Tingkatkan Cakupan Pelayanan, Dirut PDAM Makassar: Mungkin Deviden Kami Sedikit Berkurang

ZonaMakassar.com – Bagian Humas Sekretariat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Coffe Morning di Iconik Cafe, Makassar, Rabu (20/3/2019). Dalam Coffe Morning ini, Humas Pemkot Makassar menghadirkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Makassar Haris Yasin Limpo dan Ketua YLK Sulsel, Ambo Masse.

Dirut PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo mengatakan untuk tahun 2019, PDAM Makassar fokus dalam dua hal yakni pencapaian cakupan pelayanan air bersih di masyarakat dan penurunan tingkat kebocoran.

Haris menegaskan untuk tahun 2019, PDAM Makassar akan melakukan investasi untuk peluasan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat Makassar. Karena fokus tersebut, PDAM Makassar akan menurunkan deviden kepada Pemkot Makassar.

“Karena kita akan investasi, maka kita turunkan deviden tahun ini menjadi sekitar Rp 20 miliar. Sebelumnya total deviden PDAM Makassar ke Pemkot Makassar mencapai Rp 88 miliar,” ujarnya.

Meski menurunkan deviden, kata dia, tidak menurunkan pendapatan PDAM Makassar.

“Dengan penurunan deviden tidak berarti kinerja menurun. Tapi kinerja meningkat, karena kita fokus untuk investasi perluasan cakupan pelayanan,” tegasnya.

Ia menambahkan dengan adanya investasi bisa menaikan perluasan cakupan pelayanan diharapkan bisa mencapai 79-80 persen.

“Untuk tahun lalu, cakupan pelayanan sudah 78 persen,” pungkasnya.

Dirum PDAM Makassar, Ajak Sholat Subuh Berjamaah Pegawai

ZonaMakassar.com – Program Sholat Subuh Berjamaah yang dicanangkan oleh Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menjadi agenda rutin seluruh Pegawai untuk berkumpul beribadah dan bersitarurahmi di Kantor Pusat PDAM Kota Makassar, Minggu (3/2/2019).

Direktur Umum (Dirum) PDAM Kota Makassar, Arifuddin Hamarung menyampaikan bahwa Sholat Subuh merupakan ibadah wajib bagi seluruh Ummat Islam dan menjadi ajang Silaturahmi dengan seluruh pegawai.

“Kan ini hanya sekali sebulan dan kita jadikan momentum berkumpul serta ada saja hal yang dibicarakan setelahnya untuk urusan-urusan pekerjaan dan pelayanan kepada seluruh pelanggan,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya.

Ia mengapresiasi para pegawai yang antusiasme mengikuti Sholat Subuh.

“Pegawai sangat bagus antusiasmenya, jadi memang suasananya sangat bagus. Apalagi muballiq yang hadir membawa materi ceramah yang memberikan motivasi kerja kepada seluruh pegawai yang hadir,” sebutnya.

Sementara itu, Ustadz H. Arifuddin Lewa dalam tausiah subuhnya menjelaskan bahwa Salat Subuh merupakan waktu sangat mustajab untuk beribadah dan berdoa. Bayangkan saja Salat Sunnah yang dilaksanakan 2 rakaat sama pahalanya dengan langit dan bumi beserta isinya, bagaimana dengan Shalat Wajibnya.

“Malaikat yang diturunkan oleh Allah SWT ke muka bumi di waktu Subuh akan mencatat semua amalan Manusia yang sudah berserah diri kepadaNya. Malaikat itu tidak wajib membaca Alquran tapi mendengarkan Setiap ayat Alquran yang kita baca untuk diberikan perhitungan pahalanya,”pungkasnya.