Dinas PU Makassar Hadir Rapat RKPD di Bappeda

ZonaMakassar.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar turut hadir rapat asistensi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2020 yang diadakan di Ruang Rapat Mitra Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Senin (15/4/2019).

RKPD 2020 sendiri rencananya akan dilaksanakan selama 9 hari yakni mulai tanggal 15 April hingga 23 April. Adapun kegiatan acara yang akan dibahas yakni Asistensi Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD), dengan membawa hasil Evaluasi Rencana Kerja tahun 2018 serta dokumen rancangan Renja-PD dari Bab 1 hingga bab IV, kota Makassar Tahun 2020.

Asistensi Renja-PD ini dilaksanakan dengan menghadirkan Kepala Bidang/Subag Pelaporan dan Perencanaan Perangkat Daerah.

2019, Bapenda Makassar Target BPHTB Capai Rp 120 M

ZonaMakassar.Com,Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar meningkatkan target pemasukan dari Pembebasan Pajak Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 120 miliar pada tahun 2019.

Kepala Bapenda Makassar, Irwan R Adnan menjelaskan pada tahun 2019 ini, Bapenda Makassar menargetkan pendapatan dari BPHTB sebesar Rp 330 miliar. Target ini mengalami kenaikkan sebesar Rp 120 miliar dari realisasi BPHTB pada tahun lalu yang mencapai RP 210 miliar.

“Oleh karena itu, pemkot harus memiliki strategi yang baik dalam pengelolaannya terutama pengelolaan BPHTB,” ujarnya saat sosialisasi kepatuhan wajib pajak daerah di Hotel Asyra Makassar, Selasa (26/3/2019).

Ia menegaskan, Makassar memiliki potensi yang sangat besar untuk memungut sendiri BPHTB. Diharapkan dapat mempermudah pemungutan BPHTB karena daerah sendiri yang mengetahui potensi dan kepentingan pembiayaan rumah tangganya.

“Dengan dialihkannya BPHTB dari pajak pusat menjadi pajak daerah, Bapenda Makassar dituntut untuk lebih menggali potensi BPHTB dengan skala penerimaan dari realisasi di tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Semnetara itu, Asisten Bidang Ekonomi, Andi Irwan Bangsawan mengatakan, BPHTB merupakan sebuah persoalan tiap tahunnya bagi Pemkot Makassar. Pasalnya, BPHTB sangat diharapkan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Olehnya, menurut Irwan, Pemkot perlu menselaraskan antara kebijakan, kewajiban dan hak-hak warga.

“Ke depan harus ada penetapan zonasi wilayah untuk jumlah besaran penetapan BPHTB,” kata Irwan Bangsawan.

Irwan Bangswan menjelaskan, makin bertambahnya jumlah penduduk di Makassar, maka akan semakin memiliki pengaruh positif terhadap permintaan atas tanah dan bangunan. Terutama, atas peralihan hak atas tanah dan hak atas bangunan.

Bapenda Makassar Target PAD Rp 3 T di Tahun 2019

ZonaMakassar.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2019 sebesar Rp 3 triliun. . Hal tersebut disampaikan Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan saat Forum Perangkat Daerah (FPD) di Karebosi Condotel Makassar, Selasa (25/2/2019).

Irwan mengatakan untuk mencapai target PAD tersebut, pihaknya perlu menyerap sejumlah masukan dari sejumlah pihak.

“Bapenda tidak boleh bekerja sendiri, kita semua harus terpadu. Utamanya dalam upaya peningkatan PAD kita,” ungkap Irwan Adnan.

Dia menyebut, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pendapatan, baik retribusi maupun pajak, diharapkan menyusun program untuk peningkatan pendapatan.

“Kita sinergikan semua. Tugas utama kami menyiapkan semua anggaran untuk pelaksanaan program pembangunan. Kami berharap program SKPD harus menuju ke peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Irwan Adnan melanjutkan, perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam proses ini. Maka dari itu, dia mendorong transaksi non tunai.

“Kita dorong untuk transaksi non tunai, atau cashless. Sebagai upaya kita untuk capai Rp. 3 triliun ini. Otomatis semuanya bisa transparan dan akuntabel,” pungkasnya.