Sambut Ramadan, Dinkes Makassar Ingatkan Masyarakat Waspadai Makanan Berformalin

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin

Zonamakassar.com, Makassar – Bulan Ramadhan tinggal sepekan lagi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar lebih awal mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam memilih jajanan menu buka puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin menuturkan berkaca dengan tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan ramadhan pihaknya kerap menemukan jajanan menu buka yang mengandung zat berbahaya.

“Banyak takjil yang dijual biasanya mengandung zat berbahaya seperti cincau dan sebagainya,untuk itu masyarakat harus pintar melihat menu buka puasa,” ungkap Naisyah, Senin (29/4/2019).

Kata Naisyah sapaan karibnya masyarakat tidak boleh tergiur dengan warna jajanan menu buka puasa, jangan sampai dari warna tersebut mengandung bahan berbahaya.

“Jangan sampai karena murah dan warnanya yang menarik masyarakat tergiur, pada hal jajanan menu buka puasa tersebut belum tentu aman di konsumsi,” ungkap Naisyah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Naisyah, Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerjasama dengan BPOM serta beberapa pihak terkait lainnya.

“Dinas kesehatan bekerjasama dengan BPOM dan instansi terkait akan melakukan pemantauan rutin, selama bulan Ramadhan kita akan ambil sampel-sampel yang dijual,”ulasnya.

Tak hanya, Kata Naisyah, masing-masing Puskesmas di Kota Makassar ambil kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel pula.

“Kami berbagi kewenangan, biasanya Puskesmas juga ambil sampel-sampel tapi periksa di Dinas Kesehatan Kota Makassar,” ujarnya.

Menurut Naisyah adapun dominan menu buka puasa yang kerap mengandung zat berbahaya pada tahun sebelumnya.

“Biasanya cincau itu banyak mengandung bahan pengawet seperti boraks dan zat pewarna untuk campuran-campuran es buah, itu biasa ada yg ditemukan,” ulas Naisyah.(*)

Dinkes Makassar Ingatkan Jaga kebersihan Gigi dan Mulut kepada Pelajar

ZonaMakassar.Com Makassar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar bersama Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) menggelar bakti sosial di Pantai Akkarena Makassar, Kamis (7/3/2019).

Kepala Dinkes Makassar, Naisyah T Azikin berharap dengan adanya bakti sosial bisa memberikan pemahaman kepada seluruh pelajar Makassar untuk senantiasa menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara rajin menyikat gigi 2 kali sehari.

“Kita tadi sudah dengar penyuluhan tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut. Harus menyikat gigi dua kali sehari, bangun tidur dan sebelum tidur,” ungkapnya.

Naisyah menjelaskan, waktu yang paling penting menyikat gigi sebenarnya pada saat sebelum tidur di malam hari. Pasalnya, sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi dapat menggerogoti selaput gigi di malam hari. Apalagi jenis makanan yang manis.

Lanjut Naisyah, Pemkot Makassar saat ini telah memiliki program Pembinaan Kecamatan Sehat Gigi. Melalui program ini, kata Naisyah, seluruh siswa siswi diperiksa giginya secara intensif.

“Perlu terus menerus program pembinaan kecamatan sehat gigi, karena di Makassar kasus kerusakan gigi pada anak usia sekolah masih tinggi olehnya perlu penanganan cepat dan intens,” tegas Naisyah.

Naisyah pun mengungkapkan, ke depannya perlu kerjasama antara pihak Dinkes Makassar dengan CSR Perusahaan untuk menyediakan sikat gigi gratis bagi anak sekolah baru.

“Dampaknya anak sekolah yang sakit gigi, mereka tidak akan fokus belajar, makanya kita dari pihak sekolah dan juga orang tua mengimbau dan mengawasi anaknya agar rajin menyikat gigi,” pungkasnya.(Js)