Kembangkan Kawasan Pengrajin Songkok to Bone, Ini Yang Dilakukan Dosen FTI UMI

Zonamakassar.com, Bone – Kembangkan Kawasan Pengrajin Songkok to Bone, Dosen Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar lakukan Sosialisasi pengembangan Kawasan Wisata Edukasi di Desa Paccing, Kabupaten Bone.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak tanggal 28-30 November 2020 dimana diikuti sebanyak 20 orang peserta oleh Karang Taruna Pemuda setempat dan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi Makroergonomic untuk mengembangkan kawasan pengrajin Songkok to Bone.

Ketua Tim Pengabdian, Ahmad Fadhil dalam paparannya memberikan bekal penggunaan axiometic desain.

“Untuk merancang konsep kawasan pengrajin menjadi kawasan wisata edukasi pembuatan songkok to bone,” ucapnya, Senin (30/11/20).

Sementara itu, Salah satu peserta kegiatan, Abidin sangat berterima kasih dan bersemangat untuk mengembangkan potensi lokal yang tentunya harus disupport oleh pemerintah daerah.

“Terima kasih atas potensi lokal yang diberikan dan tentunya harus disuppor

Tingkatkan Pelayanan, Diskominfo Makassar Gelar Bimtek

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 dengan menggelar kegiatan Bimbingan Tekhnis Standar Service Excellent NTPD 112 yang berlangsung di Hotel Arthama Makassar, Rabu (21/8/2019).

Para operator dan juga dispatcher NTPD 112 yang selama ini bertugas di setiap instansi lingkup Pemkot Makassar mendapatkan sejumlah materi pelatihan terkait sejumlah optimalisasi layanan dan juga sistem integrasi yang saat ini tengah di kembangkan.

Staf Ahli Walikota Makassar, Andi Aziz Hasan saat membuka acara ini memberikan apresiasi kepada seluruh operator dan dispatcher NTPD 112 yang dianggapnya berhasil memberikan kinerja yang baik dalam melayani seluruh pengaduan dari masyarakat.

“Akibat 112, warga kita semakin mudah mendapatkan layanan dari pemerintah. Mereka tidak perlu lagi mendatangi kantor-kantor atau menghafal banyak nomor telepon pelayanan, cukup mengingat tiga digit angka yakni 112” ujar Andi Aziz Hasan.

Sejumlah narasumber tang tampil memberikan materi yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naizah Tun Azikin, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Kota Makassar, Denny Hidayat, serta Perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Muhammad Cakrawala Angkasa.

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismail Hajiali kepala wartawan menjelaskan bahwa pelatihan ini bagian dari strategi dalam mengatasi persoalan SDM yang selama masih sering di keluhkan oleh masyarakat.

“Kita ingin seluruh operator dan juga dispatcher memiliki kemampuan pengetahuan terhadap seluruh layanan dan tata cara penanganan terhadap persoalan yang dialami oleh pengadu. Contoh misalnya warga melaporkan kebakaran, tentu ada tindakan pertama yang perlu dilakukan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, ini yang penting di sampaikan oleh operator” ujar Ismail Hajiali.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana kegiatan ini, Ade Ismar Gobel menjelaskan bahwa pelatihan untuk operator 112 dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang beragam, mulai dari kemampuan berbicara, pengenalan karakter penelepon, cara mengatasi darurat kesehatan, pengenalan sistem, dan banyak lagi.

“Kita juga sedang menyiapkan sebuah aplikasi yang bisa digunakan oleh warga untuk menyampaikan pengaduan. Jadi ini menjadi alternatif selain menggunakan telepon. Aplikasi ini memudahkan warga untuk mengirim geo lokasi dan juga mengirim foto terkait keluhan yang disampaikan” ujar Ade Ismar Gobel.

Meningkatkan mutu layanan rehabilitasi, BNNP Sulsel Gelar Bintek

Zonamakassar.com,Makassar – Agar terlaksananya program layanan rehabilitasi narkotika yang berkualitas maka

diperlukan peningkatan kemampuan melalui pemberian penguatan, dorongan dan

fasilitasi layanan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika

bagi lembaga rehabilitasi Instansi Pemerintah di Prov. Sulawesi Selatan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel melaksankan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Layanan Bagi BNNK dan Institusi Kesehatan di Prov. Sulawesi Selatan selama 2 hari (25-26 April 2019) di Almadera Hotel Makassar.

Kegiatan ini diikuti oleh utusan BNNK Kab/Kota Sulsel, Dinkes Sulsel, Dinkes Kota Makassar, Gowa dan Kabupaten Maros serta layanan rehabilitasi rawat jalan di Puskesmas Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pemaparannya, kepala BNNP Sulsel Brigjend. Pol. Drs. Idris Kadir,SH.M.Hum., menyatakan bahwa kondisi darurat narkoba di Indonesia sudah sangat menghawatirkan, termasuk di Sulawesi Selatan.

” Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini tercatat sebesar 3.347.124 kasus, sedangkan di Sulsel sebesar 133.503 kasus. Bahkan pengungkapan kasus baru sampai dengan April 2019 sudah diamankan lebih dari 30 kg narkoba jenis shabu. ” terang Idris.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaksana layanan rehabilitasi dalam skrining dan intervensi bagi korban penyalahgunaan narkoba agar dapat pulih, produktif dan berfungsi sosial.(*)

Danny Pomanto Minta Penasehat Wali Deteksi Narkoba

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penasehat Wali Kota untuk Kecamatan Rappocini, Bontoala, Manggala, dan Kep. Sangkarrang yang berlangsung di hotel Karebosi Condotel, Jumat (5/4/2019).Danny menyampaikan apa saja tugas penasehat wali kota bidang RT/RW.

“Penasehat wali kota saya angkat dengan SK Wali Kota. Tugasnya adalah bagaimana menyelamatkan bangsa ini, mulai dari lingkungan terkecil, terhadap narkoba,” kata Danny.

Sekaitan hal tersebut, Danny mengaku sudah membicarakannya dengan ketua BNN. Ke depan bagaimana penasehat wali kota dilatih untuk mendeteksi narkoba.

Penasehat Wali Kota bidang RT/RW ini nantinya akan menyampaikan laporan kepada BNN atau kepolisian jika menemukan hal-hal ini di lapangan.

“Karena kalau ketua RT/ RW tugasnya khusus pelayanan publik. LPM bertugas khusus pemberdayaan masyarakat. Tetapi, Khsusus untuk penyelamatan generasi saya akan berikan tugas kepada penasehat wali kota. Tugasnya lebih sensitif. Kalau tugasnya sudah jelas seperti ini, maka jelaslah semua, termasuk insentif dan fasilitas,” kata Danny.

Penasehat wali kota diharapkan akan menerima tugas menyelamatkan generasi bangsa ini dari beberapa hal. Di antaranya narkoba atau obat-obat terlarang, kekerasan, dari lem, kekerasan seksual, seks bebas, pernikahan dini, dan lainnya.

Dengan aktifnya Penasehat Wali Kota maka banyak anak-anak generasi penerus bangsa ini yang diselamatkan.

“Maka tugas penasehat wali kota sangatlah luar biasa. Karena akan jadi penyelamat generasi. Deteksi sosial ada di tangan kita,” tutupnya.

Minimalisir Kesalahan, 100 Pegawai Dinas PU Makassar Jalani Bimtek

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan rencana kerja (renja) kontrak konstruksi di Hotel Ultima Horison Makassar, Jalan Jendeal Sudirman Makassar, Kamis (28/3/2019). Dalam Bimtek tersebut, setidaknya 100 pegawai Dinas PU Makassar turut berpartisipasi.

Humas Dinas PU Makassar, Hamka menyebutkan Bimten dilakukan guna meningkatkan kompetensi penyusunan perencanaan kontrak kerja.

“Kita berharap, adanya bimbingan ini bisa meminimalisir kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat penyusunan kontrak perencanaan konstruksi,”ujarnya.

Sementara, Asisten II Pemkot Makassar, Bidang Ekonomi Sosial dan Pembangunan, Irwan Bangsawan mengungkapkan, dalam mepersiapkan SDM yang handal dibutuhkan sinergitas dan oerencanaan yang matang.

Mantan Kadisnaker Makassar ini juga mengingatkan agar proses tender tidak dilakukan dengan asal-asalan, karena akibatnya bisa bermuara hukum.

“Hari ini kita boleh teledor, hal sekecil apapun harus betul-betul diperhatikan secara detail, apalagi kita sudah diawasi oleh berbagai institusi hukum termasuk bagian Reskrim Polda Sulsel,” ucap Irwan.

Bimtek RT/RW se Kecamatan Wajo dan Sangkarrang, Kepala BPM: Jaga Kerukunan dan Kebersamaan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar, Andi Rahmat Mappatoba mengingatkan kepada sleuruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se Kecamatan Wajo dan Kepulauan Sangkarrang untuk tetap menjaga kerukunan dan kebersamaan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Hal tersebut disampaikan Andi Rahmat saat Bimbingan Teknis (Bimtek) RT/RW se Kecamatan Wajo dan Sangkarrang di Hotel Dinasti Makassar, Selasa (19/3/2019).

Dia menjelaskan, Bimtek RT RW yang dilaksanakan pada hari ini berdasarkan surat keputusan Wali Kota Makassar nomor 3 tahun 2016 tentang indikator penilaian kinerja RT RW Kota Makassar.

“Kami harapkan memang melalui Bimtek ini dapat meningkatkan peran dan tugas pokok fungsinya khususnya dalam rangka pemberdayaan di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ke depannya, ungkap Rahmat, RT RW bisa mengembangkan dirinya dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, imbauan dalam meningkatkan kapasitas dan pelayanan sudah diperkuat melalui Peraturan Wali Kota.

“Besar harapan kami RT RW ini meningkatkan kapasitas dirinya,” sambungnya.

Terkait kinerja RT/RW di Makassar, Rahmat mengakui sudah semakin baik, namun tentunya masih perlu ditingkatkan terus menerus.

“Saya lihat RT RW ini sudah berdaya, apalagi dengan dukungan teknologi dan fasilitas yang diberikan,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Wajo, Aulia Arsyad mengajak seluruh Ketua RT/RW untuk senantiasa merawat kerukunan dan kebersamaan dalam mengawal kelancaran berbagai program yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar.

Menurut Aulia Arsyad Ketua RT/RW harus kompak dan sama-sama fokus mengerjakan serta menuntaskan berbagai program yang masih berjalan maupun yang nantinya akan dikerjakan.

“Kekompakan dan kebersamaan adalah modal paling besar dalam menjaga maupun memajukan sebuah peradaban, kita semua tentu berharap hal tersebut dimiliki para Ketua RT/RW,” ungkap Camat Aulia.

Meski demikian, Camat Aulia juga menjelaskan bahwa pada momentum politik seperti sekarang kekompakan tersebut selalu terancam, sehingga dirinya berharap para Ketua RT/RW tidak terjebak pada kelompok atau individu yang berniat memecah belah.

“Politik sudah seharusnya dijalankan secara santun dan lebih menekankan asas demokrasi, kita semua harap para Ketua RT/RW tidak ikut-ikut menjadi penyebab perpecahan warga hanya karena perbedaan pandangan politik,” ujarnya.

Namun dalam Bimtek kali ini, Camat Aulia juga tetap berpesan agar RT/RW tetap maksimal mensosialisasikan Pemilu 17 April 2019 mendatang, untuk upaya meningkatkan partisipasi pemilih.

“Sosialisasi Pemilu 2019 harus semakin Mashib, selain KPU bisa dibilang RT/RW adalah ujung tombak apalagi mengingat tingkat pemilih di Kota Makassar sangat rendah pada Pilkada kemarin sehingga semua harus berperan mewujudkan peningkatan itu,” tutupnya.

Diskop dan UKM Makassar Gelar Bimtek Untuk Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi

ZonaMakassar.Com,Makassar – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Makassar terus mendorong program Gerakan Sadar Koperasi di kota Makassar dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) angkatan II bagi pemuda di Hotel Yasmin, Makassar, Selasa (19/3/2019).

Kepala Diskop dan UKM Makassar, Harun Rani mengatakan, gerakan sadar koperasi harus dibangun secara sistematis dalam meningkatkan kualitas kelembagaan Koperasi.

Salah satu langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, adalah pentingnya menggalakkan kembali penyuluhan perkoperasian secara intensif dan berkelanjutan.

“Saat ini gerakan Koperasi dan UKM di Kota Makassar telah banyak menunjukkan kemajuan yang berarti. Kemajuan tersebut semakin membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan koperasi sebagai pemberdayaan ekonomi dalam menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan pengentasan kemiskinan,” kata Harun.

Untuk itu, lanjut Harun, pemerintah Kota Makassar memiliki kepedulian yang serius dalam membina dan menggambarkan usaha perekonomian rakyat melalui Koperasi dan UKM agar dapat maju dan bersaing dengan usaha ekonomi lainnya.

“Kita juga berharap dapat menjadi tulang punggung perekonomian rakyat demi mencapai kesejahteraan,” tutupnya.

Hadiri Bimtek Ketua RT/RW Kecamatan Makassar dan Tallo, Begini Pesan Wali Kota Danny

ZonaMakassar.com – Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Ketua RT/RW adalah sebuah momen atau forum penting dalam percepatan dan penyelesaian segala program-program yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar.

Hal itulah yang dikemukakan oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto saat menghadiri Bimtek se-Kecamatan Makassar dan se-Kecamatan Tallo yang dilaksanakan di Karebosi Condotel, Makassar, Sabtu (16/3/2019).

Walikota Danny juga menyampaikan salam perpisahannya dihadapan sekitar 206 RT/RW yang hadir, Danny mengungkapkan bahwa sebentar lagi masa jabatannya akan berakhir.

“Saya pamit, semua daya dan upaya terbaik sejak detik pertama saya dilantik sebagai Walikota Makassar telah saya kerahkan, meski banyak gagasan dan ide yang belum sempat saya persembahkan bagi Kota Makassar,” ungkap Danny saat berpidato.

“Sehingga untuk itu RT/RW sebagai ujung tombak harus mampu menjaga Kota Makassar untuk tidak mundur lagi, semoga prestasi-prestasi yang berhasil diperoleh hari mampu dijaga,” sambungnya.

Selain itu, Walikota Danny juga menyebut bahwa RT/RW dalam tahun politik seperti sekarang agar mampu menjaga kerukunan masyarakat dan tidak terpecah belah oleh pihak manapun yang dengan sengaja melakukan hal itu.

“Momen politik ini tidak boleh RT/RW memecah belah masyarakat, mereka harus hadir sebagai pemersatu, menjaga kerukunan antar warga adalah tugas pokok seorang Ketua RT/RW,” tukasnya. (*)

Gelar Bimtek, BPM Makassar Ingin RT/RW Berinovasi

ZonaMakassar.com – Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar menyelenggarakan Sosialisasi Bimbingan Teknik (Bimtek) RT/RW di Hote LYNT, Makassar, Kamis (21/2/19).

Kepala BPM kota makassar, Andi Rahmat Mappatoba mengatakan, Bimtek yang ditujukan kepada ketua RT/RW khususnya yang berada di kecamatan Panakukang ditargetkan hingga 170 orang peserta.

“Bimtek di awal tahun ini ditujukan dalam rangka peningkatan kapasitas dan kapabilitas mereka, khususnya 9 indikator yang sudah dituangkan di perwali, begitu juga denga bagaimana mengembangkan kreatifitas dan inovasinya,” jelasnya.

Bimtek ini juga mengaitkan upaya-upaya dalam rangka mempercepat untuk mengembangkan pemberdayaan di wilayah-wilayah tertentu, khususnya yang terkait dengan 9 indikator tersebut.

“Kami sangat berharap pada bimtek ini ada pengetahuan-pengetahian khusus yang didapat oleh para ketua RT/RW sehingga bisa lebih bermanfaat dan lebih mengembangkan dirinya dalam wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, terkait peningkatan insentif RT/RW.

“Memang ada peningkatan insetif, tapi jangan sampai mengurangi kinerja Ketua RT/RW yang khususnya dalam rangka penilaian 9 indikator. Kita tingkatkan hak dan kewajiban dan seiring juga dengan hak yang akan diberikan,” pungkasnya.