Walikota Nilai 2 Proyek Nurdin Abdullah di Makassar Langgar Tata Ruang

Zonamakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto kembali menyoroti 2 megaproyek yang digagas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah di Makassar. Danny menilai 2 megaproyek, yakni pembangunan Stadion Mattoanging dan pembangunan Gedung Twin Tower di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), melanggar dan harus dihentikan.

“Ide desain Twin Tower, ide desain Stadion (Mattoanging) itu bagus, tapi tempatnya yang salah. Maka kalau ide itu mau digunakan, silakan cari tempat yang pas tata ruangnya,” kata Danny kepada wartawan di Makassar, Rabu (3/3/2021).

Danny menegaskan 2 megaproyek yang digagas Nurdin Abdullah itu melanggar aturan tata ruang yang ada di Kota Makassar. Dia tidak terima jika aturan tata ruang harus dilanggar demi sebuah proyek pembangunan yang besar.

“Apa gunanya kita bikin tata ruang kalau untuk dilanggar, itu contoh yang kurang bagus. Masa kalau pelanggaran tata ruang orang kecil ditindaki terus kita suka-suka dengan tata ruang (kalau untuk pembangunan besar),” ujarnya.

Menurut Danny, jika Pemprov Sulsel hendak membangun kawasan olahraga, lokasi pembangunannya secara aturan tata ruang harus berada di wilayah Barombong.

“Jadi seperti Stadion (Mattoanging) itu idenya bagus, desainnya bagus, tempatnya yang salah. Kalau tempat olahraga itu (tata ruangnya) di Barombong,” tegasnya.

“Atau siapa tahu Stadion Barombong (yang terhenti pembangunannya) itu tidak mau (dibangun), silakan bangun 2 stadion di situ. Pertama di dunia 2 stadion bersampingan,” lanjutnya.

Danny juga menyoroti pembangunan Gedung Twin Tower di kawasan CPI yang belum memiliki IMB. Untuk itu, Danny sudah mengirim teguran ke pekerja proyek agar pekerjaan pembangunan dihentikan.

“Saya sudah kasih teguran kemarin, sudah teguran meminta ada IMB atau tidak, kalau tidak ada stop pekerjaan,” tuturnya.

Danny Pomanto Temui Pj Wali Kota Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan “Danny”Pomanto dan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin bertemu di Kantor Balai Kota, Senin (15/2/2021).

Pertemuan menjadi sorotan publik. Pasalnya, selama ini diketahui jika hubungan antara Danny Pomanto dan Rudy Djamaluddin kurang harmonis.

Menurut Danny Pomanto, dirinya bersama beberapa koleganya menyambangi Pj Wali Kota sebagai bentuk silaturahmi serta melakukan koordinasi tentang bagaimana program-program pemerintah yang akan dijalankan kedepan usai dilantik nantinya.

Danny mengaku, jika Pj Wali Kota mengundangnya untuk datang bertemu ia selalu siap kapan pun. Hal itu dibuktikan pada hari ini. Bahkan, Danny juga menyampaikan salam hangat untuk Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Yah ini juga silaturahmi, dari dulu kan saya bilang kalau Pak Pj undang saya pasti datang. Saya juga tadi bilang ke beliau tolong sampaikan salam saya ke Pak Gubernur,” jelas Danny usai bertemu dengan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

Ia menambahkan, dirinya juga selalu ingat pepatah dan budaya dari orang tua dulu bahwa adat Bugis-Makassar (Sulsel) itu Sipakatau, Siapakainge’ dan Sipakalebbi.

“Kita ini di Makassar sudah diwariskan budaya saling menghargai, Sipakatau, Sipakainge’ dan Sipakalebbi, itu yang merekatkan kita semua, dan hari ini kita praktekkan ajaran itu. kan aman semua mesi dulu ada masalah tapi semua selesai dan aman semua,” katanya.

Sedangkan terkait dengan prihal proses lelang jabatan yang akan dilakukan Pj Wali Kota Makassar, hal itu kata dia, memang wewenang dan otoritas Pj Wali Kota untuk melakukan lelang jabatan. Hanya saja ia menyarankan dan berharap agar proses lelang diselesaikan setelah pelantikan wali kota dan wakil wali kota nanti.

“Saya sampaikan inikan kebijakan PJ untuk melelang kita harus hargai itu karena memang otoritasi beliau. Kami hanya berharap karena kami yang pake nanti, maka saya yang memutuskan saat kami sudah dilantik. Artinya beliau yang proses saya yang pilih, kan Cincai tak ada masalah lagi,” jelasnya.

Bahkan, Danny mengutarakan, setelah dirinya dilantik, tidak menutup kemungkinan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Rudy Djamaluddin yang akan kembali menjadi Kadis PUPR di Pemprov Sulsel.

“Pasti kami tetap koordinasi, beliau ini kan (Rudi Djamaluddin) adalah kadis PUPR di Pemprov, kita ini butuh koordinasi soal infrastruktur, jadi kami pasti minta tolong ke beliau dan saya yakin beliau pasti tolong karena beliau pernah pimpin Kota Makassar,” jelasnya. (*)

Kader Muda NasDem, Jul Sandy Ucapkan Selamat ke Danny Fatma

Zonamakassar.com, Makassar – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar telah berlangsung 9 Desember kemarin, pasangan nomor urut satu, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) banjir ucapan selamat pasca dipastikan memenangi Pilkada Makassar oleh hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Kemenangan tersebut menorehkan sejarah baru dalam tatanan pemerintahan Kota Makassar. Ini kali pertama dinakhodai wakil wali kota dari unsur perempuan.

Sejak sore kemarin, Rabu (9/12/2020), ucapan selamat mengalir terhadap duet nomor urut 1 ini. Mulai dari tim, relawan, masyarakat hingga tiga kandidat lain nya.

Salah satu ucapan datang dari kader muda partai Nasdem Sulawesi Selatan yakni Jul Sandy yang juga merupakan bendahara Garda Pemuda Nasdem Sulsel.

Joul sapaan akrabnya mengucapkan selamat atas terpilihnya pasangan nomor 1 yang mempunyai tagline ‘ADAMA’

“Saya pribadi mengucapkan selamat kepada bapak Danny dan Ibu Fatma yang telah berhasil menang di Pilwali Makassar ini berdasarkan hasil hitung cepat,Bean insya Allah kemenangan ini sesuai dengan keputusan KPU nantinya”. Ujar Joul Kamis, (10/12/2020).

Joul juga mengharapkan bahwa amanah rakyat Makassar yang sudah diberikan dapat terlaksana sesuai visi misi saat masa kampanye.

“Semoga harapan masyarakat bisa terlaksana dan berjalan dengan baik, jangan sampai disia-siakan sesuai janji politik yang sudah di tawarkan saat masa kampanye, karena kemenangan ADAMA ini adalah kemenangan kita bersama .” Tambah pengurus BPP HIPMI ini.

Selain itu Joul merasa bangga kepada seluruh pasangan calon dan para pendukungnya dapat menciptakan Pilkada damai di Makassar.

“Saya merasa bangga dan hormat kepada pasangan calon lainnya beserta para pendukungnya, yang dapat menciptakan Pilkada yang damai”. Pungkas Joul.

Danny Fatma Jawab Cerdas Sindiran Lawan Soal Perederan Narkoba di Debat Pilwali Makassar Sesi III

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) paham betul dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Makassar. Sejumlah program yang ditawarkan, saling berkorelasi. Termasuk dalam kasus narkoba.

“Kita punya program berlapis bukan hanya dengan program jagai ana’ta. Penguatan keumatan juga kita perkuat secara eksternal untuk melapis karena ini menyangkut pengaruh. Siapa yang dipengaruhi akan mudah terjerumus,” ucap Danny dalam segmen kedua debat putaran ketiga di Jakarta, pada Jumat 4 Desember 2020.

Pemaparan Danny tersebut mendapat tanggapan dari calon wali kota nomor urut 2, Munafri Arifuddin. Pria yang akrab disapa Appi itu menyebut komitmen penanganan penanggulangan narkoba tak cukup dengan slogan belaka. Perlu bukti nyata yang dapat dijadikan contoh oleh masyarakat.

“Kalau cuma slogan saya kira tak cukup untuk menangani masalah narkoba ini. Tadi pasangan nomor urut satu (Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi) selalu mengarahkan begitu. Lalu bagaimana pasangan nomor urut satu ini menangani kalau ada satu keluarga yang terkena dampak narkoba?,” tanya Appi, sapaan akrabnya.

Menjawab hal tersebut, Danny balik bertanya ke duet Abdul Rahman Bando tersebut. Menurutnya, slogan saja memang tak cukup. Hanya saja membiarkan orang di sekitar kita terlibat penyalahgunaan narkoba tanpa ada tindakan sama sekali jauh lebih memalukan.

“Slogan saja tak cukup. Begitu berulang-ulang dikatakan Pak Appi tadi. Maka kalau begitu kita mulai dari lingkungan kita sendiri. Bagaimana kalau ada orang di lingkungan kampanye kita sendiri saja yang ditemukan secara jelas oleh kepolisian sebagai bagian dari narkoba ini. Bagaimana usaha Anda agar slogan saja tak cukup,” tegas Danny menanyakan komitmen Appi.

“Narkoba ini adalah proses sosial. Ada pengaruh dari lingkungan dan pendidikan. Kami pasangan ADAMA’ telah membuat sistem pencegahan dengan program mitigasi sosial. Pencegahan sebelum terjadi. Kita punya program jagai ana’ta dan smart milenial,” tandas calon walikota berlatar belakang arsitek itu.

Debat pamungkas ini disiarkan langsung INews TV. Tema debat mengusung soal “Kebijakan Covid-19, Komitmen Penanggulangan Narkoba, Perlindungan Anak dan Perempuan serta Penanggulangan Kemiskinan.”

Seperti yang banyak beredar di media sosial, oknum tim pasangan nomor 2 pernah tersangkut kasus narkoba. Bahkan dalam rekaman suaranya yang beredar belum lama ini menyebut sering mengatur pihak kepolisian. (MTK)

Repmas Deklarasikan Dukung ADAMA di Pilwali Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Relawan Pengusaha Muda Makassar (REPMAS) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Danny-Fatma (ADAMA’) di Pilwali Makassar. Deklarasi dukungan digelar di command Center REPMAS, Sabtu (28/11/2020).

Ketua REPMAS Omar Muhammad Sahar menyebutkan, bahwa alasan dirinya bersama REPMAS menjatuhkan pilihan ke Danny-Fatma karena pasangan nomor urut 1 tersebut mempunyai visi dan misi jelas untuk membangkitkan ekonomi Makassar dalam pandemi covid 19 ini.

“Kapasitas pasangan ADAMA’ ini sudah tidak diragukan lagi. Apa lagi program-programnya yang sebelumnya sudah terbukti. Baik untuk milenial, maupun pengusaha,” jelas mantan Ketua Umum HIPMI Gowa ini.

Sementara itu, Danny Pomanto yang menghadiri acara deklarasi tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas tambahan dukungan dari REPMAS untuk pasangan ADAMA’.

“Insyaalllah kita kembali akan bangkitkan ekonomi Makassar dalam keadaan pandemi covid 19 ini kedepan. Saya jarang pidato bicara teknis seperti ini, tapi tadi adinda Omar tadi bicara teknis, maka agak keluar sedikit lagi ilmu-ilmu karena disini semua pemilih cerdas,” ucap calon Wali Kota no urut 1 ini.

Pasangan Fatmawati Rusdi ini juga menyampaikan, bahwa dukungan REPMAS menjelang 12 hari pemilihan ini menjadi berkah untuk Danny-Fatma.

“Dukungan dari REPMAS Insya allah kami tidak akan sia-siakan, dan ini menjadi berkah bagi pasangan ADAMA’ bersama masyarakat Kota Makassar,” jelasnya. (*)

Dikukuhkan, Barisan Lintas Lorong Pemuda Makassar Gas Full Menangkan ‘Idamanta’

Zonamakassar.com, Makassar, – Komunitas Barisan Lintas Lorong Pemuda Makassar (BLPM) resmi dikukuhkan langsung oleh Calon Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang berlangsung di Markas Pemenangan 01 DANNY-FATMA Jl. Amirullah, Rabu,(07/10/2020).

Dengan struktur pengurus dari 15 kecamatan dan 31 perwakilan kordinator kelurahan dari 153 kelurahan. Total pengurus yang hadir 50 orang atas dasar kapasitas ketentuan tersebut dari pihak penyelenggara pemilu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Ketua BLPM Rifal Misbandi mengatakan bahwa seluruh jejaring pengurus Barisan Lintas Lorong Pemuda Makassar siap menjadi ujung tombak pemenangan pasangan Danny-Fatma (ADAMA) di Pilwalkot Makassar 2020 yang akan dihelat Desember mendatang.

Lebih lanjut, Rifal menyampaikan kepada seluruh pengurus untuk bekerja keras mensosialisasikan Danny-Fatma ke segenap jajaran masyarakat.

“DANNY-FATMA adalah simbol kekuatan rakyat untuk bersama membangun kota Makassar dua kali tambah baik. Untuk itu mari bersama kita perjuangkan sehingga bisa menang dalam Pilwalkot makassar 2020 nanti,” tandasnya.

“Kami sudah berkomitmen penuh mendukung Danny-Fatma untuk melanjutkan perjuangan membangun Makassar. Pengurus yang hadir hari ini adalah bukti bahwa masyarakat masih menginginkan kembali bapak danny pomanto untuk pimpin Makassar,”. “Kita akan memaksimalkan waktu yang ada untuk segera menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengenal DANNY-FATMA secara dekat dan memilihnya dalam pesta demokrasi di Pilwalkot Makassar,”katanya kepada zonamakassar.com

Tambahnya, BLPM akan berisi pendukung yang terdiri dari berbagai unsur pemuda millenial anak lorongna makassar. mulai dari kalangan pemuda, politisi, hingga aktivis penggiat masyarakat.

“Pengurus kita lengkap dari 15 Kecamatan sampai 153 Kelurahan. Tim pengurus nantinya akan dibentuk menjadi tim basis TPS di masing-masing kelurahannya, agar koordinasi antar komunitas dan partai politik koalisi pemenangan Danny-Fatma bisa saling sinkron. Kami ingin menjadikan komumitas BLPM benar-benar sistematis lengkap dengan tim koordinasi sampai ke akar rumput,” jelasnya.

“Sejak dikukuhkan oleh Moh. Ramdhan Pomanto secara resmi, tentunya kami dapat bekerja sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. Dengan tegas kami sampaikan, seluruh pengurus BLPM akan bekerja secara total dan maksimal. Sesuai dengan Slogan ADAMA ‘Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi,'” ujarnya kembali.

Selain itu, Rifal Misbandi juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat kota makassar khususnya pemuda millenial anak lorongnya makassar yang ingin bergabung di Tim Komunitas BLPM dalam barisan tim pemenangan Danny-Fatma bisa info kami di akun instagram resminya (@barisanlintaslorongpemudamks)

“Kami terbuka dengan seluruh masyarakat kota Makassar, khususnya anak muda, kaum perempuan millenial, silahkan bergabung. Tim komunitas ini sepenuhnya kami bentuk untuk turut berkontribusi besar membangun kota makassar tambah baik lagi,” lanjutnya

Akhirnya, dia sangat mengapresiasi terutama anak-anak muda yang sudah tertarik dengan politik dan itu sangat baik. Menurutnya, daerah dan bangsa ini harus dikerjakan bersama-sama dengan membangun kolaborasi, karena komunitas BLPM tidak segan-segan untuk diajak berdiskusi kapanpun dan di manapun.

“Makassar butuh perubahan besar dan itu harus diwujudkan dengan cara pembangunan berkelanjutan dan kepemimpinan yang berkelanjutan pula. Di tangan Moh. Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi, Insyaallah Makassar Tambah Baik Lagi,” tutupnya.[]

Sah, Danny-Fatma jadi Kontestan Pilkada Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi ditetapkan sebagai kontestan Pilkada Makassar 2020. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno KPU Makassar di Kantor KPU Makassar, Jalan Perumnas Antang Raya, Rabu (23/9/2020).

Duet Danny-Fatma diusung dua partai dengan jumlah perolehan 11 kursi. Jumlah ini melebihi syarat minimal jalur parpol. Masing-masing Partai NasDem 6 kursi dan Gerindra 5 kursi. Ditambah dukungan Partai Gelora dan PBB.

“Memutuskan dan menetapkan pasangan calon Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai peserta Pilwalkot Makassar tahun 2020,” kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Makassar, Gunawan Mashar saat membacakan hasil penetapan.

Pasangan ADAMA’ sendiri hanya mengutus satu orang Liaison Officer (LO) untuk menerima hasil penetapan paslon. Baik Danny maupun Fatma serta tim relawan dan simpatisannya mematuhi anjuran KPU untuk tidak hadir langsung demi mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Alhamdulillah. Syukur kepada Allah Swt dimana hasil pleno KPU telah menetapkan empat paslon sebagai peserta Pilwalkot Makassar, salah satunya adalah paslon ADAMA’. Sesuai urutan abjad, pasangan Danny-Fatma itu dibacakan di posisi kedua,” kata LO Danny-Fatma, Rizal Azzahad Rahman usai menerima hasil penetapan tersebut.

Pasca penetapan, kata Ichal, sapaan karibnya, pihak Danny-Fatma tetap mengimbau kepada seluruh tim relawan dan simpatisan ADAMA’ untuk mematuhi protokol kesehatan di setiap tahapan. Seperti kepatuhan yang ditunjukkan pada tahapan penetapan paslon kali ini.

“Imbauan kepada tim relawan dan simpatisan ADAMA’ agar selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap tahapan. Sesuai pesan KPU dan Bawaslu, semua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar kita semua saling menjaga,” demikian Ichal.

Usai penetapan tersebut, selanjutnya akan dilakukan pengundian nomor urut di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (24/9/2020). Baik Danny maupun Fatma rencananya akan menghadiri langsung tahapan tersebut sesuai dengan undangan KPU. (*)

Gowes Bareng Rudal Community dan dr.Onasis, Warga: Keren Memang Bu Fatma

Zonamakassar.com, Makassar – Fatmawati Rusdi memanfaatkan momen akhir pekan dengan berolahraga. Sepeda santai jadi pilihan untuk menyelingi rutinitas yang begitu padat. Selain menjaga kebugaran, juga bentuk sosialisasi meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19.

Minggu pagi (20/9/2020), pasangan dari Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di Pilkada Makassar ini, ikut meramaikan gowes bareng Rusdin Abdullah (Rudal) Community. Kegiatan berpusat di kediaman pribadi Rusdin Abdullah di Jalan Beruang.

Pada kesempatan ini, Fatmawati datang bersama Danny. Turut hadir Taufiqqulhidayat Ande Latif atau yang akrab disapa dr. Onasis dan tentunya Rusdin Abdullah selaku Presiden Rudal Community.

Dilepas langsung oleh Danny Pomanto, sapaan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto, rombongan selanjutnya melalui rute yang sudah ditentukan sebelumnya. Start dari Jalan Beruang belok kiri ke Jalan Landak Lama. Setelah itu menuju ke Jalan Veteran Selatan, Jalan Bawakaraeng terus ke Jalan Kartini. Kemudian belok ke Jalan Bontolempangan, Jalan Arief Rate, Jalan Cendrawasih, belok Jalan Kakatua. Terus ke Jalan Landak Lama dan kembali finis di Jalan Beruang.

Dengan balutan busana sporty berwarna merah muda berpadu hitam, Fatmawati mengayuh sepedanya mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dengan mengenakan masker dan face shield.

Fatmawati yang jadi “komando” rombongan anggota Rudal Community dari 15 kecamatan di Kota Makassar, sepanjang perjalanan menyempatkan menyapa warga. Melambaikan tangan atau sekadar melemparkan senyum. Warga pun membalasnya dengan teriakan ADAMA’ yang jadi jargon Danny-Fatma.

“Keren memang Ibu Fatma. Terbaik memang,” teriak salah seorang warga.

Fatmawati pun tidak henti-hentinya mengingatkan untuk selalu menerapkan standar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Pesan itu ditekankan betul kepada warga ditemui, lebih-lebih peserta sepeda santai ini.

“Tabe’ di’. Pake ki’ semua masker ta. Ingat ki’ belum ada vaksinnya ini Covid-19. Jadi cara terbaik adalah dengan melakukan tindakan pencegahan,” ucap mantan Anggota DPR RI kelahiran Parepare 1980 ini.

Kurang lebih 30 menit dengan jarak tempuh sekitar 8 kilometer, rombongan mencapai garis finis di Jalan Beruang. Di lokasi ini, para peserta gowes berbagi keceriaan sambil bercengkrama penuh keakaraban.(*)

Danny Pomanto: Dulu Kotak Kosong, Sekarang Adama

Zonamakassar.com, Makassar – Bakal calon walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) kembali menerima kunjungan komunitas pendukungnya di kediamannya, jalan Amirullah, Kota Makassar, Selasa (15/09/2020).

Kini dari sejumlah komunitas, diantaranya, Kompak For Danny-Fatma, Komunitas Perempuan Tangguh Makassar (Pertama), Komunitas Maccini Gusung, Komunitas Variasi Bentor Makassar (VBM).

Bakal calon walikota Makassar, Danny Pomanto mengucapkan rasa syukurnya kepada tuhan yang maha kuasa atas kesempatan yang diberikan untuk memperjuangkan kembali Makassar dua kali tambah baik.

“Alhamdulillah kita kembali bersama rakyat, pertarungan diulang kembali, sekarang empat calon yang bertarung. Kalau dulu kotak kosong, sekarang Adama,” tegasnya.

Disambut riuh teriakan puluhan simpatisan Adama, “Kami rindu (Kotak Kosong),” ujarnya

Lanjut Danny, dirinya menuturkan pasangan ‘Adama’ mempunyai sejumlah perbedaan dari calon lainnya, mulai dari keturunan hingga program kerja periode mendatang.

“Perbedaan Danny-Fatma dengan yang lain, kami orang biasa, kami berdua orang biasa, bukan anaknya pejabat, bukan anak bangsawan, bukan anak konglomerat, kita anak lorong jaki dan visi misi kita bukan janji tapi program,” tuturnya.

“Contoh kalau PAD (Pendapatan Anggaran Daerah) 2 Milyar, Gaji RT/RW juga 2 Juta bukan janji sampai mengratiskan pajak,” tambahnya.

Sementara itu, Penasehat Pertama, Ibu Henny Anastasya meinginkan kota Makassar menjadi daerah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola kotanya menjadi lebih baik.

“Kami mau makassar lebih baik dan dua kali tambah baik, maka dari itu kami siap memenangkan Danny Pomanto dan ibu Fatma untuk Pilkada Desember nanti,” katanya.

Disela kunjungan tersebut, Danny Pomanto melantik Komunitas Perempuan Tangguh Makassar (Pertama).

Selain itu, Ketua Komunitas Maccini Gusung, Reskiati mengharapkan Danny Pomanto kembali menata lorong kumuh jika terpilih kembali memimpin Makassar.

“Kami harap bapak terpilih kembali dan kembali memperhatikan lorong-lorong, begitu pak leinginan kami karena daerah kami di Maccini Gusung itu lorong kumuh,” harapnya.

Diketahui, Danny Pomanto berpasangan dengan Fatmawati Rusdi Masse dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar tahun 2020. (*)

Tegas! Fatmawati Komitmen Perjuangkan Hak dan Pemberdayaan Perempuan

Zonamakassar.com, MAKASSAR – Pasangan M Ramdhan Pomanto (Danny)-Fatmawati Rusdi berkomitmen untuk berjuang keseteraan gender dan perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak di Kota Makassar.

Demikian ditegaskan Danny dan Fatma saat mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon Pilkada Makassar, di atas Kapal Pinisi, Pantai Losari, pada Kamis (3/9/2020) sore.

Keputusan Danny menggaet perempuan sebagai wakilnya, adalah sebuah tindakan nyata untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang inovatif, inklusif, dan nyaman untuk semua. Yah, Fatma adalah satu-satunya perempuan di bursa bakal calon Pilkada Makassar.

“Kata ‘untuk semua’ adalah sebuah komitmen dan konsistensi yang kuat tentang tuntutan Makassar menjadi kota inklusif, termasuk mengakomodir kepentingan 770.709 jiwa atau 50,5 % penduduk perempuan di Kota Makassar. Maka atas urgensi itulah mengapa kami meminta ibu Fatmawati Rusdi untuk mendampingi kami sebagai calon wakil wali kota 2021-2026,” ucap Danny dalam orasi politiknya.

Fatmawati sudah punya pengalaman dalam dunia pemerintahan. Menjabat anggota DPR RI dan ketua TP PKK selama 10 tahun, menjadi modal utama untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang inovatif, inklusif, dan nyaman untuk semua.

“Berangkat dari niat tulus, suci, dan sepenuh hati, saya Fatmawati Rusdi mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, siap mendampingi dan bersama dengan bapak Ir Mohammad Ramdhan Pomanto untuk memimpin dan membangun Kota Makassar terus dua kali tambah baik,” ucap Fatma saat didaulat menyampaikan orasi politik.

Fatma sudah menyerap langsung aspirasi warga Kota Makassar dalam beberapa bulan terakhir, di masa pandemi Covid-19. Masuk dan keluar lorong, dari kelurahan ke kelurahan, sekaligus untuk memohon restu (mappatabe).

“Saya melihat animo dan semangat warga menyambut kami, mereka bernostalgia menyampaikan kebahagiaan dan kesejahteraan yang mereka rasakan selama Pak Danny menjadi Wali Wali Kota Makassar. Masyarakat rindu atas kepemimpinan Pak Danny. Tanpa Pak Danny mereka mengakui Kota Makassar tidak tertata,” ucap Fatwa dengan lantang.

Emak-emak mengaku, lanjut Fatma, pelayanan pemerintah tak seperti dulu lagi. Warga seakan berjuang sendiri di tengah pendemi Covid-19. Mereka berharap, Danny bersama Fatma bisa terpilih di Pilkada Makassar 2020.

“Mereka (emak-emak) menyandangkan harapan-harapannya kepada kami. Bagi saya, itu amanah mulia tentang perhatian khusus dari kami terhadap hak-hak perempuan, terhadap pemberdayaan perempuan. Karena kondisi perempuan saat ini menentukan masa depan anak dan cucu kita. Masa depan peradaban,” urai perempuan kelahiran 1980 ini.

Bila diamanahkan memimpin Kota Makassar, kata Fatma, dirinya bersama Danny tak ingin kesetaraan dan keadilan gender cuma di mulut saja.

“Tindakan dan keberpihakan nyata untuk mewujudkan itu, jauh lebih penting. Dan insyaallah itu tugas saya yang tak perlu ditawar lagi. Naluri keibuan tak akan hilang dari lubuk hati saya, tentunya hanya perempuan yang bisa memahami perempuan secara utuh. Apa yang menjadi kebutuhan, keluhan, dan hak perempuan,” tegas Fatma.

Di akhir orasi politiknya, Fatma turut menghaturkan terima kasih kepada parpol pengusung dan pendukung telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk memimpin Kota Makassar.

“Partai NasDem adalah parpol pemenang pemilu legislatif 2019 di Kota Makassar. Partai Gerindra partai yang berhasil memenangkan calon presidennya pada pilpres 2019 di Kota Makassar. PBB dan Partai Gelora adalah partai yang makin menguatkan hati kami mengarungi Pilkada Makassar 2020 ini. InsyaAllah, semua ini akan menggelorakan Makassar menjadikan bintang dalam gerakan restorasi dan semangat Indonesia Raya,” pungkasnya.(*)