Melawan Saat Ditangkap, Buron Begal di Makassar Ditembak Polisi

Zonamakassar.com, Makassar – Aparat kepolisian menangkap pelaku begal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Riswan alias Ciwang. Pelaku ditembak polisi lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Ciwang dibekuk oleh tim Resmob Polda Sulsel di kawasan Kecamatan Tamalate, Makassar. Pelaku merupakan buronan kasus begal sejak 2018 lalu.

“Pelaku memberontak dan melarikan diri sehingga anggota mengejar dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Namun tidak diindahkan oleh pelaku sehingga diambil tindakan tegas,” ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Suprianto, pada Kamis (20/6/2019).

Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

“Pelaku dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan pertama. Pada saat tiba di rumah sakit pelaku di periksa dan dinyatakan meninggal dunia,”

Ciwang telah melakukan aksi pencurian disertai kekerasan sebanyak 43 lokasi. Dia beraksi di kawasan Kecamatan Tamalate.(zak/zak)

Pertahankan Barang Miliknya, Driver Ojol Di Busur

Korban begal Nurdin (23) driver online foto : simponinews.com

Zonamakassar.com, Makassar – Driver Ojol Grab Nurdin (23) warga jalan Karunrung kota Makassar yang berprofesi sopir grab motor harus terbaring diruang instalasi gawat darurat RS Bhayangkara yang mengerang kesakitan akibat sebuah anak panah menancap dipunggung belakangnya sepanjang 6 cm. Kejadian sekira pukul 02.00 Wita sabtu dini hari (4/5/2019).

Dirinya menceritakan, ia baru saja menyelesaikan kerjaannya sebagai sopir grab motor dan melintas di jalan Jipang mendadak 2 pemuda yang menggunakan motor Mio Soul, memakai helm tutup dan scrab mencegatnya.

Salah satu pelaku turun dari motornya menodongkan anak panah dan memaksa meminta handphone dan kunci motor.

Tak ingin barang berharga miliknya diambil oleh pelaku, ia mencoba mempertahankan dan berusaha kabur, namun dalam sesaat sebuah anak panah menancap dipunggungnya sepanjang 6 cm dan berteriak meminta tolong.

Warga yang mendengar dsn melihat kejadian tersebut, berusaha memberikan pertolongan dan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku namun berhasil lolos.

Pihak aparat kepolisian dari Timsus Polsek Rappocini dan Timsus Polda Sulsel yang mendatangi RS Bhayangkara untuk mengambil keterangan korban dan ciri pelaku saat melakukan aksinya.(*)