Puskesmas Batua dan Jumpandang Baru Jadi RS Tipe C

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Makassar menyiapkan Puskesmas Batua dan Jumpandang Baru untuk menjadi Rumah Sakit (RS) tipe C di Makassar. Hal tersebut dilakukan setelah RS Daya Makassar sudah naik kelas menjadi RS tipe B.

Kepala Dinkes Makassar, Naisyah T Azikin mengatakan untuk merubah dua Puskesmas tersebut menjadi RS tipe C, Pemkot Makassar sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

“Jadi dua puskesmas yang akan kami kembangkan untuk jadi Rumah Sakit yang pertama puskesmas Batua Insya Allah tahun ini akan mendapat anggaran sebesar Rp 100 M tahap kedua. Puskesmas ujung pandang mendapat anggaran Rp 50 miliar untuk tahap pertama,” kata Naisyah Tun Azikin saat ditemui di Kantor PKK, Jl. Anggrek Raya, Kamis (13/6/2019).

Diharapkan pengembangan ini dapat bermanfaat untuk melayani serta menampung rujukan dari pelayanan dasar masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yang ada di Makassar.

“Karena seluruh masyarakat pada saat mau dirujuk di RS tidak bisa langsung ke tipe B sekarang, seperti RS Labuang baji, RS Haji, RSUD Daya, itu tidak boleh langsung,”, ucap Naisyah.

Kepala Dinkes Makassar: Permudah Pelaporan Narkotika dan Psikotropika dengan SIPNAP

ZonaMakassar.Com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar memberikan pelatihan kepada tenaga kefarmasian terkait program SIPNAP yang sudah berbasis website di Hotel D’Maleo Makassar, Jumat (22/3/2019).

Kepala Dinkes Makassar, Naisyah T Azikin menjelaskan SIPNAP sendiri merupakan Web untuk tata kelola administrasi dan sistem informasi pelaporan narkotika dan psikotropika. Mantan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar ini mengatakan sebelumnya pengembangan software sipnap yang dulunya berbasis aplikasi desktop menjadi aplikasi SIPNAP berbasis web.

“Seiring dengan peningkatan jumlah item obat narkotika dan psikotropika yang beredar dan meningkatnya jumlah sarana pelayanan kesehatan dan penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pengembangan teknologi informasi, maka dilakukan penerapan pengembangan software sipnap yang dulunya berbasis aplikasi desktop menjadi aplikasi Sipnap berbasis web,” ujarnya.

Kegiatan ini juga memungkinkan tenaga kefarmasian di unit layanan dapat melaporkan penggunaan narkotika dan psikotropika secara online melalui gadget, dalam hal ini Kementerian Kesehatan juga mengembangkan software sistem pelaporan narkotika dan psikotropika yang sudah dimulai sejak tahun 2008.

“Maka dipandang perlu adanya pertemuan ini dengan harapan akan meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga ke farmasi yang di unit layanan yang berada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Makassar dalam melakukan pelaporan narkotika dan psikotropika melalui software sipnap berbasis web,” jelasnya.

Pengembangan aplikasi sipnap berbasis web juga akan mempermudah dan mempercepat pelaporan dari dinas kesehatan Kabupaten Kota sehingga diharapkan dalam melakukan pelaporan narkotika dan psikotropika yang pada gilirannya akan meningkatkan kepatuhan dan ketepatan waktu pelaporan dan juga dapat diperoleh diperoleh laporan yang valid dan tepat waktu oleh tenaga kefarmasian.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan semua apotik dan instansi formasi dapat melaksanakan pelaporan sipnap secara online guna memperoleh data yang valid dandan trail time dalam proses pengembalian keputusan dan penentuan kebijakan,” paparnya.

Terlaksananya penerapan pengembangan software sipnap untuk unit layanan secara optimal dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaporan di kabupaten kota serta memudahkan dalam memonitor kemungkinan adanya penyimpangan kebocoran ke jalur ilegal untuk obat dalam pengawasan.

Kegiatan ini sendiri diikuti ratusan peserta dari berbagai apotik di Makassar.

HUT PPNI Ke 45, DPK PPNI Dinkes Kota Makassar Laksanakan Pengabdian Masyarakat

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dalam Rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang ke 45 tahun 2019, Dewan Pengurus Komisariat ( DPK) PPNI Dinas kesehatan Kota Makassar yang membawahi perawat di 47 Puskesmas se-Kota Makassar, melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat.Sabtu (16/03/2019).

Sesuai tema besar yang diangkat PPNI tahun 2019 ini, “ Keluarga dan Masyarakat Sehat Bersama Perawat “, olehnya itu PPNI DPK Dinas Kesehatan Kota Makassar mengadakan kegiatan diantaranya Senam prolanis serentak di 47 Puskesmas yang dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, pemantauan Tinggi Badan dan Berar Badan warga, penyuluhan kesehatan bagi siswa sekolah dan masyarakat.

” Harapan kami kegiatan ini dapat berkelanjutan bukan hanya pada moment tertentu saja. Peran strategis perawat dalam melayani masyarakat harus selalu kita tingkatkan terutama dalam mendukung status kesehatan masyarakat dengan upaya promotif dan preventif tanpa melupakan aspek kuratif dan rehabilitatif bagi masyarakat, olehnya itu kegiatan ini harus berkesinambungan kedepannya”, ungkap Ketua DPK Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nashrullah Ilham dalam rilisnya.

Ratusan perawat anggota PPNI Komisariat Dinas Kesehatan Kota Makassar rencananya juga akan turut memeriahkan Puncak kegiatan HUT PPNI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 di Anjungan Pantai Losari pada hari Ahad 17 Maret 2019. (Nas)