusdi di sambut antusias oleh warga yang terdiri tokoh masyarakat ketua RT/RW, tokoh pemuda dan tokoh agama.

“Adama, Adama, Adama,” kata warga menyambut Fatma. Adama adalah akronim dari pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Dalam sambutannya Fatma mengatakan program strategis yang mencakup dalam hal ini adalah revolusi pendidikan di mana semua anak harus sekolah. Selanjutnya, penguatan keimanan umat, 1.000 beasiswa Anak Lorong Berprestasi, dan 10.000 skill training gratis.

“Nantinya kami akan memberikan 1000 beasiswa dan 10.000 skill training gratis untuk membuka lapangan kerja lebih banyak lagi” tegas Fatma.

Sementara Ketua GP Nasdem Sulsel Andi Troy Martino menambahkan “sengaja ibu Fatma kami ajak kesini untuk melihat antusias komunitas warga yang telah kami bentuk, untuk memilih pasangan Danny Fatma di tanggal 9 Desember 2020”.

Di ketahui pasangan Muh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi mendapat nomor urut 1.(*)

Fatmawati Rusdi di Sambut Antusias Warga Toddopuli

Zonamakassar.com, Makassar – Fatmawati Rusdi Calon wakil walikota Makassar yang mendampingi Muhammad Ramdhan Pomanto sebagai calon walikota Makassar melakukan kunjungan di jalan Toddopuli 2 Makassar, Kamis (22/10/2020).

Kunjungan ini dalam bentuk kampanye tatap muka yang di adakan komunitas Garda Pemuda Nasdem Sulsel.

Warga tampak antusias menerima kunjungan ibu Fatma sapaan akrab Fatmawati Rusdi.

“Adama, Adama, Adama,” kata warga menyambut Fatma. Adama adalah akronim dari pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Salah seorang warga Abdullah Sani mengatakan sangat kagum dengan pengalaman dan program ibu fatma

“Semoga ibu Fatma mampu membawa suara perempuan dan bisa tambah lebih baik dengan mewujudkan program yang telah disusun bersama pak Dani” ungkapnya.

Fatma dalam visi misinya mengatakan “pasangan ADAMA’ punya program 1.000 beasiswa untuk anak lorong berprestasi, WiFi gratis untuk warga dan peningkatan lorong garden dan pembentukan 5.000 lorong wisata.”

‘Warga di sini sudah paham betul bagaimana Pak Danny dalam mengelola dan memberdayakan lorong-lorong,” pungkasnya.(*)

ADAMA’ Kampanye di Maccini, Kerinduan Warga Terobati

Zonamakassar.com, Makassar – Warga Maccini Gusung, Kecamatan Makassar ternyata sudah lama memendam kerinduan terhadap kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto alias Danny. Termasuk ke Fatmawati yang maju menjadi pasangannya di Pilkada Makassar 2020.

Sejumlah program Danny saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode 2014-2019, dirasakan sangat bermanfaat. Terutama kepeduliannya terhadap lorong-lorong.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Kelurahan Maccini Gusung, Kasmawati kepada pasangan Danny, Fatmawati Rusdi dalam agenda kampanye di wilayah tersebut, pada Minggu (4/10/2020).

Kasma mengaku, kerinduan terhadap Danny kini terobati dengan majunya kembali calon wali kota berlatar belakang arsitek itu di Pilwalkot Makassar 2020. Apalagi, Danny menggandeng Fatmawati, politisi perempuan yang sarat pengalaman.

“Adama, Adama, Adama,” kata warga menyambut Fatma. Adama adalah akronim dari pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Warga Kelurahan Maccini Gusung percaya jika kejayaan Kota Makassar bakal kembali lagi jika Danny-Fatma terpilih pada 9 Desember mendatang. Bukan tanpa alasan. Bagi mereka, hanya program Danny-Fatma yang punya keberpihakan utama terhadap lorong-lorong yang notabene wilayah mayoritas di Kota Makassar.

“Saya tahu, pasangan ADAMA’ punya program 1.000 beasiswa untuk anak lorong berprestasi. Ada juga peningkatan lorong garden dan pembentukan 5.000 lorong wisata. Warga di sini sudah paham betul bagaimana Pak Danny dalam mengelola dan memberdayakan lorong-lorong,” kata Kasmawati.

Usai Danny menjabat, katanya, nyaris keluhan-keluhan warga di lorong-lorong tak tertampung. Sebab tak ada lagi pamong senior yang mampu mengayomi mereka.

“Anak-anak kami di sini banyak yang tak sekolah lagi. Jika kelak Danny-Fatma terpilih, Insyaallah anak-anak ini bisa bersekolah lagi. Kami menunggu, bu,” tambah Kasmawati.

Ia juga mengaku kepincut dengan komitmen Danny-Fatma untuk membenahi secara total sistem penataan sampah di Kota Makassar. Menurutnya, lorong-lorong kerap menjadi lumbung penumpukan sampah yang akhirnya menyebabkan terjadinya banjir.

“ADAMA’ punya program penataan total sistem persampahan dan pembenahan total sistem penanganan banjir dan penanganan kemacetan. Kami percaya ini bisa diwujudkan Danny-Fatma jika terpilih nanti. Keduanya sudah berkontribusi nyata, bukan sekadar janji,” tutup Kasmawati. (*)

Simbol Juara, ADAMA’ Dapat Nomor Urut 1

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) mendapat nomor urut 1 di Pilkada Makassar 2020.

Simbol juara ini diperoleh dalam pengundian nomor urut pasangan calon yang digelar KPU Makassar di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (24/9/2020).

Tanda-tanda bakal berlabuhnya nomor urut satu ke pasangan yang dikenal dengan tagline ADAMA’ itu sudah terlihat sejak sesi pengundian nomor urut dimulai.

Pasangan Danny-Fatma didaulat menjadi kandidat pertama yang dipersilakan mengambil boks yang berisi nomor urut. Boks tersebut oleh KPU Makassar diberi nama ‘Boks Protap Covid-19’. Dipandu oleh Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Makassar, Gunawan Mashar, Danny-Fatma naik ke atas panggung. Membawa boks pilihannya.

Disusul pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH, Syamsu Rizal-Fadli Ananda, dan ditutup oleh pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando.

Dalam hitungan mundur dari angka sepuluh, seluruh paslon membuka boks nomor urut pilihannya. Danny-Fatma yang membuka segel boks tersebut secara bersamaan nampak sumringah. Nomor urut satu berada dalam genggamannya.

Saat mengetahui nomor urutnya, Danny-Fatma tersenyum, pertanda sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Nomor urut 1 ini tak lepas dari pasangan Danny yang menggaet Fatma sebagai satu-satunya perempuan di bursa calon Pilkada Makassar. Selain itu, nomor 1 menandakan bahwa Danny akan menjabat 1 periode lagi demi membawa Makassar lebih baik lagi.

Euforia terlihat di barisan parpol pengusung dan pendukung Danny-Fatma. Ekspresi kegembiraan nampak jelas terlihat. Mereka ikut mengeluarkan kertas bertuliskan nomor urut satu yang memang sudah disiapkan oleh tim ADAMA’.

Turun dari panggung, baik Danny maupun Fatma bergabung dengan perwakilan parpol pengusung dan pendukungnya. Kegembiraan nampak menyelimuti tim Idamanta’.

Nomor urut satu sendiri menjadi idaman semua kandidat di setiap kontestasi pemilihan umum. Pasalnya, nomor ini menjadi simbol kemenangan atau nomor yang paling tinggi. Para pemimpin juga selalu diidentikkan dengan nomor satu tersebut. (*)

Sah, Danny-Fatma jadi Kontestan Pilkada Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi ditetapkan sebagai kontestan Pilkada Makassar 2020. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno KPU Makassar di Kantor KPU Makassar, Jalan Perumnas Antang Raya, Rabu (23/9/2020).

Duet Danny-Fatma diusung dua partai dengan jumlah perolehan 11 kursi. Jumlah ini melebihi syarat minimal jalur parpol. Masing-masing Partai NasDem 6 kursi dan Gerindra 5 kursi. Ditambah dukungan Partai Gelora dan PBB.

“Memutuskan dan menetapkan pasangan calon Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai peserta Pilwalkot Makassar tahun 2020,” kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Makassar, Gunawan Mashar saat membacakan hasil penetapan.

Pasangan ADAMA’ sendiri hanya mengutus satu orang Liaison Officer (LO) untuk menerima hasil penetapan paslon. Baik Danny maupun Fatma serta tim relawan dan simpatisannya mematuhi anjuran KPU untuk tidak hadir langsung demi mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Alhamdulillah. Syukur kepada Allah Swt dimana hasil pleno KPU telah menetapkan empat paslon sebagai peserta Pilwalkot Makassar, salah satunya adalah paslon ADAMA’. Sesuai urutan abjad, pasangan Danny-Fatma itu dibacakan di posisi kedua,” kata LO Danny-Fatma, Rizal Azzahad Rahman usai menerima hasil penetapan tersebut.

Pasca penetapan, kata Ichal, sapaan karibnya, pihak Danny-Fatma tetap mengimbau kepada seluruh tim relawan dan simpatisan ADAMA’ untuk mematuhi protokol kesehatan di setiap tahapan. Seperti kepatuhan yang ditunjukkan pada tahapan penetapan paslon kali ini.

“Imbauan kepada tim relawan dan simpatisan ADAMA’ agar selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap tahapan. Sesuai pesan KPU dan Bawaslu, semua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar kita semua saling menjaga,” demikian Ichal.

Usai penetapan tersebut, selanjutnya akan dilakukan pengundian nomor urut di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (24/9/2020). Baik Danny maupun Fatma rencananya akan menghadiri langsung tahapan tersebut sesuai dengan undangan KPU. (*)

Rusdin Abdullah Sebut Fatma Memang Perempuan Tangguh

Zonamakassar.com, Makassar – Kehadiran Fatmawati Rusdi memberi warna di Pilkada Makassar 2020. Mantan anggota DPR RI ini satu-satunya perempuan di panggung kontestasi.

Berduet dengan M Ramdhan Pomanto alias Danny, dukungan pun berdatangan. Salah satunya Rusdin Abdullah, politikus Partai Golkar Sulsel.

Bagi Rudal, sapaan akrab Rusdin Abdullah, Fatma adalah perempuan yang sudah punya pengalaman di pemerintahan dan sosok perempuan tangguh.

Tak cuma itu, Fatma dianggap paham dengan budaya Bugis Makassar. Itu tercermin dengan sikap mappatabe kepada warga saat diputuskan mendampingi Danny Pomanto di Pilkada Makassar.

“Bu Fatma sangat gencar bersilaturahmi kepada masyarakat. Di situ juga saya melihat bahwa Bu Fatma perempuan yang sangat gesit, tidak sungkan-sungkan datang masuk lorong-lorong,” ucap Rusdin Abdullah.

Rusdin Abdullah sesungguhnya sedari dahulu mengikuti rejam jejak Fatmawati. Baik sewaktu mendampingi sang suami Rusdi Masse (RMS) yang menjadi Bupati Sidrap dua periode 2008-2018 maupun saat duduk sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.

“Orangnya supel, pembawaannya baik, rendah hati,” kata Rusdin Abdullah.

Karakter itu pula yang ditunjukkan saat datang menemui masyarakat. “Masyarakat pun memberikan respons yang sangat baik,” tandasnya. (*)

Fatma: Saling Fitnah Bukan Jati Diri Kita Orang Sulsel

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA’) kembali menyerukan pesan sejuk demi Pilkada Makassar berlangsung damai, berkualitas, dan bermartabat.

Seruan ini tak lepas sebagai bentuk kewaspadaan menyusul maraknya hoaks dan ujaran kebencian yang selalu beredar di setiap pesta demokrasi.

“Pilkada Makassar harus kita jadikan momentum adu gagasan dan ide. Bukan saling menebar fitnah dan hoax,” ajak Fatmawati Rusdi melalui postingan gambar di akun media sosial Instagram, pada Selasa (22/9/2020).

Dalam keterangan unggahan itu, satu-satunya figur perempuan yang maju di Pilkada Makassar 2020 itu menambahkan kalimat seruan. Isinya mengajak semua pihak untuk menebar kebaikan.

Fatma menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih cerdas dalam menerima dan mengonsumsi informasi yang ada. Setidaknya utamakan untuk mengakses informasi dari sumber yang resmi.

“Saling fitnah dan menyebar hoax, bukan jati diri kita orang Sulsel. Mari bersama terus tebar kebaikan. ADAMA’.”

Unggahan itupun mendapat respons positif dari marganet. “2x+Baik,” tulis akun @athar_alfiqih. “ADAMA’ yang terbaik,” tulis akun lain bernama @al_yea073. “Menang maki’ saja dulu. Baru setelah itu kami dukung programta’,” tulis akun @maxim_rider2020.

Bukan kali ini saja Fatmawati menyampaikan pesan damai. Usai mendaftar di KPU Makassar bersama Danny Pomanto pada 3 September lalu, Fatmawati mengajak seluruh kandidat yang bakal bertarung untuk lebih mengedepankan gagasan. Tak melulu berbicara tentang persaingan, apalagi saling menjelek-jelekkan.

“Kami sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota mengajak kita semua untuk menghadirkan pesta demokrasi yang bermartabat dan sehat,” kata mantan Anggota DPR RI ini.

Fatmawati yang rajin bersilaturahmi masuk-keluar lorong menemui warga Kota Makassar juga berkali-kali menyampaikan pesan serupa. Ia mengajak masyarakat agar lebih dewasa menyikapi perbedaan-perbedaan pilihan politik yang ada di sekitar kita.

“Kontestasi Pilwalkot Makassar 2020 adalah ajang adu gagasan dan program. Kalaupun ada yang berbeda pilihan, jangan dijadikan bahan perselisihan,” imbau ibu dari empat anak ini.

Ditegaskan bahwa pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan tetap terjaga. “Pertarungan ini adalah pertarungan ide. Semua ingin melihat Makassar dua kali tambah baik. Jangan karena berbeda pilihan kita jadi tercerai-berai dan berkonflik,” demikian Fatma. (*)