Pj Wali Kota Makassar Apresiasi Aplikasi PAK BOS Tamalanrea

Zonamakassar.com, Makasar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb didampingi ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal menghadiri malam ramah tamah warga masyarakat Lantebung, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kamis malam (22/8/2019).

Iqbal yang tiba di Lantebung disambut dengan dengan tarian Tosallini yang bercerita tentang kerinduan seorang anak manusia yang ingin kembali ke kampung halamannya.

Dalam kesempatan tersebut Iqbal didaulat untuk melaunching aplikasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Berbasis Online Sektoral (Pak Bos) Kecamatan Tamalanrea.

“Aplikasi Pak Bos yang dibuat bertujuan memudahkan warga kecamatan Tamalanrea mengurus berbagai surat surat administrasi kependudukan atau surat surat penting lainnya,” ucap Sekcam Tamalanrea Reza.

Dalam sambutannya Iqbal mengapresiasi kecamatan Tamalanrea yang telah menggelar berbagai kegiatan dalam menyambut HUT Proklamsi RI ke 74.

Selamat kepada Pemerintah Kecamatan Tamalanrea yang telah mengapresiasi jajarannya menberikan penghargaan dan hadiah kepada ASN terbaik Kontrak Terbaik dan Satgas terbaik juga kepada Lurah terbaik.

“Semuanya itu tidak mudah diraih tanpa peran dan dukungan dari seluruh warga masyarakat kelurahan Bira, dan

kecamatan Tamalanrea,” terangnya.

Camat Tamalanrea Ajak Warga Dukung Deklarasi ODF

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, menggelar Open Defecation Free (ODF) atau “Stop Buang Air Besar Sembarangan” di Aula Duppa Matae Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (24/7/2019).

Dalam acara tersebut, turut hadir Sekcam Tamalanrea, Andi Salman Baso mewakili Camat Tamalanrea Muhammad Rheza.

Deklarasi ODF menjadi penanda perubahan perilaku dan komitmen warga untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan melalui kebiasaan buang air besar sembarangan.

Dalam acara tersebut dihadiri juga Lurah Tamalanrea, Jaya Ilham, Ketua LPM Kelurahan Tamalanrea Jaya, RT/RW se- Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kepala Puskesmas Tamalanrea Jaya serta tokoh masyarakat

Deklarasi ODF dimeriahkan dengan adannya hiburan dari adik-adik SD Inpres Bung.

[26/7 2.02 PM] Hikmah Sultan: Indeks Kepuasan Pelayanan DPMPTSP Makassar Meningkat Drastis

Indeks Kepuasan Pelayanan Naik, DPMPTSP Makassar: Pentingnya Kenyamanan

Makassar – Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mengalami peningkatan.

Pada semester I Tahun 2019, IKM DPM-PTSP Makassar berada pada angka 89,60. Meningkat sebesar 8,5 poin dibanding semester I pada tahun 2018 lalu dengan poin 81,06.

Kabid Advokasi Kebijakan Data Informasi Layanan Pengaduan, Reza Nugraha mengatakan, capaian ini tidak terlepas dari komitmen DPM-PTSP Makassar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

“Dari survei yang dilakukan semester pertama per Januari sampai Juni 2019 dimana nilainya adalah 89,60 poin. Itu mencakup 9 indikator unsur pelayanan,” ungkap Reza Nugraha, Rabu (24/7/2019).

Lebih lanjut, Reza Nugraha menyebut angka indeks ini termasuk kategori A atau sangat baik dalam cakupan sembilan indikator pelayanan yang tersedia di DPM-PTSP Makassar.

Sentralisasi pengurusan perizinan melalui Mall Pelayanan Publik PTSP Bintang Lima dinilai oleh Reza Nugraha, mempengaruhi peningkatan kepuasan masyarakat.

“Tentunya tahun ini sangat berpengaruh ketika PTSP sudah membuka layanan di PTSP bintang lima di Kantor Balaikota, di mana masyarakat dapat menilai pentingnya kenyamanan dan kecepatan dalam proses pengurusan izin menjadi salah satu indikator yang utama bagi masyarakat,” pungkasnya.

Meski IKM meningkat, pihak DPM-PTSP enggan berpuas diri. Reza Nugraha menyebut pihaknya tetap konsisten terhadap komitmen untuk memberikan pelayanan pengurusan perizinan yang prima bagi warga.

Berdasarkan informasi yang diterima survei dilakukan oleh pihak ketiga, yakni Garis Bumi Consultant. Survei semester I 2019 ini sedikitnya melibatkan 377 orang warga sebagai responden.

Camat Tamalanrea Sebut Ada Tomas yang Backingi PKL

Zonamakassar.com, Makassar – Keluhan masyarakat akan keberadaan Pedagangan Kaki Lima (PKL) yang berjualan menggunakan badan jalan, sulit ditertibkan pemerintah kecamatan Tamalanrea. Hal tersebut disampaikan Camat Tamalarea, Muhammad Rheza saat Rakor di kantor Kecamatan Tamalanrea, Senin (1/7/2019).

Rheza mengatakan pihaknya sudah sering kali melakukan penertiban dan peneguran terhadap PKL yang berjualan dibahu jalan. Meski sudah ditertibkan dan ditegur, PKL tersebut tetap membandel.

“Ada beberapa PKL yang sulit kita tertibkan karena punya backingan dari tokoh masyarakat atau orang-orang kuat yang memiliki koneksi luas,” katanya.

Dalam rakor yang digelar di Ruang Rapat Kecamatan Tamalanrea, yang dihadiri Sekretaris Kecamatan, para lurah, serta sejumlah staf lainnya.

“Kita gelar Rakor membahas terkait aturan pemerintah mengenai Fasilitas Umum (Fasum) yang masih banyak digunakan oleh PKL untuk berjualan, dan harus ditertibkan,” ungkap Rheza.

Camat Tamalanrea Gencarkan Kegiatan Keagamaan di bulan Ramadhan

Foto : ig @kecamatan_tamalanrea Camat Tamalanrea Muhammad Reza @echa.rheza


Zonamakassar.com, Makassar – Memasuki bulan suci Ramadan, Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza sudah menyiapkan sejumlah program dan kegiatan.

Muh Rheza menjelaskan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Tamalanrea seperti menggelar pengajian setiap Kamis di sejumlah masjid yang ada di Kecamatan Tamalanrea.

“Kita juga ada kegiatan bersih-bersih masjid, penyaluran bantuan ke sejumlah panti asuhan, menyantuni anak yatim, serta menggelar buka puasa bersama,” ujarnya. Saat keterangnnya (7/5/2019).

Rheza mengaku kegiatan tersebut merupakan hasil dari Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah Lurah dan staf Kecamatan Tamalanrea.(*)

Pantau Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019, Camat Tamalanrea: Mari Kita Kawal Bersama

ZonaMakassar.com – Camat Tamalanrea Muhammad Rheza menghadiri menghadiri rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tamalanrea di Lapangan Tala’ Limampulo, Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar, Minggu (21/4/2019).

Rheza berpesan agar pelaksanaan rekapitulasi Pemilu tingkat PPK bisa berjalan dengan baik dan aman. Untuk pihaknya, berharap kepada saksi dari masing-masing parpol dan caleg serta Capres untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Tamalanrea.

“Kami berharap teman-teman (saksi, PPS, PPK, dan Panwaslu) untuk menaati aturan agar terhindar kejadian yang tidak diinginkan,” pesannya.

Ia pun mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Pemilu agar berjalan aman dan damai.

“Kami mengingatkan jika ada perhitungan salah, maka sama-sama kita kawal,” tegasnya.

Ketua PPK Tamalanrea, Fajaruddin mengakui jika PPK Tamalanrea Makassar terlambat 1 hari melakukan rekapitulasi tingkat PPK. Keterlambatan tersebut, kata dia, dikarena belum lengkapnya model DAA 1 untuk DPR RI dan DPRD provinsi.

“Makanya kemarin, divisi logistik kami sudah ke sana (KPU Makassar) untuk mengambil formulir DAA 1. Itupun baru 1 kelurahan. Mungkin nanti di ambil lagi agar bisa sampai 8 kelurahan,” paparnya.

Meski terlambat, lanjut dia, pihaknya menargetkan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di tingkat PPK bisa rampung hingga 1 minggu.

“Pokoknya kita target 1 minggu selesai. Kalau aturan mengatakan rekapitulasi dilakukan mulai tanggal 18 April sampai 4 Mei,” sebutnya.

Untuk di Kecamatan Tamalanrea, setidaknya ada 65.036 orang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea Syamsul Bakhtiar menegaskan bahwa pihaknya akan mengamankan pelaksanaan rekapitulasi suara di tingkat PPK.

“Kami hanya memberikan pengamanan, kami tidak akan mentolerir pihak yang mengganggu proses rekapitulasi,” tegasnya.

Ia pun menegaskan sudah membuat sistem pengamanan untuk rekapitulasi tingkat PPK.

“Kami melaksanakan sistem pengamanan tiga ring, sehingga kami selektif. Mudah-mudahan proses rekap berjalan aman dan tertib,” pungkasnya.

Camat Tamalanrea Minta Satgas Drainase Siaga, Melihat Curah Hujan Kembali Meningkat

ZonaMakassar.com – Curah hujan yang kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza. Pasalnya, sejumlah daerah di wilayah Kecamatan Tamalanrea menjadi langganan banjir.

Untuk mengantisipasi kembali terjadinya banjir, Rheza meminta kepada seluruh Satuan Tugas (Satgas) Drainase untuk siaga. Kesiagaan Satgas Drainase agar tidak ada genangan dan menyebabkan banjir.

Ia menegaskan jauh sebelumnya bahkan dirinya telah mengintruksikan para Satgas turun mengeruk sedimen yang belum berfungsi normal.

“Antisipasi sdh kami lakukan jauh sebelumnya, Satgas drainase tiap hari turun mngeruk sedimen-sedimen, Terkhusus saat hujan lebat, satgas slalu standby di posko untukk bergerak sewaktu-waktu jika dibutuhkn,” tegasnya.

Selain masalah genangan air, Rheza juga mengarahkan kepadqa para Satgas untuk bergegas bilamana ada pohon yang tumbang.

“Tentu fokus kita tak hanyaq masalah genagan, terkait adanya pohon tumbang kami juga telah antisipasi, mereka (Satgas) akan langsung turun untuk melakukan penanganan,” pungkasnya.