Sampah Menumpuk di Kanal Dangko, Iqbal Suhaeb: Tidak Bisa Dibiarkan

Zonamakassar.com, Makassar — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kembali menyusuri sejumlah kanal di Makassar. Hal ini dilakukan dalam rangka Minggu Sehat.

Kali ini Iqbal menyusuri beberapa jalan di kecamatan Tamalate, Minggu (18/8/19).

Penjabat Walikota tersebut mengayuh sepedanya bersama beberapa OPD Pemkot Makassar dan komunitas sepeda dari Rujab Wali Kota Makassar melewati jalan Tanjung Bunga. Dari situ ia sempat beristirahat di kawasan benteng Somba Opu.

Iqbal dan rombongan pun melanjutkan perjalanannya ke kanal yang menghubungkan jalan Cenderawasih dan Dangko.

Di sana ia mencium bau menyengat dan tumpukan sampah yang sepertinya sudah beberapa hari tak diangkut.

Tak lama, ia langsung memerintahkan Camat Tamalate Hasan Sulaiman untuk segera mengurus tumpukan sampah di bawah kanal itu.

“Tidak bisa dibiarkan begini karena sangat mengganggu indra penciuman masyarakat yang berlalu lalang,” ucap Iqbal.

Iqbal pun pada dasarnya sangat fokus pada kebersihan kota Makassar. Katanya, itu salah satu hal yang patut diperhatikan dan tidak diabaikan.

Iqbal pun dan rombongan melanjutkan perjalanannya dan usai bersepeda menyempatkan berfoto bersama di depan halaman Rujab Wali Kota Makassar.

Kerja Bakti Bersama Iqbal Suhaeb, Camat Rappocini Dukung Makassar Green City

Zonamakassar.com, Makassar – Pemuda Panca Marga Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar kerja bakti bersih kanal di Jln. Inspeksi Kanal Rappocini Makassar, Minggu (7/7/2019).

Camat Rappocini, Sulyadi Perdana Putra mendampingi Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Muh. Iqbal Samad Suhaeb dalam kerja bakti tersebut.

Kegiatan juga dihadiri Danramil 1408-09 Kecamatan Rappocini, Mayor Agus Hidayat, lurah se-Kecamatan Rappocini, Satgas Kebersihan Rappocini, TP-PKK, Ketua RT dan RW, LPM, tokoh maasyarakat dan warga se-Kelurahan Rappocini. Kerja bakti ini dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Makassar “Makassar Kota Bersih”.

Sulyadi sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut. Dia mengerahkan personel Satgas Kebersihan Rappocini untuk membantu dan melakukan pengangkutan sampah hasil kerja bakti.

“Saya sebagai Camat Rappocini sangat mendukung kegiatan pada hari ini, hal ini mendukung program Pemerintah Kota Makassar yaitu Makassar Kota Bersih dimana seluruh elemen masyarakat dan pemerintah turut andil menjadikan Kota Makassar bersih. Saya juga telah menurunkan Satgas Kebersihan untuk membantu dan mengangkut sampah,” ujar Sulyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Sulyadi Perdana Putra bersama Iqbal Samad Suhaeb dan Danramil 1408-09 Kecamatan Rappocini melakukan penanam pohon di pinggir kanal sebagai salah satu implementasi program Pemerintah Kota Makassar yaitu “Makassar Green City”.

Turunkan Ratusan Satgas, Dinas PU Makassar Benahi Drainase di Kelurahan Buloa

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum menurunkan ratusan Satusan Petugas (Satgas) untuk membenahi saluran drainase di wilayah Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Sabtu (22/6/2019).

Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis menyampaikan, satgas yang dibagi menjadi belasan kelompok ini akan bertugas selama beberapa hari ke depan.

“Pagi ini dimulai giat pembenahan saluran drainase di Kelurahan Buloa, kita kerahkan 134 orang satgas yang kemudian dibagi menjadi 12 kelompok. Mereka akan bertugas selama beberapa hari, dengan target rampung insya Allah paling lambat 1 Juli nanti,” ungkap Hamka Darwis.

Terkait spesifikasi penugasan, Hamka Darwis menjelaskan bahwa 9 kelompok akan bertugas penggodokan drainase sedangkan kelompok lainnya melakukan pemeliharaan ringan pada saluran yang mengalami kerusakan.

“Pembenahan infrastruktur ini bentuk dukungan Dinas PU Makassar kepada Kelurahan Buloa yang mengikuti Lomba Kelurahan Terpadu tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun ini,” kata Hamka Darwis.

Persoalan drainase menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Makassar di Kelurahan Buloa. Beberapa waktu lalu, Sekda Kota Makassar, Muhammad Ansar memaparkan keinginannya agar saluran drainase tanpa sampah maupun endapan sedimen lumpur.

“Kita mau pastikan semua aliran (drainase) lancar mengalir keluar. Selain itu saluran akan ditutupi dengan plat beton berukuran 50 cm. Sehingga memudahkan warga ingin sewaktu-waktu ingin membersihkan drainase,” kata mantan Kadis PU Makassar ini.

15 Camat di Makassar Fokus Bersihkan Kanal dari Sampah

Zonamakassar.com, Makassar – Kanal jadi fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Hampir sebulan lebih, camat di kota Makassar mengerahkan sumber daya yang ada untuk membersihkan kanal di wilayahnya masing – masing.

Camat Panakkukang Andi Pangerang mengatakan sudah sebulan ia mengerahkan 30 Satgas drainase untuk membersihkan dua kanal yang ada di wilayahnya yaitu kanal Sinrijala, dan kanal Pampang.

Sementara itu, Camat Tamalate Fahyuddin juga menurunkan pasukannya untuk membersihkan empat kanal yang ada di wilayahnya yakni kanal Pabaeng – baeng, kanal Jongayya, kanal Balang Baru, dan kanal Maccini Sombala.

“Banyak sedimentasi yang kami temukan baik di bagian tengah ataupun pinggir kanal. Kami akan kordinasi dengan Dinas PU dan Pompengan untuk meminta bantuan pengerukan karena memang sudah terjadi pendangkalan,” terang Camat Fahyuddin saat dihubungi via selular (19/6/2019).

Genangan sampah juga banyak ditemukan Fahyuddin, utamanya di kanal Pabaeng – baeng. Oleh Satgas drainase, sampah itu dikumpulkan lalu diangkut agar tidak mengotori kanal.

Upaya edukasi juga dilakukan Camat Fahyuddin dengan memasang spanduk di ruas kanal Pabaeng – baeng bertuliskan “Sayangi Kanal ta. Stop Buang Sampah di Kanal”. Ia juga menggagas terbentuknya Komunitas Peduli Kanal yang akan diluncurkan bulan depan.

Aksi bersih – bersih kanal dilakukan hampir merata di seluruh kecamatan di kota Makassar. Camat Mariso Juliaman juga menerjunkan Satgas drainase untuk membersihkan dua saluran drainase utama di kecamatannya yaitu kanal Jongayya yang terletak di jalan Nuri Baru sampai dengan jalan Metro Tanjung Bunga. Kanal ini berbatasan wilayah dengan kecamatan Tamalate.

Ada juga Kanal Sambung Jawa atau Bunga Eja yang melintas di jalan Hati Murni, kelurahan Tamarunang, dan jalan Bunga Eja, kelurahan Bontorannu.

Kecamatan Mariso juga memiliki kanal penghubung yaitu kanal Metro Tanjung Bunga, kelurahan Kunjung Mae, dan kanal Lette, di perbatasan kelirahan Lette dan kelurahan Mariso, tembus ke jalan Metro Tanjung Bunga, serta kanal Rajawali sampai dengan jalan Cendrawasih, kelurahan Panambungan.

“Pembersihan kanal kami lakukan sudah hampir sebulan sesuai instruksi bapak wali kota,” kata Camat Juliaman.

Sejak dilantik sebagai Pj Wali Kota Makassar pada 13 Mei lalu, M Iqbal S Suhaeb rajin turun ke lapangan memantau langsung progres pembersihan kanal yang dilakukan aparat kecamatan dan kelurahan.

Kunjungan pertama dilakukan Iqbal pada 29 Mei lalu, tepat 16 hari pasca ia dilantik. Iqbal memantau pembersihan kanal Pabaeng – baeng oleh Satgas kebersihan dan drainase.

Saat itu, Iqbal mengingatkan agar warga tidak lagi membuang sampah di kanal yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Tepat 10 hari kemudian, pada (8/06), Iqbal mengunjungi kanal di Tanjung Bunga (kanal Jongayya), kanal Patompo, dan kanal Pa’baeng-baeng. Keesokan harinya (9/06), Iqbal mengulangi pantauannya ke kanal Jongayya dan Sambung Jawa.

“Setelah berkeliling beberapa waktu lalu, ada dua persoalan yang umum kita jumpai di kanal dalam kota yaitu masalah sedimentasi dan genangan sampah. Ini sudah kami instruksikan ke camat dan lurah agar segera mengerahkan pasukan untuk membersihkan dan kordinasi dengan pihak terkait untuk pengerukan tanah (sedimentasi),” kata Iqbal.

Ia berharap persoalan kebersihan kanal bisa tuntas dikerjakan dalam bulan Juni, dan Iqbal menghimbau warga agar bisa bersama pemerintah menjaga kebersihan kanal.

Bersama Satgas Kanal, Camat Bontoala Kerahkan Satgas Kebersihan Bersihkan Kanal

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Bontoala, Arman, melakukan pantauan penanganan kanal yang berada di kawasan Kecamatan Bontoala, Rabu (19/6/2019). Arman menjelaskan, selama ini pihaknya sebagai penanggung jawab kebersihan wilayah senantiasa memaksimalkan peran Satgas Kebersihan.

Dalam pelaksanaan normalisasi kanal, Arman mengaku juga selalu melakukan kordinasi dengan Satgas Kanal dari pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar.

“Terkait dengan kebersihan kanal, selain memaksimalkan Satgas di kecamatan, kami juga senantiasa melakukan koordinasi dengan Satgas Kanal Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar,” ungkap Arman.

Pada kesempatan itu, dirinya juga mengimbau warga, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran kanal untuk bersama-sama menjaga kebersihan kanal.

Dirinya juga berharap, warga dapat berperan langsung melarang siapa pun pihak yang hendak membuang sampah dan mencemari kanal. Lebih lanjut, Arman telah memiliki rencana yang akan dilaksanakan ke depan dalam melakukan penataan di sepanjang kanal.

“Kanal akan dipoles menjadi bersih, hijau dan berwarna, sehingga ramah terhadap lingkungan, insh Allah ke depan kita akan lakukan hal itu,” tukasnya.

Jaga Kebersihan, Camat Mamajang Gelar Kerja Bakti di 4 Kanal

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Mamajang, Edwar Supriawan memimpin kerja bakti di sepanjang kanal pada 4 kelurahan, Sabtu (15/6/2019). Edwar turun langsung memantau kerja bakti di Kanal Komp Marinda Maricaya Selatan, Kanal Mandala, Kanal Mamajang dalam dan trakhir di Kanal Bonto lebang.

Didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mamajang Rendra,SE, serta para lurah, staf, Satgas Kebersihan dan dibantu oleh warga sekitar kompak melakukan kerja bakti demi menjaga kebersihan.

Edwar berpesan kepada warga sekitar untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan Kanal. Selain itu, tidak membuang sampah di kanal mengantisipasi air tersumbat berhubung jelang musim hujan.

Dinas PU Makassar Bersama Lantamal Turut Serta Bersih Kanal Pannampu

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar bersama Lantamal Makassar turut berpartisipasi dalam turut serta dalam program padat karya aksi massal bersih-bersih kanal 284 sepanjang 2,8 Kilometer (Km) dari Masjid Al Markaz Makassar hingga Trashrack Pannampu yang diselenggarakan oleh Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Minggu (28/4/2019).

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Rahmatullah menjelaskan aksi massal bersih kanal bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke kanal yang akhirnya akan hanyut ke laut. Akibat sampah tersebut, terkadang memenuhi dan terbawa hingga pelabuhan Makassar.

” Akibatnya tercipta kolam sampah di Pelabuhan Makassar. Ini bisa membahayakan pelayaran di Pelabuhan Makassar,” sebutnya.

Sementara itu Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis mengatakan dalam program massal ini, terlibat setidaknya ribuan orang dari warga serta instansi terkait dari Dinas PU Makassar, Lantamal VI, dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar.

Selain itu, nantinya akan dibentuk Kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang akan bertugas memberika penyuluhan dan pengawasan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah ke kanal.(*)